Anda di halaman 1dari 14

TUGAS PERILAKU KEORGANISASIAN

Mata Kuliah : Perilaku Keorganisasian


Dosen Pengampu : Dr. H. Herman Ahmadi, SE., MM
Kelas 5 g

Disusun Oleh :
llham Perdana Putra
1703102188

PROGRAM STUDI MANAJEMEN


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS PGRI MADIUN
2019
Chester I. Barnard
Chester I. Barnard dilahirkan di Malden, Massachusets, tahun 1886. Ia dilahirkan
dalam keluarga yang tidak mampu tetapi karena ketekunannya, ia memperoleh bantuan
beasiswa untuk melanjutkan studi bisnis di Harvard, yang kemudian mempertemukannya
dengan ahli manajemen Harvard lainnya seperti Elton Mayo, dan F. J. Roethlisberger.
Barnard memulai karier sebagai seorang juru tulis (clerk), kemudian kariernya
meroket menjadi presiden direktur pada New Jersey Bell Company, anak perusahaan AT&T)
tahun 1927. Barnard juga menjadi penasehat pemerintahan USA pada tahun 1930 karena ide-
idenya yang cemerlang. Selanjutnya tahun 1942, Barnard diangkat sebagai presiden United
Service Organization, hingga akhir Perang Dunia II. Puncak dan akhir karier kerjanya,
Barnard menjabat sebagai presiden Rockeffeller Foundation, padatahun 1948 hingga tahun
1952.

Barnard sebenarnya bukanlah seorang peneliti, karya-karyanya lebih cenderung


sebagai refleksi pekerjaannya sebagai pandangan pribadi dan konsernnya terhadap pekerjaan
tersebut. Barnard dijuluki sebagai ‘godfather’ bisnis kontemporer, ‘suhu’ bagi yang
membutuhkan nasehat penanaman budaya organisasi yang kuat dalam organisasi.

Karya Barnard yang berpengaruh adalah The Function of the Executive (1938),
bukunya ditulis dalam konteks sosial masyarakat yang sedang dilanda depresi dalam perang
dunia. Tingkat keresahan masyarakat pada masa tahun 1930-an sangat tinggi sehingga
legitimasi bagi pembentukan sebuah organisasi menjadi dipertanyakan. Kecenderungan yang
menonjol pada waktu itu adalah lahirnya idiologi-idiologi radikal yang disertai tindak
kekerasan tanpa pertimbangan nalar. Barnard memunculkan ide-ide kooperatif yang ideal
dalam karyanya guna merespons situasi yang penuh bahaya tersebut. Model authoritarian
menurutnya tidak tepat pada konteks waktu itu

Henry Fayol
Henri Fayol lahir di Istambul, Turki , 29 July 1841. Beliau meninggal dunia di Paris,
Perancis, 19 November 1925. Ia adalah seorang ininyur pertambangan lulusan Perancis,
seorang direktur pertambangan, sekaligus seorang pakar manajemen. Ia dengan
originalitasnya mampu menciptakan teori-teori manajemen secara ilmiah, yang disebut Teori
Umum Administrasi Bisnis, yang kemudian dijuluki Fayolisme. Ia adalah salah satu
kontributor penting untuk teori-teori manajemen yang berkembang selanjutnya.

Henri Fayol, seorang insinyur Perancis dan direktur tambang, lahir di pinggiran kota
Istanbul pada tahun 1841, di mana ayahnya, seorang insinyur, ditunjuk Inspektur Pekerjaan
untuk membangun sebuah jembatan di atas Golden Horn. Mereka kembali ke Prancis pada
tahun 1847. Fayol belajar di sekolah pertambangan “Ecole Nationale Superieure des Mines”
di St Etienne.
Fayol dari sejarah pemikiran manajemen akan akrab dengan nama “Henri Fayol”.
Referensi untuk namanya ditemukan cukup sering dalam teks-teks manajemen dan Ansoff
berpendapat bahwa Fayol “diantisipasi imajinatif dan nyenyak sebagian besar analisis lebih
baru praktek bisnis modern”. Tujuan dari ini adalah panduan singkat untuk memperkenalkan
Anda kepada beberapa karya oleh dan tentang Henri Fayol.

