Anda di halaman 1dari 19

Macam dan Cara Penggunaan Gergaji

Disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Praktik Bengkel Perkakas


(tugas 2)

Disusun Oleh :
Muhammad Ardan Adhyaksa
(40040418060069)
Dosen pengampu :
Sulaiman, AT, MT

PROGRAM STUDI DIII TEKNOLOGI PERANCANGAN DAN


KONSTRUKSI KAPAL
SEKOLAH VOKASI
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2019
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.


Ucapan syukur selalu penulis munajatkan kepada Allah SWT yang dengan
ridho serta hidayah-Nya senantiasa melimpahkan rahmat kepada penulis sehingga
penulis dapat menyelesaika makalah tugas Praktek Bengkel Perkakas yang
berjudul “Proses Penggunaan Kikir”
Dengan selesainya penulisan makalah Praktek Bengkel Perkakas ini dalam
rangka menyelesaikan tugas dari Bapak Sulaiman AT, MT.
Penulis tentu menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna
dan masih banyak terdapat kesalahan serta kekurangan di dalamnya. Untuk itu,
penulis mengharapkan kritik serta saran dari pembaca untuk makalah ini, supaya
makalah ini nantinya dapat menjadi makalah yang lebih baik lagi. Demikian, dan
apabila terdapat banyak kesalahan pada makalah ini penulis mohon maaf yang
sebesar-besarnya.
Demikian, semoga makalah ini dapat bermanfaat. Terima kasih.
Wasalamualaikum Wr. Wb.

Semarang, 3 April 2019

Muhammad Ardan Adhyaksa

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.............................................................................................i

DAFTAR ISI..........................................................................................................ii

ABSTRAK.............................................................................................................iii

BAB I......................................................................................................................iv

PENDAHULUAN.................................................................................................iv

A. Latar Belakang.......................................................................................iv

B. Rumusan Masalah..................................................................................iv

C. Tujuan penulis........................................................................................iv

BAB II.....................................................................................................................1

PEMBAHASAN.....................................................................................................1

A. Definisi Gergaji........................................................................................1

B. Macam-Macam Gergaji..........................................................................1

D. Pengikiran Gergaji..................................................................................8

BAB III..................................................................................................................12

PENUTUP.............................................................................................................12

A. Kesimpulan............................................................................................12

B. Saran.......................................................................................................12

DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................13

ii
ABSTRAK
Dalam di dunia teknik khususnya teknik perkapalan, alat bengkel perkakas
merupakan sesuatu yang wajib dikuasai oleh setiap teknisi teknisinya, khususnya
gergaji, gergaji memiliki banyak kegunaan di bidang teknik ini, khususnya untuk
potong memotong baik besi, kayu, PVC, akrilik, dan lain-lain, tergantung dari
jenis mata pisau yang digunakan. Gergaji juga memiliki banyak macamnya, ada
yang masih menggunakan tenaga manusia ( manual ) dan ada juga yang
menggunakan mesin. Semua itu tergantung dengan kebutuhan para teknisinya itu
tersendiri, biasanya para teknisi memotong pipa menggunakan gergaji yang
menggunakan tenaga manusia, efesinsi memang lebih diunggulkan gergaji yang
menggunakan mesin. Mata pisau gergaji dapat dikikir agar tetap tajam.

ABSTRACT
In the world of engineering, especially shipping techniques, tool shop is
something that must be mastered by every technical technician, especially saws,
saws have many uses in this technique, especially for cutting both iron, wood,
PVC, acrylic, etc. depending on the type of blade used. Chainsaws also have
many kinds, some still use human power (manual) and some use machines. All of
that depends on the needs of the technicians themselves, usually the technicians
cut the pipes using saws that use human power, the efficiency is indeed preferred
by saws that use machines. The saw blade can be filed to keep it sharp.

