Anda di halaman 1dari 7

UANG EMAS

1. Pengertian uang
Dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut:

Dalam ekonomi tradisional, pengertian uang didefinisikan sebagai alat


tukar. Tidak hanya uang seperti sekarang ini, benda lain seperti emas, perak,
bahkan garam pun bisa dijadikan uang barang. Syaratnya ialah benda itu
diterima secara umum oleh seluruh masyarakat setempat.

Ilmu ekonomi modern mendefinisikan pengertian uang lebih luas lagi.


Bukan hanya sebagai alat pembayaran jual beli barang, jasa, dan kekayaan lain,
melainkan juga pembayaran utang. Beberapa ahli menyebutkan fungsi uang
sebagai alat penunda pembayaran.

2. Sejarah uang emas

Di tahun 550 sebelum masehi, Raja Croesus dari Kerajaan Lydia


(sekarang salah satu daerah di Turki), memerintahkan bawahannya untuk
mencetak uang dalam bentuk koin emas. Uang ini kemudian dijadikan standar
tukar untuk segala bentuk transaksi jual-beli di Kerajaan Lydia, hingga ke
berbagai kerajaan tetangga yang ada pada waktu itu.

MRG Trade menemukan bahwa dalam sejarah emas, itu adalah kali
pertama emas digunakan sebagai alat tukar atau uang. Beberapa kerajaan
lainnya pada waktu itu pada akhirnya mengikuti langkah tersebut, sebelum
memutuskan untuk menstandarkan alat tukar dalam bentuk uang kertas. Namun
meskipun uang kertas sudah lebih populer kemudian hari, mata uang masih
memiliki hubungan yang cukup dekat dengan emas.
Menjelang akhir abad 19, banyak negara yang menerapkan kebijakan “Standar
Emas”, yakni mematok nilai mata uang mereka dengan emas dalam jumlah
tertentu. Kebijakan ini bertahan cukup lama. Sejumlah negara seperti Amerika
Serikat bahkan menggunakan standar emas ini hingga ratusan tahun lamanya.

3. Fungsi turunan uang yaitu :

Uang sebagai alat pembayaran yang sah yang dimana manusia


memerlukan uang untuk membeli kebutuhan hidup mereka berupa barang
maupun jasa.
Uang sebagai alat pembayaran utang, uang sebagai alat penimbun
kekayaan contohnya Lala selama hidupnya tidak pernah menghabiskan uangnya
untuk keperluan yang cuma-cuma tetapi uangnya disisihkan ataupun ditabung
untuk keperluan dia yang akan datang.

Uang sebagai alat pemindah kekayaan contohnya Budi ingin berpindah


dari Bandung ke Jakarta dengan cara memindahkan kekayaannya berupa tanah
ataupun bangunan rumahnya ke dalam bentuk uang dengan cara menjual
kekayaannya lalu setelah terjual dia membeli rumah dilain tempat dengan
menggunakan uang hasil penjualan rumahnya.

Fungsi uang terakhir yaitu uang sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi.

Selanjutnya yang saya ketahui tentang sistem uang emas dan perak itu
ada sebelum datangnya Islam dan emas perak pun dikenal dengan sebutan Dinar
dan Dirham. Dinar dan Dirham pun dikenal orang Arab sebelum datangnya
Islam karena aktifitas perdagangan yang dilakukan mereka dengan negara-
negara disekitarnya. Setelah Islam datang, Rasulullah Muhammad Saw pun
membuat kebijakan dengan mengakui adanya kegiatan perekonomian dengan
menggunakan Dinar dan Dirham.

Sehingga pada masa Rasulullah Muhammad Saw Dinar dan Dirham


berlaku sebagai alat tukar yang sah namun belum sepenuhnya karena masih ada
yang menggunakan sistem barter. Selanjutnya pada masa Khalifah Umar bin
Khattab menambahkan lafadz Islam pada Dinar dan Dirham. Lalu pada masa
Khalifah Abdul Malik bin Marwan melakukan reformasi moneter dengan
mencetak Dinar dan Dirham. Penggunaan Dinar dan Dirham terus berlanjut
tanpa adanya perubahan hingga pemerintahan Al-Mu'tashim khalifah terakhir
dinasti Abbasiyah.
4. Keuntungan uang emas

Diantaranya ada uang emas akan mengakibatkan kebebasan pertukaran


emas, mengimpor dan mengekspornya, tetapnya kurs pertukaran mata uang
antarnegara, bank-bank pusat dan pemerintah tidak mungkin memperluaskan
peredaran kertas uang karena yang terjadi secara umum uang kertas bisa
ditukarkan menjadi emas dengan harga tertentu, tiap-tiap adanya mata uang itu
dapat dipergunakan di dunia yang dimana selalu dibatasi dengan standar
tertentu berupa emas dan dengan begitu pengiriman barang maupun kekayaan
seseorang dari satu negara ke negara lain pun dengan begitu mudah, tiap negara
pun akan menjaga kekayaan emas.