1. KARIR PROFESIONAL
Saat beranjak 19 tahun, Fayol sudah menempuh karir tekniknya dengan bekerja di
sebuah perusahaan pertambangan “Compagnie de Commentry-Fourchambeau-Decazeville”
di Commentry. Pada tahun 1888 dia dipercaya menduduki jabatan direktur perusahaan itu
karena karirnya yang cemerlang. Saat itu pegawai perusahaan tersebut mencapai lebih dari
1000 orang. Karena kepiawaiannya Fayol tak tergeserkan sebagai direktur selama 30 tahun
hingga 1918. Sementara pada tahun 1900-an perusahaan tersebut telah menjadi salah satu
perusahaan besi dan baja terbesar di Perancis, sekaligus termasuk salah satu industri vital
nasional Perancis kala itu.
Pada 1916, Fayol menerbitkan pengalaman-pengalaman manajerialnya dalam sebuah
buku yang berjudul “Administration Industrielle et Générale“, sekitar beberapa tahun setelah
Frederick Winslow Taylor menerbitkan teorinya tentang manajemen scientific. Teori-teori
Fayol yang biasa disebut fayolisme ini merupakan satu teori pembanding pertama di ranah
teori umum manajemen. Fayol berpendapat bahwa ada lima fungsi utama dari manajemen.
Hal-hal tersebut adalah Planning, organizing, commanding, coordinating, dan controlling. Di
mana kontrol di sini dimaksudkan adanya pelaporan tentang proses kerja perusahaan kepada
manajer agar ia dapat segera mengambil langkah-langkah manajerial yang diperlukan untuk
kesuksesan perusahaan.

PENGALAMAN PROFESIONAL
Henri Fayol juga merupakan:
1. seorang insinyur yang komprehensif, ilmuwan dan manajer, yang baik seorang
praktisi dan sebuah teori,
2. pelopor visioner organisasi industri,
3. pemimpin pengusaha dan humanis, menempatkan manusia di jantung perusahaan,
4. promotor dikonfirmasi dari pendekatan multidisiplin, terutama di bidang pendidikan
teknik,
5. advokat dari perspektif kinerja secara global, termasuk tidak hanya aspek teknis dan
ekonomi, tetapi juga dampak organisasi dan sosial, dan dengan demikian, pendiri dari
waktu ke depan untuk konsep “corporate social responsibility”,
6. penemu alat manajemen perusahaan, dan pelopor dalam perbaikan terus-menerus,
keunggulan operasional dan manajemen yang ramping.

Dalam sebagian besar bidang, ide-ide dan prinsip-prinsip ini inovator all-around telah
berdiri ujian waktu. Tidak diragukan lagi pengaruh Fayol dalam mengembangkan pemikiran
manajemen adalah sangat besar. Sebutan ”bapak pendiri aliran/sekolah administrasi” karena
dia penulis pertama yang melihat organisasi: dari atas sampai bawah, mengidentifikasikan
manajemen sebagai sebuah proses, memecah proses menjadi sub divisi logis; dan merancang
berbagai prinsip dan menetapkan sebuah sillabus untuk pendidikan manajemen. Fakta
pengaruh Fayol dibuktikan lebih jelas pada formula manajemen klasik, POSDCORB, yang
diambil langsung dari karyanya. Hal itu mengajarkan para manajer dalam merencanakan
(Planning), mengorganisasikan (Organizing), rekrutment (Staffing), memimpin (Directing),
mengkoordinasikan (Coordinate), melaporkan (report), dan merancang anggaran (Budget).
Pandangan Fayol pun telah dikritik dari sisi kelemahannya: dimana terjadi tumpang
tindih dalam prinsip, elemen, dan tugas. Adanya kebingungan struktur dengan proses, dan
atas hubungan atas-bawah birokrasi. Bagaimanapun, prinsip manajemennya tidak berbeda
jauh dari karakteristik organisasi formal sebagaimana dirancang oleh Max Weber. Pengaruh
Fayol adalah yang pertama menjelaskan manajemen sebagai proses ”atas-bawah”
berdasarkan Teorisasi Nya tentang administrasi dibangun pada pengamatan pribadi dan
pengalaman dari apa yang bekerja dengan baik dalam hal organisasi. Aspirasinya untuk “ilmu
administrasi” mencari satu set konsisten prinsip bahwa semua organisasi harus diterapkan
agar dapat berjalan dengan baik. perencanaan dan pengorganisasian orang-orang dan manajer
praktis.

