Anda di halaman 1dari 5

Nama : Yosi M sianturi

Nim : 160204012
Kelas : PSIK 4.2

1. Perawat A yang sedang melaksanakan dinas malam mendapati peningkatan kadar gula
darah pada pasiennya Tn.C walaupun sudah diberikan terapi insulin rutinnya.
Berdasarkan hasil pengkajian, Perawat A menilai Tn.C memerlukan penanganan segera
sehingga menghubungi dokter jaga dan kemudian menghubungi dokter DPJP Tn. C via
telpon. Dokter DPJP kemudian menginstruksikan Perawat A untuk memberikan
tambahan insulin sebanyak 10 unit. Bagaimana Komunikasi efektif antara Perawat A
dengan dokter DPJP?
a. Dokter DPJP mengulang kembali instruksinya
b. Perawat A menyetujui instruksi dokter DPJP
c. Dokter jaga menulis resep sesuai dengan instruksi dokter DPJP
d. Perawat A meminta tanda tangan dokter DPJP pada form TBaK saat dokter
tersebut datang keruangan
e. Perawat A menulis dan membacakan kembali instruksi dokter DPJP

2. Perawat A dan perawat-perawat lainnya di Ruang Melati sedang sangat sibuk karena
pasien pada hari itu sedang banyak dilain hal ada perawat lain yang jatuh sakit. Perawat
A akan memberikan obat via IV kepada Tn. C dengan mengatakan “Pagi pak, saya
Perawat A yang bertugas hari ini. Saya suntik dulu ya pak”. Manakah komunikasi
terapeutik yang lebih tepat dibawah ini tentang kalimat pada fase orientasi komunikasi
terapeutik diatas?
a. Perawat A sudah melaksanakan komunikasi terapeutik karena sudah
memperkenalkan diri
b. Perawat A sudah melaksanakan komunikasi terapeutik karena sudah
menyampaikan kontrak
c. Perawat A sudah melaksanakan komunikasi terapeutik karena sudah
menyampaikan salam
d. Perawat A belum melaksanakan komunikasi terapeutik karena belum
menyampaikan tujuan
e. Perawat A belum melaksanakan komunikasi terapeutik karena sedang terburu-
buru
3. Seorang perawat mempersiapkan perawatan klien yang sedang sakit dan sekarat dan
beberapa anggota keluarga berada disamping tempat tidur klien. Manakah komunikasi
terapeutik yang seharusnya digunakan perawat saat berkomunikasi dengan keluarga?
a. Mengahalangi keluarga untuk proses berduka
b. Mengambil keputusan untuk keluarga
c. Mendorong keluarga untuk mengungkapkan perasaan, keingintahuan dan
ketakutan
d. Menjelaskan semua yang terjadi kepada semua anggota keluarga
e. Tidak menyentuh dan memeluk klien juga anggota keluarganya
4. Seorang perawat membawa obat ke pasien, namun pasien mengatakan kalau ia telah
minum obat tersebut. Pasien mengatakan bahwa Perawat lain telah membawakan obat
yang terlihat sama seperti ini.” Komunikasi terapeutik yang bagaimana yang dapat anda
lakukan untuk meyakinkan pasien dalam situasi tersebut adalah?
a. Perawat melakukan tindakan untuk mengecek 7 benar pemberian obat
b. Perawat menunjukan kepada pasien daftar pemberian obat kepada pasien
c. Perawat menunjukan perbedaan obat yang sudah diminum oleh pasien
d. Perawat meyakinkan pasien bahwa obat yang sudah diminum sudah tidak ada
e. Perawat melaporkan kepada ketua tim tentang pasien yang ragu untuk minum
obat

