Anda di halaman 1dari 30

MINI TEST 1 MARET 2017

1. Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mudah lelah, mengantuk dan
nyeri pada persendian tangan dan kaki terutama pagi hari. Pada pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah
160/90 mmHg, frekuensi denyut nadi 70 x/menit, berat badan 75 kg dan tinggi badan 160 cm. Pemeriksaan
gula darah puasa 168 mg/dL, gula darah 2 jam setelah makan 210 mg/dL, LDL 185 mg/dL, HDL 35 mg/dL.
Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut?
A. Diabetes mellitus tipe 2
B. Metabolic syndrome
C. Hipertensi stage 1
D. Dislipidemia
E. Obesitas

2. Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mudah lelah dan
mengantuk Pada pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 160/90 mmHg, frekuensi denyut nadi 70
x/menit, berat badan 75 kg dan tinggi badan 160 cm. Pemeriksaan gula darah puasa 265 mg/dL. Pasien
mempunyai hobi mengemil dan aktifitas fisik baik.
Melihat kasus di atas, apakah faktor paling utama yang berkontribusi terhadap terjadinya obesitas?
A. Faktor keturunan
B. Penyakit metabolik
C. Pemilihan jenis makanan
D. Penurunan aktivitas fisik
E. Berlebihnya intake kalori

3. Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mudah lelah, mengantuk dan
nyeri pada persendian tangan dan kaki terutama pagi hari. Pada pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah
160/90 mmHg, frekuensi denyut nadi 70 x/menit, berat badan 75 kg dan tinggi badan 160 cm. Pemeriksaan
gula darah puasa 265 mg/dL. Pasien mempunyai hobi mengemil dan aktifitas fisik baik.
Bagaimanakah urutan terjadinya diabetes mellitus pada obesitas?
A. Resistensi insulin-penimbunan jaringan adiposit-obesitas-gangguan keseimbangan gizi-diabetes mellitus
B. Gangguan keseimbangan gizi-penimbunan jaringan adiposit-obesitas-resistensi insulin-diabetes mellitus
C. Resisten insulin-obesitas-gangguan keseimbangan gizi-penimbunan jaringan adiposity-diabetes mellitus
D. Penimbunan jaringan adiposity-gangguan keseimbangan gizi-obesitas-diabetes mellitus-resistensi
insulin
E. Obesitas-resistensi insulin-gangguan keseimbangan gizi-penimbunan jaringan adiposit-diabetes mellitus

4. Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan berdebar-debar dan
gemetar (tremor). Pasien juga mengeluh berat badan sangat menurun meskipun jumlah makan dirasa
bertambah. Sering berkeringat meskipun cuaca sedang dingin. Teman pasien mengatakan leher depan pasien
bertambah besar.
Apakah manajemen yang paling utama untuk kasus ini?
A. Memberikan terapi substitusi hormone dengan levotiroksin
B. Mengurangi keluhan berdebar dengan digitalis (digoksin)
C. Memberikan terapi Prophylthiouracyl/metimazole
D. Melakukan tindakan operasi tiroidektomi
E. Diberikan lugol/kalium Yodida

5. Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa oleh keluarganya ke UGD RS dalam keadaan tidak sadar.
Dari alloanamnesis didapatkan bahwa pasien mengalami Diabetes Mellitus sejak 5 tahun yang lalu, mendapat
terapi glibenklamid dengan dosis pagi 1 tablet dan siang 1 tablet. Diet teratur sesuai anjuran dokter, tetapi
pasien tidak pernah olah raga. Setelah bermain bulutangkis 2 set (yang sudah 20 tahun tidak pernah
dilakukan) pasien mengeluh merasa berdebar-debar tanpa nyeri dada, lemah, kemudian pasien tidak sadar
Apakah kemungkinan diagnosis pasien ini?
A. Hyperglycemic Hyperosmolar State (HHS)
B. Keto Asidosis Diabetikum (KAD)
C. Infark miokard akut
D. Hipoglikemia
E. Stroke

6. Seorang perempuan berusia 50 tahun didiagnosis di klinik layanan primer dengan diabetes mellitus
tipe 2. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 70 kg, tinggi badan 161 cm, tekanan darah 120/80
mmHg, denyut nadi 80 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit. Suhu badan 36,6°C.
Berapakah kalori yang dibutuhkan oleh perempuan tersebut?
A. 1500 kalori perhari
B. 1800 kalori perhari
C. 2300 kalori perhari
D. 2400 kalori perhari
E. 2500 kalori perhari

7. Pada pemeriksaan medical check-up seorang laki-laki berusia 50 tahun didapatkan kadar glukosa
plasma puasa 140 mg/dL. Pasien tidak mempunyai keluhan sering lapar, sering haus ataupun sering kencing
di malam hari. Pada pemeriksaan darah di hari berikutnya, kadar glukosa plasma puasa 130 mg/dl dan kadar
glukosa darah setelah 2 jam makan adalah 139 mg/dL.
Apakah diagnosis yang paling tepat pada pasien ini?
A. Normal
B. Diabetes tipe 1
C. Diabetes tipe 2
D. Gangguan glukosa puasa
E. Gangguan toleransi glukosa

8. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa ke klinik pratama oleh ibunya dengan keluhan bengkak
pada leher sebelah kanan sejak dua hari yang lalu. Pasien mengeluh bengkak disertai nyeri,mulut terasa
kering dan demam. Di sekolah, terdapat 2 orang temannya dengan keluhan yang sama. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan pembesaran kelenjar di bawah telinga dengan nyeri tekan. Tidak terdapat pembengkakan gusi dan
pasien tidak punya gigi berlubang.
Apakah diagnosis yang paling tepat ?
A. Parotitis
B. Ginggivitis
C. Limfadenitis
D. Angina Ludwig
E. Gangren Radiks

9. Seorang perempuan berusia 29 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan keluar cairan yang sangat
banyak dari vagina sejak 2 minggu yang lalu. Menurut pasien, cairan encer dan berwarna putih keabuan, dan
berbau amis. Ia menyangkal adanya rasa gatal atau terbakar di vagina dan vulva. Dia aktif berhubungan
seksual di masa lalu namun dalam 1 tahun terakhir tidak berhubungan seksual. Dia belum pernah mengalami
penyakit menular seksual. Obat yang dikonsumsinya adalah pil KB. Sebulan yang lalu ia mengkonsumsi
amoksisillin karena sinusitis. Pada pemeriksaan fisik vulva nampak normal, serviks tidak terinflamasi.
Terdapat discharge encer putih keluar dari vagina dan menempel pada dinding vagina. Pemeriksaan apusan
menunjukkan adanya clue cells.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. vaginosis bakterial
B. discharge fisiologis
C. trichomoniasis
D. candidiasis
E. klamidia

10. Seorang perempuan berusia 24 tahun, G2P1A0, hamil 39 minggu datang ke Puskesmas dengan
kontraksi uterus yang nyeri. Ia juga mengeluhkan keluar darah dari vagina berwarna gelap bercampur mukus.
Apa kemungkinan penyebab perdarahannya?
A. abrubsio plasenta
B. laserasi serviks
C. plasenta previa
D. Bloody show
E. vasa previa

11. Seorang perempuan berusia 33 tahun, G1P0A0, hamil 10 minggu datang ke UGD dengan keluhan
perdarahan vagina. Ia menyatakan bahwa sebelumnya keluar sesuatu berwarna putih disertai dengan
gumpalan seperti daging. Dia mengalami nyeri perut hebat. Pada pemeriksaan didapati serviks mengalami
pembukaan 2 cm.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. perdarahan antepartum
B. Abortus mengancam
C. Abortus inkomplet
D. Abortus komplet
E. missed abortion

12. Seorang perempuan berusia 20 tahun, G2P1A0, hamil 12 minggu, datang ke puskesmas untuk kontrol
kehamilan rutin. Ia tidak mengalami keluhan apapun. Pada pemeriksaan Doppler, tidak didapatkan denyut
jantung janin. Pada USG didapatkan embryo dengan ukuran 10 minggu tanpa aktivitas jantung janin.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. perdarahan antepartum
B. Abortus mengancam
C. Abortus inkomplet
D. Abortus komplet
E. missed abortion

13. Seorang perempuan berusia 28 tahun, G3P2A0, hamil 22 minggu datang ke puskesmas dengan
keluhan flek kemerahan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan denyut jantung janin 130 sampai 145 x/menit.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. perdarahan antepartum
B. Abortus mengancam
C. Abortus inkomplet
D. Abortus komplet
E. missed abortion

14. Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke dokter diantar suaminya karena merasa tidak nyaman
pada perut bawah dan demam. Anamnesis didapatkan rasa nyeri perut bagian bawah sejak 4 hari lalu, disertai
demam naik turun, anyang-anyangan, dan nafsu makan menurun. Pasien juga mengatakan nyeri saat
bersanggama. Riwayat obstetri G0P0. Riwayat menstruasi terakhir mulai 5 hari lebih awal dan lebih banyak.
Riwayat penyakit duh vagina (-), PMS (-). Pemeriksaan tanda vital didapatkan temperatur 38°C, frekuensi
nadi 90 x/m, frekuensi nafas 20 x/m, tekanan darah 100/70 mmHg. Pemeriksaan fisik jantung paru dalam
batas normal, pemeriksaan abdomen terdapat nyeri tekan pada regio suprapubis, nyeri tekan lepas (-), teraba
massa (-). Pemeriksaan genitalia eksternal dalam batas normal, internal serviks terlihat hiperemis, uterus dan
adneksa bilateral nyeri saat digerakkan. Pemeriksaan kehamilan (-).
Komplikasi apakah yang paling mungkin terjadi dari kasus tersebut?
A. abses tuba-ovarium
B. kanker ovarium
C. endometriosis
D. kanker serviks
E. polip serviks

15. Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke dokter diantar suaminya karena merasa tidak nyaman
pada perut bawah dan demam. Anamnesis didapatkan rasa nyeri perut bagian bawah sejak 4 hari lalu, disertai
demam naik turun, anyang-anyangan, dan nafsu makan menurun. Pasien juga mengatakan nyeri saat
bersanggama. Riwayat obstetri G0P0. Riwayat menstruasi terakhir mulai 5 hari lebih awal dan lebih banyak.
Riwayat penyakit duh vagina (-), PMS (-). Pemeriksaan tanda vital didapatkan temperatur 37,7°C, frekuensi
nadi 90 x/m, frekuensi nafas 20 x/m, tekanan darah 100/70 mmHg. Pemeriksaan fisik jantung paru dalam
batas normal, pemeriksaan abdomen terdapat nyeri tekan pada regio suprapubis, nyeri tekan lepas (-), teraba
massa (-). Pemeriksaan genitalia eksternal dalam batas normal, internal serviks terlihat hiperemis, uterus dan
adneksa bilateral nyeri saat digerakkan. Pemeriksaan kehamilan (-).
Diagnosis apakah yang paling tepat?
A. salfingitis
B. kolesistitis
C. appendisitis
D. pyelonefritis
E. torsi ovarium

16. Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun di bawa oleh ibunya ke puskesmas karena mengalami bengkak
di wajah sejak 5 hari yang lalu. Bengkak mulai pagi hari dan menghilang di sore hari. Pada pemeriksaan
laboratorium menunjukkan proteinuria (++++), ureum 20 mg/dL, kreatinin 0,6 mg/dL.
Apakah diagnosis yang paling mungkin ?
A. Glomerulonefritis akut
B. Infeksi saluran kemih
C. Gagal ginjal kronik
D. Gagal ginjal akut
E. Sindrom nefrotik

17. Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan buang air kecil berdarah dan
nyeri mendadak di perut kanan bawah sehingga pasien kesakitan hebat. Nyeri dirasakan menjalar ke pangkal
paha, disertai mual, muntah, dan berkeringat dingin. Pada pemeriksaan didapatkan nyeri ketok di daerah
pinggang. Pemeriksaan laboratorium didapatkan hematuria, sedimen urin mengandung eritrosit dan lekosit.
Apakah diagnosis yang paling mungkin ?
A. Vesikolithiasis
B. Nephrolithiasis
C. Ureterolithiasis
D. Apendisitis akut
E. Pyelonephritis akut

18. Seorang anak perempuan usia 3 tahun dibawa oleh ibunya ke poliklinik karena demam tinggi selama 4
hari, muntah 3x/hari, nafsu makan berkurang. Anak tidak ada batuk, pilek, tidak diare. Anak tampak kesakitan
jika buang air kecil dan frekuensi buang air kecil meningkat. Pemeriksaan fisik didapatkan nadi 138 x/menit
isi cukup, nafas 20 x/menit regular, suhu 39 C. Pemeriksaan fisik didapatkan nyeri tekan suprapubik,
pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Hasil laboratorium Hb 11 g/dL, leukosit 16.000/uL, trombosit
300.000/uL, hematokrit 34%.
Apakah pemeriksaan penunjang lain yang diperlukan pada kasus ini?
A. VCUG (Voiding cystourethrography)
B. USG saluran kemih
C. USG abdomen
D. Urinalisis
E. Renogram

19. Seorang anak perempuan usia 3 tahun dibawa oleh ibunya ke poliklinik karena demam tinggi selama 4
hari, muntah 3x/hari, nafsu makan berkurang. Anak tidak ada batuk, pilek, tidak diare. Anak tampak kesakitan
jika buang air kecil dan frekuensi buang air kecil meningkat. Pemeriksaan fisik didapatkan nadi 138 x/menit
isi cukup, nafas 20 x/menit regular, suhu 39 C. Pemeriksaan fisik didapatkan nyeri tekan suprapubik,
pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Hasil laboratorium Hb 11 g/dL, leukosit 16.000/uL, trombosit
300.000/uL, hematokrit 34%.
Apa diagnosis yang paling mungkin dan apa etiologi infeksi terbanyak pada kasus di atas?
A. Cystitis ; E. Coli
B. Uretritis ; S. typhosa
C. Uretritis ; E. Coli
D. Cystitis ; S. typhosa
E. Uretritis ; Enterobacter sp
20. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke praktik dokter pribadi dengan membawa hasil lab glukosa
darah sewaktu 220 mg/dl. Pasien tersebut juga mengeluhkan sering buang air kecil terurtama pada malam
hari, lebih sering makan dan lebih sering minum.
Bagaimana pendekatan komunikasi pada pasien?
A. Menerangkan patofisiologi Diabetes Melitus
B. Menerangkan komplikasi Diabetes Melitus
C. Memantau kadar gula darah
D. Mengubah perilaku pasien
E. Membesarkan hati pasien

21. Seorang dokter puskesmas ingin penyelenggaraan kegiatan penyuluhan mengenai pemberian gizi yang
baik. Dokter tersebut bermaksud untuk mengundang kepala desa, camat, dan sekretaris desa sehingga tercapai
kesepakatan dan program untuk mendukung perbaikan gizi bagi masyarakat.
Apakah metode penyuluhan kepada para pemangku kebijakan yang sebaiknya digunakan?
A. Bermain peran
B. Konseling
C. Lokakarya
D. Ceramah
E. Seminar

22. Seorang laki-laki usia 35 tahun datang ke dokter keluarga untuk kontrol hipertensi. Pasien mengeluh
sering merasakan pusing dan nyeri pada tengkuk belakang ketika lembur dikarenakan “deadline”. Pasien
menderita hipertensi selama 5 tahun. Pasien bekerja sebagai wartawan surat kabar. Pada pemeriksaan tanda
vital didapatkan tekanan darah 170/100 mmHg. Pada pemeriksaan fisik tidak didapatkan adanya kelainan.
Apakah seharusnya anjuran dokter keluarga tersebut?
A. Mengurangi stress
B. Berhenti merokok
C. Olahraga aerobik
D. Mengganti obat
E. Pola makan

23. Seorang perempuan usia 24 tahun datang ke IGD Puskesmas dengan keluhan diare. Pesien
mengeluhkan diare 10x, kuning encer, suhu badan demam, mules dan mual. Pasien merupakan wisatawan dari
Jepang, yang sebelumnya telah mencoba nikmatnya Es Cendol pinggir jalan.
Saran apakah yang diberikan kepada wisatawan tersebut ?
A. Vaksinasi sebelum berangkat
B. Vaksinasi setelah tiba di tempat tujuan
C. Hindari mengkonsumsi minuman yang tidak di kemas
D. Menelan antibiotik setiba di daerah tersebut hingga waktu pulang
E. Membawa antibiotik sesuai dengan penyakit yang bersifat endemis

24. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke praktek dokter keluarga dengan keluhan sering kencing
dan mudah merasa lelah. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, pasien didiagnosis
menderita DM tipe 2 dan hipertensi. Dokter kemudian memberikan intervensi yang melibatkan pasien dan
keluarga.
Apakah alasan paling tepat yang mendasari tindakan dokter tersebut ?
A. Pasien bertanggung jawab dan harus berperan aktif atas perawatan kesehatan dirinya
B. Dokter mempunyai wewenang untuk memaksa pasien mematuhi pengobatan yang diberikan
C. Motivasi untuk mengubah perilaku seseorang (termasuk minum obat) sangat tergantung dari pengaruh
luar
D. Instruksi dokter tentang pengobatan ke pasien pasti akan dilaksanakan oleh pasien demi kesembuhannya
E. Sudah sepatutnya seorang pasien mmatuhi instruksi dokter karena dokter lebih tahu tentang ilmu
penyakit dan pengobatannya

25. Seorang laki-laki usia 35 tahun datang ke dokter keluarga untuk kontrol hipertensi. Namun pasien
menolak mendapat terapi, karena merasa bosan meminum obat setiap hari.
Bagaimanakah peran dokter untuk meningkatkan motivasi pasien agar mau menjalani terapi?
A. Memberikan obat yang sama dengan dosis yang lebih besar dan mempersilakan pasien pulang
B. Menjelaskan hal-hal yang positif yang telah dialami pasien selama pengobatan
C. Dokter memberikan judgement tentang komplikasi yang akan muncul
D. Memberikan contoh beberapa kasus yang menjelek bila tidak diterapi
E. Merujuk ke dokter spesialis yang mampu menerangkan lebih detail

