Anda di halaman 1dari 21

DAFTAR PERTANYAAN DAN JAWABAN

KELOMPOK 1 MODEL ADAPTASI ROY

NAMA WAKTU PERTANYAAN NAMA DAN JAWABAN


MAHASISWA DAN JAM
(17 B)
1. Reysa Jum’at Teori dari calista roy ini (Muhammad Anshari Halilintar)
Elsyafitri (13.19) adalah teori yang melihat
Pada bagian awal di makalah kami
(Kelompok klien bisa berperilaku
sudah dijelaskan bahwasanya
2) adaptif. Hal ini
Keperawatan komunitas sebagai
cenderung kepada
suatu bidang keperawatan yang
individu, pertanyaan saya
merupakan perpaduan antara
bagaimana keterkaitan
keperawatan dan kesehatan masyarakat
dancontoh dari teori
dengan dukungan peran serta masyarakat
calista roy ini dalam
secara aktif.keperawatan
sebuah komunitas?
komunitas Calista Roy menggabarkan
Mohon dijelaskan
model konseptual mengacu pada ide-ide
global mengenai individu, kelompok
situasi atau kejadian tertentu yang
berkaitan dengan disiplin yang spesipik.
Konseptual pembahasan kalista roy itu
ada 4, yaitu manusia,
kesehatan, lingkungan dan keperawatan.
Nah dalam proses ini ada system yang
digunakan agar bisa berjalan dan saling
ketergantungan yaitu input, control dan
outputnya.Misalnya pada manusia :
manusia dalam proses kehidupan
tentunya manusia memiliki respon
adaptif dan mala adaptif seperti misalnya
sehat dan sakit dalam tingkah laku
dan pola kehidupan sehari saja manusia
melakukan hal seperti beresiko penyakit
hipertensi itu input dari tingkah laku, juga
berhubungan dengan lingkungannya,
sementara itu dalam upaya kontrolisasi
dibutuhkanlah seorang perawat
komunitas yang memberikan promotive
dalam hal pencegahan pada prevensi
primer, sekunder maupun tersier
dengan melakukan terjun memberikan
penyuluhan dan pengkajian mengenai
pola makan, kemudian setelah adanya hal
seperti itu maka timbulah output berupah
suatu perubahan dari sikap sebelumnya
menjadi hal yang baik , bisa menjadi
lebih buruk atau malah diam ditempat.
Namun pada akhirnya hubungan antara
manusia, kesehatan dan
keperawatansaling timbal balik dan
masing masing mempunyai tujuan dan
fungsinya
2. Salisa Jum’at penetapan keberhasilan (Muhammad Anshari Halilintar)
Ashanita (13.27) suatu askep didasarkan
Suatu askep memang harus melewati
(Kelompok pada perubahan perilaku
berbagai proses, misalnya mulai dari
2) dan kriteria hasil yang
pengkajian hingga tahap evaluasi yang
ditetapkan yaitu
dimana didalamnya terdapat juga
terjadinya adapatasi, bisa
intervensi dan
kelompok jelaskan apa
implementasi diberikanterkait
saja kriterianya?
masalah keperawatan komunitas
yang di angkat. Sehingga pada
akhirnya dapat mengubah prilaku
manusia setelah adanya stimuli
pada tahap
pengkajian, prilaku yang dimaksud adala
h misalanya terkaita kebiasaan, sikap bud
aya, nilai dan karakter yang dapat mempe
ngaruhi kesehatan bagi manusia di lingku
ngan. nahuntuk mengetahui apa
saja kriteria hasil dari proses adaptasi itu
merupakan hasil dari observasi dan
pelaksana bagi perawat komunitas yang
terjun langsung ke
lapangan, dengan nantinya menghasilkan 
sebuah data untuk penelitan.
namun kriteria suatu proses apakah
berhasilnya suatu askep yang diberikan
saya kira kita sudah punya outcom atau
acuan terkait intervensi dan
implementasi bagi perawat dalam
mengedeoankan kebutuhan setiap
individu yang bermasalah
terkait kesehatan.

