Anda di halaman 1dari 75

1.

Jawaban : Meningitis bakterial


Seorang laki-laki 21 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan nyeri kepala hebat, demam, dan
kejang. Pemeriksaan neurologi terdapat kernig sign dan hiperrefleksi. Pungsi lumbal didapatkan
protein 72 mg/dl, glukosa 50 (serum glukosa 100), leukosit 235 (dengan 60% limfosit).
Apakah diagnosis yang paling tepat pada kasus tersebut?
(a) Meningitis bakterial
(b) Meningitis viral
(c) Ensefalitis viral
(d) Ensefalitis bakterial
(e) Meningitis parasitik
2. Jawaban : Vertigo Perifer
Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke dokter dengan keluhan pusing berputar sejak 2
jam yang lalu. Keluhan dirasakan tiba-tiba, selama 1 menit, disertai telinga kiri berdenging, mual,
muntah dan memberat dengan perubahan posisi kepala. Kondisi umum pasien tampak pucat.
Pemeriksaan fisik didapatkan ketegangan otot-otot perikrania meningkat. Pemeriksaan
neurologis didapatkan nistagmus horisontal (+/+) dan kurang pendengaran telinga kiri.
Pemeriksaan penunjang CT SCAN didapatkan kalsifikasi intaraventrikular.
Apakah diagnosis yang paling mungkin ?
(a) Tension Type Headache
(b) Vertigo Periter
(c) Vertigo Central
(d) Vertigo non-vestibular
(e) Migrain
3. Jawaban : Epilepsi
Seorang anak perempuan berusia 8 tahun dibawa keluarganya ke RS karena kejang berulang.
Kejang kelojotan seluruh tubuh sebanyak 2 kali, selama 2-5 menit, sebelum kejang sadar,
setelah kejang pasien tertidur dan keluar busa dari mulutnya. Pada 2 hari sebelum masuk RS,
pasien juga mengalami kejang 1 kali namun tidak berulang. Riwayat kejang didapatkan sejak
pasien berusia 6 tahun, kambuh-kambuhan 2-3 kali dalam sebulan. Pemeriksaan tanda vital
didapatkan TD 135/70 mmHg, denyut nadi 100 kali/menit, laju pernapasan 24 kali/menit, suhu
37,8oC.
Apakah diagnosis yang paling tepat pada pasien tersebut ?
a. Observasi Kejang
b. Epilepsi
c. Status Epilepticus
d. Stroke
e. Kejang demam

4. Jawaban : Carbamazepin
Seorang perempuan berusia 20 tahun, datang bersama suaminya ke praktek dokter umum
untuk konsultasi penggunaan obat kejang. Pasien baru menikah 1 bulan yang lalu dan
merencanakan untuk hamil. Riwayat epilepsi sejak usia 11 tahun dan rutin minum obat. Pasien
masih mengalami kejang 2 kali pada setahun terakhir. Saat kejang, pasien kelojotan seluruh
tubuh, sebelum kejang sadar, saat kejang tidak sadar, setelah kejang pasien merasa sangat
kelelahan.
Pemeriksaan fisik didapatkan dalam batas normal. Apakah obat yang tepat diberikan pada kasus
tersebut?
a. Carbamazepin
b. Clorpromazin
c. Luminal
d. Gabapestin
e. Persantin

5. Jawaban : Hernia Nukleus Pulposus Lumbal


Seorang wanita 52 th datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri punggung bawah menjalar ke
tungkai kanan yang diderita sejak 3 bulan terakhir. Nyeri sudah dirasakan selama 2 bulan. Nyeri
dirasakan berkurang dengan posisi badan fleksi dan menekuk ke kanan. Riwayat angkat junjung
(+), riwayat trauma (-). Pada pemeriksaan status neurologis nyeri terutama dirasakan saat
gerakan ekstensi badan dan miring ke kiri, dan tes Laseque (+).
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
(a) Fraktur vertebra lumbal
(b) Spondilolistesis vertebra lumbal
(c) Hernia Nukleus Pulposus Lumbal
(d) Sprain Muskuler
(e) Referred Pain organ internal

6. Jawaban : Nyeri Neuropatik


Seorang laki-laki berusia 70 tahun datang ke tempat praktek dengan keluhan nyeri di wajah
sebelah kanan. Nyeri dirasakan di sekitar mata seperti terbakar dan ditusuk-tusuk. Satu bulan
yang lalu pasien mengaku pernah muncul plenting-plenting berisi air disertai rasa panas seperti
terbakar pada daerah sekitar mata, sudah berobat namun tidak minum obat dengan teratur.
Pemeriksaan fisik tidak didapatkan kelainan.
Apakah diagnosis yang paling tepat pada kasus tersebut?
(a) Nyeri Nosiseptik
(b) Nyeri Neuropatik
(c) Nyeri Psikogenik
(d) Nyeri Fisiologik
(e) Nyeri Inflamasi

7. Jawaban : Amitriptilin
Seorang perempuan berusia 67 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri hebat di
punggung kanan melingkar hingga perut atas kanan. Nyeri sangat hebat muncul mendadak,
spontan atau diprovokasi dengan rabaan atau gesekan baju, berlangsung beberapa detik dan
berulang. Hasil pemeriksaan pada status lokalis ditemukan UKK makula hiperpigmentasi post
inflamasi dan didapatkan nyeri hebat pada pemeriksaan sensorik raba halus.
Apakah terapi medikamentosa yang tepat untuk kasus tersebut?
(a) Diazepam
(b) Amitriptilin
(c) Deksametason
(d) Ibuprofen
(e) Asam mefenamat

8. Jawaban : Aphasia Motorik/Brocca


Seorang laki-laki berusia 63 tahun datang ke poli umum dengan gangguan berbahasa.
Pemeriksaan fisik didapatkan pasien dapat memahami bahasa, bisa mengikuti dan melakukan
pemeriksaan yang diinstruksikan namun tak bisa mengekspresikan dalam kata/kalimat.

Apakah diagnosis klinis kasus di atas ?


(a) Aphasia Global
(b) Aphasia sensorik/wernicke
(c) Aphasia Motorik/Brocca
(d) Aphasia Transkortikal
(e) Aphasia Konduksi

9. Jawaban : Perdarahan subarachnoid


Seorang laki-laki berusia 62 tahun dibawa ke UGD RS oleh keluarganya dengan keluhan lemah
anggota gerak kanan setelah kerja bakti di kampung. Keluhan disertai nyeri kepala hebat dan
muntah 3 kali. Pasien mempunyai riwayat hipertensi dan diabetes namun tidak diketahui
adanya riwayat trauma kepala. Pemeriksaan GCS didapatkan E3M4V3. Pemeriksaan tanda vital
didapatkan tekanan darah 210/110 mmHg, frekuensi nadi 98 x/menit dan frekuensi napas 30
x/menit. Pemeriksaan neurologis didapatkan reflek babinski, kaku kuduk dan rangsang
meningeal positif.

Apakah diagnosis etiologis yang paling mungkin pada pasien tersebut?

(a) Perdarahan epidural


(b) Perdarahan subdural
(c) Perdarahan intraserebral
(d) Perdarahan subarachnoid
(e) Perdarahan intraventricular

10. Jawaban : Pendarahan Subdural


Seorang wanita 30 tahun dibawa ke UGD, dengan penurunan kesadaran 3 jam setelah tabrakan
bermotor kecepatan tinggi. Saat masuk UGD RR 25x/mt, TD 120/70 mmHg, HR 98x/mt. Setelah
pasien stabil, dilakukan pemeriksaan fisik dan didapatkan hematoma temporoparietal dekstra.
Hasil foto CT scan menunjukkan area hiperdens tipis, merata berbentuk semilunar di antara
tabula dan parenkim otak.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut?

(a) Pendarahan Epidural


(b) Pendarahan Intra Cerebral
(c) Pendarahan Subdural
(d) Pendarahan Sub Arachnoid
(e) Pendarahan Intra Ventrikel

11. Jawaban : Meningitis Virus


Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dibawa orang tuanya ke UGD RS karena penurunan
kesadaran. Kondisi tersebut disertai demam 3 hari dan kejang kelojotan seluruh tubuh 1 kali
selama 5 menit. Pemeriksaan fisik neurologis didapatkan mata merespon terhadap rangsang
nyeri, motorik melokalisir nyeri, verbal disorientasi, kaku kuduk (+). Pemeriksaan LCS didapatkan
warna jernih, none pandy (+), sel PMN 100/mm³ dan kultur steril.

Apakah diagnosis yang paling mungkin untuk pasien tersebut ?

(a) Meningitis TB
(b) Encephalitis
(c) Meningitis Virus
(d) Meningitis bakteri
(e) Abses Serebri

12. Jawaban : E2M5V1


Seorang perempuan berusia 30 tahun dibawa ke UGD, dengan penurunan kesadaran sejak 3 jam
yang lalu. Penderita masih membuka mata dengan rangsangan nyeri dan dapat melokalisasi
nyeri yg diberikan, tetapi tidak dapat mengeluarkan suara. Pemeriksaan tanda vital didapatkan
TD 120/70 mmHg, denyut nadi 98 kali/menit, laju pernapasan 25 kali/menit, suhu 38,5oC.
Pemeriksaan fisik neurologis didapatkan kaku kuduk dan tanda Brudzinsky positif.

Berapakah hasil pemeriksaan GCS pasien di atas?

(a) E2M4V1
(b) E3M5V2
(c) E1M3V2
(d) E1M4V3
(e) E2M5V1
13. Jawaban : Neisseria meningitidis
Seorang perempuan berusia 35 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena tidak merespons
ketika berbicara. Sejak 5 hari yang lalu pasien mengeluh sakit kepala dan demam. Sehari
sebelumnya pasien mengalami kejang beberapa kali, dan saat ini pasien tidak sadarkan diri.
Hasil pemeriksaan fisik GCS E2M4V2, tekanan darah 110/70 mmHg, denyut nadi 64x/menit,
suhu 38,5 derajat Celcius, frekuensi nafas 22x/menit.

Apakah penyebab tersering penyakit tersebut?

(a) Haemophyllus influenza


(b) Streptococcus sp
(c) Klebsiella pneumoniae
(d) Neisseria meningitidis
(e) Staphyllococcus aureus

14. Jawaban : Bakteri gram positif bentuk batang dengan drum-stick-head


Seorang laki-laki berusia 16 tahun dibawa ke IGD karena kejang. Kejang 3 kali di rumah, durasi
kejang kurang lebih 1 menit, saat dan sesudah kejang pasien sadar. Saat diperiksa, pasien kejang
1 kali seluruh tubuh. Pemeriksaan fisik didapatkan risus sardonicus, trismus 2 jari dan luka akibat
tertusuk paku di bahu kiri. Dokter melakukan pemeriksaan pengecatan kuman dari luka untuk
memastikan diagnosis.

Bagaimana kemungkinan ciri-ciri mikroorganisme hasil pengecatan tersebut?

(a) Bakteri gram positif bentuk kokus berderet


(b) Bakteri gram positif bentuk batang dengan drum-stick-head
(c) Bakteri gram positif bentuk diplokokus
(d) Bakteri gram negative bentuk kokus berderet
(e) Bakteri gram negative bentuk diplokokus

15. Jawaban : Tetanus grade III


Seorang laki-laki berusia 33 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena sulit membuka mulut.
Pasien merupakan pekerja bangunan dan memiliki kebiasaan suka mengorek gigi dengan tusuk
gigi. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 130/90 mmHg, denyut nadi 140
kali/menit, laju pernapasan 44 kali/menit. Pemeriksaan fisik didapatkan trismus 3 jari, oral
hygiene buruk, abdomen teraba keras seperti papan dan spastisitas generalisata. Status lokalis
tidak didapatkan kelainan.

Apakah diagnosis yang sesuai untuk kasus?


(a) Tetanus grade I
(b) Tetanus grade II
(c) Tetanus grade III
(d) Tetanus grade IV
(e) Tetanus grade V

16. Jawaban : Ruptur Bridging vein


Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa ke UGD RS karena menjadi korban tabrak lari.
Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg, denyut nadi 72 x/menit, laju
pernafasan 26 x/menit. Pemeriksaan fisik didapatkan vulnus laceratum 5 cm di temporo-
occipital dekstra, wajah sisi sinistra dan vulnus ekskoriatum di ekstremitas superior.
Pemeriksaan mata didapatkan diameter pupil 2/2 mm, refleks cahaya OD menurun. Pada saat
dilakukan pemeriksaan pasien mengalami muntah dan kemudian kejang-kejang.
Apakah penyebab yang paling mungkin menyebabkan kondisi pasien pada kasus tersebut?

(a) Ruptur Bridging vein


(b) Robekan pada Meningens
(c) Fraktur kompresi temporo-occipital
(d) Fraktur basis kranii
(e) Efek desak masa

17. Jawaban : Tetanus neonatorum


Seorang bayi laki-laki berusia 4 hari dibawa orang tuanya ke UGD RS dengan keluhan tidak mau
menetek. Riwayat kehamilan tidak rutin kontrol, imunisasi (-). Riwayat persalinan bayi lahir
cukup bulan, ketuban jernih dan lahir di bidan. Pemeriksaan fisik didapatkan trismus (+), ikterik
(-), tali pusat basah dan mengeluarkan sekret purulen serta gambaran wajah seperti berikut:

Apakah diagnosis yang tepat untuk kasus tersebut?


(a) Neonatal infeksi
(b) Neonatal meningitis
(c) Neonatal jitteriness
(d) Tetanus neonatorum
(e) Tetani

18. Jawaban : Bronkitis kronik


Seorang perempuan laki-laki 45 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan batuk berdahak sejak
4 bulan yang lalu. Pada awalnya batuk tidak berdahak tetapi kemudian dahak bertambah banyak
dan berwarna hijau. Selain itu pasien mengeluh demam ringan dan rasa sakit di substernal.
Pasien mengalami keluhan yang sama selama 3 tahun terakhir. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan dinding dada normal, denyut nadi 980 x/menit, frekuensi napas 24x/menit, gerakan
dada sama antara kanan dan kiri, fremitus kanan kiri sama, dan pada auskultasi didapatkan
ronkhi basah kasar. Dari hasil pemeriksaan spirometri pasien didapatkan VEP1 65% (normal
VEP1> 80%).

apakah diagnosis yang paling mungkin?

(a) Bronkitis kronik


(b) Bronkitis akut
(c) Tuberculosis paru
(d) Pneumonia
(e) Emfisema pulmo

19. Jawaban : neddle decompresion


Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa keluarganya ke unit gawat darurat RS dengan keluhan
sesak napas berat. keluhan disertai nyeri dada. Pasien baru saja mengalami perampokan 25
menit yang lalu. dada kanan tertusuk pisau. pada pemeriksaan didapatkan kesadaran compos
mentis, tekanan darah 90/65, denyut nadi 110x/menit, akral dingin, frekwensi napas 33x/ menit.
pada hemithoraks sinistra didapatkan :pergerakan dinding dada tertinggal, deviasi trakea ke
kanan, perkusi hipersonor, auskultasi tidak didapatkan suara napas pada bagian lateral dan
peningkatan JVP.

apakah tindakan darurat yang harus segera dilakukan untuk menyelamatkan nyawanya?

(a) WSD
(b) Rontgen thoraks
(c) terapi oksigen
(d) chest tube
(e) neddle decompresion

20. Jawaban : pulmo kanan tidak mengembang (kolaps)


Seorang perempuan berusia 45 tahun dibawa keluarganya ke unit gawat darurat RS dengan
keluhan sesak napas berat. keluhan disertai nyeri dada. Pasien baru saja mengalami kecelakaan
lalu lintas 30 menit yang lalu. dada kanan tertusuk dahan pohon. pada pemeriksaan didapatkan
kesadaran apatis, tekanan darah 90/60, denyut nadi 110x/menit, akral dingin, frekwensi napas
30x/ menit. pada hemithoraks sinistra didapatkan :pergerakan dinding dada tertinggal, deviasi
trakea ke kanan, perkusi hipersonor, auskultasi tidak didapatkan suara napas pada bagian
lateral. terdapat peningkatan JVP.

apakah yang menyebabkan hemithoraks sinistra tertinggal?

(a) pulmo kanan tidak mengembang (kolaps)


(b) pulmo kanan terisi cairan
(c) pulmo kanan terisi darah
(d) pulmo kanan terisi nanah
(e) terdapat sumbatan jalan napas

21. Jawaban : (hipertrofi adenoid)


Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun dibawa keluarganya ke poliklinik umum dengan keluhan
jika tidur selalu mengorok. Keluhan disertai dengan sering keluar cairan dari telinga dan hidung
yang kambuh-kambuhan. Pasien sudah sering berobat namun belum ada perubahan. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos mentis, mulut terbuka, gigi atas prominen,
pandangan tampak kosong. Pasien tampak bernapas lebih menggunakan mulut.

apakah diagnosis yang paling mungkin?

(a) otitis media akut


(b) hipertrofi adenoid
(c) faringitis akut
(d) sinusitis
(e) abses peritonsilar

22. Jawaban : stable angina pectoris


Seorang perempuan berusia 56 tahun datang ke rumah sakit karena sakit dada. Keluhan
dirasakan di dada kiri (regio substernal), keluhan terasa sejak kira-kira seminggu lalu, seperti
ditindih, timbul terutama saat naik tangga dan hilang jika istirahat. Pada pemeriksaan tanda vital
didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg, denyut nadi 90 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit,
temperatur normal. Pada pemeriksaan fisik jantung dan paru dalam batas normal. Pemeriksaan
penunjang Elektrokardiogram didapatkan inversi gelombang T pada lead I, II, aVL, aVF, V4-6.

Apakah diagnosis yang paling tepat?

(a) stable angina pectoris


(b) unstable angina pectoris
(c) NSTEMI
(d) STEMI
(e) heart failure

23. Jawaban : unstable angina pectoris


Seorang perempuan berusia 66 tahun datang ke rumah sakit karena sakit dada. Keluhan
dirasakan sejak 4 jam lalu, hilang timbul dan menjalar ke lengan kiri. Sakit dada disertai sesak
nafas dan keringat dingin. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 136/77
mmHg, frekuensi nadi 59 x/menit, frekuensi nafas 20x/menit, temperatur normal. Pada
pemeriksaan fisik dada terdapat suara nafas vesikuler, suara tambahan (-), S4 gallop (+).
Pemeriksaan penunjang EKG didapatkan depresi segmen ST pada lead V1-V4. Pemeriksaan
enzim penanda jantung tidak didapatkan kenaikan troponin.

Apakah diagnosis yang paling tepat?

(a) stable angina pectoris


(b) unstable angina pectoris
(c) STEMI
(d) NSTEMI
(e) prinzmetal angina

24. Jawaban : Non-maleficence


Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke unit gawat darurat RS diantar oleh istrinya dengan
keluhan nyeri pinggang kiri atas. Nyeri dirasakan hilang timbul dan menjalar sampai pinggang
bagian bawah. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan : tekanan darah : 110/70 mmHg,
frekuensi napas : 16 x/menit, denyut nadi : 80 x/menit, temperatur : 36,7°C. Pada pemeriksaan
fisik didapatkan nyeri ketok costovetebrae (+). Dokter unit gawat darurat RS memberikan obat
analgesik morfin dosis tinggi supaya nyeri yang dirasakan pasien cepat hilang dan dianggap
dokter yang pintar.

Apakah prinsip bioetik yang dilanggar oleh dokter tersebut ?

(a) Non-maleficence
(b) Benefience
(c) Autonomy
(d) Integrity
(e) Justice

25. Jawaban : Mitral stenosis


Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak nafas. Sesak nafas
dirasakan sejak 2 hari yang lalu, disertai rasa berdebar - debar dan batuk mengeluarkan darah
satu kali. Sesak dirasakan semakin parah saat aktifitas dan berkurang saat istirahat dengan posisi
duduk tegak. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 100/70 mmHg, denyut
nadi 104x /menit, frekuensi nafas 30x/menit, temperatur 36,7°C. Dari pemeriksaan fisik
jantung terdengar suara jantung tambahan berupa murmur dan bunyi jantung I mengeras. Dari
pemeriksaan EKG didapatkan gambaran hipertrofi ventrikel kanan.

