Anda di halaman 1dari 4

Nama : Citra Ayu Destari

NPM :2018212286
No absen :
Kelas :A

Ilustrasi kasus

Seorang ibu berusia 56 tahun dengan berat badan 65 kg,tinggi badan 165 cm dating ke RS bersama suaminya dengan keluhan : batuk
sudah 2 minggu, batuk kering tidak nafsu makan, badan lemah, susah tidur,dan berkeringat malam hari. Sudah makan obat warung.

Dokter menyarankan untuk periksa lab dan foto rontgen,selama menunggu hasil lab dan foto rontgen pasien diberikan obat amoxicillin
500 mg,diminum 3x sehari. Dan hasil lab yang diperoleh ternyata BTA Positif dan foto ronntgen menunjukkan ada infiltrate

Pertanyaan:
1. Berikan saran untuk terapi TB dengan menggunakan analisis SOAP
2. Jelaskan mengenai efek samping dari obat TB yang digunakan oleh pasien serta obat TB yang anda sarankan

Jawab:

Evaluasi terapi Pasien

Tabel Dosis rekomendasi OAT lini pertama untuk dewasa


Dosis rekomendasi harian 3 kali
minggu
Nama Obat Dosis (mg/kg BB) Maksimum(kg) Dosis(mg/kg BB) Maksimum (mg)
Isoniazid 5( 4-6) 300 10(8-12) 900
Rifampisin 10(8-12) 600 10(8-12) 600

Pirazinamid 25(20-30) 35(30-40)


Etambutol 15(12-18) 30 (25-35)
Streptomisin * 15(12-18) 15 (12-18)
Berdasarkan hasil lab diketehui pasien BTA positif dan foto ronntgen adanya infiltrate, hasil ini menunjukkan gambaran Tuberkuosis
aktif dan pasien penderita penyakit Tuberculosis paru dengan kasus baru yaitu pasien yang belum pernah mendapat OAT sebelum nya
atau riwayat mendapat OAT kurang dari 1 bulan.

Penata laksanaan:

Tahapan pengobatan terdiri dari 2 tahap yaitu:

1. Tahap awal diberikan setiap hari . paduan pengobatan pada tahap ini dimaksudkan untuk secara efektif menurunkan jumlah
kuman, pengobatan selam 2 bulan dengan obat lini pertama yaitu: Rifampisin, Isoniazid, Pirazinamid,Etambutol
2. Tahap lanjutan bertujuan membunuh sisa sisa kuman yang masih ada dalam tubuh. Durasi tahap lanjutan selama 4 bulan dengan
menggunakan Rifampisin dan isoniazid diberikan setiap hari.

Analisis SOAP
Data Pasien Subjektif Objektif assesment Plan Referensi
Wanita usia 56  Batuk sudah 2  BTA positif Dengan menggunakan Kep Menkes RI
tahun, minggu Rontgen ada OAT lini pertama No. HK .01.07/
BB 56 kg, Tinggi  Batuk kering infiltrat untuk dewasa yaitu: Menkes/755/2019
165 cm  Tidak nafsu 1.Tahap awal (2bulan) Tentang pedoman
Diagnosis: BTA makan Isoniazid 300 mg pelayanan kedokteran
positif  Badan lemah Rifampisin 600 mg TatalaksanaTuberkulosis
 susah tidur Etambutol 1000 mg
Pirazinamid 1500 mg
1 x sehari

2.Tahap lanjutan
(4bulan)
Isoniazid 300 mg
Rifampisin 600 mg
1x sehari
Efek samping Obat

Nama obat Efek samping (Berat) Saran Efek samping (Ringan) Saran
Isoniazid rasa terbakar nyeri atau Piridoxin 50-75 mg/hari
kesemutan
Rifampisin Hepatitis,gagal ginjal Hentikan rifampisin Mual, anoreksia,nyeri berikan obat dengan
akut,Syok perut bantuan sedikit
makanan,atau menelan
OAT sebelum tidur
Pirazinamid Hepatotoksik Hentikan Pirazinamid Mual, anoreksia,nyeri berikan obat dengan
perut bantuan sedikit
makanan,atau menelan
OAT sebelum tidur
Etambutol Gangguan penglihatan Hentikan etambutol