Anda di halaman 1dari 2

Penyusunan Gigi Anterior Rahang Bawah

Ketika melakukan penyusunan gigi anterior rahang bawah, kita harus melakukan pemisahan
secara horizontal maupun vertikal terhadap gigi anterior rahang atas dalam keadaan oklusi
sentrik. Dengan penyusunan demikian akan mengurangi terjadinya prematur kontak pada gigi
anterior rahang bawah, serta mengurangi potensi terjadinya kelebihan beban pada sisa linggir
gigi anterior rahang yang lemah. Tulang rahang atas yang terdiri dari tulang berongga, dapat
terjadi resorbsi linggir yang sangat cepat jika terdapat kelebihan beban pada linggir.

Tepi insisal gigi mandibula tidak boleh diletakan di depan bidang yang tegak lurus terhadap
pertengahan vestibulum labial dan dalam keadaan apapun tidak diperbolehkan memposisikan
gigi di atas daerah gips sebelah anterior. Memposisikan gigi dengan cara seperti ini akan
menghasilkan ketidakstabilan gigi tiruan yang signifikan dikarenakan efek kantilever yang
disebabkan oleh posisi gigi mandibula yang terlalu anterior terhadap residual ridge. Gigi Kaninus
mandibula disusun dengan cara yang sama dengan penyusunan gigi kaninus rahang atas.

Penyusunan Insisivus Sentral Rahang Bawah

Insisivus sentral diletakan pada garis midline dan dimiringkan sedikit lebih ke labial. Arahkan
aksis panjang gigi ke arah residual ridge. Servikal gigi harus ditekan ke dalam wax sampai
sejajar dengan tepi lempeng gigitan. Tepi insisal insisicus sentralis di posisikan setinggi wax
oklusal rim rahang atas untuk menghasilkan overlap vertikal yang minimal terhadap gigi
insisivus sentral dan kaninus rahang atas. Overlap horizontal 1 – 2mm diantara permukaan
lingual gigi anterior rahang atas dan permukaan labial gigi anterior juga harus diperhatikan.
Penyusunan yang demikian akan menciptakan insisal guidance yang rendah, yang harus dicapai
dalam pembuatan gigi tiruan untuk pasien.

Penyusunan Insisivus Lateralis Rahang Bawah

Posisikan insisivus lateral disebelah gigi insisivus sentralis rahang bawah dengan panjang aksis
sejajar dengan linggir sisa. Tepi insissal harus setinggi oklusal rim dengan memiliki 1 – 2mm
overlap horizontal dinatara gigi maxilla dan mandibula
Penyusunan Kaninus Rahang Bawah

Peletakan gigi kaninus rahang bawah dengan ½ anterior dari tepi insisal sejajar dengan insisivus
sentralis dan lateralis. Tempatkan ujung insisal setinggi dengan ujung insisal insisvus lateralis
dan sentralis. Servikal gigi harus sedikit menonjol dan dimiringkan ke arah distal. Dengan
penyusunan demikian, rotasi, spacing dan tilting gigi dapat diubah untuk menciptakan tampilan
yang natural.

Setelah penyusunan yang telah dilakukan, kuatkan rekatan gigi terhadap baseplate dengan
spatula #7 panas dan ukir kontur gingiva.

Sumber

1. Rahn, Arthur O., John R. Ivanhoe, Kevin D. Plummer, and Charles M.


Heartwell. Textbook of Complete Dentures. Shelton, Conn: People's Medical
Publishing House, 2009.
2. Zarb, George A, Charles L. Bolender, and Steven E. Eckert. Prosthodontic
Treatment for Edentulous Patients: Complete Dentures and Implant-
Supported Prostheses. 13th ed. St. Louis: Mosby, 2013.