iii
BAB I

PENDAHULUAN
 
A. Latar Belakang
Gergaji tangan adalah suatu alat perkakas tangan yang digunakan untuk
memotong atau mengurangi tebal dari benda kerja yang nantinya akan dikerjakan
lagi. Prinsip kerja dari gergaji tangan adalah langkah pemotonganya kearah depan
sedangkan pada langkah mundur mata gergaji tidak melakukan pemotongan dan
penyayatan. dengan menggunakan gergaji tangan dapat dilakukan pekerjaan
seperti memendekan benda kerja membuat alur atau celah dan melakukan
pemotongan kasar pekerjaan awal sebelum benda kerja dikerjakan lagi uleh
peralatan lain. Rangka atau frame dari gergaji tangan terdiri dari dua jenis yaitu
rangka yang bisa diatur panjang pembukaanya dan yang tidak dapat diatur
panjang pembukaanya. Rangka pada gergaji tangan berfungsi sebagai tempat
kedudukan atau pemasangan daun mata gergaji. Jenisrangka yang dapat
dipanjangkan lebih menguntungkan karena rangka jenis ini dapat dipergunakan
untuk menjepit daun mata gergaji dengan ukuran yang berbeda-beda. sedangkan
rangka yang tidak dapat diatur panjangnya hanya dapat dipergunakan untuk
menjepit satu ukuran daun mata gergaji. Tangkai pemegang,ungsi dari tangkai
pemegang yaitu untuk tempat pemegang saat pruses menggergaji berlangsung.
Tangkai gergaji tangan pada umumnya mempunyai dua bentuk, yaitu tangkai
bentuk pistul dan tangkai lurus.

B. Rumusan Masalah
 Apakah yang dimaksud dengan gergaji?
 Apa saja kah macam-macam gergaji?
 Bagaimana cara menggunakan gergaji?

C. Tujuan penulis
 Untuk memberikan informasi tentang gergaji
 Untuk mengetahui macam-macam gergaji

 Untuk mengetahui proses penggunaan dari gergaji

iv
v
BAB II

PEMBAHASAN

A. Definisi Gergaji
Gergaji merupakan alat yang digunakan untuk memotong suatu benda kerja.
Pada gergaji, terdapat logam pemotong yang keras atau kawat dengan tepi kasar
untuk memotong bahan yang lebih lunak. Tepi logam pemotong terlihat bergerigi
atau kasar. Mata gergaji berbentuk gerigi, dan bentuk gigi gergaji tergantung pada
bahan yang dipotong, misalnya kayu atau logam. Gergaji dapat digunakan dengan
tangan atau didukung listrik.
Daun gergaji dibuat dari baja bermutu tinggi yang sangat keras, sehingga
ketajaman gerigi tidak selalu diruncingkan kembali. Untuk mengetahui spesifikasi
gergaji, dapat dilihat pada daun gergaji di dekat tangkai pegangan, yang
menyebutkan jumlah gigi perkepanjangan 25 mm.

B. Macam-Macam Gergaji
Gergaji dapat digunakan dengan tangan atau didukung listrik. Gergaji yang
digunakan dengan tangan biasa disebut gergaji tangan. Sedangkan gergaji dengan
menggunakan tenaga listrik biasa disebut gergaji mesin.
1. Gergaji Tangan
Gergaji tangan digunakan untuk memotong benda kerja yang sederhana.
Pahat gergaji berbentuk pisau fleksibel tipis dengan panjangnya 200 mm sampai
300 mm,jarak bagi gigi atau jarak antara puncak gigi 0,8 sampai 1,8 mm,dan
dilengkapi dengan penggangan berupa rangka tangkai yang nyaman bila
dipegang.
Bagian-bagian gergaji tangan
a. Sengkang Gergaji
          Ada 2 macam sengkang gergaji yaitu sengkang tetap dan sengkang
yanng dapat di atur sengkang gergaji tetap hanya dapat di pakai untuk
memegang daun gergaji yang sama panjang sedangkan sengkang gergaji
yang dapat diatur bisa di gunakan untuk memegang yang panjangnya