Apakah diagnosis pada pasien tersebut?

(a) Mitral regurgitation


(b) Mitral stenosis
(c) Aortic stenosis
(d) Aortic regurgitation
(e) Mitral insufisiensi

26. Jawaban : Ventricular Ekstra systole


Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke IGD RS tempat anda bekerja dengan keluhan
sesak nafas. Sesak nafas dirasakan sejak dua hari yang lalu. Sesak hilang timbul, dan dirasakan
semakin lama semakin sesak. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 110/70
mmHg, denyut nadi tidak teratur 105 x/menit, frekuensi nafas 29 x/menit, suhu 36,4°C. Pada
pemeriksaan fisik tidak didapatkan bunyi jantung tambahan dan suara paru tambahan. Dari
pemeriksaan EKG didapatkan gambaran sebagai berikut

Apakah diagnosis pasien tersebut?

(a) Supraventicular takikardi


(b) Ventricular takikardi
(c) Supraventricular Ekstra systole
(d) Ventricular Ekstra systole
(e) Ventricular Fibrilasi

27. Jawaban : Digitalis, diuretic hemat kalium, ACE inhibitor


Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke Poliklinik, dengan keluhan sesak nafas. Sesak nafas
dirasakan jika beraktivitas berat. Pasien harus tidur dengan bantal yang tinggi untuk
mengurangi sesak nafas. Dari pemeriksaan fisik ditemukan Bunyi jantung S3 galop (+), JVP R+4,
ronki basah halus pada basal paru, hepatomegali dan udema tungkai. Gambaran Ecocardiografi
didapatkan gelombang Q patologis dan left ventrikel hypertrofi.
Bagaimanakah penatalaksanaan terapi farmakologis pada penderita?
(a) Digitalis, loop diuretic, ACE inhibitor
(b) Digitalis, diuretic hemat kalium, antagonis reseptor angiotensin II
(c) Digitalis, loop diuretic , β bloker non selektif
(d) Digitalis, diuretic hemat kalium, ACE inhibitor
(e) Digitalis, isosorbid dinitrate, ACE inhibitor
28. Jawaban : Infark miocard akut dengan komplikasi gagal jantung akut
Seorang laki-laki berusia 50 tahun diantarkan keluarganya ke UGD Rumah sakit dengan keluhan
nyeri dada kiri. Nyeri dijalarkan kelengan kiri dan bahu kiri. Nyeri berlangsung menetap selama 1
jam. Pasien berkeringat dingin, sesak nafas dan mual muntah. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan tensi 80/60 mmHg. S3 galop, ronki basah halus pada paru kanan bawah.
Pemeriksaan EKG didapatkan Segmen ST-elevasi, peningkatan troponin I/T bermakna
Apakah diagnosis yang paling tepat?
(a) Infark miocard akut dengan komplikasi gagal jantung akut
(b) Angina pectoris tak stabil dengan komplikasi udem pulmo
(c) Infark miocard akut dengan komplikasi insufisiensi katub mitral
(d) Angina pectoris stabil dengan komplikasi udem pulmo
(e) Infark miocard kronik dengan komplikasi gagal jantung

29. Jawaban : oksigen jika saturasi < 95% selama 6 jam pada dosis awal
Seorang laki-laki berusia 50 tahun diantarkan keluarganya ke UGD Rumah sakit dengan keluhan
nyeri dada kiri. Nyeri dijalarkan kelengan kiri dan bahu kiri. Nyeri berlangsung menetap selama 1
jam. Pasien berkeringat dingin, sesak nafas dan mual muntah. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan tensi 80/60 mmHg. S3 galop, ronki basah halus pada paru kanan bawah.
Pemeriksaan EKG didapatkan Segmen ST-elevasi, peningkatan troponin I/T bermakna

Bagaimana tatalaksana farmakologis awal pada pasien?


(a) oksigen jika saturasi < 95% selama 6 jam pada dosis awal
(b) aspirin 250-500 mg tablet salut per oral
(c) Nitrogliserin intravena sebanyak 3 kali jarak 5 menit
(d) tablet morfin 5 mg diulang 3 kali jarak 20 menit
(e) clopidroggel 300 mg sehari sekali

30. Jawaban : Rehidrasi oralit 6 gelas dalam 3-4 jam


Anak A usia 5 tahun BB 16 kg, datang ke klinik rawat jalan dengan keluhan diare sejak 3 hari
yang lalu, ada muntah di hari pertama, panas (+). Pada pemeriksaan anak tampak gelisah, selalu
ingin minum, mata cekung, air mata (-), mulut tampak kering, turgor kulit kembali lambat (1-2
dtk).
Bagaimana penanganan kasus pada pasien tersebut?
(a) Cukup oralit 50-100 ml tiap kali diare
(b) Rehidrasi oralit 4 gelas dalam 3-4 jam
(c) Rehidrasi oralit 6 gelas dalam 3-4 jam
(d) Infus RL 320 ml dlm ½ jam dilanjut 1280 ml dlm 2,5 jam
(e) Infus RL 1200 ml dalam 6 jam

31. Jawaban : Antibiotik


Seorang ibu membawa anaknya yang berusia 1 tahun ke klinik rawat jalan RS dengan keluhan
BAB cair sejak 5 hari yang lalu. Frekuensi BAB 3-4x sehari, ada lendir, tak ada darah, bau busuk,
agak mengejan saat mau bab. Tidak ada muntah,makan minum masih biasa. Dokter
mendiagnosis diare disebabkan oleh Shigella.
Apakah terapi utama yang diperlukan oleh anak ini ?

(a) Obat anti diare


(b) Antibiotik
(c) Zink saja
(d) Probiotik
(e) Oralit saja

32. Jawaban : Rehidrasi dg oralit,1 gelas habis dlm 1 jam, dilanjut hingga 4 gelas dalam 4 jam , bila
perlu ditambah Domperidon sirup bila muntah.
Seorang anak laki-laki 3 tahun, diantar ibunya ke puskesmas dengan keluhan diare. Diare
disertai dengan muntah sejak 1 hari yang lalu. Keadaan umum didapatkan BB 12 kg, anak
gelisah dan ingin minum terus. Pada pemeriksaan fisik didapatkan mata cekung, air mata (-),
turgor kulit 1-2 detik.
Apakah tindakan pertama yang harus dilakukan oleh dokter puskesmas tersebut?
(a) Rehidrasi dg oralit,1 gelas habis dlm 1 jam, dilanjut hingga 4 gelas dalam 4 jam , bila
perlu ditambah Domperidon sirup bila muntah.
(b) Rehidrasi dengan infus RL 800 ml dalam 6 jam
(c) Rehidrasi dengan infus RL 800 ml dalam 4 jam
(d) Rehidrasi dengan infus RL 360 ml dalam 30 mnt , dilanjut 840 ml dlm 2.5 jam
(e) Rehidrasi dengan infus RL 360 ml dalam 60 mnt , dilanjut 840

33. Jawaban : Skistosomiasis japonicum


Seorang laki-laki berumur 35 tahun datang ke Puskesmas kerena sudah 1 minggu ini mengeluh
demam. Demam dirasakan terutama pada malam hari disertai dengan nyeri kepala,lemah, lesu,
mual, napsu makan turun dan diare. Hasil pemeriksaan tanda vital dan status internus dlaam
batas normal. Penderita tinggal di dekat Danau Lindu Sulawesi Tengah, sehari-hari bekerja
sebagai nelayan penangkap ikan. Hasil pemeriksaan feses penderita menunjukkan gambaran
telur parasit berbentuk bulat dengan tonjolan kecil di lateral.
Apakah diagnosis yang paling tepat?
(a) skistosomiasis
(b) Bilharziasis
(c) Skistosomiasis mansoni
(d) Skistosomiasis japonicum
(e) Skistosomiasis haematobium

34. Jawaban : serkaria


Seorang perempuan berumur 30 tahun datang ke Puskesmas kerena demam sejak 8 hari yang
lalu. Keluhan bertambah berat pada malam hari. Keluhan disertai nyeri kepala, tidak bertenaga,
mual, dan diare. Hasil pemeriksaan tanda vital dan status internus dalam batas normal. Pasien
tinggal di dekat Danau Lindu Sulawesi Tengah dan setiap hari membantu suaminya mencari ikan.
Pada pemeriksaan feses didapatkan telur parasit berbentuk bulat dengan tonjolan kecil di
lateral.

Apakah stadium infektif yang paling sesuai pada kasus tersebut?

(a) telur
(b) serkaria
(c) metaserkaria
(d) redia
(e) mirasidium

35. Jawaban : Praziquantel


Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun datang ke Puskesmas kerena demam sejak 1 minggu ini.
Keluhan terutama dirasakan saat malam disertai nyeri kepala, lemas, mual dan diare. Pada
pemeriksaan fisik tidak diketemukan kelaianan. Pasien sering bermain di Danau Lindu Sulawesi
Tengah karena tinggal ditepi danau tersebut. Pada pemeriksaan feses didapatkan telur parasit
berbentuk bulat dengan tonjolan kecil di lateral.
Apakah penatalaksanaan yang paling tepat?
(a) Albendazole
(b) Mebendazole
(c) Pirantel Pamoat
(d) Diethylcarbamasin citrate
(e) Praziquantel

36. Jawaban : Amebiasis


Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun datang ke Puskesmas diatar oleh ibunya karena sudah 3
hari ini diare sebanyak 10 kali per hari disertai lendir dan darah serta kram perut. Penderita juga
mengeluh demam ringan sejak 2 hari yang lalu. Tanda vital dalam batas normal, pemeriksaan
fisik menunjukkan turgor menurun. Hasil pemeriksaan tinja ditemukan parasit dengan
sitoplasma bergranula dan mengandung eritrosit, satu buah inti dengan kariosom padat terletak
di tengah inti, kromatin tersebat di pinggiran inti, bergerak progresif.
Apakah diagnosis yang paling tepat?
(a) enteritis
(b) Disentri
(c) Giardiasis
(d) Amebiasis
(e) Balantidiasis
37. Jawaban : Kista
Seorang anak perempuan berusia 11 tahun dibawa ibunya praktek dokter pribadi karena diare
sejak 4 hari yang lalu. Keluhan muncul dengan frekuensi 10 x/ hari disertai lendir dan darah.
Pasien juga terkadang merasakan kram perut sejak keluhan timbul dan demam ringan. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi nadi 110x/m, suhu 37oC, pernapasan 24x/m dan turgor
menurun. Pada pemeriksaan feses didapatkan parasit dengan sitoplasma bergranula,
mengandung eritrosit, berinti satu, terdapat kariosom padat di tengah inti, kromatin di pinggiran
inti, dan bergerak progresif.
Apakah stadium infektif etiologi penyakit di atas?
(a) Kista
(b) ookista
(c) telur
(d) tropozoit
(e) larva

38. Jawaban : Infeksi rotavirus


Seorang ibu membawa anaknya yang berusia 2 tahun, dengan keluhan diare sejak 3 hari yg lalu.
Feses cair, berbau asam, volume setiap diare mencapai seprempat gelas belimbing dengan
frekuensi 15x/hari. Anak tampak rewel, pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu axila 39C,
distensi abdomen, dan tanda dehidrasi sedang.
Apakah penyebab diare pada pasien tersebut?
(a) Intoleransi laktosa
(b) Malabsorbsi karbohidrat
(c) Infeksi rotavirus
(d) Infeksi kolera
(e) Amoebiasis

39. Jawaban : Metronidazole


Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas karena sudah 3 hari ini diare. Keluhan
disertai perut terasa melilit dan mual. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah
100/70mmHg, temperatur 36.7oC, frekuensi nadi 105x/menit, dan laju pernapasan 24x/m.
Pemeriksaan fisik didapatkan menunjukkan turgor kulit menurun. Pasien seringkali makan tanpa
mencuci tangan. Pada pemeriksaan feses ditemukan parasit berbentuk seperto buah pir,
simetris bilateral, mempunyai dua nukleus dan empat pasang flagel.
Apakah penatalaksanaan yang paling tepat?
(a) Praziquantel
(b) Ivermectin
(c) Metronidazole
(d) Iodokuinol
(e) Paromimisin

40. Jawaban : Giardiasis


Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke Puskesmas karena sudah 3 hari ini diare disertai
kram perut, mual, perut kembung dan kehilangan nafsu makan. Tanda vital dalam batas normal.
Pemeriksaan fisik menunjukkan turgor menurun. Penderita punya kebiasaan tidak selalu
mencuci tangan sebelum makan. Hasil pemeriksaan feses ditemukan parasit berbentuk
menyerupai buah pir, simetris bilateral, mempunyai dua nukleus dan empat pasang flagel.

Apakah diagnosis yang paling tepat?


(a) Trypanosomiasis
(b) Giardiasis
(c) Amebiasis
(d) Trichomoniasis
(e) Leishmaniasis

41. Jawaban : Intoleransi laktosa


Seorang nenek membawa bayi usia 4 bulan ke poliklinik anak di RS, dengan keluhan BAB bayi
selalu cair sejak lahir, frekuensi mencapai 5-7x sehari, kadang2 muntah, namun tidak disertai
demam. Bayi tidak minum ASI karena ibunya meninggal dunia saat melahirkan anak ini, berat
lahir bayi 3 kg. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan bayi saat ini 5 kg, bayi tampak
aktif, tidak ditemukan tanda dehidrasi. Inspeksi abdomen tampak kembung dan ditemukan
kemerahan di sekitar anus.
Apakah penyebab diare pada bayi ini ?
(a) Infeksi rotavirus
(b) Intoleransi laktosa
(c) Malabsorbsi
(d) Infeksi shigella
(e) Amoebiasis

42. Jawaban : Invaginasi


Seorang anak perempuan usia 5 tahun, diantar keluarga dg keluhan bab cair sejak 5 hari,
frekuensi 10x per hari, tak ada lendir-darah, muntah (+). Telah diperiksakan ke mantri, dan
diberi obat, diare berhenti, tapi sejak tadi jadi muntah2 terus tiap diberi makan/minum, perut
sakit dan kembung, dan ada bab berlendir dan darah .
Apakah diagnosis kasus di atas?
(a) Amoebiasis
(b) Shigellosis
(c) Infeksi Rotavirus
(d) Invaginasi
(e) Infeksi EIEC

43. Jawaban : USG Abdomen


Seorang laki-laki, 40 tahun diantar mobil polisi karena baru saja mengalami kecelakaan lalu
lintas. Pasien adalah seorang supir bis. Saat ini pasien mengeluh sakit perut. Sakit dirasakan di
perut kanan atas, perut terasa penuh, dan belum bisa kentut.buang air kecil pasien tidak merah.
Apakah pemeriksaan penunjang yang bisa dilakukan untuk mengetahui penyebab kelainan
pasien tersebut?
(a) X foto abdomen
(b) USG Abdomen
(c) BNO IVP
(d) Foto BNO 3 posisi
(e) Colon in loop

44. Jawaban : Colon Inloop


Seorang laki-laki, 58 tahun datang dengan keluhan BAB berdarah. keluhan telah dirasakan sejak
1 tahun yang lalu, hilang timbul dan dalam 1 minggu terakhir darah yang keluar semakin banyak.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan adanya konjungtiva palpebra anemis (+), dan pada
pemeriksaan colok dubur tidak ditemukan adanya masa di rektum.
Apakah pemeriksaan radiologik yang dianjurkan pada pasien tersebut?
(a) Foto BNO-IVP
(b) Foto BNO 3 posisi
(c) Colon Inloop
(d) CT Scan abdomen
(e) USG Abdomen

45. Jawaban : Free air di sub diafragma


Seorang perempuan 25 tahun datang diantar keluarganya ke Unit gawat darurat RS dengan
keluhan nyeri perut hebat. 3 hari yang lalu, nyeri dirasakan di perut kanan bawah yang menjalar
hingga ulu hati. Sejak 1 jam yang lalu nyeri kemudian bertambah hebat hingga dirasakan
diseluruh area perut. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya defans muscular (+), bising usus
menghilang, dan terdapat nyeri tekan di seluruh regio abdomen. Dokter mendiagnosis pasien
dengan perforasi appendix et causa apendicitis akut. Bagaimana gambaran radiologi yang dapat
ditemukan pada pasien tersebut ?
bagaimana gambaran radiologik yang dapat ditemukan pada pasien tersebut?
(a) Hering bone appearance
(b) Free air di sub diafragma
(c) Filling defect
(d) Doughnut sign
(e) Air trap

46. Jawaban : Amoebiasis


Seorang anak usia 7 tahun diantar ibunya ke Puskesmas dengan keluhan BAB berdarah. Keluhan
dirasa sejak 3 hari yang lalu, tiap BAB ada lendir dan darah, disertai sakit perut saat mau BAB.
Sejak pagi BAB jadi sering, hampir tiap jam sekali, tapi yg keluar tinjanya sedikit, sekitar 2-3
sendok makan. Agak demam, tidak muntah. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan,
dehidrasi (-), nyeri tekan (-), masa (-), meteorismus (-), peristaltik normal.
Apakah diagnosis pada pasien ini ?
(a) Dispepsia
(b) Colitis
(c) Shigellosis
(d) Infeksi E Coli
(e) Amoebiasis
47. Jawaban : Hepatitis A
Seorang anak SD usia 10 tahun datang diantar guru UKS karena demam dan lemes. Pada
pemeriksaan ditemukan suhu 38 C, sklera ikterik, hepar teraba 2 cm bac, nyeri tekan (+).
Pemeriksaan lain2 dalam batas normal. Setelah dilakukan re anamnesis anak telah mengalami
demam selama 2 hari, buang air kecil merah seperti teh, dan ada 2 teman sekolah yg sakit
serupa.
apakah diagnosis pada pasien ini ?
(a) Hepatitis A
(b) Hepatitis B
(c) Autoimun hemolitik
(d) DHF
(e) Malaria

48. Jawaban : Malabsorbsi


Seorang ibu membawa bayinya yang berusia 8 bulan, dengan keluhan BAB cair sejak 3 hari yang
lalu. Ibu baru mengganti susu formulanya sejak 5 hari yang lalu . Sejak minum susu formula
yang baru, BAB menjadi lembek, kemudian cair, agak nyemprot, frekuensi 4-6x/hari, tdk ada
lendir-darah, tidak muntah, agak kembung, dan tidak demam. Sudah diberi obat anti diare
belum ada perubahan.
Apakah penyebab kelainan pada pasien tersebut?
(a) Keracunan susu formula
(b) Intoleransi laktosa
(c) Malabsorbsi
(d) Infeksi rotavirus
(e) Iritable bowel disease

49. Jawaban : Levofloxacin dan metronidazole


Seorang laki-laki 28 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri hebat diseluruh perut sejak 3
hari yang lalu. Nyeri diawali dari perut kanan bawah disertai demam dan muntah. Dari hasil
pemeriksaan fisik dan penunjang dokter mendiagnosis pasien menderita appendicitis dan telah
mengalami peritonitis. Dokter segera menyiapkan tindakan bedah dan pemberian antibiotik.
Apakah antibiotik yang tepat diberikan pada pasien tersebut?
(a) Levofloxacin dan metronidazole
(b) Amoksisilin dan Klorampenikol
(c) Gentamicin dan Amoksisilin
(d) Cefotaxim dan Gentamicin
(e) Metronidazole dan Cefotaxim

50. Jawaban : Chronic bacterial prostatitis


Seorang laki-laki usia 55 tahun mengeluh nyeri saat kencing, sering kencing, dan sering kesulitan
menahan kencing selama 6 bulan ini. Pasien terkadang mengalami nyeri punggung bawah yang
ringan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu afebril, tidak terdapat nyeri costovertebral.
Kelenjar prostat berukuran normal, tidak ada nodul. Pemeriksaan sekresi prostat didapatkan 30
leukosit/LPB.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien di atas?

(a) Syphilitic prostatitis


(b) Acute bacterial prostatitis
(c) Benign prostatic hyperplasia
(d) Chronic bacterial prostatitis
(e) Metastatic prostatic adenocarcinoma

51. Jawaban : Infeksi saluran kemih


Seorang wanita usia 24 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan bengkak seluruh tubuh.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg. Pemeriksaan laboratorium
darah menunjukkan kadar Hb : 19 g/ dl, ureum : 24 mg/ dl, kreatinin : 0,8 mg/ dl. Dari
pemeriksaan urin didapatkan leukosit : 14-16/ LP, eritrosit : 10-13/ LP, proteinuria : + 4, silinder
negatif, dan hasil kultur urin didapatkan E. Coli 106 CFU/ml.

