Anda di halaman 1dari 11

1. Pria berusia 67 thn, 90 kg, masuk rumah sakit dengan diagnosa GOUT AKUT.

Pasie juga memiliki


riwayat RHEUMATOID ARTHRITIS sejak 1 thn yang lalu. Obat-obat uang sudah dikonsumsi
sampai sekarang untuk mengatasi nyeri dan bengkak pada persendian lutut adalah
dexamethasone 0,5 mg (dari 4 bulan lalu sampai sekarang). Hasil pemeriksaan laboratorium
kadar ASAM URAT 9 mg/dl dan SERUM KREATININ 3 mg/dl. Terapi saat dirumah sakit diberikan
ketorolac 2x30mg iv.
Rencana terapi yang dapat direkomendasikan untuk mengatasi DRP diatas adalah ?
a. Dosis ketorolac ditingkatkan
b. Ketorolac diganti paracetamol
c. Dosis dexamethasone dinaikkan
d. Serum kreatinin diturunkan
e. Dosis dexamethasone diturunkan

2. Pria berusia 63 thn, 90 kg masuk rumah sakit dengan diagnoosa gagal jantung. Pasien memiliki
riwayat DM tipe II sejak 10 tahun yang lalu. Obat-obat yang dikonsumsi untuk mengontrol kadar
gula darahnya adalah pioglitazonen 1x30 mg dan metformin 2x500 mg. Hasil gula darah acak
250mg/dl, gula darah puasa 180 mg/dl, serum kreatinin 3 mg/dl, tekanan darah 150/100
mmHg. Terapi saat ini dirumah sakit diberikan digoksin 1x250 mcg.
Obat anti diabetes berikut yang dapat direkomendasikan untuk mengontrol kadar gula darah
acak pasien adalah ?
a. Insulin glargine
b. Metformin
c. Insulin aspart
d. Glibenklamid
e. Insulin detemir

3. Pria berusia 58 thn masuk rumah sakit dengan keluhan nyeri pada dada sebelah kiri menjalar
keleher dan bahu, napas tampak tersengal. Pasien didiagnosa angina pektoris stabil dengan
riwayat gagal jantung. Obat-obatan yang digunakan dirumah untuk mengontrol tekanan darah
adalah bisoprolol 1x10 mg dan diltiazem 3x120 mg.
DRP pada kasus diatas adalah ?
a. Dosis bisoprol terlalu tinggi
b. Diltiazem tidak direkomendasikan pada angina dengan riwayat gagal jantung
c. Dosis diltiazem terlalu rendah
d. Dosis diltiazem terlalu tinggi
e. Dosis bisoprolol terlalu rendah

4. Salah satu perbedaan PIO dan KONSELING adalah ?


a. Contoh konseling adalah majalah dinding dan brosur sedangkan PIO adalah pemberian
informasi obat pada pasien HIV diruangan kusus
b. Konseling harus bertatap muka dengan pasien sedangkan PIO hanya melayani via telpon
c. Komunikasi PIO bersifat satu arah sedangkan konseling dua arah
d. Sasaran PIO adalah pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan lain, masyarakat dan pihak
lain sedangkan konseling hanya pasien dan keluarga pasien saja
e. Konseling dilakukan untuk semua pasien sedangkan PIO hanya pasien tertentu saja yang
memiliki penyakit kronis, lansia, pediatrik, dan resep polifarmasi
5. Berdasarkan STOPP/START, terapi antihipertensi diberikan pada pasien geriatri bila secara
persisten tekanan darah pasien ?
a. Sistolik >130 mmHg dan atau diastolik >80 mmHg
b. Sistolik <150 mmHg dan atau diastolik >90 mmHg
c. Sistolik >120 mmHg dan atau diastolik >80 mmHg
d. Sistolik >140 mmHg dan atau diastolik >90 mmHg
e. Sistolik >160 mmHg dan atau diastolik >90 mmHg

6. Anak laki-laki berusia 5 thn, dengan BB 18kg, demam disertai diare berdarah sejak 2 hari yang
lalu. Nafsu makan juga berkuran. Dari hasil pemeriksan mikrobiologi pada feses ditemukan
amuba vegetatif (positif)
Dokter mendiagnosa DISENTRI. Terapi yang diberikan adalah PCT syr 3x120 mg, metronidazole
tab 2x200 mg selama 3 hari, kaolin-pektin 3x1 cth.
Parameter yang perlu dimonitoring terkait efek samping dari penggunaan parasetamol diatas
adalah ?
a. SGOT/SGPT
b. Keadaan elektrolit dalam darah
c. Nafsu makan pasien
d. Suhu tubuh
e. Frekuensi BAB dan pemeriksaan feses

