Anda di halaman 1dari 9

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMK YPK IMANUEL KOTA SORONG


Kelas / Semester : X/I
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Materi Pokok : Menelusuri peradaban awal di Kepulauan Indonesia
Peradaban sebelum mengenal tulisan
Pertemuan Ke :1
Alokasi Waktu : 3 x 45 menit ( 135menit )

A. KOMPETENSI INTI

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung-jawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menempatkandiri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural


berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas
spesifikdi bawah pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

1.1 Menghayati keteladanan para pemimpin dalam mengamalkan ajarannya.


2.3 Berlaku jujur dan bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas – tugas dari pembelajaran sejarah.
3.1 Memahami dan menerapkan konsep berfikir kronologis, diakronik, sinkronisasi, kronologis, ruang
dan waktu.
Indikator :
a. Menerapkan berfikir diakronis dan sinkronis dalam memahami dan merekonstruksi sejarah
yang dipelajari
b. Menjelaskan pengertian “praaksara”
c. Menjelaskan istilah praaksara dipandang lebih tepat dibandingkan prasejarah untuk
menggambarkan kehidupan manusia.
d. Menjelaskan bagaimana secara metodologis kita dapat mengetahui kehidupan manusia
sebelum mengenal tulisan.
4.1 Menyajikan informasi mengenai keterkaitan antara konsep berpikir kronologis (diakronik ),
sinkronik, ruang, dan waktu dalam sejarah
Indikator :
a. Menganalisis ide materi/ topik dari buku teks, dan buku sejarah yang relevan tentang keterkaitan
antara konsep berfikir kronologis (diakronik,sinkronik, ruang dan waktu dalam sejarah.
b. Mempresentasikan hasil diskusi tentang menerapkan berfikir diakronis dan sinkronis dalam
memahami dan merekontruksi sejarah yang dipelajari.
c. Membuat laporan hasil diskusi.
C. Tujuan Pembelajaran

1. Melalui diskusi kelompok diharapkan peserta didik dapat menerapkan berfikir diakronis dan
sinkronis dalam memahami dan merekontruksi sejarah yang dipelajari
2. Melalui membaca buku teks diharapkan peserta didik mampu menjelaskan pengertian
“praaksara”.
3. Melalui diskusi kelompok diharapkan peserta didik mampu menjelaskan mengapa istilah
praaksara dipandang lebih tepat dibandingkan prasejarah untuk menggambarkan kehidupan
manusia.
4. Melalui diskusi diharapkan peserta didik mampu menjelaskan bagaimana secara metodologis kita
dapat mengetahui kehidupan dan hasil budaya manusia sebelum mengenal tulisan.
5. Melalui membaca buku teks dan buku sejarah yang relevan peserta didik mampu menganalisis
materi/ topik dengan cara berfikir diakronis dan sinkronis dalam memahami dan merekontruksi
sejarah.
6. Melalui diskusi peserta didik mempresentasikan hasil diskusi tentang menerapkan berfikir
diakronis dan sinkronis dalam memahami dan merekontruksi sejarah yang dipelajari.
7. Melalui diskusi peserta didik membuat laporan hasil diskusi secara tertulis maupun lisan

D. Materi Pembelajaran

1. Pembagian jaman menurut para ahli geologi


2. Pembagian jaman menurut hasil kebuayaan manusia
3. Peninggalan jaman hasil budaya masa praaksara

E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific learning
2. Metode : Diskusi kelompok, group investigation, ceramah, tanya jawab dan penugasan

F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran

1. Media :
a. Power Point
b. Kartu Soal
c. Papan Tulis
d. LCD
2. Alat/Bahan :-
3. Sumber Belajar :
d. --------. 2013. Sejarah Indonesia, Jakarta: Kemendikbud
e. Nico Tamiend R & M.P.B Manus, 2000, Sejarah, Jakarta: Yudhistira
f. I Wayan Badrika, 2004, Sejarah SMA, Jakarta: Penerbit Erlangga

G. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Diskripsi Waktu
Pendahuluan  Memberi Salam dan menanyakan kabar kepada peserta didik 20 Menit
dengan kalimat : “ Bagaimana kabar kalian hari ini ? Sehat semua
?
 Guru memperkenalkan diri
 Peserta didik memperkenalkan diri secara bergiliran
 Guru memeriksa kesiapan tempat pembelajaran (kebersihan dan
kenyamanan)
 Mempersilakan salah satu peserta didik memimpin doa.
 Menyampaikan apersepsi dengan bertanya : “ Siapa manusia
pertama yang diciptakan Tuhan ?”. Setelah mendapat jawaban
dari peserta didik, guru menyampaikan : “ Nah, sekarang kita
akan mempelajari materi pokok : Cara berfikir kronologis dan
sinkronik dalam mempelajari sejarah ”

 Menyampaikan tujuan pembelajaran dan kompetensi yang harus


dikuasai peserta didik melalui power point.
 Menyampaikan cakupan materi yang akan dibahas.
Inti MENGAMATI 95 Menit
 Peserta didik membaca buku teks halaman 2-5 dan buku sejarah
lainnya yang relevan

MENANYA
 Peserta didik ditugaskan untuk menuliskan satu hal yang belum
jelas berkaitan dengan materi di dalam sebuah kertas (kartu yang
diberikan guru) dan dikumpulkan (Pertanyaan yang terkumpul
menjadi bahan untuk topik diskusi).
 Pertanyaan itu diseleksi sesuai dengan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai, misalnya :
1. Jelaskan pengertian diakronis dan sinkronis !
2. Jelaskan cara berfikir diakronis dan sinkronis dalam memahami
dan merekontruksi sejarah yang dipelajari !
3. Jelaskan pengertian “praaksara” !
4. Mengapa istilah prasejarah dipandang lebih tepat dibanding
praaksara dalam menggambarkan kehidupan manusia ?
5. Bagaimana secara metodologis kita dapat mengetahui
kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan ?

MENALAR
 Guru membagi peserta didik kedalam kelompok–kelompok diskusi
berjumlah 4 orang
 Guru membagikan kertas pertanyaan kepada setiap kelompok untuk
didiskusikan.
 Peeserta didik berdikusi dengan mengumpulkan informasi dari
berbagai sumber tentang kronologis dan sinkronik dalam
mempelajari sejarah.

MENCOBA

 Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan baik dari buku teks


maupun informasi dari sumber lain yang relevan.
 Peserta didik mencatat hasil diskusi

MEMBUAT JEJARING
 Peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas
dan kelompok lain menanggapi
 Peserta didik mencatat/ menyempurnakan hasil diskusinya
 Peserta didik membuat laporan hasil dikusi untuk dikumpulkan
Penutup  Peserta didik diberikan ulasan singkat tentang kegiatan 20 Menit
pembelajaran dan hasil belajarnya
 Peserta didik dimotivasi untuk menanyakan yang belum jelas.
 Peserta didik membuat kesimpulan materi yang baru dibahas
 Peserta didik diberikan pertanyaan soal uraian secara lisan dan
dijawab secara acak/ random.
 Menyampaikan informasi tentang materi yang akan dibahas minggu
depan.
 Peserta didik diberi tugas di rumah sebagai pendalaman.
 Guru mengakhiri pelajaran dengan salam.

H. Penilaian

1. Jenis/teknik penilaian : Tes dan Non tes


2. Bentuk instrumen dan instrument :
a. Bentuk Instrumen :
1) Tes :Tes Uraian
2) Non Tes :Lembar Pengamatan
b. Instrumen :
1) Tes (Terlampir)
2) Non-tes : Terlampir
3. Pedoman penskoran (Terlampir)

Sorong, Juli 2018


Mengetahui
Kepala SMK YPK Imanuel Kota Sorong Guru Mapel

Dra.Juliana Picauly Yuliana Bantong,


19590726 198803 2 002 19820713201104 2 001

Lampiran 1 : Ringkasan Materi


Sejarah dapat disebut sebagai ilmu tentang waktu. Hal ini karena sejarah mempelajari aktifitas
manusia dari waktu ke waktu. Jika sebuah peristiwa terjadi dalam waktu yang belum terlalu lama dan
seseorang terlibat didalamnya maka orang itu masih dapat mengingatnya. Tetapi jika peristiwa itu
berlangsung puluhan atau ratusan tahun yang lalu, maka yang diperlukan adalah rekonstruksi sejarah
sesuai dengan urutan waktu terjadi.
Periodesasi adalah pembagian atau pembabagan peristiwa masa lampau yang sangat panjang
menjadi beberapa zaman.