5. Jenis jenis koin Dinar Emas dan Dirham Perak

Koin Dinar dicetak dan di distribusikan oleh beberapa pihak. Design koin
dinar emas dan dirham perak berbeda beda sesuai pencetaknya. Beberapa jenis
koin dinar yang sudah dicetak saat ini:

a. Dinar Dubai

Uni Emirat Arab mencetak koin Dinar dengan desain Masjid


Nabawi di Madinah dan koin Dirham dengan desain Masjidil Haram di Mekkah

b. Dinar Kelantan
Wilayah bagian Kelantan mencetak koin Dinar dengan desain simbol
wilayah bagian Kelantan. Dinar dan dirham telah menjadi mata uang resmi
selain ringgit di wilayah Kelantan.

c. Dinar Wakala Induk Nusantara

Wakala Induk Nusantara mencetak dan mengedarkan koin Dinar Emas


dan Dirham Perak dengan 2 seri, yaitu Seri Haji, Seri Nusantara. Untuk desain
Seri Haji mirip dengan Dinar yang dicetak di Dubai Uni Emirat Arab. Selain
koin tersebut, Wakala Induk Nusantara juga mengedarkan koin dari Kesultanan
Cirebon dan Kesultanan Ternate. Kesultanan Cirebon telah mencetak dan
mengedarkan dinar emas dan dirham perak sejak Desember 2012. Koin yang
diedarkan oleh jaringan Wakala Induk Nusantara berdasarkan berat 1 dinar =
4.25 gram dan diterbitkan dengan kemurnian 22 karat.

d.Dinar IMN

IMN adalah yang pertamakali memperkenalkan dan mencetak dinar dan


dirham di Indonesia pada tahun 2000, kemudian pada tahun 2010 IMN
mengeluarkan hasil penlitian sejarah, fikih dan timbangan mitsqal yang di ikuti
dengan Fatwa Atas Berat dan Kadar Untuk Dinar dan Dirham. Hasil penting in
adalah menyatakan dinar dan dirham adalah murni, 1 mistqal adalah 4.44 gram
(1/7 troy ounce) dan 1 dirham adalah 3.11 gram (1/10 troy ounce).

e.Dinar Logam Mulia

PT Logam Mulia mencetak koin Dinar dan Dirham dengan desain


Masjidil Haram di Mekkah

f.Dinar 24 Karat

PT Logam Mulia juga mencetak koin Dinar dengan kadar 24 karat


dengan Desain hanya tulisan
g.Dinar Perhimpunan BMT Indonesia

Perhimpunan BMT Indonesia atau PBMT mencetak Dinar Emas


Batangan atau Dinarbar dengan satuan berat 4,444 gram dengan kemurnian
9999. PBMT adalah perkumpulan Baitul Maal wat Tamwil seluruh Indonesia
dengan keanggotaan hingga 5000 BMT seluruh Indonesia

h.Dinar dan Dirham Logam Mulia Nusantara

Logam Mulia Nusantara adalah grup usaha pengembang dinar dan


dirham di Indonesia yang memiliki unit-unit atau jejaring bisnis meliputi: Angsa
Emas yang mengedarkan emas batangan, Dholtinuku sebagai jaringan toko
emas di seluruh Indonesia, Sillaturrahim Emas sebagai jaringan pengusaha,
pedagang, pengembang yang menggunakan dinar dan dirham sebagai alat
transaksi dan investasi dan melakukan pelbagai pelatihan penggunaan dinar dan
dirham.
Daftar isi :

1. pengertian uang..................................................................................

2. sejarah uang emas...............................................................................

3. fungsi uang..........................................................................................

4. keuntungan uang emas........................................................................

5. jenis jenis uang emas..........................................................................