3. Hilmiatussa Jum’at Didalam konsep (Muhammad Anshari Halilintar)


idah (13.28) pembahaan kalista roy
Sebetulnya dari 4 sistem yang ada
(Kelompok ada 4, yaitu, manusia,
di teori roy ini tidak bisa dipisahkan dan
2) lingkungan, kesehatan
saling ketergantungan serta mempunyai
dan keperawatan. Coba
hubungan timbal balik. Jadi saya berikan
kelompok berikan contoh
contoh yaitu antara perawat komunitas
masing" dari 4 konsep
dan manusia, misalanya di suatu
calista roy tersebut
daerah yang tempatnya dekat dari tempat
dengan keperawatan pembuangan sampah kota
komunitas. terdapat beberapa penduduk yang tinggal,
nah dari situ bisa kita jelaskan masalah
nantinya yang mungkin timbul
terhadap manusia mngkin sanitasi yang
buruk. Menyebabkan
diare, batuk, dan juga phbs yang
tidakterjaga karena
lingkungan tersebut. ditambah lagi
mausianya tidakpunya informasi yang
memadai terkait kesehatan.Nah disinilah
peran perawat, tanpa menimbang tempat
dan dimana merekaberasal, tugas perawat
komunitas lah yang langsung terjun ke
lapangan dalam memberikan informasi
terkait kesehatan tersebut mngatasi
masalah yang ada. Hal Ini digunakan
dalam dalam upaya menjalankan tindakan 
berupa pencegahan pada prevensi primer.
Sekunder dan tersier yang
nantinya melewati, kontrolisasi sehingga
menghasilkan output yang adaptif. Jadi
manusia--kesehatan-lingkungan-
keperawatan masih satu
kesatuan seperti yang saya jelaskan

4. Ghea Pebby Jum’at pada proses keperawatan (Cindy Taspianty Putri)


(13.28) dengan teori callista roy Menurut kelompok Dalam melakukan
di pengakajian pada pengkajian tahap stimulus residual ini
tahap 2 yaitu disebutkan sukar diobsevasi akan tetapi dalam Tahap
dengan menggunakan ini teori callista roy memberikan hal-hal
cara stimuli residual, yang dapat membatu proses pengakajian
yaitu dijelaskan bahwa yakni meliputi kepercayan, sikap, sifat
beberapa faktor dari individu berkembang sesuai pengalaman
pengalaman masa lalu yang lalu, hal ini memberi proses belajar
relevan menjelaskan untuk toleransi.
bagaimana keadaan saat Contohnya saja pengalaman nyeri pada
ini berupa sikap, budaya, pinggang ada yang toleransi tetapi ada
karakter adalah faktor yang tidak.
residual yang sulit diukur
dan memberikan efek
pada situasi sekarang.
bagaimana tanggapan
kelompok melakukan
pengkajian pada tahap
ini? sedangkan dijelaskan
bahwa faktor stimuli
residual ini sulit diukur.
coba kelompok berikan
satu contoh yang
didapatkan dengan
melakukan pengkajian
pada tahap ini?
5. Rahmatullai Jum’at manusia adalah makhluk (Cindy Taspianty Putri)
li (13.38) holistic yang memiliki 1.Peran membimbing rohani pasien yang
sistem adaptif yang merupakan bagian integral dari bentuk
selalu beradaptasi, pelayanan kesehatan dalam upaya
bagaimana peran aktif memenuhi kebutuhan biologis-
perawat komunitasdalam psikologis-sosiologis-spritual , karena
menyeimbangkan pada dasarnya setiap diri manusia
perilaku adaptif jika terdapat kebutuhan dasar spiritual
pasien mengalami 2.Pendidik/ Edukator, dengan cara
penyakit kronis yang membantu klien dalam meningkatakan
kemungkinan sembuhnya tingkat pengetahuan kesehatan, gejala
kecil penyakit bahkan tindakan yang
diberikan, sehingga terjadi perubahan
perilaku dari klien setelah dilakukan
pendidikan kesehatan.