7. Berdasarkan STOPP/START, terapi antihipertensi diberikan pada pasien geriatri dengan diabetes
bila secara persisten tekanan darah pasien ?
a. Sistolik >140 mmHg dan atau diastolik >90 mmHg
b. Sistolik >130 mmHg dan atau diastolik >80 mmHg
c. Sistolik >120 mmHg dan atau diastolik >80 mmHg
d. Sistolik >160 mmHg dan atau diastolik >90 mmHg
e. Sistolik <150 mmHg dan atau diastolik >90 mmHg

8. Anak laki-laki berusia 5 thn, dengan BB 18kg, demam disertai diare berdarah sejak 2 hari yang
lalu. Nafsu makan juga berkuran. Dari hasil pemeriksan mikrobiologi pada feses ditemukan
amuba vegetatif (positif)
Dokter mendiagnosa DISENTRI. Terapi yang diberikan adalah PCT syr 3x120 mg, metronidazole
tab 2x200 mg selama 3 hari, kaolin-pektin 3x1 cth.
Rekomendasi yang dapat diberikan untuk mengatasi DRP diatas adalah ?
a. Menurunkan dosis kaolin-pektin
b. Menurunkan dosis metrronidazole
c. Menurunkan dosis PCT
d. Mengganti metronidazole dengan co-trimoxazol
e. Meningkatkan lama pemberian metronidazole (min 5 hari)

9. Salah satu kegiatan farmasi klinik yang dilakukan apoteker di RS adalah melakukan pengkajian
resep. Pengkajian resep meliputi kajia administrative, kesesuaian farmasetis dan pertimbangan
klinis.
Apakah kajian yang meliputi bentuk dan kekuatan sediaan, stabilitas dan kompatibilitas obat ?
a. Kajian coumpounding dan dispensing
b. Kajian kesesuaian dosis
c. Kajian administrative
d. Kajian kesesuaian farmasetik
e. Pertimbangan klinis

10. Pria berusia 72 thn, 87 kg, 162 cm, masuk rumah sakit dengan nyeri dan ngilu di seluruh tubuh,
mual. Pasien mengaku memiliki DM sudah 25 th dan suntik insulin sudah sekitar 20 th. Insulin
terakhir yang dipakai levemir 0-0-40 U dan Novorapid 3x26 U s.c. kadar gula puasa 185 mg/dl
GD 2JPP 275mg/dl.
Data subyektif dari kasus diatas adalah ?
a. DM sudah 25 tahun
b. Levemir 0-0-40U dan Novorapid 3x26U s.c
c. Nyeri dan ngilu diseluruh tubuh, mual
d. Suntik insulin sudah sekitar 20 tahun
e. Gula puasa 185mg/dl GD2JPP 275 mg/dl

11. Pria berusia 63 thn, 90 kg masuk rumah sakit dengan diagnoosa gagal jantung. Pasien memiliki
riwayat DM tipe II sejak 10 tahun yang lalu. Obat-obat yang dikonsumsi untuk mengontrol kadar
gula darahnya adalah pioglitazonen 1x30 mg dan metformin 2x500 mg. Hasil gula darah acak
250mg/dl, gula darah puasa 180 mg/dl, serum kreatinin 3 mg/dl, tekanan darah 150/100
mmHg. Terapi saat ini dirumah sakit diberikan digoksin 1x250 mcg.
Dosis digoksin yang tepat untuk pasien diatas menurut STOPP/START adalah ?
a. 2x250 mcg
b. 1x0,5 mcg
c. 1x0,25 mcg
d. 1x125 mcg
e. 2x125 mcg

12. Pria berusia 58 thn masuk RS dengan keluhan pusing, mual disertai batuk kering tampak ada
udema pada kedua pergelangan kaki. Hasil pemeriksaan tekanan darah 160/100 mmHg. Pasien
didiagnosa gagal jantung dan memiliki riwayat hipertensi. Obat-obat yang digunakan dirumah
untuk mengontrol tekanan darahnya adalah captopril 2x25mg, bisoprolol 1x10mg dan
spironolakton (golongan MRA) 1x25mg.
Parameter yang digunakan untuk memonitoring efek samping dari penggunaan obat anti
udema adalah ?
a. SGOT/SGPT
b. Serum creatinin
c. Kadar gula darah
d. Jumlah cairan yang dikeluarkan tubuh
e. Kadar kalium