26. Seorang laki-laki berusia 10 tahun dibawa orangtuanya ke dokter praktek umum dengan keluhan
sering lemas sejak 1 bulan yang lalu. Keluhan disertai pusing, mudah mengantuh, dan tidak semangat bila
belajar. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal., konjunctiva tampak anemis. Dokter
melanjutkan pemeriksaan pemeriksaan darah rutin diperoleh hasil kadar Hb 8 gr/dL, dengan indeks eritrosit
mikrositik hipokromik.
Bagaimana kemungkinan mekanisme penyakit tersebut?
A. Autoantibodi yang langsung melawan antigen pada eritrosit
B. Maturasi inti yang tidak sinkron dengan usia eritrosit
C. Intake besi yang kurang
D. Penurunan produksi interleukin 6
E. Penurunan produksi eritropoetin

27. Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS dengan penurunan kesadaran
beberapa saat yang lalu. Keluhan disertai demam tinggi sejak 3 hari ini, serta kejang pada sisi kanan tubuh.
Pasien adalah penderita HIV positif sejak 10 tahun yang lalu. Di rumah pasien memelihara kucing dan sering
kontak dengan kotorannya. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pasien somnolen, GCS E2V3M4, tekanan
darah 110/70, denyut nadi 90x/menit, frekuensi nafas 20x/menit, suhu 39 C. Pemeriksaan lain refleks
patologis positif, meningeal sign negatif.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Ensefalitis viral
B. Toxoplasmosis
C. Sarkoma kaposi
D. Pneumocystis carinii
E. Meningitis tuberkulosa

28. Seorang wanita berusia 25 tahun datang ke praktek dokter umum untuk melakukan konsultasi. Pasien
berencana untuk menikah dan mempunyai anak dalam beberapa bulan ke depan. Pasien sering mengeluhkan
demam ringan yang hilang timbul, semenjak memelihara kucing di dalam rumahnya. Pasien ingin mengetahui
apakah dia terkena penyakit yang dapat membahayakan janin apabila hamil nantinya. Pemeriksaan keadaan
umum dan tanda vital dalam batas normal.
Apakah pemeriksaan lanjutan yang Anda sarankan?
A. IgG dan IgM spesifik
B. Lumbal pungsi
C. Tuberkulin
D. CT scan
E. HbSAg

29. Seorang laki-laki berusia 20 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan nyeri sendi sejak 2
hari yang lalu. Nyeri dirasakan pada lutut, kemudian berpindah-pindah ke pergelangan kaki, siku, maupun
pergelangan tangan. Keluhan disertai demam tinggi dan sesak nafas. Beberapa minggu sebelumnya pasien
mengalami demam dan radang tenggorokan, namun antibiotik tidak dihabiskan. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan tekanan darah 110/70, denyut nadi 90x/menit, frekuensi nafas 24x/menit, suhu 38,5 C, arthritis
pada sendi pergelangan tangan dan lutut, bising pansistolik pada apex jantung, dan eritema marginatum
positif.
Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk menegakkan diagnosis?
A. Anti Citrullinated Protein Antibody
B. Anti Streptolysin O
C. IgM anti leptospira
D. Rheumatoid factor
E. NS1 antigen

30. Seorang perempuan berusia 49 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan sering pusing
dan nafsu makan menurun. Keluhan disertai lemas, kulit tampak pucat, dan perut sebelah kiri dirasakan
membesar sejak 3 bulan yang lalu. Pasien memiliki riwayat penyakit lupus sejak 7 tahun yang lalu. Hasil
pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar Hb
8 g/dl, angka leukosit 5800/mmk, angka trombosit 335.000/mmk.
Apakah pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab menurunnya kadar Hb?
A. Aspirasi sumsum tulang
B. Morfologi darah tepi
C. kecepatan enap darah
D. Darah lengkap
E. Cross test

31. Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan sering lemah
dan pusing. Keluhan disertai lidah terasa bengkak dan merah sejak 1 bulan yang lalu. Pasien adalah seorang
vegetarian. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis, lidah edema dan hiperemis dengan beefy
appearance, dan stomatitis angularis. Dari pemeriksaan laboratorium darah didapatkan Hb 8 g/dL, hematokrit
23,5%, angka leukosit 4600/mmk, angka trombosit 130.000/mmk, MCV 109 fL.
Apakah kemungkinan penyebab keluhan pasien?
A. Aplasia sumsum tulang
B. Defisiensi Fe dalam tubuh
C. Kurangnya asupan vitamin B12
D. Abormalitas membran sel darah merah
E. Peningkatan kecepatan destruksi eritrosit

32.
Seorang perempuan berusia 62 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri paha kanan sehingga
tidak dapat berjalan. Sebelumnya pasien mengaku jatuh terpeleset gulungan karpet di lantai rumahnya. Pasien
alergi terhadap protein susu sapi, dan ibu pasien mempunyai riwayat patah tulang lengan karena terjatuh pada
usia 60 tahun. Pada status lokalis pemeriksaan fisik tidak didapatkan luka maupun tanda peradangan. Namun
panjang kaki kanan dan kiri tidak sama dan nyeri sekali saat digerakkan. Pasien juga mengaku bila tinggi badan
semakin memendek beberapa tahun setelah berhenti menopause.
Apakah diagnosis klinis kemungkinan kasus tersebut di atas?
(a) Fraktur et dislokasi
(b) Osteoporosis
(c) Osteoartritis
(d) Septik artritis
(e) Artritis gout

33. Seorang laki-laki berusia 70 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan lutut kanan terasa nyeri. Nyeri
bertambah bila untuk berjalan jauh atau naik-turun tangga. Saat digerakkan terdengar suara berderik di daerah
sendi lutut. Pekerjaan pasien adalah sebagai petani
Apakah diagnosa pasien diatas?
(a) Osteoartritis Genu Dextra
(b) Reumatoid Artritis
(c) Osteoporosis
(d) Artritis Gout
(e) Fraktur

34. Seorang laki-laki berusia 70 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan lutut kanan terasa nyeri. Nyeri
bertambah bila untuk berjalan jauh atau naik-turun tangga. Saat digerakkan terdengar suara berderik di daerah
sendi lutut. Pekerjaan pasien adalah sebagai petani.
Apakah pemeriksaan fisik yang khas pada pasien tersebut?
(a) Swan neck
(b) Krepitasi sendi
(c) Undulasi sendi
(d) Nodul rematoid
(e) Tanda-tanda peradangan

35. Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke dokter dengan keluhan nyeri sendi sejak 6 bulan
terakhir. Pada pemeriksaan terdapat edema sendi-sendi : metacarpofalangeal dan interfalangeal kedua tangan,
pergelangan tangan , kedua sendi lutut dan pergelangan kaki. Pada pemeriksaan radiologi tampak gambaran
penyempitan celah sendi dan pembengkakan jaringan periartikular.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
a. Artritis rheumatoid
b. Artritis Gout’s
c. Artritis aseptic
d. Osteoarthritis
e. Lupus eritematosus sistemik

36. seorang laki-laki berusia 62 tahun datang ke Puskesmas karena sakit kepala. Anamnesis didapatkan sakit
kepala sejak kemarin, di kepala belakang menjalar ke leher, terus-menerus, dan mendingan dengan istirahat.
Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 175/105 mmHg, frekuensi nadi 88x/m, frekuensi nafas 16x/m,
temperatur 36,8°C. Pemeriksaan fisik didapatkan ictus cordis 2 jari di sebelah kiri linea midclavicularis sinistra
dan spatium intercostalis VI.
Apakah diagnosis yang paling tepat?
(a) hipertensi urgensi
(b) hipertensi emergensi
(c) hipertensi maligna
(d) hipertensi esensial derajat 2
(e) hipertensi esensial derajat 3

37. Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke dokter diantar keluarga karena sesak. anamnesis didapatkan
sesak memberat 2 hari terakhir sejak pasien batuk dan demam, tetapi keluhan sering timbul saat naik turun
tangga 4 lantai atau angkat beban berat. pasien juga sering merasa sesak malam hari tapi membaik jika
punggung diganjal 3 bantal. riwayat penyakit didapatkan pasien menderita hipertensi lama dan berobat tidak
teratur. pasien mengkonsumsi rokok kadang-kadang jika ditawari temannya. pemeriksaan tanda vital didapatkan
TD 160/90mmHg, frekuensi nadi 92x/m, frekuensi nafas 24x/m, temperatur 37,8ºC. pemeriksaan fisik
didapatkan rbb +/+, ictus cordis pada spatium intercosta VI 2 cm kiri linea midclavicularis sinistra, edema pada
tungkai +/+.
apakah diagnosis yang paling mungkin?
(a) gagal jantung
(b) PPOK
(c) asma eksaserbasi akut
(d) pneumonia
(e) angina pectoris tak stabil

