Anda di halaman 1dari 10

Nama : Nurul Mega Astutik

NIM : 180210102079

Kelas : B

Aplikasi Hukum Termodinamika 1 dan 2

Berdasarkan artikel yang sudah saya baca, “Studi Pengaruh Proses Pengintegrasian
Panas Terhadap Konversi Amoniak pada Intercooler Reaktor Amoniak PUSRI II dengan
Analisis Pinch” oleh Desy Rosarina, diketahui bahwa hukum 1 termodinamika dan hukum 2
termodinamika dapat diaplikasikan dalam industri pupuk.

Pada artikel tersebut dijelaskan bahwa produksi amoniak membutuhkan energi yang
cukup besar. Pada pembentukan amoniak ini terjadi reaksi eksotermis dimana reaksi tersebut
menghasilkan panas yang dibuang ke lingkungan. Hal ini dapat terjadi karena secara
termodinamika, semakin tinggi temperatur dan tekanan, maka konversi akan semakin rendah.
Prinsip-prinsip termodinamika diperlukan dalam proses analisis pinch untuk mengurangi
pemakaian energi pada overall suatu proses, sehingga tercapai pemanfaatan panas yang ada
di dalam aliran proses semaksimal mungkin atau penggunaan energi seminimal mungkin.

Pengaplikasian prinsip termodinamika dalam proses analisis pinch sangat penting


karena untuk analisis pinch dibutuhkan data-data termodinamika seperti temperatur fluida
dan entalpi. Dengan analisis pinch yang merupakan kombinasi antara hukum 1
termodinamika dan hukum 2 termodinamika, dapat diketahui titik-titik kehilangan panas
yang paling tinggi. Dan dengan adanya analisis pinch dapat dibuat suatu sistem jaringan alat
penukar panas yang baru pada ammonia converter dan dari sistem yang baru ini akan didapat
konversi yang lebih baik.

Jadi, dari artikel ini dapat diketahui bahwa dalam proses produksi amoniak dperlukan
analisis pinch yang berjalan berdasarkan prinsip-prinsip termodinamika.