6. Mia Jum’at Pada bagian proses (Muhammad Anshari Halilintar)


Purnamasar (13.41) keperawatan tepatnya
Pengkajian tahap dua memang harus
i pada pengkajian,
digunakan pada konsep adaptasi roy.
(Kelompok kelompok memaparkan
Karena memang konsep adaptasi
2) terdapat 2 macam tahap
roy adalah dimana salah satu dari
pengkajian, yaitu tahap
sistemnya  terdiri dari manusia/individu
pengkajian 1 dan tahap
yang merupakan hal pertama yang
pengkajian 2. Pada tahap
muncul dalam memberikan masalah
pengkajian
keperawatan, sehingga ada aksi dan
2 tebagi menjadi 3
reaksi antara perawat danmanusia, karena
stimulus yaitu fokal,
adanya hubungan saling ketergantungan
kontekstual, dan residual.
yang dimana juga dalam pengkajian
Apakah dalam
tahap dua berfokus pada kebutuhan
pengkajian keperawatan
individual dimana dalam pemberian
komunitas,  tahap 2 pada
asuhan nya adalah perawat komunitas
adaptasi Roy ini bisa
yang bertujuan pada akhirnya dapat
dilaksanakan? Sedangkan
mengubah perilaku individu/manusia ke
isi dari stimulus lebih
arah yang adaptif dan
dominan pada
partisipatif khususnyadalam masalah
individu. Jika bisa,
kesehatan.
bagaimana cara
melakukan
pengkajiannya?
7. Fenty Fajri Jum’at Bagaimana cara perawat (Cindy Taspianty Putri)
Handayani (13.42) komunitas merubah atau Cara perawat komunitas adalah dengan
(Kelompok memanipulasi fokal, berbicara yang baik, memahami dan
2) kontextual dan residual menghargai kebiasaan yang dilakukan
stimuli agar kemampuan individu maupun di masyarakat supaya
adaptasi meningkat? tidak 
terjadi kesalahfahaman dalam
berinteraksi, karena yang kita anggap
baik belum tentu bisa diterima dengan
baik pula.

8. Desi Jum’at Dari konsep mayor (Lilis Romaito Hutajulu)


Apriani (14.06) adaptasi roy salah Mekanisme penyesuaian atau Koping
(Kelompok satunya regulator yaitu yang berhubungan dengan perubahan
2) subsistem dari lingkungan, diperlihatkan melalui
mekanisme koping perubahan Biologis, Psikhologis dan
dengan respon otomatik, social. Subsistim Regulator yang
coba kelompok berikan kaitannya dengan perubahan pada sistim
contoh dari mekanisme saraf, kimia tubuh, dan organ endokrin.
koping tersebut ? Subsistim regulator mekanisme kerja
utama yang berespon dan beradaptasi
terhadap stimulus lingkungan. Respon-
respon susbsistem tersebut semua
diperlihatkan pada empat perubahan yang
ada pada manusia sebagai sistim adaptive
yaitu : fungsi fisiologis, konsep diri,
fungsi peran dan Interdependensi
9. Dwi Astuti Jum’at Bagaimana peran (Herli Yulianti)
(Kelompok (14.19) perawat komunitas untuk Perawat memberikan dorongan terhadap 
3) meningkatkan intergritas peningkatan integritasadaptasi dan berko
manusia dalam mencapai ntribusi terhadap kesehatan manusia, kual
tujuan manusia untuk itashidup dan kematian dengan damai. Tu
mempertahankan juan keperawatan diraihketika stimulus fo
kehidupan ? kal berada dalam suatu area dengan tingk
atanadaptasi manusia. Ketika stimulus fo
kal tersebut berada pada areatersebut dim
ana manusia dapat membuat suatu penyes
uaian diri ataurespon efektif.
Adaptasi membebaskan energi dari upaya 
koping yang tidak efektifdan memungkin
kan individu untuk merespon stimulus ya
ng lain.Kondisi tersebut dapat mencapai p
eningkatan penyembuhan dankesehatan. J
adi peranan penting adaptasi sangat ditek
ankan padakonsep ini.
10. Eny Jum’at Sebutkan Apa saja tujuan (Risky Ridho Ramadhani)
Purwanings (14.27) keperawatan dan Tujuan dari keperawatan adalah
ih aktivitas keperawatan membantu seseorang untuk beradaptasi
(Kelompok dari 4 elemen konsep terhadap perubahan kebutuhan fisiologis,
4) keperawatan dengan konsep diri, fungsi peran, dan hubungan
model adaptasi roy? interdependensi selama sehat dan sakit