38. seorang perempuan berusia 27 tahun dibawa keluarganya ke UGD karena pingsan. heteroanamnesis
didapatkan pasien merasa berdebar-debar sejak tadi pagi, banyak berkeringat, pusing, lemas, dan tiba-tiba
pingsan. riwayat penyakit didapatkan pasien didiagnosis menderita hipertiroid setahun lalu. pemeriksaan fisik
didapatkan TD 80/50 mmHg, frekuensi nafas 20 x/m, temperatur 37,5°C. pemeriksaan penunjang EKG
didapatkan gambaran sbb:
apakah diagnosis yang paling tepat?
(a) fibrilasi atrial
(b) atrial flutter
(c) ventrikular takikardi
(d) ventrikular fibrilasi
(e) supraventrikular takikardi

39. seorang laki-laki berusia 58 tahun dibawa ke UGD karena nyeri dada. setelah diberikank tatalaksana
segerea di ugd keadaan pasien membaik, dan dari anamnesis didapatkan data sbb: nyeri dada tiba-tiba dan
terasa seperti ditindih beban berat sejak kira-kira 15 menit yang lalu saat naik tangga lantai 4 di kantor. riwayat
penyakit didapatkan pasien penderita hipertensi tapi kadang-kadang obat habis. pasien merokok kira-kira 10
batang / hari sejak bekerja di kantor tersebut 3 tahun lalu. pemeriksaan fisik didapatkan TD 160/90 mmHg,
frekuensi nafas 24x/m, frekuensi nadi 92 x/m, temperatur 37,5ºC.

Apakah diagnosis yang paling tepat?


(a) STEMI
(b) old infarct
(c) ischaemia
(d) supraventricular tachycardia
(e) new infarct

40. seorang laki-laki berusia 58 tahun dibawa ke UGD karena nyeri dada. setelah keadaan pasien membaik,
dari anamnesis didapatkan data sbb: nyeri dada tiba-tiba dan terasa seperti ditindih beban berat sejak kira-kira
15 menit yang lalu saat naik tangga lantai 4 di kantor. riwayat penyakit didapatkan pasien penderita hipertensi
tapi kadang-kadang obat habis. pasien merokok kira-kira 10 batang / hari sejak bekerja di kantor tersebut 3
tahun lalu. pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/90 mmHg, frekuensi nafas 24x/m, frekuensi nadi 92 x/m,
temperatur 37,5ºC.
apakah tatalaksana yang paling tepat saat pasien diterima UGD?
(a) oksigenenasi, nitrat, clopidogrel, aspirin
(b) nitrat, beta bloker, aspirin, streptokinase
(c) oksigenasi, aspirin, streptokinase, clopidogrel
(d) oksigenasi, beta bloker, clopidogrel, warfarin
(e) oksigenasi, nitrat, beta bloker, warfarin

41. Seorang perempuan berusia 40 tahun G3P2A0 dengan usia kehamilan 30 minggu, datang ke dokter
dengan keluhan nyeri kepala, tangan kesemutan dan penglihatan kabur. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
tekanan darah 170/110 mmHg, denyut nadi 80 x/menit, frekuensi napas 18x/menit, dan suhu 37,5 0C. Nyeri
abdomen tidak ada. Pada kedua ekstremitas inferior ada edema. Pada pemeriksaan protein urin + 2.
Apakah diagnosis yang tepat?
(a) Eklampsia
(b) Hipertensi
(c) Impending eklampsia
(d) Nefrotik sindrom
(e) Pre eklampsia berat

42. Seorang perempuan berusia 28 tahun P1A0 datang dengan perdarahan setelah melahirkan 1 jam yang
lalu di bidan, dirujuk dengan keterangan ari-ari masih di dalam. Pada pemeriksaan fisik keadaan umum tampak
pucat, tekanan darah 90/60 mmHg, denyut nadi 110x/menit. Pemeriksaan Obstetri didapatkan TFU setinggi
pusat.
Apa diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
(a) Robekan jalan lahir
(b) Retensi plasenta
(c) Solusio plasenta
(d) Plasenta previa
(e) Vasa previa

43. Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke poliklinik karena ingin menunda kehamilan dalam
waktu yang lama tapi belum siap sterilisasi. Pasien sudah mempunyai 2 anak. Pasien pernah memiliki riwayat
operasi akibat benjolan di payudara kanan. Ibu pasien 1 tahun yang lalu meninggal akibat kanker payudara.
Apakah kontrasepsi yang dianjurkan?
(a) Suntik KB 12 minggu
(b) Suntik KB 4 minggu
(c) IUD
(d) Pil KB
(e) KB susuk

44. Seorang perempuan berusia 20 tahun, G1P0A0, kehamilan 36 minggu datang ke dokter umum. Tanda
vital dalam batas normal. Pemeriksaan fisik didapatkan janin tunggal, hidup, presentasi kepala, kepala belum
masuk panggul, punggung kiri, belum inpartu.
Pada pemeriksaan apakah presentasi kepala didapatkan?
(a) Leopold I
(b) Leopold II
(c) Leopold III
(d) Leopold IV
(e) Pemeriksaan dalam
45. Seorang laki-laki berusia 30 tahun diantar oleh keluarganya ke IGD rumah sakit karena kepergok
mencuri celana dalam milik tetangga. Dari anamnesa didapatkan bahwa pasien mengaku senang mengoleksi
pakaian dalam wanita untuk memperoleh kepuasan seksual.
Apakah diagnosis yang paling mungkin ?
(a) Pedofilia
(b) Fetihisma
(c) Voyeurisma
(d) Ekshibisionisme
(e) Tranvestisme fetihistik

46. Seorang bayi baru lahirtampak sianosis dan takipneu ringan sekitar 6 jam setelah lahir. Kemudian
ditempatkan pada headbox 7 L/menit dan saturasi O2 menjadi normal serta sianosis berangsur menghilang
Apakah kausa yang paling mungkin untuk kasus diatas ?
(a) Penyakit jantung bawaan sianotik
(b) Gangguan system respirasi
(c) Gangguan system syaraf pusat
(d) Gangguan hepar
(e) Methemoglobinemia

47. Seorang anak perempuan usia tiga tahun dibawa ke UGD rumah sakit oleh kedua orang tuanya dengan
keluhan batuk dan sesak sejak tadi pagi. Dari anamnesis diketahui sehari sebelumnya anak menghirup bensin
yang disimpan di dalam drum, kemudian mual dan muntah, namun membaik sendiri. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan KU sesak, CM, frekuensi napas 48x/menit, retraksi subcostal (+).
Apakah tatalaksana awal yang tepat?
(a) Berikan arang aktif
(b) Pasang pipa nasogastrik
(c) Segera bilas lambung
(d) Identifikasi racun dan keluarkan sesegera mungkin
(e) Oksigenasi dan periksa analisa gas darah

48. Seorang wanita 30 tahun dibawa ke UGD, dengan penurunan kesadaran 3 jam setelah tabrakan bermotor
kecepatan tinggi. Saat masuk UGD RR 25x/mt, TD 120/70 mmHg, HR 98x/mt. Penderita masih membuka mata
dengan rangsangan nyeri dan dapat melokalisasi nyeri yg diberikan, tetapi tidak dapat mengeluarkan suara.
Setelah pasien stabil, dilakukan pemeriksaan fisik dan didapatkan hematoma temporoparietal dekstra. Hasil
foto CT scan menunjukkan area hiperdens tipis, merata berbentuk semilunar di antara tabula dan parenkim otak.
Apakah penyebab terjadinya kelainan radiologis pada kasus di atas?
(a) Pecahnya mikroaneurisma arteri-arteri kecil serebri
(b) Oklusi pembuluh darah serebral
(c) Robekan arteri meningea media
(d) Robekan bridging vein korteks serebri
(e) Stenosis foramen-foramen magendi dan luscha

49. Seorang wanita 30 tahun dibawa ke UGD, dengan penurunan kesadaran 3 jam setelah tabrakan bermotor
kecepatan tinggi. Saat masuk UGD RR 25x/mt, TD 120/70 mmHg, HR 98x/mt. Penderita masih membuka mata
dengan rangsangan nyeri dan dapat melokalisasi nyeri yg diberikan, tetapi tidak dapat mengeluarkan suara.
Setelah pasien stabil, dilakukan pemeriksaan fisik dan didapatkan hematoma temporoparietal dekstra. Hasil
foto CT scan menunjukkan area hiperdens tipis, merata berbentuk seperti bulan sabit di antara tabula dan
parenkim otak.
Apakah Diagnosa yang paling mungkin untuk pasien diatas?
(a) Hematom subdural
(b) Hematom epidural
(c) Hemoragik intraparenkim
(d) Hemoragik intraventrikular
(e) Infark cerebri

50. Seorang perempuan berusia 30 tahun dibawa ke UGD, dengan penurunan kesadaran 3 jam setelah
tabrakan bermotor kecepatan tinggi. Saat masuk UGD RR 25x/mt, TD 120/70 mmHg, HR 98x/mt. Penderita
masih membuka mata dengan rangsangan nyeri dan dapat melokalisasi nyeri yg diberikan, pasien hanya
mengerang tanpa kata-kata berarti.
Berapakah hasil pemeriksaan GCS pasien di atas?
(a) E2M4V2
(b) E2M5V1
(c) E1M3V2
(d) E1M4V3
(e) E2M5V1

