Anda di halaman 1dari 3

NOTULENSI

Konsultasi Publik (KP) I


Penyusunan RRTR di Sekitar Kawasan Otoritatif Badan Otorita
Pengelola (BOP) Kawasan Pariwisata Borobudur

Tanggal : 27 Agustus 2019


Waktu : 09.00 – selesai
Tempat : Hotel Horison Ultima Riss, Yogyakarta

Tanggapan dan Masukan


1. Badan Otorita Pengelola (BOP) Kawasan Pariwisata Borobudur- (Direktur
Teknis BOB)
 Tahun depan direncanakan akan membangun dua jalur utama dari dusun
ngelinggo ke benowo,
 Konsep bangunan dalam menyusun kegiatan ini nantinya apakah akan di
seragamkan atau berbeda dalam setiap kabupaten.
 Tahun depan direncanakan akan membangun Gapura/Gate yang
menyambungkan Salaman dengan Kembaran di Desa Pekacangan

2. Dinas Pertanahan Tata Ruang Prov DIY


 Informasi trase rencana jalan Tol sudah di setujui yang di susun oleh Dinas
Pekerjaajn Umum Bina Marga Provinsi Yogyakarta,
 D.I. Yogyakarta memiliki ruang keistimewaan yang salah satunya adalah
kawasan bedah menorah. Saat ini sedang dilakukan pekerjaan studi RTR
Kawasan Strategis Perbukitan Menoreh yang disusun oleh Provinsi D.I
Yogyakarta, dan diharapkan nantinya dalam penyusunan kegiatan ini dapat
juga memperhatikan kajian RTR Kawasan Strategis Perbukitan Menoreh
tersebut.
 Kawasan Perbukitan Bedah Menoreh saat ini di rencanakan akan di bangun
jalan dengan 4 lajur dan akan segera di buat DED untuk pembangunan
jalannya.
 Mengetahui karakter wisatawan dapat menjadi salah satu aspek pnting dlm
penentuan pengmbangan kawasan bedah menorah. Mengingat Provinsi D.I
Yogyakarta memiliki target 2 juta wisatawan.
 Selain memperhatikan karakter wisatawan, juga perlu memperhatikan
kebutuhan air bersih serta harus tetap mempertahankan adanya LP2B yang
sudah ditentukan.
 Rawan bencana yang ada dalam kawasan perencanaan yang perlu di
antisipasi dan dimitigasi salah satunya adalah bencana gunung berapi.

3. Kec Borubudur, Kab. Magelang


 Dalam penyusunan nanti diharapkan dapat memperhatikan asek lingkungan
demi menjaga konservasi lingkungan dengan tidak mengurangi kegiatan mata
pencaharian masyarakat.
 Isu strategis saat ini adalah ketersediaan air, air di perbukitan menorah saat
ini sangat terbatas, hal ini sejalan dengan banyaknya penebangan pohon-
pohon di kawasan perbukitan.
 Perlu adanya peningkatan infrastruktur, khususnya jalan di kawasan
perencanaan, khususnya menghubungkan Desa Giripurno dengan
Kecamatan Samigaluh di Kabupaten Kulon Progo.
 Khusus untuk di Desa Giripurno yang berbatasan dengan samigaluh
Kabupaten Kulon Progo, perlu adanya pemenuhan sarana pendidikan,
dikarenakan sarana pendidikan di giripurno terbatas sehingga masyarkat
harus ke Samigaluh untuk pemenuhan kebutuhan pendidikannya.
 Dari borubudur di bagi jalan kelas kab di pintu kec salaman desa
ngargoretno/giripurno. Khusus giripurno berbatasan dengan desa samigaluh
pemenuhan sarana pendidikan yg ada di kec samigaluh.
 Tambang marmer saat ini dapat dijadikan objek wisata (Museum Marmer), hal
ini juga didukung dengan akses jalur wisata yang yang menuju kearahnya.

4. Kec. Loano, Kab. Purworejo


 Saat ini di Desa sedayu sudah ada MA kejuruan, yang salah satunya
kejuruannya adalah wisata. Hal ini untuk diharpakan dapat mendukung
kegiatan pariwisata yang ada di perbukitan menoreh dalam aspek SDM,
 Saat ini ada lokasi terminal seluas 6000m2 di Desa Sedayu,
 Desa Sedayu saat ini sudah memiliki pasar menoreh, nntinya juga ada
pengembangan Balkondes yang saat ini lahannya sudah disiapkan,
 Desa Banyuasin memiliki pasar desa yang sedang akan di kembangkan
dengan memanfaatkan adanya tanah desa disebelahnya, yang mana dalam
rangka mendukung BOB,
 Akses jalan Purworejo- BOB,saat ini sudah tersambung namun dari Desa
Sedayu sampai BOB jalannya masih berupa rabat beton dan tidak layak,
tahun depan sudah diusulkan dengan dana dan akan di realisasi
pembangunannya sekitar 2KM
 Desa Sedayu dapat menyediakan fasilitas kantor di tanah bekas sekolah
dasar milik desa jika siap untuk BOB ingin berkantor disana.