11. Irvansyah Jum’at Pada pembahasan kel 1 (Risky Ridho Ramadhani)


(Kelompok (15.09) membahas tentang tiga Tingkat adaptasi seseorang akan di
3) tingkatan adaptasi pada tentukan oleh stimulus
manusia yang ditemukan fokal,kontekstual,residual
oleh roy,yang saya 1.fokal adalah suatu respon yang
tanyakan berikan contoh diberikan secara langsung terhadap
satu persatu dari tiga ancaman atau input yang masuk.
tingkatan adaptasi 2.Stimulus Kontekstual adalah semua
tersebut! stimulus lain seseorang baik internal
maupun eksternal yang mempengaruhi
situasi dan dapat di observasi,di ukur dan
secara subjektit di sampaikan individu. 
3.Residual adalah karakteristik/riwayat
dari seseorang yang ada dan timbul releva
dengan situasi yang di hadapi tetapi sulit
di ukur secara objektif. 

12. Srimelda Jum’at Apa peran perawat (Risky Ridho Ramadhani)


(Kelompok (15.32) komunitas dari 3 Model adaptasi Roy difokuskan pada
4) tingkatan (focal konsep adaptasi manusia. Konsepnya 
stimulasi, kontekstual dari keperawatan, orang, sehat, dan
stimulus, residual lingkungan semuanya saling
stimulus) adaptasi pada berhubungan 
manusia yg dikemukakan satu sama lain. lanjut usia secara terus
oleh roy? menerus mendapatkan stimuli 
lingkungan. Stimulus lingkungan dalam
hal ini dapat berupa adanya relokasi  pada
tempat perawatan di panti sosial dan
perpisahan dengan orang-orang yang 
dicintai. Pada akhirnya, respon terbuat
dan menghasilkan respon inefektif 
maupun adaptif. Respon adaptif
meningkatkan integritas dan membantu
lanjut usia untuk mencapai tujuan
adaptasi mereka dengan lingkungan yang
baru 
yaitu bertahan hidup, mempertahankan
kesehatan baik jasmani maupun mental, 
berkuasa, serta individu menyesuaikan
dengan perubahan lingkungan. 
Sedangkan respon inefektif merupakan
kegagalan untuk meraih atau 
mengancam tujuan dari adaptasi. 