51. Seorang laki-laki berusia 47 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan diare sejak 2 bulan yang
lalu. Dari anamnesis didapatkan penurunan berat badan dan radang tenggorokan berulang. Pasien sering
bepergian ke luar kota sebagai sopir angkutan barang. Dari hasil anamnesis lanjutan, diketahui bahwa pasien
sering berganti-ganti pasangan. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil tes HIV positif dan jumlah sel
CD4 150 sel/mm3. Tidak ditemukan adanya koinfeksi penyakit lainnya.
Apakah manajemen terapi yang paling tepat diberikan pada pasien tersebut?
(a) Lopinavir + Efavirenz + Nevirapine
(b) Zidovudine + Lamivudine + Lopinavir
(c) Abacavir + Tenofovir + Efavirenz
(d) Zidovudine + Lamivudine + Efavirenz
(e) Tenofovir + Lamivudine + Efavirenz

52. Seorang laki-laki berusia 36 tahun dibawa oleh keluarganya ke puskesmas. Dari hasil anamnesis
diketahui bahwa sejak 3 hari yang lalu pasien menunjukkan gejala aneh seperti takut air, kadang berteriak tanpa
sebab, berkeringat dan dari mulut keluar air liur yang banyak. Pasien memiliki riwayat digigit kucing pada 2
bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pupil dilatasi, hiperlakrimasi, dan kontraksi otot faring saat
disentuh.
Bagaimanakah tatalaksana pasien yang paling tepat pada kasus tersebut?
(a) Procaine benzylpenicillin 1.2 juta U/hari IM 10 hari
(b) Anti Tetanus Serum 50.000 U IM dan 50.000 U IV infus lambat
(c) Diazepam 2 mg x 3 kali sehari
(d) Haloperidol 10 mg/kg/hari dibagi dalam 2-3 dosis
(e) Serum Anti Rabies (SAR) homolog 20 IU/kgBB disuntikkan sekitar luka dan sisanya IM
53. Seorang Wanita 35 tahun, hamil 8 bulan mengeluhkan nyeri saat buang air kecil disertai Frekuensi
Buang Air Kecil meningkat. Pasien mengatakan bahwa suaminya memiliki keluhan yang sama disertai dengan
adanya cairan kental seperti nanah dari kemaluannya. Dikatakan juga bahwa suami pasien memiliki kebiasaan
"jajan" di luar. Dari hasil pemeriksaan, orifisium uretra eksternum tampak merah, edematosa dan terdapat sekret
mukopurulent.
Apa kemungkinan Diagnosis pada pasien tersebut?
(a) Uretritis
(b) Servisitis
(c) Bartholinitis
(d) Salpingitis
(e) Parauretritis

54. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke Dokter dengan keluhan badan lemah sejak 2 minggu yang
lalu. Selain itu ia sering merasa mual dan muntah di pagi hari. Kulit di badannya terasa gatal-gatal. Ia juga
merasa berat badan turun sejak 1 bulan yang lalu, nafsu makan turun dan mudah lelah. Pemeriksaan fisik
menunjukkan tekanan darah 160/90 mmHg dan edema di kedua tungkai. Pemeriksaan laboratorium urin
menunjukkan proteinuria. Pemeriksaan darah menunjukkan hemoglobin 9,5 mg/dl, lekosit 4500/mm3,
trombosit 155.000/mm3, ureum meningkat dan kreatinin meningkat.
Apa kemungkinan penyakit pasien?
(a) Penyakit ginjal kronik
(b) Glomerulonefritis akut
(c) Pyelonefritis
(d) Gagal ginjal akut
(e) Sistitis

55. Seorang laki-laki berusia 58 tahun kontrol ke klinik karena nyeri dada. Anamnesis didapatkan nyeri
dada mulai 4 hari lalu, tetapi membaik dan hilang jika istirahat, terasa seperti dada ditindih beban berat selama
kira-kira 10 menit, disertai keringat dingin, dan terutama timbul saat naik tangga lantai 4 di kantor. Riwayat
penyakit didapatkan pasien penderita hipertensi tapi kadang-kadang obat habis. Pasien merokok kira-kira 10
batang / hari sejak bekerja di kantor tersebut 3 tahun lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/90 mmhg,
frekuensi nafas 20x/m, frekuensi nadi 72 x/m, temperatur 36,8ºc. Pemeriksaan thorax didapatkan ictus cordis
terletak di spatium intercosta 6, 1 cm di kiri linea midclavicularis sinistra.
Apakah diagnosis yang paling tepat?
A. Angina pectoris stabil
B. Angina pectoris tak stabil
C. Infark miokard akut
D. Prinzmetal angina
E. Emboli pulmo
56. Seorang perempuan berusia 39 tahun dibawa adiknya ke rumah sakit karena sakit kepala.
Heteroanamnesis didapatkan sakit kepala, pusing, dan mual sejak seminggu, kemudian pandangan kabur.
Riwayat pengobatan didapatkan pasien sudah ke klinik dan diberikan betahistine dan metoclopramide, tapi tidak
membaik. Pemeriksaan fisik didapatkan pasien bingung, GCS 14, tekanan darah 250/140 mmhg, frekuensi nadi
88x/menit, frekuensi nafas 22x/menit, temperatur 37,5°C. Pemeriksaan funduskopi menunjukkan papil edema
dan hemorrhage retina bilateral.
Apakah tatalaksana yang paling tepat?
A. Administrasi trombolitik
B. Mencari faktor risiko perdarahan pada pasien untuk PCI
C. Menurunkan tekanan darah dengan memperhatikan perfusi jaringan
D. Menurunkan tekanan darah secepat mungkin sehingga kurang dari 130/85 mmhg
E. Memberi kombinasi obat antihipertensi untuk pasien dan dianjurkan agar kontrol teratur

57. Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun dibawa orangtuanya berobat ke UGD RS dengan keluhan 3 hari
ini tidak bisa makan, sulit minum disertai badan kaku tetapi berkurang sendiri. Buang air kecil lancar tidak ada
keluhan. Riwayat Imunisasi tidak jelas ibu lupa. Dari riwayat penyakit sebelumnya didapatkan telinga pernah
keluar cairan berbau. Orangtua takut anaknya kurang cairan dan nutrisi. Pemeriksaan fisik keadaan umum :
sadar, tidak dehidrasi, suhu : 38oC, pernapasan 30x/menit. Status Gizi WHZ skor : - 1,5 SD. Hasil pemeriksaan
darah rutin : Hb : 10 g/dl Ht: 34 %, Trombosit : 275.000/ul, lekosit : 12.000/ul.
Apakah penyebab kejang pada penderita tersebut?
A. Ensefalitis
B. Kejang Epilepsi
C. Kejang mioklonik
D. Kejang sentral (serebral)
E. Kejang perifer (nonserebral)

58. Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dibawa ke UGD RS dengan keluhan 2 jam yang lalu kejang
seluruh tubuh satu kali selama 2 menit, setelah kejang anak menangis. Pemeriksaaan fisik didapatkan keadaan
umum: sadar, tidak kejang, suhu 40oC, Nadi 100 x/menit isi tegangan cukup, pernapasan: 30 x/menit.
Pemeriksaan laboratorium Hb : 11.8 g/dl, Ht: 30 %, lekukosit : 15.000/ul, Trombosit : 257.000/ul
Apakah diagnosis kerjanya?
A. Kejang demam komplek
B. Kejang demam sederhana
C. Kejang epilepsi
D. Meningitis
E. Kejang metabolic

59. Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun diantar ibunya ke Puskesmas karena mengeluh nyeri kepala
sejak 6 bulan lalu. Sejak 1 minggu terakhir, anak sering muntah dan mengeluh penglihatan dobel. Dokter
melakukan pemeriksaan nervus kranialis pada anak tersebut. Ketika diminta melirik ke kiri, mata kanan dapat
bergerak kekiri namun mata kiri tetap berada di tengah.
Apakah nervus cranialis yang terganggu pada pasien?
A. N. III sinistra
B. N. IV sinistra
C. N. IV dextra
D. N. VI dextra
E. N. VI sinistra

60. Seorang perempuan berusia 42 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan nyeri pada
pergelangan tangan. Nyeri seperti ditusuk-tusuk dan menjalar ke ibu jari dan jari telunjuk kanan disertai rasa
tebal pada ke dua jari tersebut. Pasien bekerja sebagai buruh cuci. Pemeriksaan fisik perkusi palu reflex di atas
ligamentum carpi transversum, nyeri (-).
Apakah tes yang sedang dilakukan oleh dokter tersebut?
A. Tes Finklestein
B. Tes Tinnel
C. Tes Phalen
D. Tes Prayer
E. Tes Hoffman

61. Seorang perempuan berusia 24 tahun datang ke praktek dokter keluarga dengan keluhan nyeri kepala
berdenyut di kepala bagian kanan. Kadang disertai mual, memberat dengan dengan aktifitas atau berjalan.
Pasien sering merasakan sulit tidur dan mudah cemas. Pasien bekerja di sebuah perusahaan swasta asing.
Keluhan nyeri kepala dirasakan hilang timbul dan sudah berlangsung sejak 6 bulan yang lalu.
Apakah terapi yang paling tepat diberikan pada kasus tersebut?
A. Amitriptilin 1 x 12,5 mg
B. Ergotamin tartrat 3 x 2 mg
C. Paracetamol 3 x 500 mg
D. Flunarizine 1 x 5 mg
E. Eperison HCL 3 x 50 mg
62. Data kependudukan suatu wilayah:
 Total penduduk : 50.000
 Total balita : 1.000
 Total kematian : 300
 Jumlah kematian >55 thn : 120
 Total kelahiran : 250 (10 lahir mati)
 Total kematian bayi : 45 (40 mati usia <1 bulan)
Berapa Angka kematian neonatus yang paling sesuai?:
A. 45/250
B. 45/240
C. 40/250
D. 40/240
E. 10/250

63. Seorang dokter yang menjadi pengelola program surveilens di dinas kesehatan kabupaten memikirkan
perbaikan program dengan melakukan surveilens aktif demam berdarah dengue melibatkan anak sekolah.