Tujuan pembuatan periodesasi adalah:


- Untuk memberi struktur atau bentuk kepada waktu
- Membantu penyusunan sistematika penulisan sejarah
- Memudahkan mempelajari sejarah
- Pembatasan waktu antar periode

Kronologi berarti sesuai dengan urutan waktu. Peristiwa sejarah akan selalu berlangsung sesuai
dengan urutan waktu, sehingga tidak terjadi secara melompat-lompat. Pemahaman sejarah yang tidak
kronologis akan membuat pemahaman yang keliru tentang sejarah.

Zaman pra aksara adalah masa kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan
Pembagian zaman praaksara

1. Pembabagan zaman sejarah dari ahli geologi, dibagi menjadi :


a. Zaman Azoikum
b. Zaman Paleozoikum
c. Zaman Mesozoikum
d. Zaman Neozoikum
2. Pembagian zamanpra aksara menurut perkembangan kebudayaan manusia dilihat dari hasil budayanya
a. Zaman Paleolithikum
b. Zaman Mesolithikum
c. Zaman Neolithikum
d. Zaman Megalithikum
3. Contoh peninggalan zaman praaksara
a. Berbagai jenis kapak (kapak genggam, kapak lonjong )
b. Punden berundak
c. Sarkofagus
d. Meja batu
4. Ciri – ciri kehidupan zaman praaksara
a. Masa berburu dan meramu
b. Masa bercocok tanam
c. Masa perundagian

Lampiran 2 : Instrumen tes uraian


Kompetensi : Pengetahuan
Bentuk Penilaian : Tes Lisan
Satuan Pendidikan : SMK YPK Imanuel Kota Sorong
Kelas/ Semester : X/ Gasal
Mata pelajaran : Sejarah Indonesia
Materi Pokok : Cara berfikir kronologis dan sinkronik dalam mempelajari sejarah
Pertemuan ke- :1
Alokasi Waktu : 3x45 menit ( 135 menit )
Tanggal :

1. Kompetensi Dasar :
Memahami dan menerapkan konsep berfikir kronologis (diaktronik), sinkronisasi, kronologis,
ruang dan waktu.
2. Indikator :
a. Menjelaskan pengertian diakronis dan sinkronis.
b. Menerapkan berfikir diakronis dan sinkronis dalam memahami dan merekonstruksi sejarah
yang dipelajari
c. Menjelaskan pengertian “praaksara”
d. Menjelaskan mengapa istilah praaksara dipandang lebih tepat dibandingkan prasejarah untuk
menggambarkan kehidupan manusia.
e. Menjelaskan bagaimana secara metodologis kita dapat mengetahui kehidupan manusia
sebelum mengenal tulisan.
3. Kisi-kisi soal untuk mengukur ketrampilan metakognisi dan hasil belajar kognitif
No Kompetensi Dasar Materi Indikator Demensi Kognitif
3.1 Memahami dan Materi Fakta a. Menjelaskan C1:Pengetahuan
menerapkan konsep Manusia hidup pengertian
berfikir kronologis sesuai dengan diakronis dan
(diaktronik), sinkronis. C3: Penerapan
zamannya
sinkronisasi, kronologi, b. Menerapkan
ruang dan waktu. berfikir
Materi Konsep diakronis dan
Setiap babak waktu sinkronis dalam
sejarah menjelaskan memahami dan
manusia pendukung merekonstruksi
dan hasil-hasil sejarah yang
dipelajari
budayanya
c. Menjelaskan C1:Pengetahuan
pengertian
Materi Prinsip “praaksara”
Untuk menggantikan d. Menjelaskan C4:Menganalisis
istilah prasejarah, mengapa istilah C6:Evaluasi
digunakan istilah praaksara
praaksara dipandang lebih
tepat
dibandingkan
Prosedur prasejarah untuk
Analisis buku teks menggambarkan
dan buku sumber kehidupan
lainnya yang relevan manusia.
e. Menjelaskan C4:Menganalisis
bagaimana
secara
metodologis kita
dapat
mengetahui
kehidupan
manusia
sebelum
mengenal
tulisan.