Apakah faktor pemberat yang ada pada pasien tersebut?

(a) Anemia
(b) Hematuria
(c) Proteinuria
(d) Infeksi saluran kemih
(e) Tekanan darah tidak stabil

52. Jawaban : eGFR


Seorang laki-laki usia 61 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan diare sudah 2 hari. Dari
anamnesis didapatkan pasien buang air besar lebih dari 5 kali dalam sehari. Pada pemeriksaan
fisik didapatkan keadaan umum lemah, tekanan darah 90/60 mmHg, denyut nadi 115
kali/menit. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan Hb : 13,6 g%, ureum : 146 mg/dl,
kreatinin : 3,5, eGFR : 17,8 mg/ dl, Urin rutin : leukosit : 10-12/ LP, eritrosit : 2-3/ LP.

Manakah dari pemeriksaan di atas yang paling menggambarkan fungsi ginjal?

(a) eGFR
(b) Ureum
(c) Kreatinin
(d) Leukosit Urin
(e) Tekanan Darah

53. Jawaban : Protein


Seorang laki-laki usia 56 tahun dengan riwayat diabetes melitus selama 7 tahun datang ke
poliklinik RS untuk kontrol rutin. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/80
mmHg. Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb : 13,8 g%, gula darah puasa 145 mg/dl,
G2jPP : 900 mg/dl, HbA1C : 7,8, Ureum : 20 mg/ dl, Kreatinin : 0,8 mg/ dl. Sedangkan hasil
pemeriksaan urin didapatkan BJ : 7,0, lekosit : 8-10/lapang pandang, pH : 6,5, eritrosit : 14-15/
LP, Proteinuria +1, silinder negatif.

Apakah pemeriksaan urin yang bisa menggambarkan keadaan pembuluh darah pasien?

(a) Berat jenis


(b) Eritrosit
(c) Protein
(d) Lekosit
(e) pH

54. Jawaban : Biopsi ginjal


Seorang wanita usia 24 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan bengkak seluruh tubuh.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg. Pemeriksaan laboratorium
darah menunjukkan kadar Hb : 19 g/ dl, ureum : 24 mg/ dl, kreatinin : 0,8 mg/ dl. Dari
pemeriksaan urin didapatkan leukosit : 14-16/ LP, eritrosit : 10-13/ LP, proteinuria : + 4, silinder
negatif, dan hasil kultur urin didapatkan E. Coli 106 CFU/ml.

Apakah pemeriksaan lanjutan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pasien tersebut?
(a) BNO
(b) USG ginjal
(c) BNO + IVP
(d) Biopsi ginjal
(e) CT scan abdomen
55. Jawaban : Condyloma acuminatum
Seorang laki-laki usia 34 tahun datang ke poliklinik Rumah Sakit dengan keluhan timbul benjolan
bertangkai di penisnya sejak 1 bulan lalu. Dilakukan biopsy eksisi dan didapatkan gambaran
mikroskopik stroma fibrovaskuler yang tumbuh berpapil dilapisi sel epitel gepeng dengan
gambaran koilosit.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien di atas?

(a) Penyakit bowen


(b) Seboreik keratosis
(c) Condyloma acuminatum
(d) Molluscum contangiosum
(e) Pseudocarcinomatous hyperplasia

56. Jawaban : Uretritis non spesifik


Seorang laki-laki supir bus usia 32 tahun datang ke poliklinik spesialis kulit dan kelamin dengan
keluhan keluar nanah di ujung kelaminnya sejak 4 hari yang lalu. Terasa nyeri ketika kencing.
Penderita pernah berhubungan dengan PSK 7 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik di ostium
uretra eksternum didapatkan eritem, edema dan terdapat duh tubuh (discharge) seromukous.
Pada pengecatan gram didapatkan lekosit PMN 30/ LPB. Tidak ditemukan: diplokokus gram
negatif intrasel atau ekstrasel, candida dan trikomonas.

Apakah diagnosis pasien tersebut?

(a) Infeksi genital non spesifik


(b) Uretritis non spesifik
(c) Uretritis gonore
(d) Trikomoniasis
(e) Sifilis

57. Jawaban : Medikamentosa


Seorang laki-laki usia 70 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan sulit kencing. Dari
pemeriksaan didapatkan IPSS 8, colok dubur prostat grade II kesan jinak, dan hasil USG volume
prostat 40cc. Pemeriksaan laboratorium darah menunjukkan dalam batas normal.

Apakah pilihan terapi yang paling tepat pada pasien tersebut?

(a) TURP
(b) Medikamentosa
(c) Watchfull waiting
(d) Open Prostatektomi
(e) Radikal Prostatektomi
58. Jawaban : Torsio testis sinistra
Seorang laki-laki usia 15 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan nyeri mendadak di skrotum
kiri. Skrotum juga membesar, disertai rasa mual, dan tidak merasa demam setelah bangun tidur.
Pasien mengatakan bahwa sebelumnya tidak ada massa di skrotum kiri.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut?

(a) Epididimitis sinistra


(b) Torsio testis sinistra
(c) Hidrokel testis sinistra
(d) Hernia skrotum sinistra
(e) Hernia inguinalis lateralis sinistra inkarserata

59. Jawaban : Ciprofloksasin


Seorang wanita usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit saat kencing. Pada
anamnesis didapatkan riwayat DM. Pada pemeriksaan fisik didapatkan KU baik, tanda vital baik,
tidak didapatkan kelainan fungsi organ. Setelah dilakukan kultur urin didapatkan angka kuman >
105 CFU/ml.

Apakah terapi yang paling tepat pada pasien tersebut?

(a) Amikasin
(b) Flukonazol
(c) Metronidazol
(d) Cotrimoksazol
(e) Ciprofloksasin

60. Jawaban : Kehamilan ektopik terganggu


Seorang perempuan berusia 24 tahun datang ke kamar bersalin RS dengan keluhan
nyeri perut hebat. Pasien mengeluh nyeri sejak 2 jam sebelum masuk RS. Pasien belum pernah
hamil sebelumnya, namun mengaku terlambat haid sejak 2 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan
ditemukan tanda vital tekanan darah 80/50 mmHg, denyut nadi 120 kali/menit, frekuensi napas
24 kali/menit, suhu 36,7 oC. Pasien tampak pucat dan keluar darah pervaginam. Tes kehamilan
ditemukan (+). Hasil USG: cairan bebas di kavum Douglas (+).

Apakah diagnosis yang paling tepat?

(a) Mioma uteri


(b) Kehamilan ektopik terganggu
(c) Kista ovarium
(d) Hiperplasia endometrium
(e) Penyakit radang panggul

61. Jawaban : Kardiotokografi


Seorang perempuan G3P1A1 berusia 38 tahun datang ke poliklinik kandungan RS untuk
memeriksakan kehamilannya. Pasien sedang hamil 9 bulan dengan riwayat tidak ada anak hidup,
pernah melahirkan satu kali dengan bayi lahir diketahui tidak mempunyai tulang kepala
kemudian meninggal dunia serta riwayat keguguran 1 kali. Pada pemeriksaan, ditemukan bahwa
tanda vital ibu dalam batas normal, sedangkan denyut jantung janin 100 kali/menit.

Apakah saran pemeriksaan untuk mengetahui keadaan janin dengan denyut jantung
janin tersebut?

(a) Kardiotokografi
(b) Pemeriksaaan Leopold
(c) Pemeriksaan dengan Laennec
(d) Penilaian gerakkan janin
(e) Ultrasonografi

62. Jawaban : Mobilisasi dini


Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan
penurunan kesadaran. Menurut keluarga pasien, pasien mengalami demam sejak 3 hari yang
lalu dengan suhu yang tinggi. Pasien 1 minggu yang lalu melahirkan ditolong bidan dirumah.
Tidak ada riwayat ari-ari tertinggal saat persalinan. Pemeriksaan fisik menunjukkan tanda vital
TD: 100/70 mmHg, denyut nadi 120 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit dan suhu 39,6 oC.
Pada pemeriksaan dalam vagina ditemukan lokhia berbau busuk dan uterus subinvolusi.

Apakah pencegahan yang paling tepat pada kasus diatas?

(a) Cegah perlukaan jalan lahir


(b) Mobilisasi dini
(c) Antibiotika
(d) Cegah persalinan lama
(e) Cegah perdarahan post partum

63. Jawaban : Mola hidatidosa


Seorang perempuan berusia 24 tahun datang ke kamar bersalin RS dengan keluhan
keluar perdarahan dari kemaluan. Perdarahan disertai nyeri sejak 2 jam sebelum masuk RS.
Pasien belum pernah hamil sebelumnya, namun mengaku terlambat haid sejak 2,5 bulan yang
lalu. Pada pemeriksaan ditemukan tanda vital tekanan darah 80/50 mmHg, denyut nadi 120
kali/menit, frekuensi napas 24 kali/menit, suhu 36,7 oC. Ditemukan perdarahan pervaginam
disertai gelembung-gelembung seperti mata ikan. Pemeriksaan TFU setinggi 2 jari di atas pusat.
Tes kehamilan (+).

Apakah diagnosis yang tepat?

(a) Abortus inkomplit


(b) Blighted ovum
(c) Mioma uteri
(d) Missed abortion
(e) Mola hidatidosa

64. Jawaban : Endomiometritis


Seorang perempuan P2A0 berusia 34 tahun datang ke kamar bersalin RS dengan
keluhan demam. Demam dirasakan sejak 3 hari yang lalu, terus menerus. Perempuan tersebut
pasca melahirkan anak keenam 4 hari yang lalu dengan pertolongan dukun. Pada pemeriksaan
didapatkan temperatur 39,3 oC, nyeri perut bagian bawah, lokhia purulen dan berbau, uterus
tegang dan subinvolusi.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kondisi di atas?

(a) Abses pelvic


(b) Abses perineum
(c) Vulvovaginitis
(d) Endomiometritis
(e) Selulitis pada luka insisi

65. Jawaban : Infeksi Rubella


Seorang perempuan G1P0A0 hamil 12 minggu berusia 30 tahun datang ke poliklinik RS
dengan keluhan janin tidak bergerak selama 2 hari. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui
bahwa perempuan tersebut mengalami kematian janin intra uterin. Setelah dilahirkan ternyata
didapatkan kelainan bawaan pada bayinya berupa defek jantung, katarak, retinitis dan ketulian.

Apakah penyebab kelainan kongenital di atas yang paling mungkin?

(a) Infeksi Sitomegalovirus


(b) Infeksi Herpes simplex
(c) Infeksi Rubella
(d) Infeksi Varicella-Zoster
(e) Infeksi Toksoplasma

66. Jawaban : 20-22 minggu


Seorang perempuan G3P1A1 berusia 36 tahun datang ke puskesmas untuk
memeriksakan kehamilannya. Perempuan tersebut lupa hari pertama haid terakhir (HPHT). Pada
pemeriksaan, ditemukan tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan posisi janin menunjukkan
bahwa Leopold I setinggi umbilicus teraba lunak dan bundar, Leopold II punggung terletak di
kanan, keras seperti papan, Leopold III teraba bagian keras melenting dan Leopold IV belum
masuk PAP.

Berapakah perkiraan usia kehamilan ibu tersebut?

(a) 16-18 minggu


(b) 18-20minggu
(c) 20-22 minggu
(d) 22-24 minggu
(e) 24-26 minggu

67. Jawaban : Zinc


Seorang perempuan P1A0 berusia 26 tahun datang berkonsultasi untuk memiliki anak
lagi. Perempuan tersebut memiliki riwayat melahirkan seorang bayi perempuan yang memiliki
kelainan bibir sumbing. Pada riwayat ante natal anak pertama ditemukan adanya kenaikan berat
badan yang tidak normal.

Apakah nutrisi yang disarankan agar dapat mencegah kelainan tersebut terjadi?

(a) Asam Folat


(b) Iodine
(c) Vitamin A
(d) Zat besi
(e) Zinc

68. Jawaban : Inersia Uteri Sekunder


Seorang perempuan berusia 24 tahun G2P1A0 hamil 41 minggu, datang ke kamar
bersalin RS diantar oleh bidan karena tidak terdapat kemajuan persalinan. Pasien memiliki
riwayat kehamilan G3P2A0 hamil 40 minggu. Pada pemeriksaan didapatkan tanda vital ibu
dalam batas normal. Pemeriksaan denyut jantung janin didapatkan 128 kali/menit, His: 1 kali
setiap 10 menit selama 10-20 detik. Pemeriksaan dalam vagina ditemukan pembukaan 7 cm,
porsio lunak tipis, ketuban (+), presentasi kepala, penurunan Hodge I, panggul kesan luas.

Apakah diagnosis yang paling tepat?

(a) Disproporsi kepala pelvis


(b) Eutosia
(c) Inersia Uteri Primer
(d) Inersia Uteri Sekunder
(e) Inersia Uteri Tersier

69. Jawaban : Pseudocyesis


Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke praktek dokter umum untuk
memeriksakan kehamilan. Pasien mengaku telah menikah 7 tahun yang lalu. Ia mengalami
keguguran pada kehamilan pertamanya setahun yang lalu. Empat bulan terakhir, perutnya
membesar disertai mual dan muntah di pagi hari, serta tidak menstruasi. Ny. Rika meyakini
bahwa dirinya hamil, namun ketika diperiksa oleh dokter, ditemukan tes kehamilan (-). Dokter
menganalisis bahwa faktor psikis berkontribusi besar dalam hal ini.

Apakah diagnosis yang paling tepat?

(a) Abortus provocatus criminalis


(b) Abortus spontan
(c) Hiperemesis gravidarum
(d) Infertilitas
(e) Pseudocyesis

70. Jawaban : Pemakaian opioid menyebabkan siklus menstruasi abnormal dan amenorrhea
Seorang perempuan berusia 20 tahun G1P0A0 hamil 22 minggu datang ke praktek
dokter umum dengan keluhan utama perut membesar. Keluhan ini disertai berat badan yang
bertambah. Pasien tidak menstruasi selama 5 bulan terakhir namun sebelumnya siklus
menstruasi pasien memang tidak teratur. Setelah dianamnesis dengan teliti, pasien mengakui
bahwa ia memakai putauw sejak 2 tahun terakhir. Tes kehamilan menunjukkan hasil positif.

Apakah yang dapat terjadi pada pasien dan janinnya?

(a) Gejala lepas zat opioid jarang fatal pada bayi


(b) Opioid tidak dapat melewati plasenta sehingga tidak memberikan pengaruh
langsung ke fetus
(c) Sekitar 20 % bayi yang lahir mengalami gejala lepas zat
(d) Pemakaian opioid menyebabkan siklus menstruasi abnormal dan amenorrhea
(e) Terapi zidovudine untuk mengatasi gejala lepas zat

71. Jawaban : melakukan persalinan spontan pervaginam


Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke kamar bersalin RS dengan keluhan
kencang-kencang (kontraksi). Kencang-kencang sudah berlangsung selama 2 jam dengan durasi
dan frekuensinya semakin meningkat. Perempuan tersebut memiliki riwayat kehamilan G1P0A0
hamil 28 minggu. Pada pemeriksaan didapatkan bahwa tanda vital ibu dalam batas normal,
pembukaan 3 cm, presentasi janin didapatkan belakang kepala.
Apakah tindakan yang harus dilakukan?

(a) melakukan episiotomy


(b) melakukan persalinan spontan pervaginam
(c) menggunakan profilaksis Forceps
(d) menggunakan vakum ekstraksi
(e) merekomendasikan anestesi epidural untuk mengontrol persalinan

72. Jawaban : Pastikan fungsi dan anatomi reproduksi pasangannya masih dan tetap normal
Seorang laki-laki berusia 59 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan gangguan
berkemih dan disertai BAK kurang tuntas. Pasien tersebut juga pernah melakukan pemeriksaan
analis sperma dan hasilnya ternyata abnormal. Pasien tersebut pernah melakukan pemeriksaan
kesuburan secara berkesinambungan bersama pasangannya. Pasangannya pernah melahirkan
bayi sehat dengan suami pertama.

Apakah pendekatan yang mungkin terhadap pasangan ini?

(a) Berikan obat pemicu ovulasi selama 1 tahun


(b) Faktor istri tidak perlu di ekplorasi lebih lanjut karena pernah hamil sehat
(c) Pastikan fungsi dan anatomi reproduksi pasangannya masih dan tetap normal
(d) Setelah analis sperma terbaru normal, baru dilanjutkan dengan pemberian obat
picu ovulasi.
(e) Terapi didahulukan terhadap suaminya terlebih dahulu karena penyebab utama
adalah abnormalitas analis sperma

73. Jawaban : Gangguan testis dan kelenjar prostat


Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan gangguan
berkemih dan disertai BAK kurang tuntas. Pasien tersebut juga pernah melakukan pemeriksaan
analisis sperma dan hasilnya ternyata abnormal.

Apakah penyebab abnormalitas hasil analis sperma yang paling mungkin?

(a) Adanya antigen – antibodi sperma


(b) Disfungsi hormon FSH – LH
(c) Gangguan testis dan kelenjar prostat
(d) Kelainan perilaku seksual masa lalu
(e) Tumor Testis

74. Jawaban : Disseminated Intravascular Coagulation


Seorang perempuan berusia 32 tahun, G2P1A0 hamil 12 minggu datang ke kamar
bersalin RS dengan keluhan perdarahan dari kemaluan. Pasien mengaku telah terlambat haid
selama 3 bulan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bahwa pasien ini mengalami abortus
yang telah tertahan lebih dari 5 minggu. Pasien sudah beberapa kali mengalami abortus,
sehingga didiagnosis abortus habitualis.

Apakah komplikasi pada kasus yang dapat membahayakan jiwa?

(a) Ovulation dysfunction


(b) Aborsi berulang
(c) Penurunan fungsi trombosit
(d) Endometritis
(e) Disseminated Intravascular Coagulation

75. Jawaban : Memberikan konseling tentang metode kontrasepsi


Seorang laki-laki berusia 28 tahun bersama istrinya yang berusia 26 tahun P1A0 datang
ke dokter keluarga dengan maksud untuk mendapatkan pelayanan keluarga berencana (KB).
Mereka telah mempunyai seorang anak yang berusia 1 tahun. Sebelumnya pasangan ini belum
pernah mengikuti program KB.

Apakah hal pertama yang harus dilakukan oleh dokter keluarga tersebut agar pasangan
suami isteri tersebut mendapatkan pelayanan KB yang paling sesuai bagi mereka?

(a) Langsung memberikan pelayanan kontrasepsi


(b) Memaksa agar mereka memilih kontrasepsi mantap karena paling bagus
(c) Memberikan konseling tentang metode kontrasepsi
(d) Menyuruh mereka memilih metode kontrasepsi yang ada
(e) Meresepkan obat KB oral bagi sang isteri

76. Jawaban : sebaiknya melahirkan di Puskesmas B


Salah satu kebijakan pemerintah untuk mengurangi angka kematian ibu adalah dengan
penyediaan puskesmas yang mempunyai kemampuan PONED. Puskesmas B merupakan salah
satu puskesmas yang mempunyai program PONED. Seorang perempuan berusia 31 tahun
datang ke puskesmas B untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Pasien memiliki riwayat
kehamilan G2P1A0 hamil 38 minggu. Pada pemeriksaan didapatkan berat badan 40 kg, tinggi
badan 150 cm, lingkar lengan atas 24 cm, tekanan darah 140/90 mmHg, dengan taksiran berat
janin 2450 gram.

Apakah yang harus disarankan oleh dokter puskesmas berkaitan dengan rencana
persalinan ibu tersebut ?

(a) dapat melahirkan di rumah dengan ditolong oleh bidan


(b) dapat melahirkan di rumah dengan ditolong oleh dukun bayi
(c) harus melahirkan di RS
(d) sebaiknya melahirkan di klinik bersalin
(e) sebaiknya melahirkan di Puskesmas B

77. Jawaban : Lakukan pemeriksaan dasar wanita subfertil mengacu pada pedoman baku
Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan
gangguan haid. Pasien mengaku sering terlambat haid sekitar 14-28 hari dari perkiraan haid
sejak 6 bulan terakhir. Pasien mengaku sudah menikah sejak 5 tahun yang lalu dan belum
pernah hamil.

