Anda di halaman 1dari 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

(pertemuan kedua)

Judul : Hidrolisis Garam

Tujuan/Indikator : 1. Menjelaskan konsep hidrolisis garam


2. Membedakan garam yang mengalami hidrolisis dan tidak
mengalami hidrolisis
3. Menentukan sifat garam berdasarkan asam dan basa
pembentuknya
4. Menghitung pH larutan garam-garam yang mengalami
hidrolisis

Dasar Teori
Hidrolisis berasal dari kata Hydro (air) dan Lysis (penguraian). Sehingga hidrolisis garam
dapat diartikan sebagai penguraian komponen garam (kation dan anion) yang berasal dari asam
lemah atau basa lemah oleh air. (Suwardi, dkk., 2009)

Petunjuk kerja/kegiatan :
1. Duduklah dalam kelompok yang telah dibagikan sebelumnya
2. Bacalah buku paket tentang Hidrolisis garam
3. Diskusikanlah dengan teman-teman kelompokmu, dan selesaikanlah soal-soal berikut ini

A. Hidrolisis garam dapat diartikan sebagai penguraian komponen garam (kation dan anion)
yang berasal dari asam lemah atau basa lemah oleh air.
Soal/Pertanyaan :
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan hidrolisis parsial..?

…………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………….

2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan hidrolisis total..?

…………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………….
B. Lengkapi Tabel di bawah ini

Mengalami Asam Pembentuk Basa Pembentuk Sifat


Tidak
No Garam Kation Anion hidrolisis Larutan
terhidrolisis
Parsial Total Rumus (Jenis) Rumus (Jenis)
1 NaCN Na+ CN- √ HCN (asam lemah) NaOH (basa kuat) basa

2 (NH4)2CO3 … … … … … … … …

3 (CH3COO)2Ca … … … … … … … …

4 Na2SO4 … … … … … … … …

5 Al(CN)3 … … … … … … … …

6 Ca(NO3)2 … … … … … … … …

7 (NH4)3PO4 … … … … … … … …