13. Pria berusia 58 thn masuk RS dengan keluhan pusing, mual disertai batuk kering tampak ada
udema pada kedua pergelangan kaki. Hasil pemeriksaan tekanan darah 160/100 mmHg. Pasien
didiagnosa gagal jantung dan memiliki riwayat hipertensi. Obat-obat yang digunakan dirumah
untuk mengontrol tekanan darahnya adalah captopril 2x25mg, bisoprolol 1x10mg dan
spironolakton (golongan MRA) 1x25mg.
Target tekanan darah pada pasien diatas adalah ?
a. > 120/80 mmHg
b. 120/80 mmHg
c. < 130/80 mmHg
d. < 120/80 mmHg
e. < 140/90 mmHg

14. Pria berusia 67 thn, 90 kg, masuk rumah sakit dengan diagnosa GOUT AKUT. Pasie juga memiliki
riwayat RHEUMATOID ARTHRITIS sejak 1 thn yang lalu. Obat-obat uang sudah dikonsumsi
sampai sekarang untuk mengatasi nyeri dan bengkak pada persendian lutut adalah
dexamethasone 0,5 mg (dari 4 bulan lalu sampai sekarang). Hasil pemeriksaan laboratorium
kadar ASAM URAT 9 mg/dl dan SERUM KREATININ 3 mg/dl. Terapi saat dirumah sakit diberikan
ketorolac 2x30mg iv.
Berdasarkan STOPP/START, apa rekomendasi terapi yang dapat diberikan untuk mengatasi gout
pasien ?
a. Allopurinol 3x150 mg
b. Allopurinol 1x300 mg
c. Allopurinol 3x100 mg
d. Allopurinol 1x100 mg
e. Allopurinol 3x300 mg

15. Pria berusia 67 thn, 90 kg, masuk rumah sakit dengan diagnosa GOUT AKUT. Pasie juga memiliki
riwayat RHEUMATOID ARTHRITIS sejak 1 thn yang lalu. Obat-obat uang sudah dikonsumsi
sampai sekarang untuk mengatasi nyeri dan bengkak pada persendian lutut adalah
dexamethasone 0,5 mg (dari 4 bulan lalu sampai sekarang). Hasil pemeriksaan laboratorium
kadar ASAM URAT 9 mg/dl dan SERUM KREATININ 3 mg/dl. Terapi saat dirumah sakit diberikan
ketorolac 2x30mg iv.
Data yang dibutuhkan untuk menghitung GFR pasien adalah ?
a. BUN, serum kreatinin, hasil pemeriksaan urinalisa
b. Serum creatinin/cystatin, usia, berat badan dan tinggi badan
c. Serum creatinin/cystatin, usia, jenis kelamin dan ras
d. Berat badan , tinggi badan dan BMI
e. Serum creatinin saja

16. Pria berusia 58 thn masuk rumah sakit dengan keluhan nyeri pada dada sebelah kiri menjalar
keleher dan bahu, napas tampak tersengal. Pasien didiagnosa angina pektoris stabil dengan
riwayat gagal jantung. Obat-obatan yang digunakan dirumah untuk mengontrol tekanan darah
adalah bisoprolol 1x10 mg dan diltiazem 3x120 mg.
Terapi yang dapat direkomendasikan untuk mengatasi angina pasien adalah ?
a. Captopril
b. Digoksin
c. Clopidogrel
d. ISDN
e. Verapamil

17. Pria berusia 63 thn, 90 kg masuk rumah sakit dengan diagnoosa gagal jantung. Pasien memiliki
riwayat DM tipe II sejak 10 tahun yang lalu. Obat-obat yang dikonsumsi untuk mengontrol kadar
gula darahnya adalah pioglitazonen 1x30 mg dan metformin 2x500 mg. Hasil gula darah acak
250mg/dl, gula darah puasa 180 mg/dl, serum kreatinin 3 mg/dl, tekanan darah 150/100
mmHg. Terapi saat ini dirumah sakit diberikan digoksin 1x250 mcg
Obat anti diabetes oral yang tidak direkomendasikan pada pasien gagal jantung disertai gagal
ginjal kronis (pada kasus diatas) adalah ?
a. Captopril
b. Metformin
c. Insulin
d. Pioglitazone
e. Digoksin