13. Vivi Jum’at Jelaskan secara singkat (Herli Yulianti)


Andriani (15.39) dan padat tentang Proses Baiklah kita jelaskan dulu dari awal siste
(Kelompok kontrol seseorang mnya supaya pada proseskontrolnya biar 
3) menurut Roy mudah di pahami.
Sebagai suatu system, manusia digambar
kan dengan istilah input,proses control da
n umpan balik serta output. Input pada m
anusiasebagai suatu sistem adaptasi adala
h dengan menerima masukandari lingkun
gan luar dan lingkungan dalam diri indivi
du itu sendiri.
Input atau stimulus termasuk variable sta
ndar yang berlawanan yangumpan balikn
ya dapat dibandingkan. Variabel standar i
ni adalahstimulus internal yang mempuny
ai tingkat adaptasi dan mewakilidari renta
ng stimulus manusia yang dapat ditoleran
si dengan usaha -usaha yang biasanya dil
akukan.
Nah disini, prooses control manusia berfu
ngsi sebagai suatu sistemadaptasi adalah 
mekanisme koping yang telah diidentifik
asi yaitu :subsistem regulator dan subsiste
m kognator. Regulator dan kognatoradala
h digambarkan sebagai aksi dalam hubun
ganya terhadap empatefektor cara adaptas
i yaitu : fungsi fisiologis, konsep diri, fun
gsiperan dan interdependensi. 
14. Nabila Jum’at Bagaimana menurut (Herli Yulianti)
Rizky ( 15.40) kelompok peran perawat
Pendidik atau educator adalah perawat
(Kelompok dan cara perawat
memiliki peran untuk dapat memberikan
3) memberikan informasi
informasi yang memungkinkan klien
dan edukasi penting membuat pilihan dan mempertahankan
keperawatan komunitas keinginannya. Contoh cara-cara
terhadap aplikasi model pemeriksaan cek kesehatan berkala.
imogene king Perawat akan berikan informasi atau
dikehidupan sehari-hari ? edukasi tentang pemeriksaan kesehatan
secara berkala kepada masyarakat dalam
kehidupan sehari-hari seperti pada usia
muda melakukan periksa payudara
sendiri dari dini. Nah di sini masyarakat
di tuntut untuk beradaptasi tentang
kesehatannya. Seperti yang dijelaskan
Callista Roy dalam model adaptasinya
pada keperawatan komunitas tujuannya
yaitu untuk mempertahankan perilaku
adaptif dan merubah perilaku maladaptif
pada komunitas dalam upaya peningkatan
kesehatan masyarakat.
15. Herlina Jum’at Bagaimana cara perawat (Risky Ridho Ramadhani)
Malinda (16.27) komunitas dapat Salah satu cara mengtasi pasien kanker
(Kelompok meningkatkan model payudara bisa dengan melakuan
4) adaptasi roy ini pada mekanisme koping atau seperti
pasien kanker payudara pendekatan dengan pasien karna disaat
terhadap pemenuhan itulah pasien mngalami lemahnya
kebutuhan psikologi psikososialnya.
dalam menjalani
kemoterapi, jelaskan
16. Nindy Jum’at Masalah apa yang akan (Cindy Taspianty Putri)
Indah (19.00) terjadi bila konsep - Interdependent merupakan kemampuan
Pratiwi adaptasi roy bagian seseorang mengenal pola-pola tentang 
(Kelompok interdependensi tidak kasih sayang, cinta yang dilakukan
2) diterapkan secara melalui hubungan secara interpersonal
maksimal di masyarakat. pada 
Bagaimana perawat bisa tingkat individu maupun kelompok. Jika
membuat konsep tidak diterapkan akan mengganggu
interdependensi itu kesehatan individu dan tidak mendorong
diterapakan dengan baik? kesehatan pertumbuhan individu.
Interdependen itu sendirin memberikan
kemanfaatan bagi masyakat untuk
kesehatan karena dapat meningkatkan
kesehatan dan pertumbuhan individu.

17. Rizka Jum’at berikan contoh dari (Alva Dera)


gustin (19.36) mempertahankan 1. Dengan mempertahankan fugsi
(Kelompok perilaku adaptif dalam biologis seperti kebutuhan oksigenasi,
4) uoaya peningkatan nutrisi, eliminasi, aktivitas dan istirahat,
kesehatan menurut roy. dan proteksi/perlindungan.
2. Dengan mempertahankan konsep
diri atau seluruh keyakinan yang dianut
oleh setiap individu seperti pandangan
terhadap fisiknya. Model konsep ini
berhubungan dengan psikososial dan
penekanan spesifik pada aspek aktivitas
mental dan perasaan. Dimana individu
bisa menghilangkan perasaan cemas
ataupun takut.
3. Dengan mempertahankan
model fungsi perannya,seperti pola
interaksi sosial seseorang dalam
hubungannya dengan orang lain yang
dicerminkan dalam peran primer,
sekunder, dan tersier. Fokusnya
bagaimana seseorang dapat memerankan
dirinya di masyarakat sesuai
kedudukannya.
4. Dengan mempertahankan mode
interdependensi yaitu saling memberi
dan menerima cinta dan kasih sayang,
perhatian dan saling menghargai.