1
berlainan karena dapat diatur sesuai dengan panjang gergaji yang
digunakan.
b. Tangkai pemegang
         Tangkai yang berfungsi untuk tempat pemegang saat proses
berlangsung.
c. Mur Gergaji
         Mur digunakan untuk mengencangkan daun gergaji pada
kedudukannya kekencangan daun gergaji yang diinginnkan di atur oleh
pengatur mur ini.
d. Daun Gergaji
Pemilihan daun gergaji merupakan faktor penting untuk menggergaji
faktor-faktor yang perlu di perhatikan adalah sebagai berikut.
Ø  Bahan daun Gergaji
Daun gergaji di buat dari bahan yang disesuaikan dengan macam
bahan yang akan dipotong dan kekerasannya bahan-bahan yang
digunakan untuk daun gergaji antara lain : baja karbon tinggi,baja tahan
patah,baja tungsten,dan baja molibden.
Ø  Kekerasan daun gergaji
Kebanyakan daun gergaji di keraskan seluruhnya tetapi untuk
jenis daun gergaji yang lentur mata gergaji(gigi-giginya)saja yang di
keraskan,daun gergaji ini tahan patah dan dapat di gunakan untuk
memotong bahan yang ulet dan non feero yang lunak.
Ø  Ukuran daun gergaji
Panjang daun gergaji ialah : antara 250-300mm
Ø  Bentuk gigi
Bentuk gigi gergaji ada 3 macam yaitu:bentuk cakar,bentuk
berombak,dan berselang(zig-zag).bentuk gigi gergaji itu di buat serong
kekkiri dan serong kekanan yang dimaksudkan agar supaya daun
gergaji itu tidak terjepit pada saat memotong dan untuk memberi  jalan
kepada tatal yang terpotong.
e. Penggunaan gergaji

2
          Beberapa hal yang harus di perhatiakn apabila akan memotong
logam dengan gergaji.
Ø  Memasang daun gergaji pada sengkang gergji
1. Pasang daun gergaji dengan benar.arah gigi pemotongnya harus
menghadap kedepan(menuju kearah pemotongan)
2. Pena-pena pada sengkang gergaji harus dimasukkan pada lubang-
lubang daun gergaji,kemudian mur pengatur di kencangkang
3. Pengencangan tidak boleh kendor sebab kedudukan gergaji
menjadi tidak tepat dan dapat menyebabkan daun gergaji patah saat
di dorong.
Ø  Penjepitan benda kerja
Benda kerja yang akan di gergaji harus di pasang pada ragum
dengan posisi baik dan stabil.
Ø  Memotong dengan gergaji
1. Berilah terlebih dahulu takikan pada tempat permulaan akan
dilakukannya penggergajian,di maksud agar awal pemakana daun
gergaji terhadap benda kerja tidak menyimpang
2. Pada saat pemotongan tangan kiri memegang ujung sengkang dan
sedikit member tekanan serta mengarahkan daun gergaji pada garis
yang di tentukan.
3. Tangan kanan bertugas untuk mendorong kedepan
4. Pada gerakan mundur tidak boleh ada tekanan,karena bila ada
tekanan gigi gergaji akan menjadi tumpul

2. Gergaji Pembelah / Hand Saw


Gergaji pembelah adalah gergaji dengan gerigi dirancang untuk membelah
kayu. Gergaji pembelah digunakan untuk menggergaji kayu searah jaringan serat
kayu dan mempunyai 31/2 hingga 4 pucuk gigi pada setiap panjang 25 mm.
Panjang daun antara 500 mm hingga 70 mm. Mata gergaji ini tidak bisa diganti,
apabilan sudah tidak tajam maka mesti di asah menggunakan pengikiran.

