Anda di halaman 1dari 4

Warby Parker : An Affordable World Vision

Studi Kasus

Perusahaan kacamata Warby Parker memasukkan tanggung jawab sosial ke


dalam model bisnisnya. Ketika para pendiri pertama kali membayangkan sebuah
perusahaan yang akan menjual kacamata yang terjangkau, mereka bahkan tidak
berhasil sampai ke babak final kompetisi rencana bisnis sekolah mereka. Hampir
satu dekade kemudian Warby Parker telah menjual kacamata ke-1 juta nya.
Inspirasi untuk perusahaan terjadi ketika para pendiri menyadari bahwa satu
perusahaan memiliki monopoli dekat pada industri optik, sehingga hampir
sepenuhnya mengendalikan harga. Warby Parker ingin menjual kacamata dengan
harga terjangkau. Kacamata diproduksi di rumah. Awalnya, mereka hanya dijual di
Internet. Ini memungkinkan Warby Parker untuk menjual kacamata gaya desainer
masing-masing hanya $ 95.

Warby Parker bermitra dengan Visionspring nirlaba untuk menyediakan


akses ke kacamata terjangkau bagi mereka yang membutuhkan di negara-negara
berkembang. Untuk setiap kacamata yang terjual, Warby Parker menyumbangkan
uang untuk Visionspring untuk mendapatkan kacamata. Visionspring kemudian
bermitra dengan pengusaha — banyak dari mereka perempuan — untuk menjual
kacamata kepada mereka yang memiliki masalah penglihatan di negara masing-
masing dengan harga sekitar $ 4 per pasang.

Warby Parker adalah bukti nyata bahwa perusahaan dapat bertanggung


jawab secara sosial dan menguntungkan. Meskipun dimulai sebagai perusahaan
online saja, Warby Parker sejak membuka 27 lokasi ritel dan bernilai $ 1,2 miliar.
Karena penglihatan sangat penting untuk banyak pekerjaan perdagangan, Warby
Parker berkontribusi pada pengembangan ekonomi dengan memungkinkan mereka
di negara-negara berkembang untuk mendapatkan akses ke kacamata.

Analisis:

Visi etis Warby Parker adalah untuk menyediakan kacamata kepada


konsumen dengan harga terjangkau. Ia ingin organisasi dicirikan oleh integritas
dengan fokus pelanggan. Selain itu, Warby Parker menginginkan model bisnisnya
untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan membantu konsumen yang
berjuang di negara lain. Sumbangan uangnya untuk Visionspring untuk setiap
pasangan kacamata yang dijual memungkinkannya untuk meningkatkan akses ke
visi bagi konsumen di negara-negara berkembang yang biasanya tidak mampu
membeli kacamata.
Warby Parker telah mengintegrasikan model untuk setiap pasang kacamata
yang dijual, itu akan menyumbangkan uang kepada Visionspring nirlaba untuk
sumber sepasang kacamata untuk dijual kepada seseorang yang membutuhkan di
bagian lain dunia.

Warby Parker dan Visionspring tidak menyumbangkan kacamata secara


langsung; sebaliknya, perempuan lokal dilatih untuk menjual kacamata seharga $ 4.
Peluang kerja ini memberdayakan perempuan dan membantu memacu
pembangunan ekonomi di wilayah tersebut.

Brand Personalty

Warby Parker merupakan perusahaan online retail yang sudah mencapai target
nilai perusahaan sebesar 13 T pada tahun 2017 dimana umurnya baru menginjak 7
tahun. Sasaran pasar dari produk Warby Parker adalah usia 18 - 34 tahun yang
menyukai fashion dengan harga terjangkau. Banyak faktor yang menyebabkan
Warby Parker bisa mencapai pada angka itu antara lain :

1. Model bisnis yang otonom dan berbeda


2. Target konsumen dan visi bisnisnya berbeda dengan perusahaan lain
3. Mengikuti trend yang sedang popular
Alasan kenapa Neil Blumenthal, Andrew Hunt, David Gilboa, and Jeffrey Raider
menamai Warby Parker adalah nama yang menurut orang terdengar familier dan
memilki positive vibes saat mendengarnya. Adapun asal usul nama munculnya
Warby Parket terinspirasi oleh 2 tokoh fiksional bernama Warby Pepper dan Zagg
Parker. Karakter tersebut dibuat oleh seorang beranama Jack Kerouac pada tahun
1950.