18. Indah Jum’at Bagaimana cara perawat (Alva Dera)


Kurniawati (19.58) komunitas Hospitalisasi pada anak
(Kelompok mengaplikasikan dapat menyebabkan kecemasan,
4) tindakan keperawatan ketegangan, ketakutan bahkan stress pada
terkait misalnya pada anak tersebut. Nah disini kita sebagai
contoh kasus dengan perawat bisa mengaplikasikan dua
anak hospitalisasi , adaptasi sesuai yang dikemukakan oleh
berdasarkan pendekatan Calista Roy, yang pertama kita bisa
teori keperawatan melakukan pendekatan dengan mode
adaptasi roy. interdependensi yaitu dengan
memberikan perhatian dan kasih sayang
terhadap anak tersebut, setelah itu kita
akan melakukan pendekatan dengan
mempertahankan konsep diri dimana kita
berfokus pada aktivitas mental dan
perasaan anak tersebut, nah disini kita
akan mengajarkan anak tersebut
bagaimana dia memandang fisiknya dan
perannya sebagai anak yang sedang
membutuhkan pengobatan.

19. Yuyun Jum’at Bagaimana contoh (Alva Dera)


Bella Ria (22.25) penerapan konsep mayor 1. Sistem, Kesatuan dari beberapa unit
(Kelompok adaptasi roy yang bagian yang saling berhubungan untuk
4) kognator dalam membentuk suatu kesatuan yang utuh
keperawatan komunitas? dengan ditandai adanya input, control
proses,out put dan umpan balik. Contoh
nya dalam keperawatan komunitas
adalah dimana adanya hubungan yang
baik antara perawat komunitas dan
masyarakat atau pasien sehingga adanya
umpan balik dari masyarakat tersebut
kepada si perawat.
2. Derajat Adaptasi, perubahan tetap
sebagai hasil dari stimulus fokal,
konsektual dan residual sehingga
manusia dapat berespon
adaptif sendiri. Contohnya dalam
keperawatan komunitas adalah dimana
kita sebagai perawat komunitas
mengajarkan kepada klien cara
beradaptasi dengan mandiri, klien
diminta untuk menyesuaikan diri dengan
diri sendiri, orang lain maupun
lingkungan.
3. Problem adaptasi, Kejadian atau
adaptasi yang tidak adekuat terhadap
penurunan atau peningkatan
kebutuhan. Contohnya dikeperawatan
komunitas adalah dimana klien
mengalami masalah atau kendala dalam
beradaptasi seperti anak dengan
hospitalisasi dia akan mengalami
ketakutan atau kecemasan ketika melihat
dokter maupun perawat di rumah sakit
tersebut, karna itu dia mengalami
gangguan beradaptasi dengan orang lain.

20. Gauri Jum’at dimakalah kelompok ada (Alva Dera)


Saskia (23.24) mnjelaskan ttg proses Contoh kasus :
(Kelompok keperawatan. berikan Seorang anak dengan leukemia dirawat di
4) contoh kasus dan RSUD Arifin achmad kota pekanbaru,
bagaimana cara anak tersebut berusia 7 tahun. Karena
kelompok melakukan pengobatan yang lama anak tersebut
pengkajian tahap 1 dan 2 mengalami hospitalisasi dimana anak
smpai klmpok tersebut selalu ketakutan apabila ada
menegakkan diagnosa tenaga medis yang masuk keruangan
ssuai dg konseptual tersebut.
model adaptasi roy? 1. Pengkajian tahap 1 dan 2, dengan
melakukan pengumpulan data tentang
perilaku pasien sebagai suatu sistem
adaptif, disini yang dikaji adalah fisiologi
pasien, konsep diri dari pasien, fungsi
peran dan ketergantungan. Nah pada
kasus anak dengan hospitalisasi kita bisa
melakukan pengkajian dengan
pendekatan konsep diri dengan mengkaji
tingkat kecemasan pada psien tersebut
dan bagaimana respon adaptifnya.
Setelah itu perawat menganalisa pola
perubahan prilaku klien tentang respon
adaptif, dikasus sudah dijelaskan bahwa
respon klien selalu ketakutan apabila ada
tenaga medis yang masuk keruangan
tersebut.