5. Perawat sedang memberikan instruksi perencanaan pulang (discharge planing) kepada


klien yang tidak dapat berbahasa Indonesia dengan lancar tentang modifikasi diet DM.
Selama proses penjelasan, klien tampak tidak memahami yang disampaikan oleh perawat
dan memalingkan muka dari perawat. Apakah tekhnik komunikasi yang perlu dilakukan
oleh perawat?
a. Memberikan buku diet agar klien dapat membacanya, sambil melanjutkan instruksi
b. Meminta klien untuk memperhatikan dan menghadap ke arah perawat saat diberikan
instruksi
c. Melanjutkan penjelasan, sambil mengevaluasi tingkat pemahaman klien terhadap
materi discharge planing yang disampaikan
d. Perawat menangguhkan penjelasan discharge planning sambil menunggu
anggota keluarga klien yang mampu berbahasa indonesia dengan baik
e. Perawat meminta tolong kepada perawat lain yang dapat memahami bahasa daerah
klien untuk dapat menjelaskan materi discharge planing
6. Ny. B usia 45 tahun, diagnosa Medis DM type 2 di rawat di ruangan rawat inap di sebuah
RS, berdasarkan instruksi dokter besok pagi dinyatakan sudah bisa pulang, Ners C yang
merawat Ny. B mengatakan “ Ibu harus sering kontrol ulang, atur pola makan, makanan
yang manis-manis dihindarkan, gunanya untuk mencegah naiknya KGD Ibu.”Termasuk
ke dalam apakah komunikasi Ners C dengan Ny. B ?
a. Peran sebagai educator
b. Peran sebagai pembaharu
c. Peran sebagai Kolaborator
d. Peran sebagai Koordinator
e. Peran sebagai Advokat
7. Ners. A usia 25 tahun dan merupakan perawat pelaksana dinas pagi melakukan pengkjian
kepada Ny.I usia 32 tahun post operasi Caesarea,dari hasil pengkajian yang didapat,
diagnosa utama Ny.I yaitu Nyeri b/d adanya luka insisi post operasi, tahap perencanaan
telah disusun,pada tahap pelaksanaan Ners. A mengkaji skala nyeri,karakteristik nyeri
klien, menganjurkan untuk melakukan tekhnik relaksasi dan alihkan perhatian ibu ketika
rasa nyeri datang. Selanjutnya 1 jam sebelum pertukaran dinas mengevaluasi pelaksanaan
yang telah dilakukan. Termasuk ke dalam manakah peran perawat berdasarkan kasus di
atas?
a. Peran sebagai pemberi asuhan keperawatan
b. Peran sebagai Edukator
c. Peran sebagai Pembaharu
d. Peran sebagai Advokat
e. Peran sebagai Koordinator

8. Dalam suatu percakapan, saat Ners V, selaku perawat pelaksana menanyakan berat badan
anaknya, Tn. A mengatakan “Anak saya sudah terlalu gemuk dengan berat badan sekitar
80 kg pada usianya yang ke-16”. Termasuk ke dalam manakah penggunaan komunikasi
yang diungkapkan Tn. A dan Ners V ?
a. Komunikasi verbal
b. Komunikasi non verbal
c. Komunikasi humor
d. Komunikasi persepsi
e. Komunikasi diskusi
9. Dalam suatu percakapan, saat Ners V, selaku perawat pelaksana saat melakukan
pengkajian pada An.I usia 3 tahun dengan diagnosa GE dengan dehidrasi berat,
menanyakan kondisi An.I kepada Ny.L dan Ny.L mengatakan saya sering memberi
minum air putih, susu maupun soup seraya senyum sinis. Termasuk ke dalam manakah
penggunaan komunikasi yang diungkapkan seraya senyum sinis oleh Ny. L ?
a. Komunikasi verbal
b. Komunikasi non verbal
c. Komunikasi humor
d. Komunikasi persepsi
e. Komunikasi diskusi
10. Dalam suatu percakapan, saat Ners V, selaku perawat pelaksana saat melakukan
pengkajian pada An.I usia 3 tahun dengan diagnosa GE dengan dehidrasi berat,
menanyakan kondisi An.I kepada Ny. L dan Ny. L mengatakan saya sering memberi
minum air putih, susu maupun soup. Termasuk ke dalam komponen manakah komunikasi
yang diungkapkan Ners V kepada Ny. L ?
a. Saluran komunikasi
b. Pesan yang disampaikan
c. Metode komunikasi
d. Umpan balik
e. Lingkungan komunikasi