18. Pria berusia 63 thn, 90 kg masuk rumah sakit dengan diagnoosa gagal jantung. Pasien memiliki
riwayat DM tipe II sejak 10 tahun yang lalu. Obat-obat yang dikonsumsi untuk mengontrol kadar
gula darahnya adalah pioglitazonen 1x30 mg dan metformin 2x500 mg. Hasil gula darah acak
250mg/dl, gula darah puasa 180 mg/dl, serum kreatinin 3 mg/dl, tekanan darah 150/100
mmHg. Terapi saat ini dirumah sakit diberikan digoksin 1x250 mcg
Target tekanan darah pasien diatas adalah ?
a. 120/80
b. < 150/90
c. >150/90
d. < 120/80
e. < 130/80

19. Saat mencari literatur terkait perbandingan efektivitas terapi, anda menemukan beberapa
penelitian dengan desain studi yang berbeda-beda. Manakah penelitian dengan desain studi
berikut yang akan anda gunakan untuk berdiskusi dengan dokter ?
a. Case report
b. RCT (randomized cotroller trial)
c. Cohort
d. Meta analysis
e. Case control

20. Pria berusia 63 thn, 90 kg masuk rumah sakit dengan diagnoosa gagal jantung. Pasien memiliki
riwayat DM tipe II sejak 10 tahun yang lalu. Obat-obat yang dikonsumsi untuk mengontrol kadar
gula darahnya adalah pioglitazonen 1x30 mg dan metformin 2x500 mg. Hasil gula darah acak
250mg/dl, gula darah puasa 180 mg/dl, serum kreatinin 3 mg/dl, tekanan darah 150/100
mmHg. Terapi saat ini dirumah sakit diberikan digoksin 1x250 mcg
Dampak pemberian pioglitazone pada pasien gagal jantung adalah ?
a. Udema
b. Hipotensi
c. Penurunan fungsi ginjal
d. Hipoglikemia
e. Hiperglikemia

21. Pria berusia 58 thn masuk RS dengan keluhan pusing, mual disertai batuk kering tampak ada
udema pada kedua pergelangan kaki. Hasil pemeriksaan tekanan darah 160/100 mmHg. Pasien
didiagnosa gagal jantung dan memiliki riwayat hipertensi. Obat-obat yang digunakan dirumah
untuk mengontrol tekanan darahnya adalah captopril 2x25mg, bisoprolol 1x10mg dan
spironolakton (golongan MRA) 1x25mg.
Rekomendasi yang dapat diberikan untuk mengatasi efek samping yang dialami pasien pada
kasus diatas adalah ?
a. Mengkombinasi furosemid dengan spironolacton
b. Menghentikan penggunaan bisoprolol
c. Mengganti bisoprolol dengan digoksin
d. Menghentikan penggunaan spironolakton
e. Mengganti captopril dengan valsartan

22. Pria berusia 63 thn, 90 kg masuk rumah sakit dengan diagnoosa gagal jantung. Pasien memiliki
riwayat DM tipe II sejak 10 tahun yang lalu. Obat-obat yang dikonsumsi untuk mengontrol kadar
gula darahnya adalah pioglitazonen 1x30 mg dan metformin 2x500 mg. Hasil gula darah acak
250mg/dl, gula darah puasa 180 mg/dl, serum kreatinin 3 mg/dl, tekanan darah 150/100
mmHg. Terapi saat ini dirumah sakit diberikan digoksin 1x250 mcg
Obat antidiabetes berikut yang dapat direkomendasikan untuk mengontrol kadar gula darah
acak pasien adalah?
a. Insulin glargine
b. Metformin
c. Insulin asparts
d. Glibenklamid
e. Insulin detemir

23. Anak laki-laki berusia 5 thn, dengan BB 18kg, demam disertai diare berdarah sejak 2 hari yang
lalu. Nafsu makan juga berkuran. Dari hasil pemeriksan mikrobiologi pada feses ditemukan
amuba vegetatif (positif)
Dokter mendiagnosa DISENTRI. Terapi yang diberikan adalah PCT syr 3x120 mg, metronidazole
tab 2x200 mg selama 3 hari, kaolin-pektin 3x1 cth.
Parameter yang perlu dimonitoring terkait efektivitas dari penggunaan PCT diatas adalah?
a. Keadaan elekrolit dalam darah
b. Suhu tubuh
c. Frekuensi BAB dan pemeriksaaan feses
d. SGOT/SGPT
e. Ruam pada kulit