21. Ayu Nindi Jum’at Berikan contoh (Lilis Romaito Hutajulu)


(Kelompok (23.28) bagaimana konsep model Selama lebih dari 30 tahun Model
5) adaptasi Calista Roy Adaptasi Roy telah digunakan untuk
dibidang Keperawatan ? memahami dan menuntun praktik
keperawatan dalam perawatan pasien.
Para perawat menggunakan model ini
sebagai framework untuk
mengkonseptualisasi dan merencanakan
intervensi keperawatan pada pasien atau
menggunakan model ini untuk
menciptakan intervensi untuk pemisahan
populasi klinik.
Contohnya pada situasi sehat,
perawat berperan untuk membantu
pasien agar tetap mampu
mempertahankan kondisinya sehingga
integritasnya akan tetap terjaga.
Misalnya melalui tindakan promotif
perawat dapat mengajarkan bagaimana
meningkatkan respon adaptif. Dan pada
situasi sakit, pasien diajarkan
meningkatkan respon adaptifnya akibat
adanya perubahan lingkungan baik
internal maupun eksternal. Misalnya,
seseorang yang mengalami kecacatan
akibat amputasi karena kecelakaan.
Perawat perlu mempersiapkan pasien
untuk menghadapi realita. Dimana
pasien harus mampu berespon secara
adaptif terhadap perubahan yang terjadi
didalam dirinya.

22. Alfiatun Sabtu Jelaskan apa saja (Lilis Romaito Hutajulu)


Wahidah (06.58) hambatan yang dapat Ketika menilai perilaku adaptif dan
(Kelompok mempengaruhi perawat maladtif, ada banyak faktor yang dapat
5) komunitas dalam mempengaruhi penilaian tersebut, salah
melakukan adaptasi Roy? satunya adalah sistem nilai yang dianut
perawat.

23. Lilik Tri Sabtu Di keperawatan (Lilis Romaito Hutajulu)


Rahayu (07.58) komunitas Iya sangat berpengaruh terhadap
(Kelompok Calista Roy komunitas
5) menggambarkan model Kelebihan teori calista roy :
konseptual mengacu Model Adaptasi Roy telah
pada ide-ide global menggambarkan tahapan–tahapan dalam
mengenai individu, proses keperawatan yang lengkap.
kelompok situasi atau Berdasarkan teori Roy, tahapan proses
kejadian tertentu yang keperawatan dimulai dari 2 level
berkaitan dengan disiplin pengkajian , diagnosa keperawatan,
yang spesipik, jadi saya tujuan tindakan keperawatan, intervensi
ingin bertanya apakah keperawatan dan evaluasi keperawatan.
model yang Kelebihan proses keperawatan
dikembangkan oleh berdasarkan Model Adaptasi Roy ini
calista Roy berpengaruh adalah pada tahap 2 level pengkajian
terhadap komunitas saat yang harus dilakukan perawat.
ini? Dan ada nggak
kaitannya dengan teori Kekurangan teori calista roy :
lainnya. Jika ada coba Model Adaptasi Roy lebih berfokus pada
kelompok jelaskan. Dan proses adaptasi pasien dan bagaimana
coba kelompok jelaskan pemecahan masalah pasien dengan
apa kelebihan dan menggunakan proses keperawatan dan
kekurangan dalam teori tidak menjelaskan bagaimana sikap dan
calista roy. prilaku caring perawat ketika melakukan
asuhan keperawatan. Pada prinsipnya
pemecahan masalah pasien sangat
penting dalam keperawatan, tetapi prilaku
caring juga sangat diperlukan ketika
memberikan asuhan keperawatan pada
pasien, karena bisa saja seorang perawat
yang tidak mempunyai prilaku caring
akan menjadi stressor baru bagi
pasiennya.

24. Fauzan Sabtu Model keperawatan (Herli Yulianty)


Risyadi (09.36) adaptasi Roy merupakan Di keperawatan komunitas, perawat harus 
(Kelompok keperawatan yang mendekati individutersebut, seperti mend
3) bertujuan membantu atangi rumah individu tersebut, karena pe
seseorang untuk ranperawat adalah sebagai pemberi asuha
beradaptasi terhadap n keperawatan dapat lebihmemahami tent
perubahan kebutuhan ang proses adaptasi yang terjadi pada indi
fisiologis, konsep diri, vidu, yangdimulai dari adanya stimulus/st
fungsi , peran, dan ressor yang dapat menjadikanindividu me
hubungan ngalami stress, proses mekanisme koping 
interdependensi selama (kognator danregulator) dan effektor seba
sehat sakit , Bagaimana gai upaya individu mengatasi stressordan 
jika anda seorang terakhir timbulnya respon prilaku individ
perawat komunitas dalam u terhadap stressoryang dihadapinya
memberikan pelayanan
tersebut di komunitas
sementara di komunitas
sangat banyak individu?