11. Ny. B usia 45 tahun, diagnosa Medis DM type 2 di rawat di ruangan rawat inap di sebuah
RS, berdasarkan instruksi dokter besok pagi dinyatakan sudah bisa pulang, Ners C yang
merawat Ny. B mengatakan “ Ibu harus sering kontrol ulang, atur pola makan, makanan
yang manis-manis dihindarkan, gunanya untuk mencegah naiknya KGD Ibu.”Termasuk
ke dalam komponen komunikasi manakah ungkapan Ners C kepada Ny. B ?
a. Saluran komunikasi
b. Pesan yang disampaikan
c. Metode komunikasi
d. Umpan balik
e. Lingkungan komunikasi
12. Ny. B usia 45 tahun, diagnosa Medis DM type 2 di rawat di ruangan rawat inap di sebuah
RS, berdasarkan instruksi dokter besok pagi dinyatakan sudah bisa pulang, Ners C yang
merawat Ny. B mengatakan “ Ibu harus sering kontrol ulang, atur pola makan, makanan
yang manis-manis dihindarkan, gunanya untuk mencegah naiknya KGD Ibu.”Termasuk
ke dalam manakah Ny.B dalam komunikasi berdasarkan kasus dan komponen
komunikasi ?
a. Saluran komunikasi
b. Komunikator
c. Metode komunikasi
d. Umpan balik
e. Komunikan
13. Ny. B usia 45 tahun, diagnosa Medis DM type 2 di rawat di ruangan rawat inap di sebuah
RS, berdasarkan instruksi dokter besok pagi dinyatakan sudah bisa pulang, Ners C yang
merawat Ny. B mengatakan “ Ibu harus sering kontrol ulang, atur pola makan, makanan
yang manis-manis dihindarkan, gunanya untuk mencegah naiknya KGD Ibu.”Termasuk
ke dalam manakah Ners C dalam komunikasi berdasarkan kasus dan komponen
komunikasi ?
a. Saluran komunikasi
b. Komunikator
c. Metode komunikasi
d. Umpan balik
e. Komunikan
14. Ners.D, dinas pagi dan merupakan perawat pelaksana, setelah 1 jam hand over
berlangsung, Ners C menjalankan tugasnya sebagai perawat pelaksana yaitu melakukan
asuhan keperawatan pada klien yang menjadi tanggung jawabnya, saat melakukan
perawatan luka pada Tn.L, Ners D menayakan keadaan Tn.L pada hari ini, tetapi klien
hanya diam saja. Termasuk ke dalam sifat komunikasi manakah ungkapan Ners D kepada
Ny. B ?
a. Komunikasi dua arah
b. Komunikasi searah
c. Komunikasi berantai
d. Komunikasi bervariasi
e. Komunikasi beralasan
15. Dalam suatu percakapan, saat Ners V, selaku perawat pelaksana saat melakukan
pengkajian pada An.I usia 3 tahun dengan diagnosa GE dengan dehidrasi berat,
menanyakan kondisi An.I kepada Ny. L dan Ny. L mengatakan saya sering memberi
minum air putih, susu maupun soup. Termasuk ke dalam sifat komunikasi manakah
ungkapkan Ners V dan Ny. L ?
a. Komunikasi searah
b. Komunikasi dua arah
c. Komunikasi berantai
d. Komunikasi bervariasi
e. Komunikasi beralasan
16. Tn.M usia 34 tahun sudah 3 hari dirawat di RS X dengan diagonosa Hipertensi, namun
dokter sudah mengijinkan Tn.M untuk pulang dan rutin berobat jalan, selama perawatan
Tn.M merasa puas dengan pelayanan RS X, 2 hari di rumah tetangga Tn.M sakit dan
Tn.M menganjurkan untuk di rawat di RS X, begitu selanjutnya tetangga yang satu
menceritakan tetangga yang lain. Termasuk ke dalam sifat komunikasi manakah
berdasarkan kasus di atas?
a. Komunikasi searah
b. Komunikasi dua arah
c. Komunikasi berantai
d. Komunikasi bervariasi
e. Komunikasi beralasan
17. Ny. B usia 45 tahun, diagnosa Medis DM type 2 di rawat di ruangan rawat inap di sebuah
RS, berdasarkan instruksi dokter besok pagi dinyatakan sudah bisa pulang, Ners C yang
merawat Ny. B mengatakan “ Ibu harus sering kontrol ulang, atur pola makan, makanan
yang manis-manis dihindarkan, gunanya untuk mencegah naiknya KGD Ibu.”Termasuk
ke dalam fase manakah komunikasi terapeutik berdasarkan kasus di atas?
a. Fase Pra Interaksi
b. Fase Orientasi
c. Fase Kerja
d. Fase Terminasi awal
e. Fase Terminasi Akhir

Anda mungkin juga menyukai