Apakah hal pertama yang harus diperhatikan?

(a) Berikan pil KB kombinasi Estrogen – Progestin


(b) Lakukan pemeriksaan dasar wanita subfertil mengacu pada pedoman baku
(c) Lakukan tes kehamilan ulang
(d) Perlu dilakukan laparaskopi diagnostik untuk menilai penyebab subfertil
(e) Wanita subfertil sering memperlihatkan gangguan haid yang sesungguhnya dia
wanita fertil

78. Jawaban : Melatih dan mendampingi dukun bayi dalam menolong persalinan
Puskesmas A membawahi Kecamatan A. Laporan menunjukkan bahwa pada tahun ini
terdapat 235 ibu hamil. Pada tahun sebelumnya terdapat 1 kejadian ibu meninggal pada saat
melahirkan. Untuk mengantisipasi agar tidak terdapat lagi kematian ibu saat melahirkan, maka
Dinas Kesehatan bersama puskemas setempat mengharuskan semua persalinan harus ditolong
oleh tenaga yang terlatih. Dan setiap risiko atau komplikasi kehamilan harus dapat dideteksi
secara dini agar dapat ditangani dengan baik dan tidak membahayakan bagi ibu maupun
janinnya. Deteksi dini risiko kehamilan dapat dideteksi melalui ANC secara teratur di Puskesmas.
Telah ditetapkan target untuk kunjungan ibu hamil melalui pengukuran jumlah K1 dan K4 ibu
hamil ke Puskesmas. Di wilayah tersebut masih terdapat cukup banyak dukun kampung/ dukun
bayi yang biasa menolong persalianan di daerah tersebut.

Apakah tindakan yang sebaiknya dilakukan oleh pihak Puskesmas agar dapat mencapai
tujuan, yaitu setiap persalinan harus ditolong oleh tenaga terlatih ?

(a) Melarang semua ibu untuk melahirkan di dukun bayi


(b) Melatih dan mendampingi dukun bayi dalam menolong persalinan
(c) Membebaskan pilihan tempat melahirkan bagi ibu
(d) Menghapuskan semua dukun bayi yang masih ada
(e) Mengharuskan semua ibu melahirkan di Puskesmas

79. Jawaban : Persalinan seksio sesaria


Seorang perempuan datang ke kamar bersalin RS dengan keluhan kencang-kencang
(kontraksi). Kencang-kencang sudah berlangsung selama 4 jam dengan durasi dan frekuensinya
semakin meningkat. Perempuan tersebut memiliki riwayat kehamilan G3P2A0 hamil 38 minggu.
Pada pemeriksaan didapatkan bahwa tanda vital ibu dalam batas normal, pembukaan 3 cm,
posisi letak lintang.

Apakah tindakan yang harus dilakukan?

(a) Versi eksternal


(b) Persalinan seksio sesaria
(c) Versi Ekstraksi
(d) Manipulasi abdominal untuk mengubah letak janin
(e) Induksi Oksitosin

80. Jawaban : Berikan oksigen, bantuan hidup dasar


Seorang perempuan berusia 32 tahun, P2A0 datang ke unit gawat darurat RS dengan
mengeluh nyeri perut hebat di kiri bawah. Menurut pasien, dia telah terlambat haid 2 bulan dan
tidak ada riwayat trauma ataupun perdarahan. Pemeriksaan tanda vital ditemukan tekanan
darah 80/40 mmHg, denyut nadi 140 kali/menit lemah, frekuensi nafas 26 kali/menit,
temperatur 36,4 oC. Pasien tampak pucat disertai akral dingin.

Apakah penanganan pertama kali yang harus dilakukan?

(a) Berikan oksigen, bantuan hidup dasar


(b) Pemasangan infuse (iv line) ukuran besar.
(c) Pemeriksaan laboratorium, foto thoraks dan USG abdomen.
(d) Konsultasi spesialis bedah
(e) Pemberian obat anti nyeri

81. Jawaban : Minimal 1 kali pada trimester I kehamilan


Puskesmas A membawahi Kecamatan A. Laporan menunjukkan bahwa pada tahun ini
terdapat 235 ibu hamil. Pada tahun sebelumnya terdapat 1 kejadian ibu meninggal pada saat
melahirkan. Untuk mengantisipasi agar tidak terdapat lagi kematian ibu saat melahirkan, maka
Dinas Kesehatan bersama puskemas setempat mengharuskan semua persalinan harus ditolong
oleh tenaga yang terlatih. Dan setiap risiko atau komplikasi kehamilan harus dapat dideteksi
secara dini agar dapat ditangani dengan baik dan tidak membahayakan bagi ibu maupun
janinnya. Deteksi dini risiko kehamilan dapat dideteksi melalui ANC secara teratur di Puskesmas.
Telah ditetapkan target untuk kunjungan ibu hamil melalui pengukuran jumlah K1 dan K4 ibu
hamil ke Puskesmas. Di wilayah tersebut masih terdapat cukup banyak dukun kampung/ dukun
bayi yang biasa menolong persalianan di daerah tersebut.

Berapakah frekuensi kunjungan minimal bagi ibu hamil sesuai dengan standar K1?
(a) Minimal 1 kali pada trimester I kehamilan
(b) Minimal 1 kali pada trimester II kehamilan
(c) Minimal 2 kali pada trimester III kehamilan
(d) Minimal 3 kali selama kehamilan
(e) Minimal 4 kali selama kehamilan

82. Jawaban : DM tipe 2


Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang ke klinik 24 jam dengan keluhan tangan kanan
dan kiri kesemutan sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan disertai sering merasa haus, cepat lapar
dan makan banyak tetapi berat badan turun, dan sering buang air kecil pada malam hari. Pasien
tidak memiliki keluarga dengan riwayat DM. Berat badan pasien skrg 98kg, tinggi badan 158cm,
TD 130/90mmHg, HR 82x/menit, RR 18x/menit, temperatur 36,7 0C. Hasil pemeriksaan GDS
yaitu 289 mg/dl.

Apakah diagnosis yang paling mungkin dari pasien ini?

(a) DM tipe 2
(b) DM tipe 1
(c) Ketoasidosis diabetikum
(d) Hipertiroid
(e) Hipoglikemia

83. Jawaban : Nutrional Oedem


Seorang anak laki-laki usia 2th datang ke UGD diantar orang tuanya dengan keluhan
kedua kaki dan matanya bengkak. Dari pemeriksaan fisik didapatkan rambut kemerahan, kulit
terdapat bercak-bercak kehitaman dan ada pengelupasan pada kulit kakinya (Kresipavement
Dermatosis), BB 15 kg

Apakah kemungkinan diagnosis yang paling tepat untuk kasus diatas?

(a) Renal Oedem


(b) Cardiac Oedem
(c) Nutrional Oedem
(d) Oedem Alergi
(e) Hepatic Oedem

84. 547 - Jawaban : Iodium salt


Seorang anak laki-laki usia 11 tahun datang ke praktek dokter bersama orang tuanya
untuk berkonsultasi. Anak tersebut sering tidak naik kelas dan mempunyai badan yang pendek.
Bersama orang tua tinggal disebuah desa di kaki gunung merapi dimana banyak anak anak yang
mempunyai kelainan sejenis.
Apakah terapi farmakologis yang paling tepat untuk kasus diatas?

(a) Prophyl thyouracil


(b) Iodium salt
(c) Iodium cair
(d) Steroid
(e) Zinc

85. Jawaban : X ray Foto umur tulang


Seorang anak laki-laki usia 11 tahun datang ke praktek dokter bersama orang tuanya
untuk berkonsultasi. Anak tersebut sering tidak naik kelas dan mempunyai badan yang pendek.
Bersama orang tua tinggal disebuah desa di kaki gunung merapi dimana banyak anak anak yang
mempunyai kelainan sejenis.

Apa pemeriksaan yang sebaiknya dilakukan pada kasus diatas?

(a) X ray Foto umur tulang


(b) USG abdomen
(c) CT Scan kepala
(d) X Ray Foto thorax
(e) EEG

86. Jawaban : Syok Hipoglikemi


Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke UGD diantar oleh keluarganya dalam keadaan
tidak sadar secara tiba-tiba 1 jam yang lalu di rumah dan keringat dingin keluar berlebihan. Dari
hasil anamnesis didapatkan pasien merupakan penderita DM tipe 2 dan konsumsi obat tiap hari,
sejak 2 hari terakhir pasien mengeluh tidak nafsu makan. Dari hasil pemeriksaan GDS didapatkan
kadar gula darahnya adalah 40 mg/dl.

Apakah diagnosis yang paling mungkin dari kasus diatas?

(a) Syok Hipoglikemi


(b) KAD
(c) HONK
(d) asidosis laktat
(e) syok hipovolemik

87. Jawaban : Hipertiroidisme


Seorang perempuan berusia 35 tahun dating ke praktek dokter dengan keluhan sering
berdebar-debar, mudah lelah, sering berkeringat dan semakin kurus. Dari hasil pemeriksaan fisik
didapatkan eksoftalmus, struma dan fine tremor.
Apakah diagnosis yang paling mungkin dari kasus diatas?

(a) Hipertiroidisme
(b) Hipotiroidisme
(c) Hiperparatiroidisme
(d) Hipoparatiroidisme
(e) Sindrom cushing

88. Jawaban : diet dan latihan fisik


Seorang perempuan berusia 65 tahun dating ke praktek dokter dengan keluhan sering
buang air kecil, sering merasa haus dan lapar sejak 5 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan
laboratorium menunjukkan kadar glukosa darah puasa 155 mg/dl, kadar glukosa darah prandial
205 mg/dl.

Apakah langkah penatalaksanaan pertama pada pasien diatas?

(a) Sulfonylurea
(b) biguanid
(c) insulin
(d) diet dan latihan fisik
(e) kombinasi biguanid dan diet

89. Jawaban : Hipersekresi ACTH


Seorang perempuan usia 28 tahun dating ke UGD dengan keluhan tidak bisa tidur
beberapa hari terakhir dan mengalami depresi setelah 7 bulan partus. Dari hasil anamnesis
didapatkan pasien tidak menyusui, menstruasi tidak teratur. Dari hasil pemeriksaan fisik
didapatkan bulu-bulu wajah meningkat, frekuensi nadi 90 x /menit. Tekanan darah 140/110
mmHg. Dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan kortisol serum dan urin meningkat,
ACTH meningkat, FSH kurang dari LH

Apakah penyebab yang paling mungkin dari kasus tersebut?

(a) Insuffisiensi kelenjar adrenal


(b) Supresi kelenjar adrenal
(c) Hipersekresi ACTH
(d) Hipofungsi hipotalamus
(e) Supresi hormone reproduksi

90. Jawaban : Statin


Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke tempat praktek dokter umum, mempunyai
riwayat infark miokard 3 bulan yang lalu dan ia tidak rutin berobat. Hasil pemeriksaan
laboratorium menunjukkan LDL 175mg/dl, HDL 45mg/dl, kolesterol total 267mg/dl, dan
trigliserid 153mg/dl.

Apakah terapi yang paling tepat untuk pasien ini?

(a) Statin
(b) Fibrat
(c) Asam nikotinat
(d) Kolestiramin
(e) Asam lemak Omega 3

91. Jawaban : Reaksi antigen antibodi di jantung


Seorang anak laki-laki usia 12 tahun datang kepada anda karena bengkak di salah satu
sendi lutut. Bengkak sudah 3 hari, anak tidak dapat berjalan. Anak juga mengeluh demam,
berdebar-debar dan nyeri dada. Anda mencurigai demam rematik akut sebagai salah satu
diagnosis banding sakitnya. Berdebar-debar dan nyeri dada pada pasien dapat disebabkan oleh
pankarditis karena demam rematik akut.

Bagaimana mekanisme terjadinya kasus di atas?

(a) Kuman menyebar ke miokardium


(b) Kuman menyerang endokardium
(c) Inflamasi di perikardium
(d) Kuman berkembang biak di katup jantung
(e) Reaksi antigen antibodi di jantung

92. Jawaban : Infeksi kuman Strepcoccus hemolyticus grup A


Seorang anak laki-laki usia 12 tahun datang kepada anda karena bengkak di salah satu
sendi lutut. Bengkak sudah 3 hari, anak tidak dapat berjalan. Anak juga mengeluh demam,
berdebar-debar dan nyeri dada. Anda mencurigai demam rematik akut sebagai salah satu
diagnosis banding sakitnya.

Apa etiologi demam rematik akut?

(a) Infeksi kuman diplococcus gram positif


(b) Infeksi kuman Staphylococcus epidermidis
(c) Infeksi kuman Strepcoccus hemolyticus grup A
(d) Infeksi kuman Staphylococcus hemolyticus grup A
(e) Infeksi kuman Staphylococcus aureus

93. Jawaban : Conjunctiva pucat


Seorang anak laki-laki usia 5 tahun datang dengan keluhan sudah 3 bulan terakhir
pucat, semakin hari semakin pucat. Anak tampak kurang aktif dibanding teman sebayanya.
Sering mengantuk di sekolah. Keluhan lain seperti demam atau perdarahan tidak didapatkan.
Anak tidak mendapatkan ASI dan setelah itu anak hanya makan yang dia suka sepertI mie instan
dan kerupuk. Kemudian oleh ibunya diperiksakan ke lab dengan hasil Hb 7 gr/ dl, gambaran
darah tepi didapatkan hasil bentuk yang kecil kecuil dan pucat.

Pemeriksaan fisik yang mungkin didapatkan pada kasus ini adalah

(a) Conjunctiva pucat


(b) Palpebra pucat
(c) Tangan kekuningan
(d) Hepar membesar
(e) Lien mmbesar

94. Jawaban : Asupan besi yang kurang


Seorang anak laki-laki usia 5 tahun datang dengan keluhan sudah 3 bulan terakhir
pucat, semakin hari semakin pucat. Anak tampak kurang aktif dibanding teman sebayanya.
Sering mengantuk di sekolah. Keluhan lain seperti demam atau perdarahan tidak didapatkan.
Anak tidak mendapatkan ASI dan setelah itu anak hanya makan yang dia suka sepertI mie instan
dan kerupuk. Kemudian oleh ibunya diperiksakan ke lab dengan hasil Hb 7 gr/ dl, gambaran
darah tepi didapatkan hasil bentuk yang kecil kecuil dan pucat.

Penyebab yang paling mungkin untuk kasus ini adalah

(a) Peningkatan kebutuhan karena percepatan tumbuh kembang


(b) Asupan besi yang kurang
(c) Anemia karena perdarahan samar
(d) Fungsi sumsum tulang yang belum sempurna
(e) Kemungkinan thalassemia

95. Jawaban : Pemeriksaan serum besi


Seorang anak laki-laki usia 5 tahun datang dengan keluhan sudah 3 bulan terakhir
pucat, semakin hari semakin pucat. Anak tampak kurang aktif dibanding teman sebayanya.
Sering mengantuk di sekolah. Keluhan lain seperti demam atau perdarahan tidak didapatkan.
Anak tidak mendapatkan ASI dan setelah itu anak hanya makan yang dia suka sepertI mie instan
dan kerupuk. Kemudian oleh ibunya diperiksakan ke lab dengan hasil Hb 7 gr/ dl, gambaran
darah tepi didapatkan hasil bentuk yang kecil kecil dan pucat.

Pemeriksaan penunjang yang relevan untuk kasus ini adalah

(a) Pemeriksaan serum besi


(b) Pemeriksaan telur cacing
(c) Pemeriksaan darah rutin
(d) Pemeriksaan TIBC
(e) Pemeriksaan apusan sumsum tulang pewarnaan besi

96. Jawaban : Anemia mikrositik hipokromik.


Seorang anak laki-laki usia 5 tahun datang dengan keluhan sudah 3 bulan terakhir
pucat, semakin hari semakin pucat. Anak tampak kurang aktif dibanding teman sebayanya.
Sering mengantuk di sekolah. Keluhan lain seperti demam atau perdarahan tidak didapatkan.
Anak tidak mendapatkan ASI dan setelah itu anak hanya makan yang dia suka sepertI mie instan
dan kerupuk. Kemudian oleh ibunya diperiksakan ke lab dengan hasil Hb 7 gr/ dl, gambaran
darah tepi didapatkan hasil bentuk yang kecil kecil dan pucat.

Apakah diagnosis yang paling tepat?

(a) Anemia mikrosotik normokromik


(b) Anemia makrositik
(c) Anemia normositik normokromik
(d) Anemia mikrositik hipokromik.
(e) Anisositosis

97. Jawaban : Anemia defisiensi besi


Seorang laki-laki 30 tahun, post operasi gastrektomi 1 tahun yang lalu, sering mengeluh
lelah dan lesu saat beraktivitas. Pemeriksaan hematologi terdapat penurunan Hb dan indeks
eritrosit. Gambaran darah tepi tampak seperti pada gambar

Apakah diagnosis yang paling tepat ?

(a) Anemia penyakit kronik


(b) Anemia defisiensi besi
(c) Anemia defisiensi asam folat
(d) Anemia defisiensi Vitamin B12
(e) Anemia sideroblastik

98. Jawaban : Anemia sideroblastik


Seorang wanita usia 25 tahun periksa ke dokter umum. Pemeriksaan hematologi
terdapat penurunan Hb dan indeks eritrosit. Gambaran darah tepi tampak eritrosit mikrositik
hipokromik. Pemeriksaan lain ditemukan peningkatan kadar protoporfirin. Pada sumsum tulang
didapatkan gambaran seperti pada gambar.
Apakah diagnosis yang paling tepat.

(a) Anemia sideroblastik


(b) Anemia penyakit kronik
(c) Anemia defisiensi besi
(d) Anemia defisiensi asam folat
(e) Anemia defisiensi Vitamin B12

99. Jawaban : rontgen tulang belakang servikal untuk mengeksklusi malformasi vertebra
Bayi laki-laki berumur seminggu dibawa orangtuanya ke RS karena "tengeng".
Anamnesis didapatkan waktu lahir leher bayi tampak sedikit miring ke sisi kiri, tetapi lama
kelamaan makin jelas. Keluhan lain disangkal, bayi mau menyusu, BAK dan BAB baik.
Pemeriksaan tanda vital dbn, pemeriksaan fisik didapatkan torticollis.

apakah tindakan pertama selanjutnya yang paling tepat?

(a) pemeriksaan darah lengkap untuk mengetahui risiko pneumonia aspirasi


(b) fisioterapi untuk peregangan otot leher perlahan-lahan
(c) rontgen tulang belakang servikal untuk mengeksklusi malformasi vertebra
(d) rujuk konsultasi segera ke bagian orthopedi
(e) rujuk konsultasi segera ke bagian neurologi

100. Jawaban : melakukan pemeriksaan adanya luka/ fraktur lain


Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun dibawa ibunya ke puskesmas karena tidak bisa
berjalan. Anamnesis didapatkan tidak bisa berjalan sejak 3 hari lalu, setelah jatuh dari dipan ke
karpet. Keluhan lain yaitu nafsu makan menurun dan rewel, BAB dan BAK dikatakan baik.
Riwayat penyakit dahulu anak sering demam dan diare. Riwayat sosial anak tinggal bersama ibu,
nenek, dan 2 adik, ayah meninggal tahun lalu. Pemeriksaan tanda vital didapatkan frekuensi
nadi 120x/menit, frekuensi nafas 32x/ menit, temperatur 37,8C. Pemeriksaan lokalis didapatkan
bengkak, merah, nyeri tekan (+) pada regio femoral sinistra. Pemeriksaan foto polos didapatkan:

apakah tindakan dokter selanjutnya yang paling tepat?

(a) melakukan pemeriksaan adanya luka/ fraktur lain


(b) melakukan persiapan operasi emergensi
(c) melaporkan ibu pasien ke polisi karena penganiayaan anak
(d) melakukan bebat tekan di regio femoral sinistra
(e) melakukan pemasangan infus dan memberikan analgetik

101. Jawaban : vulnus laceratum pada daerah nasal kelopak mata bawah
Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke rumah sakit karena jatuh dari sepeda
motor. Anamnesis didapatkan pasien jatuh dari sepeda motor karena tergelincir genangan air
saat tidak menggunakan helm. Pemeriksaan lokalis didapatkan luka robek di daerah periorbita
dekstra.

apakah yang menyebabkan kondisi di atas harus dirujuk?