3
Gambar 1. Gergaji pembelah
3. Gergaji Pemotong
Gergaji pemotong adalah gergaji dengan gerigi yang dirancang untuk
memotong kayu. Jenis gergaji ini digunakan untuk menyayat/memotong
melintang jaringan serat kayu dan tepi potongnya mempunyai 5 hingga 7 pucuk
gigi pada setiap kepanjangan 25 mm. Panjang daun antara 550 mm hingga 700
mm.

Gambar 3. Gergaji pemotong


4. Gergaji Khusus
Gergaji khusus adalah gergaji dengan gerigi yang dirancang khusus (tipe,
bentuk dan fungsi).
1) Gergaji punggung / Back Saw
Dinamakan gergaji punggung karena adanya punggung dari bahan baja yang
dipasang pada daun gergaji. Jumlah pucuk gigi pada setiap kepanjangan 25 mm
adalah 12 hingga 14. Gergaji punggung digunakan untuk membuat potongan
diagonal seperti membuat sambungan bingkai foto atau lemari

Gambar 2. Gergaji punggung

4
2) Gergaji ekor burung
Jenis ini merupakan gergaji punggung berukuran kecil. Daun gergaji
mempunyai 12 hingga 14 pucuk gigi setiap 25 panjang. Gergaji ini digunakan
untuk membuat sambungan ekor burung pada pekerjaan mebel.

Gambar Gergaji ekor burung


3) Gergaji kurva / Coping Saw
Gergaji kurva merupakan jenis gergaji yang bisa dipakai untuk memotong
bentuk rumit terhadap bagian yang sempit semisal tripleks ataupun papan.
Tampilan gergaji yang kecil dan memanjang tersebut sangat mempermudah
memotong dalam lenginan ataupun lekukan. Mata gergaji pada Gergaji kurva
berbentuk kecil, tipis serta tajam. Dan bisa diganti apabila sudah tumpul ataupun
patah. Ukuran panjang daun berkisar 156 mm.

Gambar 3. Gergaji kurva


4) Gergaji gerek / Keyhole Saw
Gergaji gerek adalah gergaji yang berukuran kecil dan didesain khusus
untuk memotong bagian-bagian yang sempit seperti menyayat bentuk lengkungan
yang sukar dilakukan dengan gergaji biasa. Gergaji gerek dilengkapi dengan tiga
lembar daun yang dapat dipasang bergantian. Ukuran panjang daun antara 300
mm hingga 450 mm.

5
Gambar 4. Gergaji gerek
5) Gergaji vinir
Gergaji vinir mempunyai 2 baris (kanan dan kiri) lengkung gigi-gigi.
Pegangan terpasang pada sisi daun. Gergaji vinir digunakan untuk memotong
tempat-tempat yang sulit, dan untuk menggergaji vinir.

Gambar 5. Gergaji vinir.


5. Gergaji Besi / Hack Saw
Gergaji besi / Hack Saw adalah gergaji yang digunakan untuk memotong
logam seperti pipa keras dan batang besi. Mata gergaji halus dan jarak antar mata
gergaji rapat. Bahannya dibuat dari besi baja serta Carbon Steel