24. Literatur berikut yang dapat digunakan sebagai acuan untuk merekomendasikan pemilihan
pengobatan kepada dokter pada pasien hipertensi adalah ?
a. American diabetes association
b. Pedoman tatalaksana jantung oleh PERKI
c. JNC 8
d. Stockley’s drug interaction
e. MIMS

25. Bayi berusia 13 bulan, BB 10kg datang ke poli anak dengan keluhan demam (suhu tubuh 38 oC),
susah makan setiap makan dimuntahkan kembali. Dokter mendiagnosa radang tenggorokan
karena virus. Terapi yang diberikan adalah racikan (Isoprinose 125mg dan dexamethasone 0,2
mg). Pasien juga diberikan sanmol drop (60mg/0,6mL) 1,2 mL setiap 6 jam. Namun setelah 3
jam penggunaan sanmol, suhu tubuh meningkat menjadi 39 oC.
Salah satu DRP dari kasus diatas adalah?
a. Suhu tubuh tinggi > 37oC
b. Dosis isoprinosine terlalu rendah
c. Penggunaan parasetamol tidak efektif
d. Pasien mengalami efek samping isoprinosine
e. Bayi berusia 13 bulan dengan BB 10 kg
26. Pria berusia 63 thn, 90 kg masuk rumah sakit dengan diagnoosa gagal jantung. Pasien memiliki
riwayat DM tipe II sejak 10 tahun yang lalu. Obat-obat yang dikonsumsi untuk mengontrol kadar
gula darahnya adalah pioglitazonen 1x30 mg dan metformin 2x500 mg. Hasil gula darah acak
250mg/dl, gula darah puasa 180 mg/dl, serum kreatinin 3 mg/dl, tekanan darah 150/100
mmHg. Terapi saat ini dirumah sakit diberikan digoksin 1x250 mcg
Berapa dosis insulin prandial per hari yang tepat untuk pasien diatas ?
a. 27 unit
b. 9 unit
c. 18 unit
d. 45 unit
e. 90 unit

27. Anak laki-laki berusia 5 thn, dengan BB 18kg, demam disertai diare berdarah sejak 2 hari yang
lalu. Nafsu makan juga berkuran. Dari hasil pemeriksan mikrobiologi pada feses ditemukan
amuba vegetatif (positif)
Dokter mendiagnosa DISENTRI. Terapi yang diberikan adalah PCT syr 3x120 mg, metronidazole
tab 2x200 mg selama 3 hari, kaolin-pektin 3x1 cth.
Salah satu DRP pada kasus diatas adalah ?
a. Tidak tepat pemilihan antibiotik (metronidazole)
b. Dosis kaolin pektin terlalu tinggi
c. Dosis parasetamol terlalu tinggi
d. Dosis metronidazole terlalu tinggi
e. Tidak tepat lama pemberian metronidazole

28. Pria berusia 72 thn, 87 kg, 162 cm, masuk rumah sakit dengan nyeri dan ngilu di seluruh tubuh,
mual. Pasien mengaku memiliki DM sudah 25 th dan suntik insulin sudah sekitar 20 th. Insulin
terakhir yang dipakai levemir 0-0-40 U dan Novorapid 3x26 U s.c. kadar gula puasa 185 mg/dl
GD 2JPP 275mg/dl.
Data objektif dari kasus diatas adalah ?
a. DM sudah 25 tahun
b. Suntik insulin sudah sekitar 20 tahun
c. Levemir 0-0-40U dan Novorapid 3x2U s.c
d. Gula puasa 185mg/dl GD2JPP 275 mg/dl
e. Nyeri dan ngilu diseluruh tubuh, mual