(a) vulnus laceratum dengan kedalaman > 0,5 cm


(b) vulnus laceratum dengan panjang > 5 cm
(c) vulnus laceratum multipel
(d) vulnus laceratum pada daerah nasal kelopak mata bawah
(e) vulnus laceratum pada kelopak mata atas di area bawah alis

102. Jawaban : Osteoartritis


Seorang perempuan berusia 70 tahun datang ke dokter layanan primer dengan keluhan
sakit pada kedua lututnya sejak 6 bulan yang lalu. Di pagi hari lututnya tidak terasa kaku,
Pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 80 kg dan tinggi badan 150 cm. Pada lututnya tidak
jelas adanya tanda radang namun ada krepitasi. Pada pemeriksaan radiologi tampak osteofit
dan penyempitan celah sendi pada kedua lututnya.

Apakah diagnosis yang paling mungkin untuk kasus di atas?

(a) Osteoartritis
(b) Systemic Lupus Erytematosus
(c) Artritis reumatoid
(d) Artritis gout
(e) Artritis septik

103. Jawaban : Nilai prediksi negatif akan lebih tinggi pada populasi dengan prevalensi
rendah.
Sebuah tes analisis cairan sendi untuk mendiagnosis pasien dengan arthritis diuji coba
pada populasi yang prevalensi arthritis yang tinggi. Didapatkan spesifisitas tes 97% dan
sensitivitas tes 88%. Dinas kesehatan berpikir untuk melakukan uji coba tes baru pada populasi
dengan prevalensi arthritis rendah.

Bagaimana ini akan mempengaruhi kinerja tes diagnostik?

(a) Sensitivitas tes akan lebih rendah pada populasi dengan prevalensi rendah.
(b) Nilai prediksi negatif akan lebih tinggi pada populasi dengan prevalensi rendah.
(c) Spesifisitas tes akan lebih tinggi pada populasi dengan prevalensi rendah
(d) Nilai prediktif positif akan lebih tinggi pada populasi dengan prevalensi rendah.
(e) Tidak ada perubahan pada sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi negatif atau
nilai prediksi positif.

104. Jawaban : Herpes zoster


Seorang perempuan berusia 65 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan timbul
lepuh-lepuh nyeri di pinggang. Pada pemeriksaan fisik dijumpai ada beberapa vesikel tersusun
bergerombol di perut dan pinggang kiri.

Apakah kemungkinan diagnosis kasus tersebut?

(a) Herpes simpleks


(b) Varisela
(c) Herpes zoster
(d) Dermatitis herpetiformis
(e) Sindrom Ramsay Hunt

105. Jawaban : Sindrom Stevens Johnson


Seorang laki-laki berusia 31 tahun dibawa ke UGD RS dengan keluhan sudah 2 hari
menderita demam dan lepuh-lepuh di seluruh tubuh. Sejak 1 bulan yang lalu penderita nyeri
sendi pergelangan kaki, kemudian pergi ke dokter dan didiagnosis rematik, serta diberi obat
allopurinol. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 110/80 mmHg, denyut nadi
80 x/menit, suhu badan 39°C. Pada pemeriksaan fisik dijumpai bercak-bercak eritem disertai
bulla pada badan dan paha. Terdapat erosi di mukosa mulut dan konjungtivitis.

Apakah kemungkinan diagnosis penderita tersebut?

(a) Urtikaria akut


(b) Eritema multiforme
(c) Sindrom Stevens Johnson
(d) Fixed drug eruption
(e) Drug rash with eosinophilia and systemic symptoms (DRESS) syndrome

106. Jawaban : Urtikaria akut


Seorang perempuan berusia 31 tahun datang ke dokter layanan primer dengan keluhan
tiba-tiba bibir bengkak disertai sesak nafas sejak 1 jam yang lalu. Kurang lebih setengah jam
sebelumnya penderita habis makan malam dengan lauk udang goreng. Pada pemeriksaan tanda
vital didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, frekuensi nafas 40 x/menit, frekuensi nadi
80x/menit, suhu tubuh 37°C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan wajah tampak pucat, bibir
edem sedikit eritem, serta seluruh badan dijumpai kulit kemerahan dengan sedikit edema atau
penonjolan (elevasi) kulit berbatas tega.
Apakah kemungkinan diagnosis yang paling tepat pada penderita tersebut?

(a) Insect bite


(b) Urtikaria akut
(c) Eritema multiforme
(d) Sindrom Stevens Johnson
(e) Herpes simplex

107. Jawaban : Moluskum kontagiosum


Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dibawa oleh ibunya ke puskesmas dengan
keluhan adanya benjolan di wajah, lengan dan badan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan lesi
kulit berupa papul berbatas tegas, licin, dan berbentuk kubah sewarna kulit. Benjolan
berdiameter sekitar 2 - 5 milimeter dan memiliki lekukan bintik di bagian tengah.

Apakah kemungkinan diagnosis pada anak ini?

(a) Varisela
(b) Variola
(c) Veruka vulgaris
(d) Moluskum kontagiosum
(e) Kondilomata akuminata

108. Jawaban : Candidiasis intertrigo


Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal-gatal di
kedua selangkangan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan patch eritem dengan maserasi pada
inguinal kanan dan kiri, dengan lesi satelit di bagian tepi.

Apakah kemungkinan diagnosis pada pasien ini?

(a) Eritrasma
(b) Tinea kruris
(c) Psoriasis inversa
(d) Candidiasis intertrigo
(e) Dermatitis kontak alergika

109. Jawaban : Reaksi lepra tipe I


Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke dokter layanan primer dengan keluhan
tiba-tiba timbul bengkak dan nyeri pada tangan kanan. Penderita didiagnosis lepra tipe
pausibasiler (PB) sejak 2 bulan yang lalu dan sudah mendapat pengobatan MDT. Pada
pemeriksaan dijumpai edem dan eritem pada lesi di tangan kanan.

Apakah penyebab keadaan tersebut?

(a) Penyakitnya kambuh


(b) Penyakitnya memberat
(c) Reaksi lepra tipe I
(d) Reaksi lepra tipe II
(e) Eritema nodosum leprosum

110. Jawaban : Melanjutkan terapi MDT sampai 12 bulan


Seorang laki-laki berusia 40 tahun yang menderita lepra tipe multibasiler (MB) dirujuk
balik ke Puskesmas dari Rumah Sakit. Penderita sudah mendapat terapi MDT selama 3 bulan.
Pada pemeriksaan fisik ditemukan plak eritem multipel berbagai ukuran tersebar di seluruh
tubuh. Tidak didapatkan anestesi dan pembesaran saraf.

Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan?

(a) Menganjurkan pasien kembali ke RS


(b) Melakukan biopsi lesi kulitnya
(c) Melanjutkan terapi MDT sampai 12 bulan
(d) Menghentikan terapi dan menyatakan sudah sembuh
(e) Mengganti terapi sesuai dengan yang tersedia

111. Jawaban : Lepra indeterminate


Seorang anak perempuan berusia 10 tahun dibawa ibunya ke dokter layanan primer
dengan keluhan bercak putih di lengan bawah dengan batas tidak tegas disertai mati rasa. Pada
anamnesis didapatkan ayahnya menderita lepra dan sedang mendapatkan terapi MDT. Pada
pemeriksaan fisik tidak didapatkan pembesaran saraf. Pemeriksaan laboratorium tidak dilakukan
karena tidak ada fasilitas.

Apakah diagnosis yang paling mungkin?

(a) Lepra indeterminate


(b) Lepra pausibasiler
(c) Lepra multibasiler
(d) Tinea versikolor
(e) Vitiligo

112. Jawaban : Tinea kruris


Seorang mahasiswa laki-laki berusia 20 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan
gatal pada kedua selangkangan. Pada pemeriksaan fisik dijumpai adanya plak eritematosa
dibatasi oleh papula eritematosa tersusun sirsiner, dan bagian tengah tertutup skuama memberi
kesan menyembuh.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini?

(a) Psoriasis inguinalis


(b) Tinea kruris
(c) Kandidiasis
(d) Skabies
(e) Dermatitis seboroika

113. Jawaban : Impetigo krustosa


Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun dibawa oleh ayahnya ke puskesmas karena
menderita luka-luka di sekitar hidung sejak 3 hari yang lalu. Luka ini muncul setelah menderita
batuk pilek selama 1 minggu. Pada pemeriksaan didapatkan erosi multipel tertutup krusta
kekuningan (golden yellow).

Apakah diagnosis yang paling mungkin?

(a) Impetigo bulosa


(b) Impetigo krustosa
(c) Ektima krustosa
(d) Furunkel
(e) Erysipelas

114. Jawaban : Artritis septik pada sendi pinggul kiri


Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dibawa oleh ibunya ke puskesmas dengan
keluhan demam tinggi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu badan 40°C dan pseudoparalisis
akibat nyeri pada sendi pinggul kiri tanpa riwayat trauma.

Apakah diagnosis yang paling mungkin?

(a) Osteomyelitis kronik pada sendi pinggul kiri


(b) Artritis septik pada sendi pinggul kiri
(c) Fraktur sekitar sendi pinggul kiri
(d) Sprain sekitar sendi pinggul kiri
(e) Osteosarkoma pada sendi pinggul kiri

115. Jawaban : Penurunan berat badan


Seorang perempuan berusia 70 tahun datang ke dokter layanan primer dengan keluhan
sakit pada kedua lututnya sejak 6 bulan yang lalu. Di pagi hari lututnya tidak terasa kaku,
Pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 80 kg dan tinggi badan 150 cm. Pada lututnya tidak
jelas adanya tanda radang namun ada krepitasi. Pada pemeriksaan radiologi tampak osteofit
dan penyempitan celah sendi pada kedua lututnya.

Apakah tatalaksana yang paling penting pada penyakit ini?

(a) Pemberian Vitamin D


(b) Penurunan berat badan
(c) Pemberian antibiotika
(d) Pemberian kalsium dosis tinggi
(e) Harus sering berlari

116. Jawaban : Timbul deformitas sendi lutut


Seorang perempuan berusia 70 tahun datang ke dokter layanan primer dengan keluhan
sakit pada kedua lututnya sejak 6 bulan yang lalu. Di pagi hari lututnya tidak terasa kaku,
Pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 80 kg dan tinggi badan 150 cm. Pada lututnya tidak
jelas adanya tanda radang namun ada krepitasi. Pada pemeriksaan radiologi tampak osteofit
dan penyempitan celah sendi pada kedua lututnya.

Apa yang akan terjadi jika tidak diberikan manajemen yang baik?

(a) Timbul kanker pada lututnya


(b) Timbul infeksi pada lututnya
(c) Akan sembuh sempurna
(d) Timbul deformitas sendi lutut
(e) Terjadi tumpukan kristal dalam lututnya

117. Jawaban : Staphylococcus Aureus


Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan nyeri dan bengkak
pada lutut kanan. Pada anamnesis seminggu yang lalu didapatkan pasien jatuh saat berlari dan
lutut kanannya terbentur batu, terjadi luka robek dan berdarah. Pasien tidak segera ke dokter
tetapi dibalut dengan kasa dan antiseptik. Pasien mengeluh demam selama 3 hari, nyeri
dirasakan dalam skala 8 dari 10 skala visual analog scale. Pada pemeriksaan vital sign didapatkan
tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 90x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, suhu tubuh
38°C. Pada pemeriksaan didapatkan lutut udem, kemerahan, panas dan nyeri tekan, serta luka
diameter 2 cm tepi tampak pus dan fragmen tulang. Terdapat limpadenopati pada kelenjar
getah bening popliteal. Dokter melakukan pemeriksaan mikroskopis untuk pus.

Kuman apakah yang paling mungkin ditemukan pada kasus tersebut?

(a) Staphylococcus Aureus


(b) Staphylococcus Epidermidis
(c) Pseudomonas Aeruginosa
(d) Clostridium Perfringens
(e) Strepsococcus Pneumoniae

118. Jawaban : Osteomielitis akuta


Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan nyeri dan bengkak
pada lutut kanan. Pada anamnesis seminggu yang lalu didapatkan pasien jatuh saat berlari dan
lutut kanannya terbentur batu, terjadi luka robek dan berdarah. Pasien tidak segera ke dokter
tetapi dibalut dengan kasa dan antiseptik. Pasien mengeluh demam selama 3 hari, nyeri
dirasakan dalam skala 8 dari 10 skala visual analog scale. Pada pemeriksaan vital sign didapatkan
tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 90x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, suhu tubuh
38°C. Pada pemeriksaan didapatkan lutut udem, kemerahan, panas dan nyeri tekan, serta
tampak fragmen tulang. Terdapat limpadenopati pada kelenjar getah bening popliteal.

Apakah diagnosis yang paling mungkin?

(a) Ulkus tropikum


(b) Vulnus laceratum
(c) Osteomielitis akuta
(d) Kontusi genu
(e) Rupture ligamentumkolateral

119. Jawaban : DEXA densitometry


Seorang perempuan berusia 38 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan nyeri pada
punggung bawah. Pada anamnesis didapatkan pasien sehabis memindahkan pot. Nyeri terasa
setelah perubahan posisi dari bungkuk ke berdiri. Riwayat menstruasi teratur dan tidak
meminum obat kontrasepsi oral. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan fungsi ginjal,
hepar, protein urin dan protein plasma darah normal.

Apakah pemeriksaan yang paling tepat untuk kasus ini?

(a) Bone scanning


(b) DEXA densitometry
(c) Heel ultrasound
(d) Skeletal survey
(e) Whole body CT with bone mass estimate

120. Jawaban : Fracture radius distal - colles


Seorang laki-laki berusia 19 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan pergelangan
tangan kanan nyeri dan bengkak. Pada anamnesis didapatkan keluhan terjadi dua jam yang lalu,
jatuh terpeleset dan tangan menumpu lantai dengan tangan dan lengan dalam posisi terbuka,
pergelangan tangan dan tangan tampak deformitas seperti sendok garpu (dinner fork) atau
bayonet dan sedikit bengkak. Palpasi 2,5 cm proximal persendian radiocarpal pada bagian radial
merasakan adanya posterior displascement, apex volar angulation dan nyeri tekan pada bagian
yang bengkak.

Apakah diagnosis klinis yang paling mungkin?

(a) Fracture schapoid


(b) Fracture radius distal - colles
(c) Fracture radius distal – smith
(d) Fracture radius distal – galeazzi
(e) Dislokasi artic. Radioulnar distalis

121. Jawaban : Mengelola keluhan pasien saat itu, mengekplorasi kemungkinan alergen dan
merancang rencana pengelolaan ke depan bersama dengan pasien
Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan pilek yang
tidak berhenti-henti sejak seminggu yang lalu. Setelah melakukan anamnesis dan pemeriksaan
fisik, pasien ini didiagnosis dengan rhinitis alergi.

Apakah contoh yang benar penerapan continuity of care pada kasus ini?

(a) Meresepkan antihistamin dan dekongestan selama 5 hari


(b) Merujuk pasien ke konsultan imunologi untuk pemeriksaan lebih lanjut
(c) Mengelola keluhan pasien saat itu, mengekplorasi kemungkinan alergen dan
merancang rencana pengelolaan ke depan bersama dengan pasien
(d) Menyarankan pasien dan keluarganya untuk menghindari makanan laut
(e) Menangani gejala pasien dan menyarankan untuk kembali ke dokter jika gejala
muncul kembali

122. Jawaban : Durasi paparan emisi gas terkait dengan risiko penyakit pernapasan.
Seorang dokter mempunyai hipotesis bahwa emisi gas dari pabrik yang baru dibuka
menyebabkan kenaikan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit setempat dengan penyakit
pernapasan baru-baru ini.
Manakah dari faktor-faktor berikut yang paling kuat untuk menegakkan hubungan
kausal antara emisi gas dan penyakit pernapasan?

(a) Menutup sementara pabrik selama 2 bulan tidak berdampak terhadap kejadian
penyakit pernafasan di daerah setempat.
(b) Durasi paparan emisi gas terkait dengan risiko penyakit pernapasan.
(c) Tidak ada studi sebelumnya di lokasi lain untuk menyelidiki apakah ada
hubungan kausal.
(d) Tidak ada mekanisme biologis potensi yang telah diidentifikasi.
(e) Insidensi penyakit pernapasan meningkat sebelum pabrik dibuka.

123. Jawaban : Perbedaan yang didapat tidak mungkin diakibatkan oleh kebetulan
Sebuah penelitian dilakukan untuk membandingkan fungsi paru di antara para pekerja
tambang. Cohort dari pekerja bawah tanah menunjukkan rerata peak flow 4,2 lpm. Pekerja di
permukaan tanah yang tidak pernah bekerja di bawah tanah mempunyai rerata peak flow 5,3
lpm. Nilai p adalah 0,035.

Apakah kesimpulan dari hasil penelitian ini?

(a) Pekerjaan bawah tanah menyebabkan gangguan respirasi


(b) Probabilitas hipotesis 0 adalah benar <5%
(c) Besar sampel yang lebih besar meningkatkan kemungkinan mendapatkan
perbedaan signifikan antara kelompok
(d) Sedikit sekali kemungkinan bias dan faktor pengganggu menyebabkan
perbedaan peak flow
(e) Perbedaan yang didapat tidak mungkin diakibatkan oleh kebetulan

124. Jawaban : menjelaskan prosedur kepada pasien


Seorang laki-laki berusia 18 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan luka pukulan di
wajah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan fraktura mandibula yang membutuhkan fiksasi. Ahli
anestesi memutuskan untuk melakukan intubasi fibre-optic pada pasien dalam keadaan sadar.

Tindakan apakah yang paling penting dan pertama dilakukan, terkait dengan
manajemen pasien secara keseluruhan, yang mana ahli anestesi harus melakukan sebelum
memulai tindakan intubasi?

(a) menghitung dosis maksimal lignocain


(b) menjelaskan prosedur kepada pasien
(c) memberikan sedasi IV
(d) memastikan bahwa peralatan tersedia
(e) memperoleh ijin dari pasien
125. Jawaban : Pro Choice
Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke laboratorium untuk memeriksakan
dirinya yang diduga hamil. Hasil pemeriksaan memastikan bahwa telah terjadi kehamilan.
Perempuan tersebut bingung karena merasa telah berhubungan dengan beberapa orang laki-
laki. Atas saran dari temannya, ia mendatangi seorang dokter kandungan di kota S untuk
menggugurkan kandungannya. Dari pemeriksaan diketahui kehamilan perempuan tersebut
sudah berjalan 8 minggu dan dokter bersedia melakukan tindakan penghentian kehamilan
dengan biaya 10 juta rupiah. Selain motif ekonomi dokter tersebut juga memiliki pandangan
bahwa penghentian kehamilan adalah hak seorang wanita.

Apakah pandangan yang dipegang oleh dokter tersebut?

(a) Pro Materialis


(b) Pro Choice
(c) Pro Pragmatis
(d) Pro life
(e) Pro fetalis

126. Jawaban : Abortus provokatus kriminalis


Seorang perempuan berusia 21 tahun datang ke laboratorium untuk memeriksakan
dirinya yang diduga hamil. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa telah terjadi kehamilan.
Perempuan tersebut bingung karena merasa telah berhubungan dengan beberapa orang laki-
laki. Atas saran dari temannya, ia mendatangi seorang dokter kandungan di kota S untuk
menggugurkan kandungannya. Dari pemeriksaan diketahui kehamilan perempuan tersebut
sudah berjalan 8 minggu dan dokter bersedia melakukan tindakan penghentian kehamilan
dengan biaya 10 juta rupiah. Selain motif ekonomi dokter tersebut juga memiliki pandangan
bahwa penghentian kehamilan adalah hak seorang wanita.

Apakah jenis abortus yang dilakukan?