C. Gergaji Mesin

6
Ada dua jenis gergaji dengan tenaga listrik yang sering kita jumpai yaitu
Gergaji Jigsaw dan Gergaji Circular. Dari prinsip kerja, kedua mesin ini berbeda
di mana mata gergaji jigsaw bergerak naik turun saat memotong sedangkan
gergaji circular menggunakan mata berupa piringan yang berputar ketika
memotong.
a. Jig Saw
Jig Saw seringkali disebut gergaji ukir, karena jig saw merupakan
sebuah alat yang dapat digunakan untuk memotong atau menggergaji
(kebanyakan kayu) dengan bentuk apa saja mulai dari bentuk kurva yang
melengkung-lengkung hingga yang lurus-lurus. Jadi, kelebihan Jig saw
adalah dapat memotong dengan pola yang tidak lurus karena gergaji lain rata-
rata hanya dapat memotong lurus-lurus saja.
Bentuknya kecil dan dapat dipegang dengan satu tangan. Mata
gergajinya bergerak bolak-balik (naik-turun). Mesin gergaji ini umumnya
memiliki pisau gergaji dengan panjang antara 300 mm sampai 900 mm
dengan ketebalan 1,25 mm sampai 3 mm dengan jumlah gigi rata-rata antara
1 sampai 6 gigi iper inchi dengan material HSS. Karena gerakkan yang bolak-
balik, maka waktu yang digunakan untuk memotong adalah 50%.
Kelebihan dari Jig Saw ini diantaranya:
1) Dapat bergerak ke kiri-kanan atau zigzag dan melingkar.
2) Daya listrik mesin umumnya lebih kecil dibandingkan gergaji circular.
3) Selain untuk kayu dapat juga digunakan untuk memotong material lain seperti
: besi, PVC, akrilik, dan lain-lain, tergantung dari jenis mata pisau yang
digunakan.
4) Umumnya memiliki berat yang relatif lebih ringan dibandingkan gergaji
circular.
5) Posisi benda kerja tidak harus hanya di meja kerja yang datar saja, sehingga
masih memungkin digunakan untuk memotong benda di tempat atau posisi
yang lain.
Kelemahan dari Jig saw ini diantaranya:

7
1) Bila digunakan untuk memotong secara lurus dan cukup panjang, dan
berulang-ulang maka penggunaan mesin ini memakan waktu yang lebih lama
di bandingkan circular.
2) Mata pisau lebih cepat mudah patah, sehingga frekuensi penggantian mata
lebih cepat dibandingkan dengan gergaji circular.

b. Circular Saw
Circular Saw merupakan salah satu jenis mesin perkakas yang kadang
disebut Arm Saw. Pada mesin gergaji jenis ini, proses pemotongan dilakukan
dengan kondisi benda kerja tetap, blade atau alat potongnya berputar pada
sumbu horizontal dengan kecepatan tertentu untuk menghasilkan kecepatan
pemotongan, kecepatan pemakanan juga dihasilkan dari gerakan mendatar
dari perkakas potong, ini dihasilkan dengan mendorong handle pemakanan
yang terikat pada rumah spindle.
Diameter piringan gergaji dapat mencapai 200 sampai 400 mm dengan
ketebalan 0,5 mm dengan ketelitian gerigi pada keliling piringan memiliki
ketinggian antara 0,25 mm sampai 0,50 mm. pada proses penggergajian ini
selalu digunakan cairan pendingin. Toleransi yang dapat dicapai antara
kurang lebih 0,5 mm sampai kurang lebih 1,5 mm.
Kelebihan Gergaji Circular ini diantaranya:
1) Biasanya hanya digunakan dan tentunya lebih nyaman digunakan untuk
memotong secara lurus dan panjang.
2) Mata pisau circular relatif lebih lama pergantiannya dibandingkan mata pisau
jigsaw.
Kelemahan Gergaji Circular ini diantaranya:
1) Tidak dapat bergerak ke kiri – kanan atau zigzag dan melingkar.
2) Daya listrik mesin umumnya lebih besar dibandingkan gergaji jigsaw
3) Selain untuk kayu, mesin ini hanya dapat digunakan untuk memotong
material alumunium, dengan menggunakan mata pisau yang sesuai.
4) Umumnya memiliki berat yang relatif lebih berat dibandingkan gergaji
jigsaw.

8
D. Pengikiran Gergaji
Gergaji tangan perlu ditajamkan kembali agar kinerja gergaji tangan dapat
optimal. Cara-cara menajamkan gergaji, diantaranya:
a. Pengikiran Rata
Berikut ini langkah-langkah pengikiran rata untuk menajamkan gergaji.
1) Menjepit daun gergaji pada ragum khusus penjepit daun gergaji.
2) Meratakan mata gergaji menggunakan kikir, dengan bantuan blok dari
kayu.
3) Jika semua pucuk gigi sudah berada dalam satu garis lurus maka setiap
gigi akan menunjukkan permukaan rata pada puncaknya.