29. Pria berusia 63 thn, 90 kg masuk rumah sakit dengan diagnoosa gagal jantung. Pasien memiliki
riwayat DM tipe II sejak 10 tahun yang lalu. Obat-obat yang dikonsumsi untuk mengontrol kadar
gula darahnya adalah pioglitazonen 1x30 mg dan metformin 2x500 mg. Hasil gula darah acak
250mg/dl, gula darah puasa 180 mg/dl, serum kreatinin 3 mg/dl, tekanan darah 150/100
mmHg. Terapi saat ini dirumah sakit diberikan digoksin 1x250 mcg
Target kadar gula darah puasa pasien diatas adalah ?
a. >180 mg/dl
b. <70 mg/dl
c. <_ 200 mg/dl
d. <_ 180 mg/dl
e. <_ 126 mg/dl
30. Anak laki-laki berusia 5 thn, dengan BB 18kg, demam disertai diare berdarah sejak 2 hari yang
lalu. Nafsu makan juga berkuran. Dari hasil pemeriksan mikrobiologi pada feses ditemukan
amuba vegetatif (positif)
Dokter mendiagnosa DISENTRI. Terapi yang diberikan adalah PCT syr 3x120 mg, metronidazole
tab 2x200 mg selama 3 hari, kaolin-pektin 3x1 cth.
Parameter yang perlu dimonitoring terkait efektivitas dari penggunaan antibiotik diatas adalah ?
a. Respiratory rate pasien
b. Tekanan darah pasien
c. Ruam pada kulit
d. Keadaan elektrolit dalam darah
e. Frekuensi BAB dan pemeriksaan feses

31. Pria berusia 63 thn, 90 kg masuk rumah sakit dengan diagnoosa gagal jantung. Pasien memiliki
riwayat DM tipe II sejak 10 tahun yang lalu. Obat-obat yang dikonsumsi untuk mengontrol kadar
gula darahnya adalah pioglitazonen 1x30 mg dan metformin 2x500 mg. Hasil gula darah acak
250mg/dl, gula darah puasa 180 mg/dl, serum kreatinin 3 mg/dl, tekanan darah 150/100
mmHg. Terapi saat ini dirumah sakit diberikan digoksin 1x250 mcg.
Berapa dosis insulin basal per hari yang tepat untuk pasien diatas ?
a. 45 unit
b. 27 unit
c. 18 unit
d. 90 unit
e. 9 unit

32. Mengapa penggunaan diltiazem sebaiknya dihindari pada psien angina dengan riwayat gagal
jantung ?
a. Karena dapat menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah jantung
b. Karena dapat meningkatkan tekanan darah
c. Karena dapat menurunkan kontraksilitas jantung
d. Karena dapat menyebabkan vasokontriksi pembuluh darah jantung
e. Karena dapat meningkatkan kontraksilitas jantung

33. Pria berusia 67 thn, 90 kg, masuk rumah sakit dengan diagnosa GOUT AKUT. Pasie juga memiliki
riwayat RHEUMATOID ARTHRITIS sejak 1 thn yang lalu. Obat-obat uang sudah dikonsumsi
sampai sekarang untuk mengatasi nyeri dan bengkak pada persendian lutut adalah
dexamethasone 0,5 mg (dari 4 bulan lalu sampai sekarang). Hasil pemeriksaan laboratorium
kadar ASAM URAT 9 mg/dl dan SERUM KREATININ 3 mg/dl. Terapi saat dirumah sakit diberikan
ketorolac 2x30mg iv.
Salah satu DRP pada kasus diatas adalah ?
a. Penggunaan dexamethasone sebagai monoterapi RA terlalu lama
b. Pasien merupakan populasi lansia (geriatri)
c. Dosis dexamethasone terlalu rendah
d. Kadar serum kreatinin pasien tinggi
e. Dosis dexamethasone terlalu tinggi

34. Pria berusia 58 thn masuk RS dengan keluhan pusing, mual disertai batuk kering tampak ada
udema pada kedua pergelangan kaki. Hasil pemeriksaan tekanan darah 160/100 mmHg. Pasien
didiagnosa gagal jantung dan memiliki riwayat hipertensi. Obat-obat yang digunakan dirumah
untuk mengontrol tekanan darahnya adalah captopril 2x25mg, bisoprolol 1x10mg dan
spironolakton (golongan MRA) 1x25mg.
Terapi yang direkomendasikan untuk mengatasi udema pasien adalah ?
a. Spironolactone
b. Amlodipin
c. Hidroklortiazid
d. Digoksin
e. Furosemid