(a) Abortus spontan


(b) Abortus provokatus kriminalis
(c) Abortus provokatus terapeutikus
(d) Abortus atas pertimbangan psikologis
(e) Abortus habitual

127. Jawaban : Psikosis polimorfik akut


Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan
tidak bisa tidur. Keluhan dirasakan sejak 1 minggu yang lalu disertai gelisah, marah-marah dan
mencoba membuang anaknya. Perempuan tersebut melahirkan anak 3 minggu yang lalu. Ia
mengatakan hampir setiap malam mendengar suara-suara yang mengatakan bahwa bayi
tersebut bukan anaknya, bayi tersebut mengandung syetan yang ingin menghancurkan dirinya
dan keluarganya. Dari keterangan ibu dari perempuan tersebut, anaknya belum siap hamil,
tetapi suaminya ingin memiliki anak segera. 6 bulan setelah menikah, anaknya tersebut hamil.
Selama kehamilan wanita tersebut sering emosi dan sering bertengkar dengan suaminya,
bahkan pernah minta kandungannya digugurkan saja.

Apakah diagnosis yang paling mungkin?

(a) Bipolar fase manik


(b) Depresi berat
(c) Gangguan skizoafektif
(d) Gangguan skizofrenia
(e) Psikosis polimorfik akut

128. Jawaban : Gangguan Obsesif – Kompulsif


Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan lecet di alat
kelaminnya. Pasien merupakan pegawai swasta dan belum menikah. Berdasarkan anamnesis,
didapatkan bahwa sebulan terakhir ia sering sekali melakukan masturbasi, sehari bisa sampai
>10x. Ia tidak dapat mengalihkan pikirannya dari dorongan untuk bermasturbasi dan fantasi-
fantasi seksual. Pasien merasa tersiksa dan tidak nyaman dengan gejala-gejalanya tersebut.
Kinerjanya di kantor menurun, bahkan seminggu terakhir pasien tidak masuk kerja.

Apakah diagnosis yang tepat?

(a) Dispareunia
(b) Gangguan Masturbasi
(c) Gangguan Obsesif – Kompulsif
(d) Hiperseksualism
(e) Nyeri Pasca Masturbasi

129. Jawaban : 9,7%


Dalam sebuah studi tentang penatalaksanaan Kala III persalinan (yaitu waktu menunggu
pengeluaran plasenta sesudah bayi dilahirkan), 16,5% wanita yang ditangani dengan cara
konservatif ternyata menderita perdarahan postpartum, sedangkan pada kelompok wanita yang
ditangani secara aktif ternyata hanya 6,8% yang mengalami perdarahan postpartum.

Berapakah nilai absolute risk reduction pada studi tersebut?

(a) 9,5%
(b) 9,6%
(c) 9,7%
(d) 9,8%
(e) 9,9%
130. Jawaban : 2 tahun
Seorang laki-laki berusia 32 tahun bersama istrinya yang berusia 30 tahun datang ke
dokter keluarga dengan maksud untuk mendapatkan pelayanan keluarga berencana (KB).
Mereka telah mempunyai seorang anak yang berusia 1 tahun. Sebelumnya pasangan ini belum
pernah mengikuti program KB.

Berdasarkan pola dasar kebijakan program KB untuk pasangan tersebut. Berapakah


jarak minimal antara kehamilan sekarang dengan persalinan sebelumnya sesuai dengan yang
dianjurkan ?

(a) 1 tahun
(b) 1,5 tahun
(c) 2 tahun
(d) 2,5 tahun
(e) 3 tahun

131. Jawaban : Denial


Anda sebagai dokter menyampaikan berita kepada seorang pasien bahwa berdasarkan
berbagai pemeriksaan, hasilnya menunjukkan ia menderita tumor ganas tiroid stadium akhir dan
berdasarkan penelitian harapan hidupnya sekitar 6 bulan. Pasien kemudian menanggapinya
"Masak sih dok..?", "Ahh.. yang benar saja..kemarin saya periksa di rumah sakit lain saya
dikatakan sehat", "Ini hasilnya pasti salah, saya mau periksa lagi.."

Apa jenis reaksi pasien tersebut?

(a) Agitation
(b) Depression
(c) Anger
(d) Repression
(e) Denial

132. Jawaban : Empathy


Anda sebagai dokter menyampaikan berita kepada seorang pasien perempuan bahwa
berdasarkan berbagai pemeriksaan hasilnya menunjukkan ia menderita hipertiroid dan
berdasarkan penelitian komplikasinya adalah pasien dapat mengalami infertilitas. Pasien
kemudian bereaksi dengan menangis keras.

Apa sebaiknya bentuk tanggapan dokter?

(a) Patient’s perception


(b) Availability
(c) Attention
(d) Empathy
(e) Bio psychosocial model

133. Jawaban : Patient’s perception


Anda sebagai dokter sedang menangani seorang pasien, berdasarkan berbagai
pemeriksaan hasilnya menunjukkan pasien tersebut menderita tumor ganas tiroid stadium
akhir. Anda akan menyampaikan hasil pemeriksaan pada pasien dan keluarganya.

Apa komponen yang penting untuk diperhatikan?

(a) Doctor's invitation


(b) Patient’s perception
(c) Celebration
(d) Doctor's Knowledge
(e) Promise

134. Jawaban : 25%


Suatu penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah sebuat metode uji skrining dapat
untuk mendeteksi adanya karsinoma tiroid. Uji baru tersebut dilakukan pada 400 orang yang
terdiagnosis karsinoma tiroid secara biopsi dan pada 400 orang yang normal. Hasilnya adalah uji
baru tersebut positif pada 100 orang dengan karsinoma tiroid dan positif pada 50 orang normal.

Berapa sensitivitas uji baru tersebut?

(a) 88%
(b) 67%
(c) 33%
(d) 25%
(e) 12%

135. Jawaban : 0,7


Sebuah penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berperan dalam
timbulnya wabah gondok di sebuah desa. Penelitian dilakukan pada 200 penduduk desa tentang
kaitan antara kejadian penyakit gondok dengan lima faktor yaitu kebiasaan merokok, kehamilan,
kebiasaan minum air hujan, konsumsi singkong, dan konsumsi ikan. Dalam penelitian tersebut
disimpulkan bahwa konsumsi ikan tidak berkaitan dengan penyakit gondok.

Berapakah besar risiko relatif konsumsi ikan yang mendukung kesimpulan penelitian
tersebut?

(a) 0,7
(b) 1,2
(c) 1,7
(d) 3,0
(e) 7,0

136. Jawaban : Rehabilitation


Seorang pasien laki-laki berusia 46 tahun baru saja mejalani operasi pengangkatan
tumor tiroid. Setelah sembuh ia mengalami gangguan bicara. Dokter menganjurkan agar pasien
menjalani fisioterapi.

Apa jenis penanganan yang dianjurkan oleh dokter tersebut?

(a) Health promotion


(b) Rehabilitation
(c) Specific protection
(d) Prompt treatment
(e) Disability limitation

137. Jawaban : 20%


Sebuah penelitian dilakukan pada tahun 2016 di sebuah desa untuk mengetahui adanya
obesitas pada 100 anak yang ada di desa tersebut. Diantara anak tersebut, 5 anak masih
menderita obesitas sejak sebelum 2016 dan 15 anak baru menderita obesitas pada tahun 2016.

Berapakah prevalensi obesitas tahun 2016 di desa tersebut?

(a) 5%
(b) 10%
(c) 15%
(d) 20%
(e) 30%

138. Jawaban : Uji Student's t


Sebuah penelitian berupaya mengukur kadar kolesterol darah diantara dua kelompok
pasien dengan latar belakang sosial budaya yang berbeda. Rerata kadar kolesterol kedua
kelompok tersebut kemudian dibandingkan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan
yang bermakna.

Apa uji statistik yang paling tepat digunakan?

(a) Uji Chi-square


(b) Uji korelasi
(c) Uji ANOVA
(d) Uji Student's t
(e) Uji Regresi

139. Jawaban : Extended family


Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke puskesmas ditemani menantunya yang tinggal
satu rumah. Tiga bulan terakhir sering mengeluh kencing tidak lancar, kadang terasa nyeri dan
tidak lampias.. Pasien memiliki kebiasaan merokok, dan di riwayat keluarganya ayah pasien
memiliki penyakit hipertensi dan penyakit prostat. Dokter mengidentifikasi faktor internal dan
eksternal yang dimiliki pasien.

Apakah yang termasuk faktor eksternal pasien ?

(a) Usia 55 tahun


(b) Kebiasaan merokok
(c) Ayah pasien riwayat hipertensi dan penyakit prostat
(d) Kencing tidak lancar
(e) Extended family

140. Jawaban : Dissability limitation


Pasien yang menderita benign prostate hyperplasia dan telah menjalani operasi dan
pengobatan datang kepada dokter yang merawatnya dengan membawa hasil evaluasi radiologi
dan laboratorium . Pasien dinyatakan sembuh namun pasien tetap disuruh kontrol 6 bulan lagi
oleh dokter.

Termasuk upaya pencegahan apakah saran dari dokter ?

(a) Health promotion


(b) General and spesific protection
(c) Early diagnostic and prompt treatment
(d) Dissability limitation
(e) Rehabilitation

141. Jawaban : Pelayanan holistik


Seorang laki-laki usia 50 tahun dibawa polisi ke UGD rumah sakit karena mengalami
kecelakaan di jalan. Pasien merasakan nyeri sekali di kemaluan dan keluar darah dari kemaluan.
Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan rupture uretra dan pasien disarankan untuk operasi.
Pasien terkejut dan sedih mendengar hasil pemeriksaannya. Dokter memahami kondisi
psikologis pasien dan berusaha menenangkannya.

Pelayanan apa yang diberikan dokter pada pasien tersebut ?

(a) Pelayanan komprehensif


(b) Pelayanan berkesinambungan
(c) Pelayanan holistik
(d) Pelayanan komunikatif
(e) Pelayanan terkoordinasi

142. Jawaban : Family APGAR


Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke praktek dokter mengeluh susah kencing.
Kencing tidak lancar dan menetes di akhir kencing. Pasien mengatakan bahwa sudah pindah-
pindah dokter, dan oleh dokter didiagnosis Benign Prostate Hyperplasia dan sudah diberi obat.
Keluhan yang dirasakan sering kambuh namun pasien menolak untuk dioperasi. Hal ini
menyebabkan sering bertengkar dengan istri, dan karena sering ijin dari pekerjaan karena
penyakitnya, pasien di-PHK dari tempat kerjanya sejak 2 bulan yang lalu.

Apakah alat ukur yang sesuai untuk menilai permasalahan yang dialami pasien?

(a) Family APGAR


(b) Family lifeline
(c) Family SCREEM
(d) Family lifecycle
(e) Family genogram

143. Jawaban : Tidak memberikan surat izin sakit karena dokter tidak memeriksa anak
tersebut tiga hari yang lalu.

Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dibawa ibunya datang ke tempat praktek dokter umum
untuk meminta surat keterangan sakit. Si ibu menceritakan bahwa anaknya 4 hari yang lalu
menderita gondongan sehingga tidak dapat mengikuti ulangan pada hari itu. Sang ibu memohon
kepada dokter untuk membuatkan surat izin bagi anaknya sebagai dasar untuk meminta ulangan
susulan kepada guru kelasnya.

Apa yang seharusnya dilakukan dokter tersebut?

(a) Tidak memberikan surat izin sakit karena batuk pilek tidak termasuk sakit yang
memerlukan surat izin sakit.
(b) Tidak memberikan surat izin sakit karena dokter tidak memeriksa anak tersebut
tiga hari yang lalu.
(c) Memberikan surat izin sakit untuk 3 hari yang lalu sambil memberitahu
sebaiknya anak berobat 3 hari yang lalu.
(d) Memberikan surat izin sakit untuk 3 hari yang lalu meskipun saat ini kondisi
anak tersebut telah membaik.
(e) Memberikan surat izin sakit untuk 3 hari yang lalu karena ingin membantu anak
tersebut

144. Jawaban : Implied consent

Seorang laki-laki 55 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada. Ketika akan melakukan
pemeriksaan, dokter berkata, "Maaf pak, saya periksa dulu ya ...". Pasien langsung berbaring
dan membuka bajunya. Tanpa menunggu jawaban pasien, dokter langsung melakukan
pemeriksaan fisik seperlunya.

Apakah istilah paling tepat terkait persetujuan tindakan medis yang digambarkan pada kasus
tersebut?

(a) Expressed consent


(b) Implied consent
(c) Mandatory consent
(d) Informed consent
(e) Presumed consent

145. Jawaban : Case control

Seorang dokter puskesmas mengamati peningkatan jumlah pasien yang datang ke poliklinik
dengan keluhan sesak napas. Dokter tersebut ingin meneliti apakah ada hubungan keluhan
sesak napas dengan paparan debu yang ada di tempat kerja. Dengan kasus yang tidak terlalu
banyak dan waktu yang terbatas

Apakah desain penelitian yang paling sesuai?

(a) Case series


(b) Case control
(c) Cohort
(d) Cross sectional
(e) Nested Case Control
146. Jawaban : Menjelaskan kepada pasien, bahwa anda hanya memberikan resep sesuai
dengan hasil pemeriksaan yang anda dapatkan.

Seorang perempuan usia 37 tahun datang ke praktik dokter umum, untuk pertamakali, dengan
membawa strip bekas bungkus obat dan berkata: "Dokter, saya minta resep obat seperti ini,
saya sudah lama cocok menggunakan obat ini. Ini resep dari dokter spesialis jantung dokter, tapi
hari ini dia tidak praktek sampai 1 minggu ke depan, padahal saya membutuhkannya segera".

Apakah sikap yang seharusnya disarankan dokter tersebut?

(a) Menganjurkan pasien untuk menunggu kembali bukanya praktek dokter


spesialis jantung tersebut.
(b) Memberikan resep sesuai permintaan pasien untuk 3 hari.
(c) Menolak permintaan pasien dan menjelaskan bahwa anda bukanlah bawahan
dokter spesialis jantung tersebut dan anda memiliki kewenangan sendiri.
(d) Menjelaskan kepada pasien, bahwa anda hanya memberikan resep sesuai
dengan hasil pemeriksaan yang anda dapatkan.
(e) Memenuhi permintaan pasien sebagai tanda menerima pasien sebagai manusia
seutuhnya yang memiliki perasaan, keinginan, harapan, kecemasan dan sebagainya.

147. Jawaban : Abses peritonsiler


Seorang laki-laki berusia 20 tahun datang ke UGS RS dengan keluhan nyeri telan. Suara
pasien terdengar sengau (hot potato voice). Pada pemeriksaan didapatkan uvula yang asimetris.
Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 80 x/menit,
suhu badan 38 °C, dan frekuensi napas 24 x/menit.

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada pasien ini?

(a) Tonsilitis kronis


(b) Faringitis akut
(c) Limfangitis
(d) Abses peritonsiler
(e) Herpangina

148. Jawaban : Memperbaiki daya tahan tubuh dan menghindari iritan kronik
Seorang laki-laki berusia 17 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan sakit
tenggorok sejak 4 hari yang lalu. Pasien juga mengeluhkan demam dan sakit menelan. Keluhan
pilek dan suara serak disangkal oleh pasien. Pada pemeriksaan fisik ditemukan faring hiperemis
dan edema. Tonsila palatina T1/T1 dan tidak hiperemis.
Edukasi apakah yang saudara berikan untuk mencegah kekambuhan?

(a) Memperbaiki daya tahan tubuh dan menghindari paparan alergen


(b) Memperbaiki daya tahan tubuh dan menghindari iritan kronik
(c) Memperbaiki daya tahan tubuh dan tirah baring
(d) Memperbaiki daya tahan tubuh dan istirahat bicara
(e) Memperbaiki daya tahan tubuh dan istirahat secukupnya

149. Jawaban : Faringitis akut


Seorang laki-laki berusia 17 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan sakit
tenggorok sejak 4 hari yang lalu. Pasien juga mengeluhkan demam dan sakit menelan. Keluhan
pilek dan suara serak disangkal oleh pasien. Pada pemeriksaan fisik ditemukan faring hiperemis
dan edema. Tonsila palatina T1/T1 dan tidak hiperemis.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut ?

(a) Faringitis akut


(b) Faringitis sub akut
(c) Faringitis kronis
(d) Faringitis akut rekuren
(e) Faringits kronik eksaserbasi akut

150. Jawaban : Pasien disarankan untuk tirah baring selama 2 minggu dalam ruang isolasi
Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun diantar ibunya ke puskesmas dengan keluhan
suaranya serak, nyeri menelan dan demam sejak 4 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik
ditemukan disfoni, stridor, dinding faring kemerahan dan pembesaran tonsil T2-T2. Terdapat
pseudomembran berwarna putih di permukaan tonsila palatina yang mudah berdarah bila
diangkat. Anak tersebut memiliki riwayat imunisasi yang tidak lengkap.

Saran apakah yang saudara berikan sebagai dokter kepada orang tua pasien tersebut?

(a) Pasien disarankan untuk tirah baring selama 2 minggu dalam ruang isolasi
(b) Pasien disarankan untuk tirah baring selama 2 minggu tetapi tidak
membutuhkan ruang isolasi
(c) Pasien disarankan untuk istirahat yang cukup tetapi tidak membutuhkan tirah
baring
(d) Pasien disarankan untuk kontrol tiap 3 hari sekali untuk evaluasi pengobatan
(e) Pasien disarankan untuk langsung dilakukan operasi tonsilektomi
151. Jawaban : Pemberian serum anti difteri, antibiotik dan kortikosteroid
Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun diantar ibunya ke puskesmas dengan keluhan
suaranya serak, nyeri menelan dan demam sejak 4 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik
ditemukan disfoni, stridor, dinding faring kemerahan dan pembesaran tonsil T2-T2. Terdapat
pseudomembran berwarna putih di permukaan tonsila palatina yang mudah berdarah bila
diangkat. Anak tersebut memiliki riwayat imunisasi yang tidak lengkap.

Apakah manajemen apa yang tepat diberikan kepada pasien tersebut?

(a) Pemberian serum anti difteri, antibiotik dan kortikosteroid


(b) Pemberian serum anti difteri, analgesik dan antibiotik
(c) Pemberian serum anti difteri, antipiretik dan kortikosteroid
(d) Pemberian serum anti difteri, analgesik dan antibiotik
(e) Pemberian serum anti difteri saja

152. Jawaban : Tonsilitis difteri


Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun diantar ibunya ke puskesmas dengan keluhan
suaranya serak, nyeri menelan dan demam sejak 4 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik
ditemukan disfoni, stridor, dinding faring kemerahan dan pembesaran tonsil T2-T2. Terdapat
pseudomembran berwarna putih di permukaan tonsila palatina yang mudah berdarah bila
diangkat. Anak tersebut memiliki riwayat imunisasi yang tidak lengkap.

Apakah diagnosis yang paling tepat untuk pasien tersebut?

(a) Tonsilitis folikularis


(b) Tonsilitis lakunaris
(c) Tonsilitis sifilitika
(d) Tonsilitis difteri
(e) Tonsilitis luetika

153. Jawaban : Operatif dengan tonsilektomi


Seorang anak perempuan berusia 7 tahun dibawa oleh orangtuanya ke poliklinik RS
dengan keluhan sakit tenggorok yang disertai dengan batuk dan pilek. Ibu pasien menyatakan
bahwa keluhan tersebut sering kambuh-kambuhan terutama jika pasien sering minum es. Pasien
juga mendengkur jika tidur di malam hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan muara kripte
tonsila palatina melebar dan permukaan tidak rata, kedua tonsilnya mendekati linea mediana
(uvula).

Apakah managemen yang paling tepat untuk pasien ini?

(a) Konservatif dengan obat-obatan simptomatis


(b) Konservatif dengan antibiotik
(c) Operatif dengan tonsilektomi
(d) Operatif dengan adenoidektomi
(e) Edukasi dengan menghindari faktor pencetus

154. Jawaban : T4-T4


Seorang anak perempuan berusia 7 tahun dibawa oleh orangtuanya ke poliklinik RS
dengan keluhan sakit tenggorok yang disertai dengan batuk dan pilek. Ibu pasien menyatakan
bahwa keluhan tersebut sering kambuh-kambuhan terutama jika pasien sering minum es. Pasien
juga mendengkur jika tidur di malam hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan muara kripte
tonsila palatina melebar dan permukaan tidak rata, kedua tonsilnya mendekati linea mediana
(uvula).