Apakah sub sistem kesehatan yang paling sesuai dengan kegiatan tersebut?
A. Pelayanan kesehatan
B. Informasi kesehatan
C. Kebijakan dan tata kelola
D. Pembiayaan
E. Pengelolaan sumber daya

64. DHF merupakan masalah kesehatan yang sering dijumpai, dan merupakan penyakit yang dapat
dicegah. Di daerah tempat ada bertugas terjadi peningkatan angka kejadian DHF bahkan ada warga yang
meninggal dunia.

Dalam rangka mengatasi masalah tersebut strategi promosi kesehatan apa yang baik untuk tatanan kader dan
tokoh masyarakat?
A. Advokasi
B. Regulasi
C. Bina suasana
D. Pemberdayan
E. Kemitraan Pemda dan masyarakat
65. Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan yang mengelola kegiatan program
pengendalian penyakit misalnya dengan strategi DOTS untuk pengendalian tuberkulosis. Apakah fungsi
Puskesmas yang paling sesuai dengan kegiatan tersebut?
A. Puskesmas sebagai penyelenggara upaya kesehatan kuratif
B. Puskesmas sebagai penyelenggara upaya kesehatan rehabilitatif
C. Puskesmas sebagai penyelenggara upaya kesehatan perorangan
D. Puskesmas sebagai penyelenggara upaya kesehatan masyarakat
E. Puskesmas sebagai penyelenggara upaya pemberdayaan masyarakat

66. Cohort study hubungan antara obesitas dengan sindroma metabolic menujukkan : 500 obese 75
menderita sindroma metabolik, 3000 nonobese 120 menderita sindroma metabolik.
Berapa Relative Risk obesitas terhadap sindroma metabolik ?
A. 2,75
B. 3,75
C. 4,24
D. 6
E. 7.24

67. Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dibawa oleh ibunya ke Puskesmas dengan keluhan wajahnya
tampak bengkak setelah bangun tidur. Bengkak terutama di kedua kelopak mata. Keluhan ini muncul sejak 3
hari yang lalu. Selain itu anak tampak lemah, tidak mau makan, mengeluh nyeri perut dan sakit kepala. Air
kencingnya tampak berwarna seperti teh. 3 minggu yang lalu anak menderita radang tenggorokan. Pemeriksaan
fisik menunjukkan tekanan darah 140/90 mmHg. Pemeriksaan dipstick urin menunjukkan protein (++).
Untuk monitoring perjalanan penyakit setelah pengobatan apa pemeriksaan yang diperlukan?
A. Tekanan darah
B. Nadi
C. Berat badan
D. Temperatur tubuh
E. Respirasi

68. Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dibawa oleh ibunya ke Puskesmas dengan keluhan wajahnya
tampak bengkak setelah bangun tidur. Bengkak terutama di kedua kelopak mata. Keluhan ini muncul sejak 3
hari yang lalu. Selain itu anak tampak lemah, tidak mau makan, mengeluh nyeri perut dan sakit kepala. Air
kencingnya tampak berwarna seperti teh. 3 minggu yang lalu anak menderita radang tenggorokan. Pemeriksaan
fisik menunjukkan tekanan darah 140/90 mmHg. Pemeriksaan dipstick urin menunjukkan protein (++).
Apa jenis terapi yang paling tepat?
A. Analgetik
B. Antipiretik
C. Diuretik
D. Antibiotik
E. Antivirus

69. Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke rumah sakit oleh istrinya dengan keluhan tidak mau masuk
kantor dengan alasan lemah badan sejak 1 bulan sebelumnya. Dari anamnesa didapatkan pasien kurang
bersemangat, mudah lelah, pesimis dan merasa hidup tidak ada gunanya lagi. Pasien juga sering terbangun
tengah malam dan sukar tidur lagi atau bangun dini hari,. Sekitar setahun sebelumnya pasien pernah mengalami
episode di mana dia merasa paling berhasil di antara teman-temannya, banyak bicara dan kebutuhan tidurnya
sedikit sekali.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Depresi ringan
B. Bipolar fase depresi
C. Depresi pasca skizofrenia
D. Depresi berat tanpa gejala psikotik
E. Depresi berat dengan gejala psikotik

70. Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang untuk berkonsultasi di Puskesmas. Pasien menceritakan
bahwa dia merasa selalu takut berbicara didepan masyarakat. Meskipun dia tidak mempunyai kesulitan yg
berarti dalam beberapa keadaan, namun ketika memberi pelajaran dia menjadi sangat cemas dan khawatir akan
dihina. Hal ini berhubungan dengan suatu peristiwa dimana ketika dia dipaksa untuk berbicara dimenit-menit
terakhir, yang nantinya dia akan terlihat panik, gemetar, perut kram, dan takut dia akan ngompol. Karena
masalah ini, dia telah menunda promosi bisnisnya.
Apakah diagnosa yang tepat?
A. Gangguan cemas menyeluruh
B. Gangguan panik dengan agorafobia
C. Gangguan panik tanpa agorafobia
D. Gangguan fobia sosial
E. Gangguan fobia spesifik
71. Seorang perempuan berusia 35 tahun menceritakan tentang sejarah hidupnya yang takut dengan
ketinggian. Dia akan menjadi tidak nyaman jika dia mengetahui ketinggian bangunan disaat belanja ataupun
bepergian ke suatu tempat. Dan apabila dia berada di ketinggian yang signifikan, dia memiliki gejala kecemasan
seperti gemetar, pusing, mati rasa, kesemutan dan takut mati.
Apakah diagnosa yang tepat?
A. Gangguan cemas menyeluruh
B. Gangguan panik dengan agorafobia
C. Gangguan panik tanpa agorafobia
D. Gangguan fobia sosial
E. Gangguan fobia spesifik

72. Seorang perempuan berusia 34 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan muncul benjolan
kecil-kecil di pipi sebelah kanan yang terasa panas, gatal dan rasa terbakar. Keluhan terjadi 2 hari yang lalu
pada pagi hari. Pada pemeriksaan klinis didapatkan makula eritema pada lipatan lutut bagian atas dan bawah,
diatasnya didapatkan vesikel-vesikel kecil berderet-deret.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Herpes Zoster
B. Impetigo
C. Dermatitis venenata
D. Dermatitis Kontak Alergik
E. Dermatitis Kontak Iritan

73. Seorang anak laki-lakiberusia 8 tahun diantar ibunya datang ke dokter umum dengan keluhan timbul
benjolan kecil-kecil berair di hampir seluruh tubuh yang disertai dengan demam sejak 3 hari yang lalu.
Beberapa teman sekelasnya juga menderita sakit serupa. Pada pemeriksaan fisik di hampir seluruh tubuh
didapatkan vesikel, sebagian krusta, penyebaran diskrit.
Apakah diagnosis yang paling tepat untuk pasien tersebut?
A. Varisela
B. Folikulitis
C. Herpes zoster
D. Herpes simplek
E. Moluskum kontagiosum

74. Seorang laki laki berusia 40 tahun datang ke IGD rumah sakit dengan keluhan timbul bercak merah dan
lepuh-lepuh di muka, leher, badan, lengan dan tungkai yang terasa panas dan rasa terbakar 3 hari ini. Bibir
pecah-pecah dan timbul sariawan. Pasien juga mengeluh sakit sewaktu kencing dan mata terasa pedih. Terdapat
riwayat minum obat kejang dari dokter. Pada pemeriksaan didapatkan makula eritem, purpura, vesikel,
bulaserta erosi, target like lesion. Tampak konjungtivitis pada kedua mata dan bibir terlihat eritem dan edem
dengan erosi dan beberapa krusta.
Apakah diagnosis yang paling tepat pada pasien tersebut?
A. Eritroderma .
B. Pemfigus vulgaris
C. Stevens-Johnson syndrome (SJS)
D. Toxic epidermal necrolysis (TEN)
E. Staphylococcal Scalded Skin Syndrome (SSSS)

