Anda di halaman 1dari 4

1.

PEMBUATAN GRANUL

Granulasi Basah

Formula (dibuat tablet parasetamol 100 tablet, bobot per tablet 750 mg)

Fase dalam (92%):

Parasetamol 500 mg 50 g

Amprotab (10%) 75 mg 7,5 g

Musilago amili (10%) 230 mg 23 g

Laktosa 92 mg 9,2 g

Total fase dalam 690 mg 69 g

Fase luar (8%):

Mg-stearat (1%) Fase luar yang ditambahkan tergantung

massa granul (fase dalam) yang


Talk (2%)
diperoleh
Amprotab (5%)

Fase dalam (92%):

Total fase dalam untuk 1000 tablet = 69 g


Parasetamol = 50 g

Amilum kering (10% x 750 g) = 7,5 g

Mucilago amili (1/3 x 690 g) = 23 g

Laktosa <690-(500+75+(0,1x230))> = 9,2 g

Misal, diperoleh granul 68,5 g dalam praktek

Jumlah mucilago amili yang digunakan 20 g (lebih sedikit), maka bobot granul

teoritis menjadi:

50 g + 7,5 g + (0,1 x 20 g) + 9,2 g = 68,7 g

jadi, dalam 68,5 g granul yang diperoleh mengandung parasetamol sejumlah:

68,5
 x 50 g = 49,854 g
68,7

jumlah tablet yang dapat dibuat = (49,854 g / 0,500 g) = 99,708 tablet  99

(jumlah tablet utuh)

Fase luar (8%):

Mg-stearat 1/92 x 68,5 g = 0,745 g

Talk 2/92 x 68,5 g = 1,489 g

Amprotab 5/92 x 68,5 g = 3,722 g

PROSEDUR KERJA:

1. Buatlah musilago amili 10% dengan terlebih dahulu membuat suspensi pati

dengan 1,5 bagian air dalam beker gelas lalu tambahkan air sampai tanda
batas, dipanaskan sampai terbentuk larutan yang kental, agak jernih dan

mudah dituang (larutan kanji). Timbang berat larutan kanji dan wadah (a)

2. Campur dan grus homogen serbuk parasetamol, laktosa dan amylum

penghancur dalam di dalam mortir/lumpang sampai homogen.

3. Kemudian tambahkan larutan kanji sedikit demi sedikit sampai terbentuk

adonan yang dapat dikepal seperti bola salju yang bila kepalan tersebut

dipecah akan memberikan butiran-butiran terpisah.

4. Catat jumlah larutan kanji yang digunakan (a-b) dengan menghitung selisih

jumlah awal larutan kanji dengan jumlah larutan kanji yang tersisa, dengan

menimbang ulang berat larutan kanji sisa dan wadah (b)

5. Adonan tersebut diayak dengan ayakan mesh 14 dengan sedikit tekanan

memakai stamfer atau perata seperti botol yang dimiringkan, granul yang

didapat ditampung dalam suatu wadah.

6. Keringkan granul didalam lemari pengering pada suhu 50-60˚C selama 8-12

jam kemudian diayak dengan mesh 16 dan ditimbang jumlah granul yang

didapat.

7. Jumlah fasa luar yang ditambahkan dihitung menurut jumlah granul kering

yang dihasilkan. Selanjutnya apabila pencetakan akan dilaksanakan maka

granul kering dan fasa luar dicampur homogen dan campuran ini siap

dicetak menjadi tablet

1. Cetak Langsung

Formula Tablet Hisap:

Vitamin C 100 mg (20%)

Sorbitol kristal 39%

Na. Sakarin 39%

Mg. Stearat 1%
FD&C Yellow no 6 1%

Oleum citri qs

Bobot tablet 500 mg

2. Granulasi kering

Formula Tablet Kunyah:

Parasetamol 250 mg

Sukrosa 336 mg

Mg. stearat 3 mg

FD&C Yellow no. 6 2 mg

Oleum Citri qs