Berapakah ukuran tonsil tersebut?

(a) T0-T0
(b) T1-T1
(c) T2-T2
(d) T3-T3
(e) T4-T4

155. Jawaban : Tonsilitis


Seorang anak perempuan berusia 7 tahun dibawa oleh orangtuanya ke poliklinik RS
dengan keluhan sakit tenggorok yang disertai dengan batuk dan pilek. Ibu pasien menyatakan
bahwa keluhan tersebut sering kambuh-kambuhan terutama jika pasien sering minum es. Pasien
juga mendengkur jika tidur di malam hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan muara kripte
tonsila palatina melebar dan permukaan tidak rata, kedua tonsilnya mendekati linea mediana
(uvula).

Diagnosis yang mungkin pada pasien tersebut atas?

(a) Nasofaringitis
(b) Adenoiditis
(c) Tonsilitis
(d) Faringitis
(e) Laryngitis

156. Jawaban : Memberikan penjelasan kepada pasien bahwa penyakitnya tidak


membutuhkan penanganan di rumah sakit dan akan dipantau oleh dokter keluarga dengan
rencana terapi yang telah disepakati bersama dengan pasi
Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke dokter keluarga dengan keluhan nyeri
punggung. Pada anamnesis didapatkan bahwa pasien ini sedang kedatangan cucunya dan sering
menggendong cucunya seminggu terakhir ini, tidak terdapat keluhan urologis maupun
neurologis. Dokter mendiagnosis myalgia (nyeri otot) dan menyarankan pasien untuk istirahat,
serta meminum obat anti nyeri jika memang diperlukan. Namun pasien bersikeras meminta
rujukan ke spesialis.

Apa yang akan Anda lakukan sebagai dokter keluarga yang berfungsi sebagai
gatekeeper?

(a) Merujuk pasien karena menghormati permintaan pasien


(b) Merujuk pasien karena pengobatan di rumah sakit akan menjamin kesembuhan
segera
(c) Menolak memberikan rujukan ke pasien dan meminta pasien merawat sendiri
penyakitnya di rumah
(d) Memberikan penjelasan kepada pasien bahwa penyakitnya tidak membutuhkan
penanganan di rumah sakit dan akan dipantau oleh dokter keluarga dengan rencana terapi yang
telah disepakati bersama dengan pasi
(e) Memberikan beberapa jenis obat anti nyeri kepada pasien agar nyerinya cepat
hilang dan pasien percaya bahwa tidak membutuhkan pemeriksaan di rumah sakit agar cepat
sembuh.

157. Jawaban : Istirahat bicara selama 2 minggu dan berhenti merokok


Seorang laki-laki berusia 47 tahun datang ke dokter layanan primer dengan keluhan
suara serak sejak 3 bulan yang lalu yang makin memberat dan disertai batuk. Pasien adalah
seorang penyanyi rock dan perokok berat. Pada pemeriksaan laring indirek ditemukan mukosa
laring hiperemis dan menebal.

Edukasi apakah yang paling tepat diberikan untuk pasien tersebut?

(a) Olah raga yang cukup


(b) Perbanyak minum air putih
(c) Tirah baring dan berhenti merokok
(d) Memperbaiki daya tahan tubuh dan hindari alergen
(e) Istirahat bicara selama 2 minggu dan berhenti merokok

158. Jawaban : Laringoskopi direk dan biopsi


Seorang laki-laki berusia 47 tahun datang ke dokter layanan primer dengan keluhan
suara serak sejak 3 bulan yang lalu yang makin memberat dan disertai batuk. Pasien adalah
seorang penyanyi rock dan perokok berat. Pada pemeriksaan laring indirek ditemukan mukosa
laring hiperemis dan menebal.
Pemeriksaan penunjang apakah yang paling tepat untuk menegakkan diagnosis pasien
tersebut?

(a) MRI leher


(b) USG leher
(c) Ct-scan laring
(d) Rontgen thoraks dan sputum
(e) Laringoskopi direk dan biopsi

159. Jawaban : neuropati optik iskemik


Seorang laki-laki berusia 65 tahun, datang ke rumah sakit dengan keluhan mata kanan
mendadak tidak bisa melihat. Pada anamnesis didapatkan keluhan muncul 1 jam yang lalu, tidak
ada keluhan lain yang dirasakan. Riwayat dahulu didapatkan hipertensi sejak 10 tahun yang lalu
dan minum obat rutin. Pada pemeriksaaan mata didapatkan visus OD NLP, OS 6/12.
Pemeriksaan mata eksternal tidak ada kelainan. Pada pemeriksaan funduscopy didapatkan
papiledema (+), dan perdarahan peripapilar berbentuk flame-shaped.

apakah diagnosis yang paling tepat?

(a) neuropati optik iskemik


(b) glaukoma sudut tertutup
(c) polypoidal choroidal vasculopathy
(d) age related macular degeneration
(e) hipertensi maligna

160. Jawaban : membran bowman robek, disorganisasi kolagen, dan penipisan epitel
Seorang laki-laki berusia 20 tahun datang ke klinik dengan keluhan sulit melihat jauh.
Dari anamnesis didapatkan bahwa pasien pernah didiagnosis dokter mengalami astigmatisme
pada mata kanan, dan miopi pada mata kiri. Pasien menggunakan kacamata sejak remaja, dan
memiliki kebiasaan menggosok-gosok mata apabila sulit melihat jauh. Pada pemeriksaan mata
didapatkan kornea OD bengkak.

apakah etiologi yang paling mungkin dari kondisi tersebut?

(a) membran bowman robek, penebalan stroma dan epitel


(b) membran bowman robek, disorganisasi kolagen, dan penipisan epitel
(c) membran descemet robek, disorganisasi kolagen, dan penebalan epitel
(d) membran descemet robek, penebalan stroma dan epitel
(e) membran bruch robek, disorganisasi kolagen, dan penipisan epitel

161. Jawaban : memberikan cyclopentolate 1 % tetes mata


Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan mata
kanan terasa nyeri. Anamnesis didapatkan mata kanan terasa nyeri, silau, pandangan terasa
kabur. Keluhan muncul sejak 3 hari yang lalu. Pemeriksaan visus OD 6/30, OS 6/6. Pemeriksaan
mata didapatkan hiperlakrimasi, injeksi perikorneal (+), flare (+) pada COA, sel (+). pus (-) pada
OD.

apakah tindakan awal yang paling tepat untuk pasien tersebut?

(a) memberikan cyclopentolate 1 % tetes mata


(b) memberikan gentamycin tetes mata
(c) melakukan insisi dan drainase
(d) melakukan kompres air dingin
(e) memberikan phenylephrine tetes mata

162. Jawaban : ectopia lentis


Seorang laki-laki berusia 19 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan pandangan
terasa kabur. Anamnesis didapatkan mata kanan terasa kabur dan nyeri, 1 hari yang lalu pasien
mengalami kecelakaan motor sehingga kepala terbentur dan mendapat jahitan di pelipis kanan.
Pada pemeriksaan visus didapatkan OD 6/60, OS 6/6. Pemeriksaan mata OD didapatkan jahitan
di daerah supraorbitalis dextra, injeksi konjungtiva (+), edema kornea (+), COA dangkal, pupil
OD/OS = 4mm/3mm , RC (+ melambat/+)

apakah penyebab paling mungkin dari gejala pasien?

(a) hyphema
(b) posterior vitreous detachment
(c) retinal hemorrhage
(d) ectopia lentis
(e) retinal detachment

163. Jawaban : anisometropia


Seorang perempuan berusia 60 tahun datang ke klinik dengan keluhan pandangan
ganda dan pusing. Pada anamnesis didapatkan pasien menjalani operasi katarak 1 bulan yang
lalu. Pasien menggunakan kacamata minus dan kacamata baca sebelum operasi. Pada
pemeriksaan visus didapatkan OD 6/12, OS 6/60.
apakah penyebab paling mungkin dari gejala pasien?

(a) anisometropia
(b) ektopia lentis
(c) posterios capsule opacity
(d) dislokasi lensa
(e) edema retina

164. Jawaban : hemianopia bitemporal


Seorang laki-laki berusia 24 tahun, datang ke klinik karena pandangan terganggu.
Anamnesis didapatkan pandangan pasien terganggu karena ada bayangan hitam yang menutupi
pandangan. Pada pemeriksaan mata tidak ditemukan kelainan, sehingga pasien dirujuk ke
rumah sakit. Dari MRI dan pemeriksaan penunjang yang dilakukan di rumah sakit, pasien
didiagnosis dengan adenoma pituitary.

apakah skotoma yang dialami pasien?

(a) hemianopia bitemporal


(b) hemianopia homonim dekstra
(c) hemianopia homonim sinistra
(d) hemianopia homonim dekstra dengan sparing makular
(e) hemianopia homonim sinistra dengan sparing macular

165. Jawaban : kelemahan m. levator palpebrae superior yang diinervasi n. occulomotorius


Seorang anak berusia 3 tahun dibawa ibunya ke klinik karena mata tidak bisa membuka.
Anamnesis didapatkan mata kanan sulit membuka sempurna. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan
kelainan. Pemeriksaan mata didapatkan palpebra dekstra menutupi sebagian bola mata,
conjunctiva, kornea, lensa, iris dalam batas normal.

apakah penyebab yang paling tepat dari kondisi tersebut?

(a) kelemahan m. orbicularis oculi yang diinervasi n. occulomotorius


(b) kelemahan m. levator palpebrae superior yang diinervasi n. occulomotorius
(c) kelemahan m. muller yang dipersarafi n. fascialis
(d) kelemahan m. orbicularis oculi yang diinervasi n. fascialis
(e) kelemahan m. levator palpebrae superior yang diinervasi n. opticus

166. Jawaban : dacryostenosis


Seorang anak laki-laki berusia 6 bulan dibawa ibunya ke klinik karena mata sering merah
dan nyerocos. Anamnesis didapatkan keluhan mulai sejak sebulan lalu, mata mudah merah,
berair berlebihan, dan bayi sangat sering menggosok-gosok mata. Pemeriksaan lokalis
didapatkan pus (-), conjunctiva saat ini tenang. Pemeriksaan fluorescein dye test didapatkan
cobalt berada di mata selama lebih dari 5 menit.

apakah diagnosis yang paling tepat?

(a) dacryocystitis
(b) dacryoadenitis
(c) dacryostenosis
(d) dacryocystocele
(e) dacryoadenalgia

167. Jawaban : Edema makula


Seorang laki-laki penderita DM berusia 54 tahun datang ke praktek dokter untuk memeriksakan
matanya. Dia mengeluh mata kirinya kabur mendadak jika melihat. Pada pemeriksaan
didapatkan visus mata kiri 3/60, segment anterior tenang, lensa keruh tipis, badan kaca jernih,
retina didapatkan blot(+), eksudat(+), dan edema macula (+). Neovaskularisasi di retina (-).
Tekanan Intraokular normal.

Apakah penyebab penurunan visus pada pasien tersebut?

(a) Lensa keruh


(b) Perdarahan retina
(c) Eksudat
(d) Edema makula
(e) Kelainan refraksi

168. Jawaban : diabetes mellitus


Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke puskesmas karena mata merah. Pada
anamnesis didapatkan keluhan muncul bercak merah pada mata kanan, pagi ini saat bangun
tidur. Tidak didapatkan nyeri, nyerocos, dan penurunan penglihatan. Riwayat penyakit dahulu
didapatkan DM, HT, dan hiperlipidemia. Pada pemeriksaan OD terdapat perdarahan pada area
konjungtiva.

apakah penyakit kronis yang menjadi faktor risiko gambaran di atas?

(a) diabetes mellitus


(b) rheumatoid arthritis
(c) systemic lupus erythematosus
(d) dyslipidemia
(e) stroke

169. Jawaban : Oklusi vena retina sentral


Seorang perempuan berusia 58 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kedua mata
kabur secara perlahan sejak 3 bulan yang lalu. Dari anamnesis didapatkan pasien memiliki
riwayat hipertensi, diabetes melitus, dan hiperkolesterolemia. Pada pemeriksaan mata
didapatkan VOD 6/30, VOS 4/60, kedua mata tidak dapat dikoreksi dengan kacamata, segmen
anterior kedua mata tenang, lensa kedua mata jernih, segmen posterior kedua mata didapatkan
gambaran perdarahan berbentuk menyerupai api (flame-shaped hemorrhage), pelebaran
pembuluh darah dengan pola yang berkelok-kelok didapatkan di seluruh retina.

Apakah diagnosis yang paling mungkin?

(a) Retinopati diabetika proliferatif


(b) Retinopati diabetika non-proloferatif
(c) Oklusi arteri retina sentral
(d) Oklusi vena retina sentral
(e) Retinopati hipertensi

170. Jawaban : Glaukoma fakolitik


Seorang laki-laki berusia 89 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanan
tidak bisa melihat dan terasa sakit sejak lebih dari 2 tahun yang lalu. Keluhan disertai nyeri
kepala terutama disekitar mata kanan sejak 2 minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan mata kanan
didapatkan visus 1/ ~, didapatkan katarak yang hipermatur. Tekanan intra okular mata kanan
teraba keras

Apakah diagnosis yang paling mungkin?

(a) Glaukoma fakodinamik


(b) Glaukoma fakoanafilaktik
(c) Glaukoma fakomorfik
(d) Glaukoma fakolitik
(e) Glaukoma pseudoeksfoliatif

171. Jawaban : Memberikan injeksi antipsikotik depot


Seorang pasien perempuan berusia 30 tahun dengan gangguan waham dirujuk ke psikiater dan
mendapatkan terapi antipsikotik. Pasien kemudian dirujuk balik ke dokter layanan primer yang
kemudian menemukan bahwa pasien tidak patuh minum obatnya. Pasien mengeluhkan malas
bila harus minum obat setiap hari.
Apakah rekomendasi yang anda berikan untuk pasien tersebut?
(a) Menaikkan dosis antipsikotik
(b) Merujuk ke RSJ untuk rawat inap
(c) Memberikan injeksi antipsikotik depot
(d) Merujuk untuk mendapatkan psikoterapi
(e) Meresepkan antipsikotik tetes untuk dicampur makanan

172. Jawaban : Sindrom putus opioid


Seorang laki-laki berusia 19 tahun dibawa oleh ibunya ke dokter karena "ingin sembuh dari
narkoba". Pada anamnesis didapatkan keluhan tidak bisa tidur, nyeri di seluruh tubuh, hidung
pilek. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg, frekuensi denyut
nadi 70 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, suhu tubuh 36,5°C. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan pasien sebentar-sebentar menguap, tampak agak gelisah, dan pada punggung
tangan kanan terdapat beberapa titik sikatriks.
Apakah diagnosis yang paling tepat pada pasien tersebut?
(a) Sindrom putus opioid
(b) Sindrom putus diazepam
(c) Sindrom putus amfetamin
(d) Sindrom putus ganja
(e) Sindrom putus psikotropik

173. Jawaban : Cara coping


Seorang laki-laki berusia 50 tahun mempunyai kerentanan tehadap stresor yang mengakibatkan
kinerja dalam pekerjaan terganggu.
Faktor paling penting manakah yang menentukan kerentanan seseorang terhadap stresor?
(a) Umur
(b) Tingkat sosial ekonomi
(c) Pendidikan
(d) Kepribadian
(e) Cara coping

174. Jawaban : Mengatasi kegawatdaruratan dan merujuk ke psikiater


Seorang perempuan berumur 19 tahun dibawa orang tuanya ke UGD RS karena percobaan
bunuh diri. Menurut orang tuanya, sudah satu bulan pasien hanya mengurung diri di kamar dan
tidak mau bersosialisasi. Setiap kali ditanya, pasien hanya menjawab badannya lelah dan tidak
mempunyai tenaga. Orang tuanya juga melihat bahwa berat badan pasien turun banyak dan
tidak mempunyai nafsu makan. Satu minggu terakhir, pasien semakin banyak melamun dan
kadang berbicara sendiri, tapi seperti berbicara dengan orang yang tidak terlihat. Ketika
ditanyakan alasannya bunuh diri, pasien yakin bahwa dirinya sangat berdosa kepada orang tua
dan keluarganya sehingga tidak pantas hidup lagi.
Bila pasien ini datang ke dokter umum, apakah tindakan yang paling tepat dilakukan?
(a) Memberikan injeksi antipsikotik dan benzodiazepine
(b) Mengatasi kegawatdaruratan dan merujuk ke psikiater
(c) Melakukan tindakan life saving dan meresepkan antidepresan
(d) Segera merujuk ke psikiater karena bukan wewenang dokter umum
(e) Meresepkan antidepresan dan merujuk ke psikolog

175. Jawaban : Gangguan waham


Seorang anak laki-laki berusia 16 tahun dibawa oleh orang tuanya ke dokter. Selama 6 minggu
terakhir pasien hanya makan mie instan. Pasien mengatakan, "Mereka ada di mana-mana,
karena itu saya harus berhati-hati dengan apa yang saya makan. Jangan sampai mereka
meracuni saya." Pasien yakin bahwa ada sekelompok teroris yang memasang kamera di sekitar
rumahnya untuk mengawasi aktivitasnya. Pasien sering mendengar ada suara orang
membicarakan dirinya meskipun tidak ada orang di sekitarnya. Teman-teman sekolahnya
mengatakan bahwa selama 2 bulan terakhir pasien menarik diri dan sering merasa curiga.
Apakah diagnosis yang paling sesuai untuk pasien tersebut?
(a) Skizofrenia kataton
(b) Episode manik dengan gejala psikotik
(c) Gangguan kepribadian paranoid
(d) Gangguan skizotipal
(e) Gangguan waham

176. Jawaban : Skizofrenia


Seorang pasien laki-laki berusia 30 tahun berdiri satu kaki dengan tangan kanan teracung ke atas
selama beberapa jam. Pasien tidak merespon dengan pertanyaan dokter dan tampaknya tidak
waspada dengan situasi di sekitarnya. Pasien secara aktif melawan setiap upaya untuk merubah
posisinya.
Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut?
(a) Delirium
(b) Skizofrenia
(c) Penyakit Parkinson
(d) Sindrom neuroleptik maligna
(e) Depresi berat dengan gejala psikotik

177. Jawaban : Skizofrenia paranoid


Seorang perempuan berusia 19 tahun dibawa ke UGD RS oleh teman asramanya. Menurut
teman asramanya, pasien mengatakan bahwa "suara-suara" telah menyuruhnya untuk
membunuh seorang dosen karena dosen itu bermaksud menyakitinya. Teman pasien
mengatakan bahwa selama 1 bulan terakhir pasien banyak mengurung diri, menolak makan,
berbicara sendiri, tidak bisa tidur, dan mencurigai teman-teman yang lain. Pasien seorang yang
suka menyendiri sejak semester pertama dan tidak suka bergaul. Setelah mendapatkan terapi
antipsikotik selama 1 minggu kondisi pasien membaik.
Apakah diagnosis yang paling tepat pada kasus di atas?
(a) Gangguan waham
(b) Skizofrenia paranoid
(c) Skizofrenia hebefrenik
(d) Manik dengan gejala psikotik
(e) Gangguan psikotik polimorfi akut

178. Jawaban : Onset usia muda


Seorang perempuan berusia 19 tahun dibawa ke UGD RS oleh teman asramanya. Menurut
teman asramanya, pasien mengatakan bahwa "suara-suara" telah menyuruhnya untuk
membunuh seorang dosen karena dosen itu bermaksud menyakitinya. Teman pasien
mengatakan bahwa selama 2 minggu terakhir pasien banyak mengurung diri, menolak makan,
berbicara sendiri, tidak bisa tidur, dan mencurigai teman-teman yang lain. Pasien seorang yang
suka menyendiri sejak semester pertama dan tidak suka bergaul. Setelah mendapatkan terapi
antipsikotik selama 1 minggu kondisi pasien membaik.
Dari kondisi pasien di atas, manakah yang membuat prognosis menjadi jelek?
(a) Onset usia muda
(b) Respon terapi baik
(c) Sosial ekonomi cukup
(d) Ciri kepribadian histrionik
(e) Tidak ada gangguan neurologis

179. Jawaban : Haloperidol


Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke UGD RS dibawa oleh seorang polisi. Pasien datang
ke kantor polisi dan mengatakan bahwa ada banyak orang yang membuntutinya. Pasien juga
mengatakan mendengar suara-suara yang menyuruhnya untuk menyakiti orang lain. Pasien juga
mengatakan menerima pesan rahasia yang disampaikan lewat siaran berita di televisi.
Terapi apakah yang paling tepat pada kasus di atas?
(a) Haloperidol
(b) Alprazolam
(c) Amitriptilin
(d) Asam valproat
(e) Carbamazepine

180. Jawaban : Gangguan bipolar episode kini manik


Seorang perempuan berusia 32 tahun dibawa oleh polisi ke RS setelah ditemukan berdiri di
tengah jalan dengan hanya memakai pakaian dalam, dan menyuruh mobil-mobil untuk berhenti.
Dalam pemeriksaan ditemukan pasien banyak berbicara dengan suara keras, iritabel, dan elasi.
Ketika orang tuanya dihubungi, ayahnya mengatakan bahwa di keluarganya memang ada
beberapa orang yang mengalami gangguan yang sama. Ayahnya juga mengatakan gangguan
pada pasien bersifat kambuh-kambuhan. Jika tidak sedang kambuh, pasien bisa bekerja dengan
baik seperti biasanya.
Apakah diagnosis yang paling tepat pada pasien tersebut?
(a) Delirium
(b) Gangguan bipolar episode kini manik
(c) Gangguan bipolar episode kni campuran
(d) Skizoafektif tipe manik
(e) Skizofrenia hebefrenik

181. Jawaban : Bronkitis akut


Seorang perempuan berusia 23 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk sejak
7 hari yang lalu. Batuk disertai dahak yang bertambah banyak dan berwarna hijau. Selain itu
pasien mengeluh demam ringan dan gatal di tenggorokan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
dinding dada normal, denyut nadi 88 x/menit, frekuensi napas 20x/menit, auskultasi didapatkan
ronkhi kering. Dari hasil pemeriksaan spirometri pasien didapatkan VEP1 70% (normal VEP1>
80%).

apakah diagnosis yang paling tepat?