75. Seorang perempuan berusia 18 tahun datang di puskesmas dengan keluhan merasa gatal dan nyeri pada
wajah. Pada pemeriksaan klinis didapatkan komedo, pustule, dan papul.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Dermatitis seboroik
B. Rosasea
C. Tinea barbae
D. Folikulitis
E. Akne vulgaris

76. Seorang laki-laki berusia 23 tahun datang ke pukesmas dengan keuhan nyeri pada tungkai bawah. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan lesi bercak eritematosa berbatas tidak tegas, pada perabaan meninggi dan hangat.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Ektima
B. Selulitis
C. Furunkel
D. Erisipelas
E. Necrotizing fasciitis

77. Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan muncul gatal pada wajah
bagian kiri disertai sisik kemerahan. Keluhan muncul sekitar 1 bulan yang lalu. Awalnya sebesar uang logam
kemudian semakin melebar hingga seiring waktu. Keluhan dirasakan terutama saat pasien berkeringat ataupun
beraktifitas. Pada pemeriksaan didapatkan lesi patch eritem, dibagian tengah tampak menyembuh sedang
tepinya tampak aktif dan berbatas tegas. Pasien kemudian membeli obat dari Sinshe tetapi tidak ada perubahan.
Kemudian oleh dokter dilakukan pemeriksaan kerokan kulit dengan KOH 10 % dengan hasil positif.
Apakah gambaran KOH yang mungkin muncul pada penyakit tersebut?
A. Spagetti meat ball appeareance
B. Lesi Satelit
C. Hen and Chicken appeareance
D. Bamboo like hyphae
E. Finger nail sign

78. Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan rambut kepala bagian
occipital rontok sehingga tampak pitak dan disertai gatal. Keluhan muncul sejak 2 bulan lalu. Pada pemeriksaan
rambut tampak rapuh, berwarna keabuan dan mudah patah pada pangkalnya tepat pada muara folikel rambut.
Pernah dicoba berbagai macam sampo anti ketombe tapi keluhan tidak berkurang
Apakah diagnosis yang paling tepat?
A. Alopecia areata
B. Tinea favosa
C. Tinea kapitis tipe “Black Dot”
D. Tinea kapitis tipe “gray patch”
E. Kerion celci

79. Seorang perempuan usia 24 tahun datang ke UGD Rumah Sakit dengan keluhan demam tinggi
mendadak 3 hari yang lalu, facial flushing, mialgia seluruh persendian, nafsu makan menurun, dan nyeri
belakang mata. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan data suhu 39,5 0C, nadi 110 kali per menit, frekuensi
nafas 16 kali per menit dan tekanan daran 100/70. Pada pemeriksaan abdomen dijumpai mild hepatomegali.
Oleh dokter dilakukan pemeriksaan uji bending dan didapati ptekie.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Demam dengue
B. Chikungunya
C. Malaria
D. Tifoid
E. Leptospirosis

80. Seorang perempuan 27 tahun datang berobat ke Puskesmas dengan keluhan demam menggigil,
berkeringat selama 4 hari, demam terutama dirasakan pada saat menjelang sore hari. Pasien juga mengeluhkan
sakit kepala, nyeri otot dan persendian. pasien diketahui hamil. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pasien
tampak pucat, suhu tubuh 39,50 C, nadi teraba cepat. Riwayat bepergian dua minggu yang lalu pasien bepergian
ke Maluku. Pada pemeriksaan penunjang darah pasien didapatkan bangunan berbentuk lonjong membulat dan
sel darah merah yang terinfeksi tampak membesar ukurannya yang mengandung bintik-bintik Schuffner, serta
bangunan seperti pisang, lonjong, berwarna kebiruan, ukuran panjangnya lebih besar dari diameter eritrosit.
Apakah obat malaria yang kontraindikasi karena risiko hemolisis janin?
A. Artesunat
B. Amodiakuin
C. Kina
D. Primakuin
E. Klorokuin

81. Seorang perempuan 25 tahun datang berobat ke Rumah sakit dengan keluhan sering merasa kelelahan
yang sangat menganggu, nyeri sendi yang berpindah-pindah, diarasakan sejak 2 tahun sebelum datang berobat,
pasien juga mengeluhkan berat badan menurun sejak 3 bulan lalu, yang diawali dengan penurunan nafsu makan
pasien. Pada pemeriksaan fisik didapatkan buterfly rash pada bagian wajah dan pemeriksaaan penunjang kadar
C3 serum menurun.
Apakah diagnosis yang paling tepat?
A. Anemia
B. DHF
C. Rematoid artritis
D. Toksoplasmosis
E. SLE

82. Pasien laki-laki 25 tahun datang berobat ke poliklinik dengan keluhan demam 4 hari, demam naik turun,
demam dirasakan turun disore hari, sakit kepala pada bagian dahi, konstipasi dan mual muntah. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan Tensi 110/60 mmHg, Nadi 74x/mnt, Respirasi 22x/menit, suhu 39 °C. Pasien
tampak sakit sedang, nyeri abdomen pada regio epigastrik, tidak tampak ikerik, lidah kotor.
Apakah diagnosis yang paling tepat?
A. Malaria tropika
B. DBD
C. Demam tifoid
D. Chikunguya
E. Hepatitis

83. Seorang laki-laki 55 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada. Ketika akan melakukan
pemeriksaan, dokter berkata, "Maaf pak, saya periksa dulu ya ...". Pasien langsung berbaring dan membuka
bajunya. Tanpa menunggu jawaban pasien, dokter langsung melakukan pemeriksaan fisik seperlunya.
Apakah istilah paling tepat terkait persetujuan tindakan medis yang digambarkan pada kasus tersebut?
A. Expressed consent
B. Implied consent
C. Mandatory consent
D. Informed consent
E. Presumed consent

84. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sering batuk pilek
kambuh kira-kira 5 kali tiap tahunnya. Pada pemeriksaan fisik kedua tonsil berada pada garis khayal tepat
pertengahan antara plika anterior dan linea mediana, didapatkan tonsil kripte lebar, tak rata.
Bagaimanakah penanganan yang tepat pada kasus tersebut?
(a) Disarankan tosilektomi
(b) Medikamentosa, karena datang tanpa keluhan
(c) Disarankan kontrol rutin
(d) Edukasi, karena datang tanpa keluhan
(e) Disarankan tonsilektomi bila dirasa ada keluhan

85. Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan mulut mencong ke kiri dan
telinga terasa sakit. Keluhan semakin bertambah sakit bila daun telinga bergerak dan disertai keluar cairan
berwarna kuning dari telinga. Pasien merupakan penderita DM.
Apakah Diagnosis yang paling mungkin untuk pasien di atas?
(a) Otitis media kronis
(b) Otitis eksterna maligna
(c) Kolesteatoma
(d) Otitis media kronis maligna
(e) Bell's Palsy

86. Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kedua mata kabur seperti
melihat kabut yg dirasakan sudah lama. Mata tidak merah dan tidak sakit. Pada pemeriksaan oftalmologi di
dapatkan VOD: 1/300 VOS: 3/60n.c, OD: Fundus Reflek (-), iris shadow (-), OS: Fundus reflek (+) suram, iris
shadow (+).
Apakah Diagnosis yang paling mungkin dari kasus diatas?
(a) Katarak senilis insipiens OD, katarak senilis immature OS
(b) Katarak senilis immature OD, katarak senilis insipiens OS
(c) Katarak senilis matur OD, katarak senilis immature OS
(d) Katarak senilis immature OD, katarak senilis matur OS
(e) Katarak senilis matur OD, katarak senilis insipiens OS

87. Seorang laki-laki 30 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan mata merah. Keluhan dirasakan sejak
3 hari yang lalu. Keluhan disertai rasa gatal yang hebat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tajam penglihatan
tetap, terdapat lodok yang lengket, Injeksi konjungtiva(+), sekret (+) , infiltrat (-). Hasil pemeriksaan
oftalmologi= VOD: 6/6 V0S: 6/10. Sebelumnya penderita sudah memakai kacamata
Bangunan patologis apa yang dapat ditemukan pada kasus tersebut?
(a) Neovaskularisasi kornea
(b) Lekoma kornea
(c) Tranta’s dots
(d) Sinekia anterior
(e) Papil hipertropi

88. Seorang perempuan berusia 20 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan kedua telinga
kurang mendengar. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tidak ada kelainan, tes bisik 3 m. Weber lateralisasi ke
kanan.
Apakah Diagnosis yang paling mungkin dari kasus diatas?
(a) Kanan conductive hearing loss (CHL), kiri CHL lebih berat
(b) Kanan sensorineural hearing loss (SNHL), kiri SNHL lebih ringan
(c) Kanan SNHL kiri, kiri CHL ringan
(d) Kanan CHL sedang, kiri CHL ringan
(e) Kanan dan kiri mixed hearing loss, kanan lebih berat