4. Instrumen soal :
Kerjakan soal berikut ini dengan benar !
a. Jelaskan pengertian menjelaskan pengertian diakronis dan sinkronis
b. Jelaskan pengertian kronologis dalam peristiwa sejarah!
c. Apa yang maksud zaman praaksara dan bagaimana pembagiannya?
d. Mengapa praaksara dipandang lebih tepat dibandingkan prasejarah untuk menggambarkan
kehidupan manusia?
e. Bagaimana secara metodologis kita dapat mengetahui kehidupan manusia sebelum mengenal
tulisan ?

5. Kunci jawaban
a. Diakronis adalah memanjang dalam waktu tetapi terbatas dalam ruang
Sinkronis adalah meluas dalam ruang tetapi terbatas dalam waktu.
b. Kronologis berarti sesuai dengan urutan waktu. Peristiwa sejarah akan selalu berlangsung
sesuai dengan urutan waktu, sehingga tidak terjadi secara melompat-lompat. Pemahaman
sejarah yang tidak kronologis akan membuat pemahaman yang keliru tentang sejarah.
c. Praaksara berasal dari dua kata, yakni pra yang berarti sebelum dan aksara yang berarti
tulisan. Dengan demikian zaman praaksara adalah masa kehidupan manusia sebelum
mengenal tulisan.
d. Karena Pra berarti sebelum dan sejarah adalah sejarah sehingga prasejarah berarti sebelum
ada sejarah. Sebelum ada sejarah berarti sebelum ada aktivitas kehidupan manusia. Dalam
kenyataannya sekalipun belum mengenal tulisan, makhluk yang dinamakan manusia sudah
memiliki sejarah dan sudah menghasilkan kebudayaan. Oleh karena itu, para ahli
mempopulerkan istilah praaksara untuk menggantikan istilah prasejarah.
Pembagiannya:
1) Menurut geologi: zaman arkaikum, palaeozoikum, mesozoikum, neozoikum
2) Menurut hasil budayanya: zaman palaeolithikum, mesolithikum, neolithikum, dan
megalithikum
e. Secara metodologis kita dapat mengetahui kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan
dengan menggunakan metode penelitian ilmu arkeologi dan sedikit banyak juga pada ilmu
alam seperti geologi dan biologi. Ilmu arkeologi adalah bidang ilmu yang mengkaji bukti-
bukti atau jejak tinggalan fisik, seperti lempeng artefak, monumen, candi dan sebagainya.
Berikutnya menggunakan ilmu geologi dan percabangannya, terutama yang berkenaan dengan
pengkajian usia lapisan bumi dan biologi berkenaan dengan kajian tentang ragam hayati
(biodiversitas) makhluk hidup.

6. Pedoman penskoran
Konversi ke nilai= jumlah skor x 5, jumlah skor maksimal 20 x 5 = 100

Lampiran 3 :
LEMBAR PENGAMATAN SIKAP
Kompetensi : Sikap
Bentuk Penilaian : Non-Tes
Satuan Pendidikan : SMK YPK Imanuel Kota Sorong
Kelas/ Semester : X/ 1
Mata pelajaran : Sejarah Indonesia
Materi Pokok : Cara berfikir kronologis dan sinkronik dalam mempelajari sejarah
Pertemuan ke- :1
Alokasi Waktu : 3x45 menit ( 135 menit )
Tanggal :