35. Pria berusia 67 thn, 90 kg, masuk rumah sakit dengan diagnosa GOUT AKUT. Pasie juga memiliki
riwayat RHEUMATOID ARTHRITIS sejak 1 thn yang lalu. Obat-obat uang sudah dikonsumsi
sampai sekarang untuk mengatasi nyeri dan bengkak pada persendian lutut adalah
dexamethasone 0,5 mg (dari 4 bulan lalu sampai sekarang). Hasil pemeriksaan laboratorium
kadar ASAM URAT 9 mg/dl dan SERUM KREATININ 3 mg/dl. Terapi saat dirumah sakit diberikan
ketorolac 2x30mg iv.
Salah satu DRP pada kasus diatas adalah ?
a. Dosis dexamethasone terlalu rendah
b. Dosis dexamethasone terlalu tinggi
c. Ketorolac kontraindikasi untuk pasien gagal ginjal kronik berat
d. Dosis ketorolac terlalu rendah
e. Pasien merupakan populasi lansia (geriatri)

36. SOAP merupakan salah satu metode/pendekatan penyelesaian problema terapi obat. Salah satu
tahapan dalam SOAP adalah A (asessment). Hal yang dilakukan pada tahap tersebut adalah ?
a. Mengumpulkan data-data laboratorium seperti darah lengkap, tes urun, fotorontgen dan
dan MRI untuk menunjang diagnosis dokter
b. Melakukan monitoring terhadap efektifitas terapi dan efek samping obat yang digunakan,
kemudian memberikan konseling pada pasien/keluarga pasien
c. Mentabulasi data permasalahan medis, terapi yang diberikan serta melakukan kajian DRP
berdasarkan Guidelines, jurnal dg Evidence-Based Medicines ataupun literatur lainnya
d. Melakukan wawancara kepada pasien untuk mngetahui keluhan yang diderita pasien
e. Melakukan rekonsiliasi obat dengan membandingkan terapi yang diinstruksikan dokter
dengan kenyataan dilapangan

37. Pria berusia 58 thn masuk rumah sakit dengan keluhan nyeri pada dada sebelah kiri menjalar
keleher dan bahu, napas tampak tersengal. Pasien didiagnosa angina pektoris stabil dengan
riwayat gagal jantung. Obat-obatan yang digunakan dirumah untuk mengontrol tekanan darah
adalah bisoprolol 1x10 mg dan diltiazem 3x120 mg.
Diltiazem merupakan obat golongan ?
a. Ca chanel blocker (CCB) Non-Dihidroperidin
b. Angiotensinogen Converting Enzym Inhibitor (ACEI)
c. Angiotensin II Receptor Blocker (ARB)
d. Ca Chanel Blocker (CCB) Dihidroperidin
e. Beta Blocker

38. Pria berusia 72 thn, 87 kg, 162 cm, masuk rumah sakit dengan nyeri dan ngilu di seluruh tubuh,
mual. Pasien mengaku memiliki DM sudah 25 th dan suntik insulin sudah sekitar 20 th. Insulin
terakhir yang dipakai levemir 0-0-40 U dan Novorapid 3x26 U s.c. kadar gula puasa 185 mg/dl
GD 2JPP 275mg/dl.
Apa obat yang anda rekomendasikan terkait probem medic nyeri dan ngilu seluruh tubuh pada
pasien ?
a. Asam mefenamat
b. Parasetamol
c. Gabapentin
d. Celecoxib
e. Na diklofenak gel

39. Pria berusia 67 thn, 90 kg, masuk rumah sakit dengan diagnosa GOUT AKUT. Pasie juga memiliki
riwayat RHEUMATOID ARTHRITIS sejak 1 thn yang lalu. Obat-obat uang sudah dikonsumsi
sampai sekarang untuk mengatasi nyeri dan bengkak pada persendian lutut adalah
dexamethasone 0,5 mg (dari 4 bulan lalu sampai sekarang). Hasil pemeriksaan laboratorium
kadar ASAM URAT 9 mg/dl dan SERUM KREATININ 3 mg/dl. Terapi saat dirumah sakit diberikan
ketorolac 2x30mg iv.
Dengan menggunakan MDRD, berapa GFR pasien tersebut ?
a. 24 ml/min/1.73 m2
b. 24 ml/min/1.73 m2
c. 18 ml/min/1.73 m2
d. 21 ml/min/1.73 m2
e. 17 ml/min/1.73 m2