”Tidak ada kebaikan dalam menyebarkan pertikaian di antara bawahan, setiap pemula bisa
melakukannya”  (Henry Fayol).

PENGALAMAN DI DUNIA PEMERINTAH


Ketika Fayol memulai karirnya, kondisi finansial pertambangan gabungan sangat miskin.
Pada saat dia pensiun, perusahaan pun beralih menjadi makmur dan kuat. Kesuksesan Fayol
sering diatributkan atas pengembangannya dan ketangguhannya dalam ”prinsip fungsional”.
Hal itu termasuk:

 Persiapan tahunan dan perencanaan 10 tahuan, dan bertindak sesuai dengan hal
tersebut,
 Menyiapkan struktur organisasi untuk menunjukkan dan mendorong keteraturan,
 Merekrut dan melatih secara hati-hati untuk memastikan setiap pegawai telah berada
di tempat yang tepat,
 Taat pada prinsip rantai komando,
 Mengatur pertemuan rutin dengan pimpinan departemen dan divisi untuk memastikan
koordinasi.
Fayol, industrialis Perancis, bertanggung jawab untuk pengembangan manajemen modern.
Memulai karirnya sebagai insinyur tambang batu bara, dia berhasil mengembangkan
perusahaannya. Bukunya tentang ‘Manajemen Umum dan Industri’ (1916) adalah sebuah
karya monumen pada manajemen.

MARY PARKER FOLLET


Mary Parker Follett (1868–1933) lahir pada tanggal 3 September 1868. Follett lahir
dan besar dalam sebuah keluarga Quaker di Massachusetts. Dia pernah menjalani pendidikan
di Akademi Thayer. Dia juga menghabiskan satu tahun untuk belajar di Newnham
College, University of Cambridge (1890-1891). Pada tahun 1892, ia menempuh pendidikan
di Radcliffe College, dan pada tahun 1898 ia lulus dari Radcliffe College. Follett adalah
seorang pekerja sosial untuk Amerika Serikat, konsultan dan pengarang berbagai buku dalam
bidang demokrasi, hubungan antar manusia dan manajemen. Ia bekerja sebagai seorang ahli
teori manajemen dan politik, yang kemudian dikenal memperkenalkan berbagai istilah
sepoerti "pemecahan konflik", "authority and power," dan "tanggung jawab kepemimpinan".

Setelah Follett lulus tahun 1898, selama tiga puluh tahun berikutnya, ia menerbitkan
berbagai buku, termasuk: The Speaker of the House of Representatives (1896), The New
State (1918), Creative Experience (1924), dan Dynamic Administration (1941) (berisi koleksi
pidato dan artikel). Hingga akhir karirnya, Follett menghabiskan energinya untuk menulis
buku tentang manajemen. Mary Follet meninggal pada tanggal 18 Desember 1933, di Boston,
Massachusetts.