Gambar 6. Pengikiran rata


b. Pengikiran Rapi
1) Menggunakan kikir gergaji tirus untuk merapikan gigi gergaji.

Gambar 7. Kikir dan Gergaji


2) Melakukan pengikiran rapi, tangan kiri memegang ujung kikir dan tangan
kanan memegang tangkai kikir. Kikir pada posisi daun gergaji tegak lurus.

9
Gambar 8. Pengikiran Rapi
c. Penguakan
1) Menggunakan alat penguak gergaji (tang).

Gambar 9. Penguakan
2) Menjepit daun gergaji pada klam gergaji.
3) Melakukan penguakan secara selang-seling (artinya satu dikuak ke kiri
satu dikuak ke kanan) deret gerigi telah dikuak, gergaji dibalik, kemudian
deret lainnya dibengkokkan.

Gambar 10. Penguakan secara selang-seling


4) Penguakan harus dilakukan sedemikian hingga lebar total kira-kira satu
setengah kali lebar daunnya.
d. Pengasahan/Penajaman Gigi Gergaji
1) Menjepit daun gergaji pada klam khusus.
2) Mengikir gigi gergaji secara berselang-seling hingga mempunyai sudut
yang tepat, diukur dari sisi daun gergaji. Untuk gergaji pemotong sudut
asah 45° dan untuk gergaji pembelah 90°.
3) Melakukan pengasahan dari tangkai pegangan menuju ujung daun gergaji.

10
Gambar 11. Pengasahan
4) Apabila setiap gigi yang berselangan sudah ditajamkan, daun gergaji
dibalik dalam ragum, dan menajamkan gigi gergaji yang belum ditajamkan
dengan cara yang sama seperti pada awal pengasahan.

11
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan

Gergaji adalah perkakas berupa besi tipis bergigi tajam yang digunakan


untuk memotong atau pembelah kayu atau benda lainnya. Ada banyak jenis
gergaji ada yang menggunakan otot, dan ada juga yang menggunakan mesin.
Lama kelamaan jika gergaji terus digunakan akan tumpul, namun ada cara
tersendiri untuk menajamkannya kembali, caranya antara lain :

1. Bersihkan gergaji secara keseluruhan dari kotoran potongan dan serbuk


kayu. Gunakan kuas atau jika kotoran sudah mengeras menjadi kerak,
gunakan sikat kawat.

2. Bilaslah dengan air bersih dan keringkan. Jangan direndam! Jemur dan
diseka kering dengan menggunakan kain bekas atau lap. Perhatikan jangan
sampai jari-jari tangan kita tidak tergores gigi gergaji.

3. Jepitlah gergaji dengan cengkam meja dengan gigi gergaji menghadap ke


atas. Jika tidak memiliki cengkam meja, para tukang menjepitnya dengan
menginjaknya ke lantai. Tentu saja hal ini tidak memenuhi Keselamatan
dan Kesehatan Kerja.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan tersebut, makalah ini mempunyai banyak


kekurangan dan jauhnya dari kesempurnaan, oleh karena itu segala kritik dan
saran  yang bersifat membangun sangat lah penulis harapkan terutama dari
bapak dosen pembimbing demi kesempurnaan makalah ini dimasa mendatang.

12
DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2011. Gergaji Tangan pada Kerja Bangku. available at


http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/Alat%20Kerja%20Bangku
%20Kerajinan%20Kayu.pdf

Anonim. 2011. Pengertian Gergaji. available at http://id.shvoong.com/exact-


sciences/architecture/2244430-pengertian-gergaji/

Dewanto, Rudi. 2008. Gergaji Mesin. available at


http://www.rudydewanto.com/2009/11/kosongan11.html

13