40. Anak laki-laki berusia 5 thn, dengan BB 18kg, demam disertai diare berdarah sejak 2 hari yang
lalu. Nafsu makan juga berkuran. Dari hasil pemeriksan mikrobiologi pada feses ditemukan
amuba vegetatif (positif)
Dokter mendiagnosa DISENTRI. Terapi yang diberikan adalah PCT syr 3x120 mg, metronidazole
tab 2x200 mg selama 3 hari, kaolin-pektin 3x1 cth.
Bila pasien tanpa dehidrasi, apa yang disarankan apoteker ?
a. Memberikan oralit ½ gelas tiap diare (100ml)
b. Tidak memberikan oralit
c. Memberikan oralit ¼ sampai ½ gelas tiap diare (50-100ml)
d. Memberikan oralit 3x1 gelas (3x200ml) per hari
e. Memberikan oralit 1 sampai 1,5 gelas tiap diare (200-300ml)

41. Anak laki-laki berusia 5 thn, dengan BB 18kg, demam disertai diare berdarah sejak 2 hari yang
lalu. Nafsu makan juga berkuran. Dari hasil pemeriksan mikrobiologi pada feses ditemukan
amuba vegetatif (positif)
Dokter mendiagnosa DISENTRI. Terapi yang diberikan adalah PCT syr 3x120 mg, metronidazole
tab 2x200 mg selama 3 hari, kaolin-pektin 3x1 cth.
Salah satu DRP pada kasus diatas adalah ?
a. Dosis kaolin pektin terlalu tinggi
b. Dosis metronidazole terlalu tinggi
c. Dosis parasetamol terlalu tinggi
d. Tidak tepat pemilihan antibiotik (metronidazole)
e. Penggunaan kaolin pektin tidak untuk anak dibawah 6 tahun
42. Pria berusia 63 thn, 90 kg masuk rumah sakit dengan diagnoosa gagal jantung. Pasien memiliki
riwayat DM tipe II sejak 10 tahun yang lalu. Obat-obat yang dikonsumsi untuk mengontrol kadar
gula darahnya adalah pioglitazonen 1x30 mg dan metformin 2x500 mg. Hasil gula darah acak
250mg/dl, gula darah puasa 180 mg/dl, serum kreatinin 3 mg/dl, tekanan darah 150/100
mmHg. Terapi saat ini dirumah sakit diberikan digoksin 1x250 mcg.
Target serum kreatinin pasien diatas adalah ?
a. 0,6-1,2 mg/dl
b. 3 mg/dl
c. > 3 mg/dl
d. > 30 ml/min/1.73 m2
e. < 3 mg/dl

43. Pria berusia 63 thn, 90 kg masuk rumah sakit dengan diagnoosa gagal jantung. Pasien memiliki
riwayat DM tipe II sejak 10 tahun yang lalu. Obat-obat yang dikonsumsi untuk mengontrol kadar
gula darahnya adalah pioglitazonen 1x30 mg dan metformin 2x500 mg. Hasil gula darah acak
250mg/dl, gula darah puasa 180 mg/dl, serum kreatinin 3 mg/dl, tekanan darah 150/100
mmHg. Terapi saat ini dirumah sakit diberikan digoksin 1x250 mcg.
Obat antidiabetes oral yang tidak direkomendasikan pada pasien gagal jantung (pada kasus
diatas) adalah ?
a. Digoksin
b. Captoprl
c. Pioglitazone
d. Insulin
e. Metformin

44. Salah satu peayanan farmasi klinik dirumah sakit yang wajib dilakukan oleh apoteker adalah
rekonsiliasi obat. Apa yang dimaksud dengan rekonsiliasi obat ?
a. Suatu proses yang mencakup kegiatan untuk memastikan terapi obat yang aman, efektif
dan rasional bagi pasien
b. Kegiatan kunjuangan kepasien rawat inap yang dilakukan apoteker secara mandiri atau
bersama tim tenaga kesehatan untuk mengamati kondisi klinis pasien secara langsung dan
mengkaji masalah terkait obat
c. Proses untuk mendapatkan informasi mengenai seluruh obat/sediaan farmasi lain yang
pernah dan sedang digunakan, riwayat pengobatan dapat diperoleh dari wawancara atau
data rekam medik/pencatatan penggunaan obat pasien
d. Proses membandingkan instruksi pengobatan dengan obat yang telah didapat pasien
e. Kegiatan penyediaan dan pemberian informasi, rekomendasi obat yang independen, akurat,
tidak bias, terkini dan komprehensif