Dalam ilmu manajemen, Follett mencetuskan sebuah teori yang dikenal sebagai
“Manajemen Partisipatif” (pengambilan keputusan kolektif). Ia beranggapan bahwa
organisasi sebagai suatu komunitas tempat manajer dan karyawan bekerja secara harmonis,
tanpa salah satu pihak menguasai pihak yang lain, serta mampu mnyelesaikan segala
perbedaan dan pertentangan yang ada melalui diskusi. Follet menganggap bahwa tugas
manajer adalah membantu karyawan dalam organisasi untuk saling bekerja sama mencapai
kepentingan-kepentingan yang terintegrasi. Berdasarkan pendapatnya, teori manajemen Mary
Parker Follett memuat prinsip sebagai berikut.

1. Resolusi konflik melalui integrasi kadang menghasilkan situasi sama-sama menang (win-
win solution)
2. Dalam teori kepemimpinan Mary Parker Follett, kewenangan bukanlah koersif (menguasai
atas) tetapi koaktif (menguasai dengan)
3. Pemimpin sejati, dalam teori Follett “Membuat kekuasaan kelompok bukan mengeluarkan
kekuasaan pribadi”

Frederick Herzberg 
Frederick Herzberg lahir di Lynn, Massachusetts, pada tahun 1923, dan kuliah di
City College of New York mengambil jurusan Sejarah dan Psikologi. Pada akhir masa
kuliahnya, dikarenakan kehabisan uang, dia mendaftar ke Angkatan Bersenjata Amerika dan
berada di kamp konsentrasi Dachau ketika dia dibebaskan, sebuah pengalaman traumatik
yang memberikan inspirasi terhadap karya-karya akademis dia di kemudian hari.

Pada akhir masa perang, Hezberg menyelesaikan kuliahnya di New York dan
kemudian mengambil Master dan Doktoral di Universitas Pittsburgh. Sebagai bagian dari
pembelajarannya pada program Doktor, dia belajar metode metode kuantitatfi dengan John
Flanagan yang mengembangkan metode Critical Incident untuk digunakan dalam menseleksi
individu-individu dengan kapastias yang dibutuhkan sebagai pilot, Angkatan Udara Amerika.

Hezberg sangat terkesan dengan cara kerja Flanagan yang fokus pada “kejadian nyata
didalam kehidupan individu” dibandingkan dengan hanya sekedar analisis statistika. Seperti
yang belia tekankan, pendekatan Flanagan “memiliki validitas eksternal yang tertanam
didalamnya”

Hezberg kemudian menghabiskan waktunya di Pitsburgh Graduate School of Public


Health, dimana dia menulis tesisnya yang berjudul Mental Health is Not the Opposite of
Mental Illness. Pada pertengahan tahun 1950, dia menjadi direktur peneliti
pada Psychological Service of Pittsburgh, sebuah perusahaan konsultan psikologi nirlaba,
dan melakukan banyak sekali survei terkait dengan perilaku kerja sebagai alat ukur untuk
mengukur semangat atau moral pekerja, sehingga dia menjadi semakin tertarik dengan
informasi-informasi yang kontradiktif hasil dari survei-survei yang dikumpulkannya.

Dengan adanya pendanaan dari Buhl Foundation dan industri lokal, Herzberg
‘mengklasifikasikan masalah-masalah di area perilaku kerja dalam ulasan-ulasannya di
hampir 2000 tulisannya (hampir semua tulisannya telah diterbitkan dari 1900 hingga 1955’ 

Setelah melakukan pembelajaran pada literatur-literatur yang ada, Herzberg


berpendapat bahwa beberapa faktor yang berkaitan dengan sikap kerja individu dapat
digambarkan sebagai ‘kepuasan’, sedangkan yang lain, faktor yang berlawanan dengan sikap
kerja dapat digambarkan sebagai ‘ketidakpuasan’.
Hal ini konsisten dengan pendekatan yang dia ambil dalam Mental Health is Not the
Opposite of Mental Illness dan dari hal tersebut, Dia menurunkan hipotesis dasar untuk
penelitiannya yang kemudian dipublikasikan sebagai The Motivation to work pada tahun
1959.

