Anda di halaman 1dari 6

Posisi Komutator 1 (R = 110.

3 Ω)

80

70 f(x) = 9.16 x − 1.79


R² = 1

60

50
Kuat Arus (mA)

40

30

20

10

0
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Tegangan (V)
Grafik 1.1 Hubungan antara tegangan (V) dan Kuat Arus (mA) terhadap posisi Komutator
80

70 f(x) = 9.41 x − 1.8


R² = 1

60

50
Kuat Arus (mA)

40

30

20

10

0
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Tegangan (V)

Posisi Komutator 2 (R = 110.3 Ω)


Grafik 1.2 Hubungan antara tegangan (V) dan Kuat Arus (mA) terhadap posisi Komutator
90

80
f(x) = 9.93 x + 0.47
R² = 1
70

60
Kuat Arus (μA)

50

40

30

20

10

0
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Tegangan (V)

Posisi Komutator 1 (R = 100 kΩ)


Grafik 1.3 Hubungan antara tegangan (V) dan Kuat Arus (μA) terhadap posisi Komutator
90

80 f(x) = 10.11 x + 0.62


R² = 1
70

60
Kuat Arus (μA)

50

40

30

20

10

0
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Tegangan (V)

Posisi Komutator 2 (R = 100 kΩ)

Grafik 1.4 Hubungan antara tegangan (V) dan Kuat Arus (μA) terhadap posisi Komutator