Nama Peserta Didik :


Nomor Absen :

1. Kompetensi Dasar :
Berlaku jujur dan bertanggungjawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari dalam pembelajaran
sejarah.
2. Indikator :
a. Peserta didik dapat berperilaku jujur dalam membaca dan menyalin informasi dari buku
sumber.
b. Peserta didik dapat bertanggung jawab dalam menngerjakan tugas.
c. Peserta didik dapat berperilaku disiplin dalam mengumpulkan tugas.
d. Peserta didik dapat menunjukkan sikap bekerjasama dalam menyelesaikan tugas.
e. Peserta didik dapat berperilaku santun dalam berdikusi.

Hasil Pengamatan
No Sikap Kriteria
Ya Tidak
1 Jujur Melaporkan data/ informasi sesuai dengan apa yang
dibaca.
Menyampaikan pendapat disertai dengan informasi
dari buku sumber yang bacanya.

2 Tanggung jawab Melaksanakan tugas sesuai dengan perintah


Menyelesaikan tugas sampai selesai

3 Disiplin Melaksanakan tugas sesuai dengan waktu yang


ditetapkan
Mennyelesaikan tugas sesuai dengan waktu yang
ditetapkan

4 Bekerja sama Menghargai pekerjaan teman


Berperan aktif dalam menyelesaikan tugas kelompok

5 Santun Menyampaikan pendapat dengan bahasa dan nada


yang baik.
Menghargai adanya perbedaan
Skor

Catatan :
Nilai = (skor x 100%) : 10
Lampiran 4 :
LEMBAR PENGAMATAN KETRAMPILAN/PSIKOMOTOR

Kompetensi : Ketrampilan
Bentuk Penilaian : Non-Tes
Satuan Pendidikan : SMK YPK Imanuel Kota Sorong
Kelas/ Semester : X/ 1
Mata pelajaran : Sejarah Indonesia
Materi Pokok : Cara berfikir kronologis dan sinkronik dalam mempelajari sejarah
Pertemuan ke- :1

Alokasi Waktu : 3x45 menit ( 135 menit )


Tanggal :

Isilah dengan tanda centang (√) apabila seorang siswa melakukan aktifitas !

Aspek Ketrampilan*)
No Nama Nilai **)
1 2 3 4 5
Alfrida semuanya
Melinda selvia
Nuseni Maas
*) Keterangan : **) Keterangan Nilai :
1. Aktifitas bertanya Sangat Terampil, jika 5 keaktifan/ akurasi
2. Aktifitas menjawab Terampil, jika 4 keaktifan/ akurasi
3. Aktifitas mencatat Cukup Terampil, jika 3 keaktifan/ akurasi
4. Akurasi jawaban Kurang Terampil, jika 2 keaktifan/ akurasi
5. Akurasi pertanyaan Tidak Terampil, jika 1 keaktifan/ akurasi

Lampiran 5 : Tugas

Kerjakan soal berikut ini pada Lembar Kerjamu dengan mencari sumber internet, buku, atau jurnalsejarah !
Mesir mengakhiri zaman praaksara sekitar tahun 3000 S.M, tetapi di Indonesia baru abad ke-4 sampai ke-
5 M. Mengapa demikian?
Lampiran 6 : Lembar Penilaian Sikap, Penialaian Teman Sebaya

Nama :
Kelas/ Semester : X/ Gasal
Materi Pokok : Cara berfikir kronologis dan sinkronik dalam mempelajari
sejarah
Mata pelajaran : Sejarah Indonesia
Alokasi Waktu : 3x45 menit ( 135 menit )
Tanggal :

Skor untuk teman kelompok yang paling


No. Kegiatan berjasa
1 2 3 4

1 Banyak mengemukaan ide dalam


penyelesaian tugas

2 Membantu mempersiapkan tugas

3 Berjasa dalam berkerja menyelesaikan tugas

4 Berjasa dalam melaporkan tugas


Keterangan :
1 = Sangat kurang berperan , 2 = kurang berperan , 3 = berperan , 4 = sangat berperan