Pada tahun 1966 dia menerbitkan tulisannya yang berjudul Work and the Nature of
Man, yang meringkas sepuluh replikasi pertama dari studi penelitian aslinya. Pada 1968,
artikelnya ‘One More Time: How Do You Motivate Your Employees?’ muncul di Harvard
Business Review, dan menjadi artikel jurnal dengan penjualan terbesar, dengan lebih dari
satu juta

Herzberg mungkin menjadi “guru manajemen” internasional pertama. Hal ini


berkaitan dengan komentar dia, ‘Saya memberikan konsultasi atau memberikan seminar di
lebih dari 30 negara, 275 organisasi industri, pemerintah dan sosial yang berbeda, 175
perkumpulan profesional, dan 100 universitas. Buku The Motivation to Work dan buku-buku
lainnya serta artikel-artikel berikutnya benar-benar membuat saya tetap “mengangkasa”’
Abraham Maslow

adalah seorang psikolog terkenal yang teman bekerja pada psikologi humanistik telah
melihat ketenaran menyebar ke berbagai mata pelajaran kemanusiaan seperti geografi dan
demografi. Ia terutama terkenal dengan Hierarchy-nya ‘Kebutuhan.

Abraham Harold Maslow lahir pada 1 April 1908 di Brooklyn, New York . Maslow
adalah anak sulung dari tujuh bersaudara yang lahir dari imigran Yahudi Rusia. Relatif tidak
berpendidikan sendiri mereka melihat belajar sebagai kunci untuk anak-anak mereka berhasil
di tanah air baru mereka. Dengan demikian semua anak-anak mereka didorong untuk belajar;
Abraham anak tertua didorong sangat keras karena ia diakui sebagai seorang intelektual di
usia muda.

Maslow sendiri merasa bahwa masa kecilnya relatif bahagia, sendirian di lingkungan


aneh dia berlindung dalam mempelajari dan buku-bukunya. Maslow menghabiskan masa
kecilnya di Brooklyn.

Di sekolah Maslow adalah murid ilmiah, dan berhasil mendapatkan tempat di City
College of New York . Maslow awalnya belajar hukum untuk memenuhi keinginan orang
tuanya, tapi ia menghadiri kuliah di Universitas Wisconsin. Di Wisconsin ia berubah tunduk
ke psikologi, menerima gelar BA pada tahun 1930, gelar MA pada tahun 1931 dan Ph.D pada
tahun 1934. Di Wisconsin ia dibimbing oleh Harry Harlow, seorang psikolog terkenal untuk
karyanya pada monyet rhesus dan perilaku. Maslow mengembangkan melihat perilaku
dominasi primata dan seksualitas.

Selama periode tentang belajar di Wisconsin, Maslow menikahi sepupunya, Bertha


Goodman, dengan siapa Maslow mempunyai dua anak perempuan.

Setelah Ph.D, Maslow kembali ke New York pada tahun 1935, di mana ia


melanjutkan studi psikologinya di Universitas Kolombia. Bekerja dengan EL Thorndike,
Maslow terus mengembangkan minatnya pada seksualitas manusia.

Pada tahun 1937 Maslow mengambil sebuah posting mengajar di Brooklyn College ,
di mana ia segera menemukan mentor lebih lanjut dalam Alfred Adler dan Erich Fromm.
Adler dan Fromm adalah psikolog terkemuka Eropa. juga belajar dari antropolog Ruth
Benedict dan psikolog Freudian Max Wertheimer Maslow. Maslow meskipun akan belajar
dari mencatat perilaku mereka.

Pada tahun 1951 Maslow pindah ke Brandeis University, sebuah universitas riset
Massachusetts swasta, di mana mengambil kursi dari departemen psikologi. Posisi ini
memungkinkan dia untuk lebih fokus pada karya teoretisnya. Di Brandeis Maslow juga
menjadi berteman dengan Kurt Goldstein, yang memperkenalkan Maslow dengan teori
aktualisasi diri. Maslow tetap di Brandeis sampai 1969, sebelum yang singkat sebagai sesama
di Laughlin Institute di California.