89. Seorang wanita 44 tahun datang ke klinik pratama diantarkan oleh anaknya. Pasien mengeluhkan
dirinya yang sering merasa haus sejak 3 bulan yang lalu. Ia juga mengeluhkan nafsu makan yang meningkat dan
kebiasan buang air kecil pada malam hari yang sangat mengganggu. Pada pemeriksaan fisik, tanda vital dalam
kondisi normal, BB= 80 kg, TB=150cm. Dokter mencurigai pasien tersebut menderita DM dan meminta
pemeriksaan glukosa darah. Pemeriksaan glukosa 2 jam post prandial dengan hasil 275 mg/dL, dengan glukosa
darah sewaktu 210 mg/dL. Dokter mendiagnosa pasien dengan DM dan menyarankan agar memperhatikan pola
makan, rutin kontrol dan meminum obat yang disarankan.
Apakah pilihan obat DM yang paling rasional untuk pasien ini?
(a) Biguanide (metformin)
(b) Sulfonilurea (glibenklamid)
(c) Insulin
(d) Thiazolidinedion (pioglitazone)
(e) Acarbose

90. Seorang anak perempuan umur 12 tahun diantarkan oleh orangtuanya ke IGD tempat anda bertugas
dengan keluhan tidak sadar. Sebelumnya anak muntah-muntah berat. Pada pemeriksaan fisik ditemukan
takipneu, takikardi, turgor kulit menurun, dan bau aseton (+). Hasil pemeriksaan GDS 450 mg/dL. Dokter
mendiagnosis pasien dengan ketoasidosis diabetikum dan melakukan terapi emergensi dengan segera. Setelah
keadaan pasien stabil, pasien kemudian dipindahkan ke ruang rawat inap.
Apakah pilihan terapi rumatan utama untuk pasien ini?
(a) Biguanide (metformin)
(b) Sulfonilurea (glibenklamid)
(c) Insulin
(d) Thiazolidinedion (pioglitazone)
(e) Acarbose

91. Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan lemas. Pada pemeriksaan GDS 70
mg/dL. Dokter mendiagnosis dengan hipoglikemi ringan dan menerapi dengan dextrose 50. Setelah kegawatan
teratasi, dokter melakukan anamnesis ulang. pasien mengaku dia lupa makan setelah minum obat DM, namun
tidak merasakan tanda-tanda kekurangan gula seperti yang biasa dia rasakan. Pasien sudah lama menderita DM
dan rutin meminum obat gula glimepirid 2x1. Selain obat DM, ia juga meminum atenolol dan amlodipine 5 mg
untuk pengobatan hipertensinya, meloxicam dan pregabalin untuk nyeri, dan diazepam untuk mengobati susah
tidurnya.
Apakah obat yang paling mungkin menutupi efek hipoglikemi dari obat DM pasien tersebut?
(a) Diazepam
(b) Pregabalin
(c) Meloxicam
(d) Amlodipine
(e) Atenolol

92. Seorang laki-laki 60 tahun dibawa ke UGD RSUD karena tiba-tiba tidak sadar. Dari anamnesis
keluarganya dikatakan 1 minggu terakhir penderita demam dan ada luka bernanah di punggung kaki kanan, dan
riwayat pemakaian obat glibenklamid sejak 1 tahun. Pemeriksaan jasmani didapatkan keadaan umum :
kesadaran somnolen GCS E2M5V4, TD : 90/60 mmHg nadi : 120 x/mnt, isi dan tegangan kurang, reguler. RR :
24x/mnt, suhu : 39,50C, kaku kuduk (-), jantung dan paru dalam batas normal. Pedis dextra : punggung kaki
tampak bengkak, kemerahan, luka terbuka ukuran 2 x 2 x 0,5 cm, dan terdapat nanah. Dari hasil laboratorium
GDS: High, pH darah: 7,35, dan β-hidroksi butirat (-).
Apakah kondisi yang terjadi pada pasien tersebut?
(a) Hiperglikemia hiperosmoler non-Ketotik
(b) Ketoasidosis diabetikum
(c) Laktoasidosis diabetikum
(d) Koma hipoglikemia
(e) Koma uremikum

93. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan demam. Demam dirasakan
selama 4 hari kemudian demam turun disertai menggigil. Selain itu juga mengeluhkan nyeri otot dan nyeri
kepala serta diare. Kurang lebih 3 minggu yang lalu penderita pulang dari Nabire Papua setelah bertugas selama
1 tahun sebagai anggota TNI. Pada pemeriksaan fisik ditemukan hapato-splenomegali. Hasil pemeriksaan darah
menunjukkan adanya mikroorganisme berbentuk cincin dengan dua inti di dalam eritrosit.
Komponen respon imun seluler apakah yang berperan?
(a) sel B
(b) sel T
(c) sel NK
(d) Null cell
(e) Makrofag

94. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan demam. Demam dirasakan
selama 4 hari kemudian demam turun disertai menggigil. Selain itu juga mengeluhkan nyeri otot dan nyeri
kepala serta diare. Kurang lebih 3 minggu yang lalu penderita pulang dari Nabire Papua setelah bertugas selama
1 tahun sebagai anggota TNI. Pada pemeriksaan fisik ditemukan hapato-splenomegali. Hasil pemeriksaan darah
menunjukkan adanya mikroorganisme berbentuk cincin dengan dua inti di dalam eritrosit.
Etiologi apakah yang paling mungkin?
(a) Plasmodium malariae
(b) Plasmodium ovale
(c) Plasmodium Vivax
(d) Plasmodium falciparum
(e) Plasmodium knowlesi
95. Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dibawa oleh ibunya ke puskesmas dengan keluhan demam
tinggi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu badan 40°C dan pseudoparalisis akibat nyeri pada sendi pinggul
kiri tanpa riwayat trauma.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
(a) Osteomyelitis kronik pada sendi pinggul kiri
(b) Artritis septik pada sendi pinggul kiri
(c) Fraktur sekitar sendi pinggul kiri
(d) Sprain sekitar sendi pinggul kiri
(e) Osteosarkoma pada sendi pinggul kiri

96. Seorang perempuan berusia 70 tahun datang ke dokter layanan primer dengan keluhan sakit pada
kedua lututnya sejak 6 bulan yang lalu. Di pagi hari lututnya tidak terasa kaku, Pemeriksaan fisik didapatkan
berat badan 80 kg dan tinggi badan 150 cm. Pada lututnya tidak jelas adanya tanda radang namun ada krepitasi.
Pada pemeriksaan radiologi tampak osteofit dan penyempitan celah sendi pada kedua lututnya.
Apakah tatalaksana yang paling penting pada penyakit ini?
(a) Pemberian Vitamin D
(b) Penurunan berat badan
(c) Pemberian antibiotika
(d) Pemberian kalsium dosis tinggi
(e) Harus sering berlari

97. Seorang perempuan berusia 70 tahun datang ke dokter layanan primer dengan keluhan sakit pada
kedua lututnya sejak 6 bulan yang lalu. Di pagi hari lututnya tidak terasa kaku, Pemeriksaan fisik didapatkan
berat badan 80 kg dan tinggi badan 150 cm. Pada lututnya tidak jelas adanya tanda radang namun ada krepitasi.
Pada pemeriksaan radiologi tampak osteofit dan penyempitan celah sendi pada kedua lututnya.
Apa yang akan terjadi jika tidak diberikan manajemen yang baik?
(a) Timbul kanker pada lututnya
(b) Timbul infeksi pada lututnya
(c) Akan sembuh sempurna
(d) Timbul deformitas sendi lutut
(e) Terjadi tumpukan kristal dalam lututnya
98. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun datang ke poliklinik umum dengan keluhan keluar cairan dari telinga
kiri sejak 3 hari lalu. Pasien mempunyai riwayat sering batuk dan pilek. Dari pemeriksaan fisik didapatkan
kesadaran compos mentis, suhu aksila 39oC, membran timpani bulging dengan supurasi telinga tengah.
Apakah faktor predisposisi dari kasus diatas?
(a) Rhinitis alergika
(b) Infeksi saluran pernafasan atas
(c) Stomatitis
(d) Bronkopneumonia
(e) Tonsilitis kronis

99. Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan
kanan. Pada anamnesis didapatkan perempuan tersebut adalah buruh cuci pakaian. Nyeri dirasakan selama 1 bulan
terakhir dan semakin memberat saat dilakukan gerakan memutar pada pergelangan tangan. Nyeri dirasakan dalam skala
7 dari 10 skala visual analog scale. Pasien juga merasakan bengkak pada pergelangan tangan dan kesemutan pada ibu
jari. Dari pemeriksaan didapatkan penurunan sensibilitas pada kulit dorsal ibu jari dan jari telunjuk, tes Finklestein's
positif.

Apakah diagnosis yang paling mungkin?

(a) Carpal tunel syndrome


(b) Guyon's canal syndrome
(c) Dequervain Tenosynovitis
(d) Kista ganglion
(e) Bursitis

100. Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal-gatal di kedua selangkangan.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan patch eritem dengan maserasi pada inguinal kanan dan kiri, dengan lesi satelit di
bagian tepi. 

Apakah kemungkinan diagnosis pada pasien ini?

(a) Eritrasma
(b) Tinea kruris
(c) Psoriasis inversa
(d) Candidiasis intertrigo
(e) Dermatitis kontak alergika