25. Apriliana Sabtu Jelaskan bagaimana (Cindy Taspianty Putri)


Afghani (12.11) proses pengkajian pada Proses pengkajian pada
(Kelompok stimulasi residual dengan stimulasi residual dilakukannya
5) penerapan teori roy yang komunikasi terapeutik untuk membantu
dimana pengalaman klien bisa beradaptasi dengan perawat hal
mempengaruhi kondisi ini sesuai dengan Model keperawatan
saat ini dalam konsep adaptasi Roy merupakan keperawatan
komunitas. yang bertujuan membantu 
seseorang untuk beradaptasi ,biasanya
ada Beberapafaktor dari pengalaman mas
a lalu relevan dalammenjelaskan bagaima
na keadaan saat ini.
Hal umum yang mempengaruhi stimulus 
antara lain budaya (status sosial ekonomi, 
etnik, sistemkepercayaan), keluarga (stru
ktur, kerja), tahapperkembangan (usia, ke
rja, keturunan, dan faktorgenetika),
mode adaptif integritas (fisiologi danpatol
ogis, konsep diri, fungsi peran, interdepen
densi), efektifitas kognator (persepsi, pen
getahuan, keahlian), dan pertimbanganlin
gkungan (pengobatan, penggunaan obat t
ertentu, tembakau, alkohol).

26. Azmil Sabtu Apa yang dimaksud dari (Cindy Taspianty Putri)
Umur (12.22) kalimat meningkatkan - maksud dari meningkatkan kembali
(Kelompok kembali kesehatan kesehatan manusia dan mempertahankan
5) manusia dan kondisi sehat,Adalah upaya yang
mempertahankan kondisi dilakukan individu untuk mencapai status
sehat? Jenis kesehatan sehat dan mencegah timbulnya kembali
apa yang ditingkatkan suatu penyakit.
pada contoh orang yang - ada beberapa jenis kesehatan yakni yg
menderita kanker berhubungan dengan kesehatan tubuh/
tersebut? Dan apa yang fisik dan kesehatan mental/jiwa Bagi
mendasari konsep pasien kanker.Kesehatan tubuh
komunitas terhadap merupakan kesehatan yang dinilai dari
upaya rehabilitatif ini kondisi fisik seseorang. Istiah kesehatan
pada contoh tersebut. fisik berkaitan erat dengan masalah –
masalah fisik seperti terbebas dari luka
atau pun terbebas dari penyakit yang
tampak (baik penyakit luar mau pun
penyakit dalam).sedangkam Kesehatan
mental merupakan kesehatan yang dinilai
dari kondisi jiwa atau pun mental
seseorang.  Istilah kesehatan mental
sangat erat kaitannya dengan masalah
stress dan masalah – masalah terkait
pikiran lainnya,Jadi, untuk Pasien kanker
yang masih mampu melakukan aktivitas
fisik, olahraga teratur bisa memberikan
berbagai manfaat termasuk meningkatkan
kesehatan pasien.sedangkan untuk
kesehatan mental pasien kanker
melakukan adaptasi sesuai ajarannya dan
minta bantuan ke ustadz misalnya pasien
islam.
Konsep yg mendasari perawat komunitas
dalam upaya rehabilitasi dari teori callista
roy yaitu membantu klien untuk
beradaptasi terhadap perubahan
kebutuhan fisiologis, konsep diri,
fungsi peran, dan hubungan
interdependensi selama sehat sakit.
Hal itu sesuai dengan jenis kesehatan
untuk pasien kanker yg malas
beolahraga,jadi mereka harus beradaptasi
dengan perubahan dan klien mau tidak
mau melakukan adaptasi sesuai dengan
yg didapatnya dari ustadz atau orang lain.