Kontribusi utama Maslow dengan psikologi adalah tangga / piramida kebutuhan


dasar, bukti menunjukkan bahwa ia awalnya datang dengan ide di tahun 1940-an.
Menampilkan piramida yang beberapa kebutuhan yang lebih kuat daripada yang lain, mulai
dari yang paling mendesak untuk yang paling canggih. Kelima kategori yang fisiologis (jenis
kelamin, tidur, air, dll makanan), keamanan (keamanan tubuh, kesehatan, dll kerja), milik /
cinta (persahabatan, keluarga dan keintiman seksual), harga diri (rasa percaya diri,
menghormati orang lain dan oleh orang lain ), dan aktualisasi diri (moralitas, kreativitas dll).

Teorinya adalah bahwa meskipun tidak memenuhi syarat dari segmen bawah tangga / piramid
akan mencegah seseorang naik ke tingkat berikutnya. Mereka yang mencapai puncak
piramida adalah orang-actualising diri. Hirarki Kebutuhan Maslow menjadi gagasan diterima
di bidang psikologi dan antropologi, serta menyeberang ke bidang kemanusiaan lainnya.

Maslow tidak melakukan revisi teori dan ini berarti bahwa karya-karya besar
lainnya Motivation and Personality ‘(1954) dan Menuju Psikologi Menjadi’ (1962) telah
diabaikan untuk sebagian besar. Maslow juga mengkritik psikologi mainstream untuk
overusing patologi dan tidak melihat individu, ‘diri otentik.

Dalam tahun kemudian tahun 1960-an, Maslow masuk ke semi-pensiun dan mulai
menghabiskan lebih banyak waktu di rumahnya di California. kesehatan III meskipun
blighted semi-Nya-pensiun dan pada usia 62, Maslow meninggal pada 8 Juni 1970 dari
serangan-jantung.

Maslow adalah tokoh terkemuka dari psikologi humanistik sekolah, yang menjadi
kekuatan ketiga di belakang teori Freud dan behaviorisme. Salah satu pekerjaan utama,
hirarki kebutuhan, telah memastikan bahwa generasi mahasiswa psikologi dan kemanusiaan
telah menemukan kebutuhan dasar setiap manusia.
David McClaland