4. Brand Values
a. Social Responbility
Warby Parker menjual produk dengan harga $95 untuk setiap pembelian
sebuah kacamata. Tanggung jawab social yang ditawarkan oleh Warby
Parker adalah setiap pembelian tersebut kita dapat membantu orang-orang
yang belum mendapatkan kacamata. Dalam hal ini perlu adanya usaha lebih
dari konsumen atau pelanggan untuk membantu tercapainya tujuan tersebut.
b. Transparency
Prinsip nilai transparasi perlu di terapkan agar meningkatkan loyalitas
customer terhadap kita. Ketika memiliki hubungan yang kuat dengan
pelanggan maka secara tidak langsung akan meningkatkan penjualan.
Sehingga pada peran ini berlaku pernyataan bahwa “value social return over
financial returns”.
c. Innovation
Warby Parker berkata bahwa harga kacamata pada saat itu tidak masuk
akal karena harganya sama dengan sebuah iPhone. Dari hal tersebut Warby
Parker melakukan identifikasi antar lain kenapa harga tersebut bisa mahal.
Adapun penyebab antara lain :
1. Sedikitnya pesaing dalam industry kacamata
2. Banyak merk kacamata yang dimiliki oleh Luxottica dimana Luxottica
ini merupakan perusahaan yang memilki brand Oakley dan juga
memproduksi untuk Versace dan Chanel
Sehingga Warby Parker melakukan gebrakan baru dengan idenya untuk
membuat perusahaan E-Commerce. Menurut Warby Parker alasan
dibentuknya perusahaan berbentuk E-Commerce antara lain :

1. Mengurangi jumlah karyawan


2. Tidak membayar biaya lisensi
3. Menjual produk dengan harga murah dan up to date
4. Memudahkan konsumen untuk membeli kacamata karena harga
terjangkau
Dengan dibentuknya perusahaan E-commerce, konsumen tidak dapat
bertemu secara langsung dengan penjual. Sehingga konsumen tidak
dapat mencoba dan melihat langsung produk. Maka dari Warby Parker
menawarkan solusi My Virtual Mirror dan Home Try On.

My Virtual Mirror merupakan sebuah fitur di aplikasi smartphone di


eropa (apple only) yang dimana para customer dapat mencoba produk
kacamata yang dijual oleh Warby Parker. Sedangkan Home Try-On
adalah sebuah layanan dimana para customer dapat mencoba 5 pasang
kacamata dirumah sebelum meutuskan untuk membeli. Fungsi dari
layanan ini adalah untuk membuat customer mengetahui apa yang
menurut dia nyaman dan cocok.

5. Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang kita dapatkan adalah :
a. Perlu adanya etika dan tanggung jawab social ketika memulai suatu
bisnis. Dalam etika bisnis, syarat diterimanya suatu perusahaan itu
ditentukan oleh pelanggan, competitior, dan regulasi pemerintah
sedangkan social responsibility adalah upaya suatu perusahaan untuk
memaksimalkan dampak positif daripada dampak negative. Seperti yang
dilakukan oleh Warby Parker dalam mengiklankan produknya
b. Salah satu cara Warby Parker dalam mendapatkan perhatian masyarakat
dengan melihat permasalahan, situasi, dan mendapatkan kesempatan
dengan masyarakat yang susah mendapatkan kacamata.
6. Daftar Pustaka
David Lazarus. 2019. Column: Warby Parker proves you can sell quality
glasses at more affordable price.
https://www.latimes.com/business/lazarus/la-fi-lazarus-eyewear-warby-
parker-20190508-story.html diakses pada tanggal 19 Agustus 2019
Anonim. 2017. Warby Parker Harga Terjangkau dan Kebanggaan Bagi
Pelanggan. https://www.ttimes.id/view.html?no=2017120821237799767
diakses pada tanggal 19 Agustus 2019
Ferrell, O.C., Hirt, G. A., and Ferrell, L. (2020). Business Foundations: A Changing
World. 12th Edition, McGraw-Hill, New York. (FHF)