Anda di halaman 1dari 1

َّ ‫ال َمصْ لَ َح ُة ْال َعا َّم ُة ُم َق َّد َم ٌة َعلَي ْال َمصْ لَ َح ِة ْال َخا‬

‫ص ِة‬

“Kemaslahatan yang umum lebih didahulukan daripada kemaslahatan yang khusus”


          Kaidah tersebut menegaskan bahwasannya kita harus mendahulukan
kemaslahatan yang umum ketimbang yang khusus. Sesungguhnya, benturan antara
kemaslahatan individu dan kemaslahatan umum berhubungan erat dengan rasa
keadilan. Kemafsadahan pastilah berhubungan dengan keadilan, entah kemafsadahan
yang makruh maupun yang haram. Sudah barang tentu kemafsadahan yang di
haramkan lebih besar daripada yang dimakruhkan. Kemafsadahan itu membawa
kemudaratan, maka yang berbuat mudarat harus disanksi, adanya sanksi itu
memudaratkan bagi penjahat, tetapi membiarkan kejahatan merajalela adalah lebih
besar kemudaratannya. 

6. ‫صىا ضسبؼر ارإ بَهحجسأ يػوس حذسفَىاو‬


َ ‫( خحي‬Apabila terjadi pertentangan antara
kemaslahatan dan kerusakan, maka harus diperhatikan mana yang lebih kuat di antara
keduanya)