David C. McClelland (20 Mei 1917 - 27 Maret 1998) adalah seorang ahli


teori psikologis Amerika. Ia lahir di kota Mt. Vernon negara Amerika. Beliau mendapatkan
penghargaan sebagai sarjana seni dari Wesleyan University di tahun
1938 dan mendapatkan gelar MA dari University of Missouri. Serta ia mencapai gelar doktor
di bidang psikologi di Yale pada tahun 1941 dan menjadi profesor di Wesleyan
University. Kemudian ia mengajar dan kuliah, termasuk mantra di Harvard dari tahun  1956,
di mana dengan rekan-rekan selama dua puluh tahun ia belajar tentang motivasi dan
kebutuhan berprestasi.
Pada tahun berikutnya beliau menerima gelar Ph.D dari Universitas Yale dan
mengajar di Connecticut College dan Wesleyan University sebelum bergabung dengan
fakultas di Universitas Harvard pada tahun 1956, dan ia sudah bekerja selama 30
tahun dan menjabat sebagai ketua Departemen Hubungan Sosial. Pada tahun 1961, Guru
besar psikologi di Harvard University bernama David C. McClelland menulis tentang sebuah
artikel berjudul “Dorongan Hati Menuju Modernisasi” artikel ini merupakan salah satu inti
dari buku yang populer dengan judul “The Achieving Society”.
Tulisan tersebut merupakan salah satu dari beberapa pemikiran para
sarjana Amerika dalam menghadapi tantangan terbesar di awal abad ke 19 yakni ‘Depresi’
ekonomi pada dekade 1920-1930an. Artikel yang ditulis David C. McClelland tersebut juga
bertujuan sebagai panduan sebuah negara menuju modernisasi. Dia mulai konsultasi McBer
di tahun 1963, membantu industri menilai dan melatih staf, kemudian ia pindah ke Boston
University pada tahun 1987 untuk mengajar di Boston
University, sejak tahun 1987 hingga kematiannya.
 David McClaland ini terkenal akan karyanya tentang motivasi berprestasi,
namun kepentingan penelitian diperpanjang dengan kepribadian dan kesadaran. David
McClelland memelopori motivasi kerja berpikir, mengembangkan pencapaian berbasis teori
dan model motivasi, dan perbaikan dipromosikan dalam metode penilaian karyawan,
mendukung penilaian berbasis kompetensi dan tes, dengan alasan mereka untuk menjadi
lebih baik dari IQ tradisional dan kepribadian berbasis tes. 
Ide-idenya telah sejak diadopsi secara luas di banyak organisasi, dan berhubungan
erat dengan teori Frederick Herzberg. Selanjutnya David McClaland telah menerbitkan
beberapa karyanya selama karirnya yaitu: Pertama Motif Prestasi (1953). Kedua The
Achieving Society (1961). Ketiga Akar Kesadaran (1964). Keempat Menuju Sebuah Teori
Motivasi Akuisisi (1965). Kelima Power Pengalaman Batin (1975).
Karya-karya besar di atas membuat David McClaland terkenal, namun karyanya
yang  terpopuler adalah David McClaland The Achieving Society telah diadopsi oleh banyak
organisasi karena penjelasannya terhadap tiga jenis kebutuhan motivasi yang terdapat pada
bukunya tersebut pada tahun 1961.
Victor Harold Vroom

Victor Harold Vroom (lahir 9 Agustus 1932, [1] di Montreal , Quebec, Kanada)


adalah profesor sekolah bisnis di Yale School of Management . Dia memegang
gelar PhD dari University of Michigan dan MS dan BS dari McGill University .

Penelitian utama Vroom adalah pada teori harapan motivasi , yang berusaha


menjelaskan mengapa individu memilih untuk mengikuti tindakan tertentu dan lebih memilih
tujuan atau hasil tertentu daripada yang lain dalam organisasi, terutama dalam pengambilan
keputusan dan kepemimpinan. Buku-bukunya yang paling terkenal adalah Work dan
Motivasi , Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan dan Kepemimpinan Baru . Dalam
teori ini, ia menyarankan bahwa motivasi sebagian besar dipengaruhi oleh kombinasi
keyakinan seseorang bahwa upaya mengarah ke kinerja, yang kemudian mengarah pada hasil
spesifik, dan bahwa hasil tersebut dinilai oleh individu. [2] Bersamaan dengan versi Lyman
Porter dan Edward Lawler, formulasi Vroom secara umum dianggap mewakili kontribusi
besar pada teori ekspektasi, setelah melalui ujian waktu dan pengamatan sejarah. 
Vroom menggambarkan valensi hasil tertentu sebagai "fungsi peningkatan aljabar jumlah
produk aljabar valensi dari semua hasil lainnya dan konsepsi tentang perannya untuk
pencapaian hasil lainnya." [4] Proposisi kedua yang menjadi pusat teori Vroom menyatakan
bahwa "kekuatan pada seseorang untuk melakukan suatu tindakan secara monoton
meningkatkan fungsi jumlah aljabar produk valensi dari semua hasil dan kekuatan
pengalamannya bahwa tindakan itu akan menjadi diikuti oleh pencapaian hasil ini. " 
Vroom juga telah menjadi konsultan untuk sejumlah perusahaan seperti GE dan American
Express . 
Victor Vroom diangkat menjadi Ketua Departemen Ilmu Administrasi dan associate
Director dari Institution for Social and Policy Studies di Yale pada tahun 1972. Saat ini,
Victor tinggal di Guilford, Connecticut, dengan istri keduanya, Julia Francis, dan dua putra
mereka, Tristan dan Trevor.