Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

BERBAGAI ASPEK TENTANG AGAMA

Memenuhi tugas dari Ibu Ibanah Suhrowardiyah, M.Th.I

Mata kuliah Pengantar Study Agama

Disusun Oleh :

1. Sumiati
2. Moh. Baihaqi
3. Nadhifah Salsa Bela

Institut Agama Islam Negeri Jember

Tahun 2018/2019
KATA PENGANTAR

Seraya mengucapkan Alhamdulillah, segala puji serta syukur penulis sampaikan


kehadirat Ilahi Rabbi, atas segala kenikmatan dan kekuatan-Nya penulis dapat
menyelesaikan makalah ini. Sholawat serta salam penulis sampaikan kepada
baginda Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing kita menuju masa yang
penuh dengan kedamaian.

Keberhasilan penulisan ini tidak lepas dari bantuan beberapa pihak, untuk itu
penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada :

1. Bapak Prof. Dr. H. Babun Suharto,SE.,MM selaku kepala Rektor Institut


Agama Islam Negeri Jember
2. Bapak Ibanah Suhrowardiyah M.Th.I selaku dosen mata kuliah Pengantar
Study Islam
3. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu, terima kasih
atas bantuannya.
Penulis menyadari akan kekurangan dalam penulisan dan penyusunan makalah
sejarah peradaban islam ini. Kritik dan saran yang membangun, sangat penulis
harapkan dari pembaca. Akhirnya semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi
semua pihak, umumnya bagi pembaca, dan khususnya bagi penulis.

Jember, September 2018

Penulis,

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR......................................................................................ii
DAFTAR ISI....................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN................................................................................iv
1.1 Latar Belakang Masalah.......................................................................iv
1.2 Rumusan Masalah.................................................. .............................iv
1.3 Tujuan Penulisan.................................................... .............................iv
BAB II PEMBAHASAN.................................................................................v
2.1 Pengertian Agama................................................................................v
2.2 Syarat Agama.......................................................................................v
2.3 Pengelompokan atau bentuk Agama....................................................vii
2.4 Kepentingan Agama Bagi Manusia.....................................................viii
BAB III PENUTUP.........................................................................................ix
3.1 Simpulan................................................................................................ix
DAFTAR PUSTAKA

iii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Belakangan ini agama sangat berperan dalam kehidupan manusia. Selain
sebagai keyakinan yang terdapat dalam diri manusia, agama juga sudah
berperan aktif dalam memecahkan berbagai masalah yang di hadapi
manusia. Berbagai jawaban atas masalah tersebut dapat dilakukan dengan
mengkaji beberapa pendekatan yang digunakan dalam memahami agama.
Pendekatan yang dimaksud ialah cara pandang yang ada dalam ilmu
pengetahuan kemudian di gunakan untuk memahami agama dengan
melakukan suatu.Studi – studi agama adalah salah satunya. Studi agama
mengkaji baik dari segi asal usul keberadaannya sebagai suatu sistem
keyakinan dan kepercayaan dalam konteks hubungan antar agama.
1
Sehingga makalah ini kami susun untuk memenuhi tugas dari mata kuliah
study agama Islam serta supaya pembaca dapat memahami tentang studi –
studi agama terutama agama Islam.

1.2. Rumusan Masalah


1.2.1.   Apa definisi agama ?
1.2.2. Apa saja syarat sebuah Agama?
1.2.3. Apa saja bentuk atau macam Agama?
1.2.4. Apa Urgensi atau kepentingan agama bagi manusia?
1.3. Tujuan
1.3.1.  Agar pembaca dapat mengetahui pengertian dari Agama
1.3.2.  Agar pembaca dapat mengetahui syarat terbentuknya agama
1.3.3. Agar pembaca dapat mengetahui macam bentuk agama
1.3.4 Agar pembaca dapat mengetahui kepentingan agama bagi manusia

1
9.30, jumat/7/9/18.metodologi-studi-agama-agama.pdf

iv
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Agama


Kata agama dalam bahasa Indonesia berarti sama dengan “Diri” atau dalam
bahasa Inggris “Religion”. Dari arti bahasa (etimologi) agama berasal datri
bahasa Sansekerta yang berarti tidak pergi, tetap ditempat, diwarisi turun
temurunsedangkan kata Diri menyandang arti antara lain menguasai,
memudahkan, patuh, balasan atau kebiasaan.
Secara istilah atau terminologi, ada banyak pendapat tentang agama secara
terminologi diantaranya
 Menurut Durkhiem agama adalah sistem kepercayaan dan praktek
yang telah dipersatukan yang berkaitan dengan hal – hal yang kudus.
 Menurut Spencer agama adalah kepercayaan terhadap sesuatu yang
maha mutlak.
 Menurut Dewey agama adalah pencarian manusia terhadap cita –cita
umum dan abadi meskipun dihadapkan pada tantangan yang dapat
mengancam jiwanya.23
2.2 Syarat - syarat Agama
Suatu agama akan dikatakan sebagai agama apabila memenuhi lima syarat,
masing – masing adalah :
a. Akidah
Akidah atau keyakinan adalah sikap jiwa yang tertanam didalam hati
yang dimanifestasikan ke dalam perkataan dan perbuatan.
Akidah merupakan salah satu elemen penting dalam agama. Akidah
mengendalikan seseorang agar tidak berjalan tanpa arah yang jelas.