(a) Bronkitis kronik


(b) Bronkitis akut
(c) Tuberculosis paru
(d) Pneumonia
(e) Emfisema pulmo

182. Jawaban : terdapat udara yang berlebih pada rongga pleura


Seorang perempuan berusia 24 tahun dibawa keluarganya ke unit gawat darurat RS
dengan keluhan sesak napas berat. keluhan disertai nyeri dada. Pasien baru saja jatuh dari
pohon kelapa 30 menit yang lalu. dada kanan tertusuk dahan pohon. pada pemeriksaan
didapatkan kesadaran compos mentis, tekanan darah 90/60, denyut nadi 115x/menit, akral
dingin, frekwensi napas 32x/ menit. pada hemithoraks sinistra didapatkan :pergerakan dinding
dada tertinggal, deviasi trakea ke kanan, perkusi hipersonor, auskultasi tidak didapatkan suara
napas pada bagian lateral.

apakah yang menyebabkan perkusi hipersonor pada hemithoraks sinistra?

(a) terdapat nanah yang berlebih pada rongga pleura


(b) terdapat darah yang berlebih pada rongga pleura
(c) terdapat cairan yang berlebih pada rongga pleura
(d) terdapat udara yang berlebih pada rongga pleura
(e) terdapat udara yang berlebih pada mediastinum

183. Jawaban : Injeksi adrenalin 1/1000 0,2 ml subkutan

Seorang perempuan berusia 20 tahun datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan sesak
nafas disertai mengi. Sesak sudah dirasakan sejak 2 hari yang lalu, akan tetapi malam ini
bertambah berat. Pasien sebelumnya mengeluh batuk dan pilek selama 3 hari. Pada
pemeriksaan didapatkan pasien tampak gelisah, ditanya masih bisa menyelesaikan kalimat,
berjalan sesak lebih enak dalam posisi berbaring, Pemeriksaan tanda vital tekanan darah
110/70 mmHg, denyut nadi: 120 x/menit, frekwensi napas 34 x/menit, Suhu: 36,9 0C.
Pemeriksaan Thorax terdapat retraksi dinding dada, ekspirasi memanjang, wheezing (+/+),
Rhonki( -/-).
Obat nebulasi dan injeksi agonis b-2 kerja singkat sedang habis.

Apakah terapi yang paling tepat diberikan?

(a) Injeksi adrenalin 1/1000 0,2 ml subkutan


(b) Injeksi adrenalin 1/100, 0,2 ml subkutan
(c) Injeksi adrenalin 1/1000, 0,2 ml intravena
(d) Injeksi adrenalin 1/1000, 0,1 ml intramuscular
(e) e. Injeksi adrenalin 1/10000, 0,2 ml intravena

184. Jawaban : Pneumonia

Seorang bayi perempuan berusia 7 bulan dibawa keluarganya ke Puskesmas dengan keluhan
sesak napas sejak dua hari yang lalu. Keluhan disertai batuk, pilek dan panas tinggi sejak 3 hari
yang lalu. Sebelumnya pasien sudah diobati dengan obat batuk pilek yang dibeli diapotik, akan
tetapi keluhan belum membaik. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan: denyut nadi: 130 x/menit,
frekuensi napas: 48 x/menit, temperatur: 39,2 0C, nafas cuping hidung (+), reraksi (-), ronki (-),
wheezing (-).

Apakah diagnosis yang paling mungkin?

(a) TB paru
(b) Pneumonia
(c) Bronkiolitis
(d) Bronkiektasis
(e) Bronkopneumonia

185. Jawaban : Rontgen toraks


Seorang anak perempuan berusia 1 tahun dibawa Ibunya ke Unit gawat darurat RS dengan
keluhan sesak nafas sejak 1 hari ini. Keluhan sebelumnya disertai demam yang tidak terlalu
tinggi, batuk. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan: bayi tampak sesak, rewel, tanda vital : denyut
nadi: 120 x/menit, frekuensi napas: 40 x/menit, temperatur: 37,8 0C. Nafas cuping hidung (+),
retraksi intercostal dan subcostal (+), wheezing (+), ronki basah halus (+).

Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk menegakkan diagnosis?

(a) Sputum
(b) Darah rutin
(c) CT-scan paru
(d) Rontgen toraks
(e) Kultur mikroorganisme

186. Jawaban : Novel corona virus


Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan sesak napas sejak
2 hari yang lalu. Sebelumnya pasien mengeluh batuk dan demam tinggi. Batuk dengan dahak
kental kuning kehijauan. Pasien bekerja sebagai perawat di bangsal infeksi. Sebelumnya pasien
merawat seorang pasien dengan keluhan mirip yang dialami pasien saat ini. Hasil pemeriksaan
fisik didapatkan: Pasien gelisah, lemah, tampak sakit berat. Tanda vital: Tekanan darah: 80/60
mmHg, denyut nadi: 115 x/menit, frekuensi pernafasan: 40x/menit, suhu: 40,80C. Pada
pemeriksaan paru ditemukan ronkhi basah kasar dikedua lapang paru. Dari gambaran rontgen
toraks didapatkan infiltrat difuse dikedua lapang paru. Dari hasil AGD didapatkan hasil
hipoksemia berat.

Apakah etiologi yang paling tepat?

(a) Virus coxsackie A16


(b) Novel corona virus
(c) Influenza virus
(d) Enterovirus 71
(e) H1N1

187. Jawaban : Bronkopneumonia


Seorang anak laki-laki berusia 10 bulan dibawa Ibunya ke Unit gawat darurat RS dengan keluhan
sesak nafas sejak 1 hari ini. Keluhan sebelumnya disertai demam yang tidak terlalu tinggi, batuk.
Hasil pemeriksaan fisik didapatkan: bayi tampak sesak, rewel, tanda vital : denyut nadi: 120
x/menit, frekuensi napas: 40 x/menit, temperatur: 37,8 0C. Nafas cuping hidung (+), retraksi
intercostal dan subcostal (+), wheezing (+), ronki basah halus (+). Hasil pemeriksaan rontgen
toraks didapatkan gambaran konsolidasi merata.

Apakah diagnosis yang paling mungkin?

(a) TB paru
(b) Bronkitis
(c) Bronkiolitis
(d) Asma bronkial
(e) Bronkopneumonia

188. Jawaban : SARS

Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan sesak napas sejak 2 hari
yang lalu. Sebelumnya pasien mengeluh batuk dan demam tinggi. Batuk dengan dahak kental
kuning kehijauan. Pasien bekerja sebagai perawat di bangsal infeksi. Sebelumnya pasien
merawat seorang pasien dengan keluhan mirip yang dialami pasien saat ini. Hasil pemeriksaan
fisik didapatkan: Pasien gelisah, lemah, tampak sakit berat. Tanda vital: Tekanan darah: 80/60
mmHg, denyut nadi: 115 x/menit, frekuensi pernafasan: 40x/menit, suhu: 39,80C. Pada
pemeriksaan paru ditemukan ronkhi basah kasar dikedua lapang paru. Dari gambaran rontgen
toraks didapatkan infiltrat difuse dikedua lapang paru. Dari hasil AGD didapatkan hasil
hipoksemia berat.

Apakah diagnosis yang paling tepat?

(a) Mers Cov


(b) SARS
(c) Flu babi
(d) Flu unggas
(e) Flu singapura

189. Jawaban : stable angina pectoris


Seorang perempuan berusia 56 tahun datang ke rumah sakit karena sakit dada. Keluhan
dirasakan di dada kiri (regio substernal), keluhan terasa sejak kira-kira seminggu lalu, seperti
ditindih, timbul terutama saat naik tangga dan hilang jika istirahat. Pada pemeriksaan tanda vital
didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg, denyut nadi 90 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit,
temperatur normal. Pada pemeriksaan fisik jantung dan paru dalam batas normal. Pemeriksaan
penunjang Elektrokardiogram didapatkan inversi gelombang T pada lead I, II, aVL, aVF, V4-6.

Apakah diagnosis yang paling tepat?

(a) stable angina pectoris


(b) unstable angina pectoris
(c) NSTEMI
(d) STEMI
(e) heart failure
190. Jawaban : Mitral stenosis
Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak nafas. Sesak
nafas dirasakan sejak 2 hari yang lalu, disertai rasa berdebar - debar dan batuk mengeluarkan
darah satu kali. Sesak dirasakan semakin parah saat aktifitas dan berkurang saat istirahat dengan
posisi duduk tegak. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 100/70 mmHg,
denyut nadi 104x /menit, frekuensi nafas 30x/menit, temperatur 36,7°C. Dari pemeriksaan fisik
jantung terdengar suara jantung tambahan berupa murmur dan bunyi jantung I mengeras. Dari
pemeriksaan EKG didapatkan gambaran hipertrofi ventrikel kanan.

Apakah diagnosis pada pasien tersebut?

(a) Mitral regurgitation


(b) Mitral stenosis
(c) Aortic stenosis
(d) Aortic regurgitation
(e) Mitral insufisiensi

191. Jawaban : Ventricular Ekstra systole


Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke IGD RS tempat anda bekerja dengan
keluhan sesak nafas. Sesak nafas dirasakan sejak dua hari yang lalu. Sesak hilang timbul, dan
dirasakan semakin lama semakin sesak. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah
110/70 mmHg, denyut nadi tidak teratur 105 x/menit, frekuensi nafas 29 x/menit, suhu 36,4°C.
Pada pemeriksaan fisik tidak didapatkan bunyi jantung tambahan dan suara paru tambahan.
Dari pemeriksaan EKG didapatkan gambaran sebagai berikut

Apakah diagnosis pasien tersebut?


(a) Supraventicular takikardi
(b) Ventricular takikardi
(c) Supraventricular Ekstra systole
(d) Ventricular Ekstra systole
(e) Ventricular Fibrilasi

192. Jawaban : Venticular Septal Defect


Seorang anak perempuan berusia 2 bulan di bawa orang tuanya ke puskesmas tempat
anda bekerja dengan keluhan bayi sesak ketika menyusu. Sudah 1 minggu ini bayi tidak bisa
menyusu dalam waktu yang lama karena bayi nampak sesak ketika menyusu. Dari hasil
pemeriksaan tanda vital didapatkan denyut nadi 130 x / menit, frekuensi nafas 30x/menit, suhu
36°C. Dari pemeriksaan fisik didapatkan suara jantung tambahan, yaitu terdengar bising
pansistolik pada parasternal sela iga 3-4 kiri.

Apakah diagnosis pasien tersebut?

(a) Venticular Septal Defect


(b) Atrial Septal Defect
(c) Patent Ductus Arteriosus
(d) Aortic Stenosis
(e) Pulmonary Stenosis

193. Jawaban : Infark miocard akut dengan komplikasi gagal jantung akut
Seorang laki-laki berusia 50 tahun diantarkan keluarganya ke UGD Rumah sakit dengan
keluhan nyeri dada kiri. Nyeri dijalarkan kelengan kiri dan bahu kiri. Nyeri berlangsung menetap
selama 1 jam. Pasien berkeringat dingin, sesak nafas dan mual muntah. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan tensi 80/60 mmHg. S3 galop, ronki basah halus pada paru kanan bawah.
Pemeriksaan EKG didapatkan Segmen ST-elevasi, peningkatan troponin I/T bermakna

Apakah diagnosis yang paling tepat?

(a) Infark miocard akut dengan komplikasi gagal jantung akut


(b) Angina pectoris tak stabil dengan komplikasi udem pulmo
(c) Infark miocard akut dengan komplikasi insufisiensi katub mitral
(d) Angina pectoris stabil dengan komplikasi udem pulmo
(e) Infark miocard kronik dengan komplikasi gagal jantung

194. Jawaban : Amankan jalan nafas dengan manuver jaw trust


Seorang laki-laki berusia 25 tahun dibawa polisi ke UGD dalam keadaan tidak sadarkan diri
setelah mengalami kecelakaan lalulintas. Dari pemeriksaan keadaan umum dan tanda vital
didapatkan hasil GCS E1M3V2, tekanandarah 100/80 mmHg, denyutnadi 110 x/menit,
frekuensinapas 25 x/menit, terdapat luka jejas di wajah dan dada, serta dari telinga keluar darah
segar.
Apakah tindakan yang tepat dilakukan pada kasus tersebut? Apakah tindakan yang tepat
dilakukan pada kasustersebut?
(a) Amankan jalan nafas dengan manuver head tilt chin lift
(b) Amankan jalannafas dengan manuver jaw trust
(c) Kompresi dada
(d) Berikan oksigen dengan nasal kanul 7 L/menit
(e) Berikan oksigen dengan NRM 2 L/menit

195. Jawaban : Syok hipovolemik e.c perdarahan intra abdominal


Seorang laki-laki berusia 18 tahun diantar polisi ke UGD setelah mengalami kecelakaan
lalu lintas. Pasien tampak mengerang kesakitan sambil memegang bagian perut. Dari
pemeriksaan didapatkan tanda vital tekanan darah 110/60 mmHg, frekuensi denyut nadi 80
x/menit, frekuensi nafas 24 x/menit, pada abdomen tampak memar di bagian hipokondria
kanan dan tidak ditemukan adanya luka di bagian tubuh lainnya. Dokter memberikan
penanganan analgetik, 15 menit dalam observasi tiba - tiba pasien mengalami penurunan
kesadaran, tekanan darah 80/50 mmHg, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi nafas 30 x/menit.

Apakah kemungkinan yang terjadi?


(a) Syok septik e.c infeksi
(b) Syok hipovolemik e.c perdarahan intra abdominal
(c) Syok distributif e.c obstruksi aorta
(d) Syok neurogenik e.c nyeri
(e) Syok kardiogenik e.c dekompensasi cordis

196. Jawaban : C. ABC dan melakukan intubasi endotrakheal


Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak dan lemas
setelah menyantap belalang goreng, pasien tidak memiliki riwayat alergi namun ibu pasien
mempunyai riwayat alergi udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum compos
mentis, tampak gelisah dan sesak, tekanan darah 80/60 mmHg, frekuensi denyut nadi 110
x/menit dengan isi dan tegangan kurang, frekuensi pernapasan 32 x/menit, mukosa bibir dan
mata terlihat sianosis dan edema. Pada auskultasi trakea didapatkan bunyi stridor dan pada
thorak didapatkan wheezing menyeluruh di kedua lapang paru.
Apakah tindakan yang paling tepat?
(a) A. ABC dan memasang nasal kanul
(b) B. ABC dan memasang mask ventilation
(c) C. ABC dan melakukan intubasi endotrakheal
(d) D. ABC dan memberikan nebulasi
(e) ABC dan memberikan salbutamol intravena

197. Jawaban : ABC dan melakukan intubasi endotrakheal


Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak dan lemas
setelah menyantap belalang goreng, pasien tidak memiliki riwayat alergi namun ibu pasien
mempunyai riwayat alergi udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum compos
mentis, tampak gelisah dan sesak, tekanan darah 80/60 mmHg, frekuensi denyut nadi 110
x/menit dengan isi dan tegangan kurang, frekuensi pernapasan 32 x/menit, mukosa bibir dan
mata terlihat sianosis dan edema. Pada auskultasi trakea didapatkan bunyi stridor dan pada
thorak didapatkan wheezing menyeluruh di kedua lapang paru.
Apakah tindakan tepat yang harus dilakukan?
(a) ABC dan memasang nasal kanul
(b) ABC dan memasang mask ventilation
(c) ABC dan melakukan intubasi endotrakheal
(d) ABC dan memberikan nebulasi
(e) ABC dan memberikan salbutamol intravena

198. Jawaban : Efinefrin 1:1000 sebanyak 0,5 ml intramuskular


Seorang laki - laki berusia 45 tahun diantar temannya datang ke Instalasi Gawat Darurat
Rumah Sakit karena keluhan nyeri dada seperti diremas-remas disertai keringat dingin. Keluhan
muncul saat pasien bermain tenis. Nyeri dada dirasakan selama 20 menit terus menerus dan
tidak menghilang dengan istirahat. Pasien adalah seorang perokok berat dan peminum alkohol.
Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 70/50 mmHg, frekuensi denyut nadi 120
x/menit, frekuensi napas 28 x/menit, dan temperatur 36,4oC. Pemeriksaan fisik leher
didapatkan distensi vena jugularis, auskultasi thorak didapatkan suara ronkhi basah basal pada
kedua lapang paru. Extremitas dingin, pengisian kapiler > 4 detik. Hasil EKG menunjukkan
gambaran Infark Miokard luas.
Apakah penanganan awal yang tepat?
(a) Efinefrin 1:1000 sebanyak 1 ml intravena
(b) Efinefrin 1:1000 sebanyak 0,5 ml intramuskular
(c) C. Aminofilin bolus 150 mg intravena
(d) D. Dopamin 5 mikrogram Intravena
(e) E. Dopamin 10 mikrogram intravena

199. Jawaban : Fe dan Asam Folat


Seorang wanita G2P1A0 berusia 30 tahun datang ke Puskesmas untuk memeriksakan
kandungannya yang berusia 8 minggu. Riwayat kehamilan yang pertama lahir mati, prematur pada usia
kehamilan 30 minggu. Pasien mengatakan bayinya dulu mengalami kecacatan yaitu otak tidak terbentuk
dan kelainan tulang belakang.

Apakah suplementasi yang paling tepat diberikan kepada pasien tersebut?

(a) Fe dan Zinc


(b) Fe dan Vitamin B6
(c) Fe dan Mg
(d) Fe dan Vitamin B12
(e) Fe dan Asam Folat

200. Jawaban : Dirujuk untuk kuretase


Seorang perempuan usia 60 tahun datang ke dokter keluarga dengan keluhan mengalami haid
lagi, darah yang keluar cukup banyak. Dari anamnesis didapatkan bahwa pasien tersebut sudah 5 tahun
tidak haid. Keluhan disertai sering ngilu pada tulang. Dari pemeriksaan fisik didapatkan BB = 80 kg, TB =
155 cm, Tekanan darah 170/ 100 mmHg.

Apakah langkah yang paling tepat dilakukan?

(a) Evaluasi 1 bulan lagi


(b) Pemberian obat hormonal supaya perdarahan berhenti
(c) Dirujuk untuk kuretase
(d) periksa dalam ( Vaginal Toucher )
(e) histeroskopi