2
Supadie, Didiek Ahmad,dkk.,2012, Pengantar Study Islam Ed. Revisi, Jakarta: Raja
Grafindo Persada.h. 35
3
10.00, 7/9/18. Metodologi-studi-agama.pdf

v
b. Ibadah
Ibadah disebut juga ritual, yakni suatu aktivitas demi yang
berhak menerima ibadah. Ibadah akan dilakukan apabila
seseorang yakin pada suatu dzat yang berhak menerima ibadah.
c. Syariah
Syariah, norma, atau aturan dalam kaitannya dengan syariah
sebagai syarat agama maka yang dimaksud syariah adalah
aturan yang diciptakan oleh tuhan agar manusia berpegang
kepada – Nya dalam berhubungan dengan – Nya, dengan
sesama manusia dan alam. Sebagai norma yang mengatur, maka
aturan tersebut harus memiliki sifat :
1) Benar dan adil untuk semua makhluk
2) Luwes, berdasar, berlaku sepanjang masa
3) Menjangkau segala aspek kehidupan
4) Konsisten
d. Nabi
Ada beberapa persyaratan seorang nabi :
 Laki – laki
 Berakhlak mulia melebihi manusia lain
 Terpelihara dari perbuatan tercela
 Diutus untuk manusia secara umum
 Dibantu mukjizat
e. Kitab suci
Kitab suci kodifikasi firman tuhan yang diturunkan melalui
utusannya untuk umat manusia dan merupakan referensi utama
terhadap segala aspek permasalahan agama termasuk tentang
kitab suci itu sendiri.

vi
2.3 Pengelompokan atau Bentuk – bentuk agama
Ada beberapa versi tentang bentuk – bentuk agama. Berdasarkan sumbernya
agama dibagi menjadi 2 :
1. Agama Alamiah (Agama Budaya/Natural Religion)
Agama ini pada awalnya merupakan hasil renungan dan pemikiran
yang dalam tentang hidupndan kehidupan. Mula – mulanya
merupakan pemikiran filosofis yang kemudian setelah berkembang
dan banyak pengikutnya, kemudian dipopulerkan sebagai budaya. Ciri
– ciri agama ini antara lain :
 Berkembang secara evolusi dalam masyarakat penganutnya
 Konsep ketuhanannya Animisme, Dinamisme, Politeisme, atau
monoteisme nisbi
 Kitab sucinya mengalami perubahan oleh intervensi pikiran
manusia
 Ajaran prinsipnya mengalami perubahan
Agama budaya ini banyak macamnya diantaranya agama Majusi,
agama Watsani, Agama Shabi’ah, dan agama Budha.
2. Agama Samawi (Revealed Religion)
Agama ini sering disebut sebagai agama langit, agama prophetis, yaitu
agama yang berasal dari wahyu tuhan kepada utusannya untuk
disampaikan kepada umat manusia. Ciri – cirinya adalah :
 Berkembang secara Revolusi
 Disampaikan melalui utusan tuhan
 Ajaran ketuhanannya Monoteisme Mutlak
 Memiliki kitab suci (berupa wahyu) yang bersih dari campur
tangan manusia
 Ajaran prinsipnya tetap

vii
2.4 Urgensi atau kepentingan agama bagi manusia
1. Agama sebagai sumber moral
Bisa dibanyangkan andaikan kehidupan manusia tanpa moral,
kehidupan akan kacau, tidak ada baik dan buruk, halal dan haram.
Persoalannya dari mana moral itu diperoleh. Jawabannya dari
agama, karena agama adalah sumber moral yang paling tangguh.
Hal ini karena agama tidak hanya mengajarkan tentang keimanan
kepada tuhan dan kehidupan akhirat tetapi juga memerintahkan hal
– hal baik dan melarang hal – hal yang buruk. Dari sinilah
kemudian moral muncul.
2. Agama sebagai petunjuk kebenaran
Manusia adalah makhluk berakal. Dengan akal itulah lahir ilmu dan
filsafat sebagai sarana untuk mencari kebenaran. Tapi tidak semua
kebenaran yang dicari manusia terjawab oleh ilmu dan filsafat,
karena akal yang memiliki kemampuan terbatas dengan hasil yang
relatif. Untuk itu, manusia masih butuh sumber kebenaran lain.
Sumber kebenaran lain itu adalah agama, yaitu informasi mutlak dari
tuhan yang maha benar.
3. Agama pembimbing manusia
Kehidupan manusia seperti gelombang lautan. Ada kalanya pasang
ada kalanya surut. Ada saatnya mengalami senang, ada saatnya
susah. Kenyataannya banyak orang yang salah mengambil sikap
dalam mengahadapi gelombang hidup. Saat diberi kesenangan
mereka larut dan lupa diri, dan saat mereka sedih mereka hanyut
dalam duka yang berkepanjangan. Disinilah agama turun sebagai
pembimbing manusia kearah yang benar.4

BAB III

4
Supadie, Didiek Ahmad,dkk.,2012, Pengantar Study Islam Ed. Revisi, Jakarta: Raja
Grafindo Persada.hlm 48-52

viii
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa :
1. Agama memiliki banyak definisi dikalangan para ilmuwan
2. Agama dapat dikatakan agama apabila telah memiliki 5 syarat yaitu
akidah, ibadah, syariah, nabi, dan kitab suci
3. Agama merupakan komponen penting dalam hidup manusia

DAFTAR PUSTAKA

ix
Supadie, Didiek Ahmad,dkk.,2012, Pengantar Study Islam Ed. Revisi,
Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Septianekaprayitno19.blogspot.com/2016/10/pentingnya-aqidah

https://media.neliti.com/media/publications/177431-ID-metodologi-studi-
agama-agama.pdf
https://www.kompasiana.com/yatri/59168d69c222bd9b2e1281f6/metode-
pendekatan-dalam-studi-agama?page=all

x
xi