Anda di halaman 1dari 7

Akuntansi Pengungkapan

Beban (cadangan) pajak penghasilan tidak Penyesuaian Laporan Keuangan


dihitung secara langsung melainkan dihitung Menghitung Nilai Sekarang Aset
dari selisih antara perubahan asset dan dan Kewajiban Pajak Tangguhan
kewajiban pajak tangguhan dengan utang Meramal Arus Kas dan Laba Masa
pajak. Depan
 Pajak tangguhan dihitung secara terpisah Menganalisis Perbedaan Tetap dan
untuk setiap komponen pembayar pajak (tiap Temporer
entitas atau kelompok entitas yang Manajemen Laba dan Kualitas Laba
dikonsolidasi untuk tujuan perpajakan) dalam
setiap yurisdiksi pajak.
Laba akuntansi diukur berdasarkan konsep
akuntansi akrual. Meskipun laba akuntansi
Konsep Laba Ekonomi mencakup baik aspek laba ekonomi maupun
Laba ekonomi biasanya merupakan arus kas laba permanen, namun laba ini bukan
ditambah dengan perubahan nilai wajar aktiva. merupakan pengukuran laba secara
Berdasarkan defines ini, laba mencakup langsung. Laba akuntansi merupakan produk
komponen yang sudah direalisasi (arus kas) lingkup pelaporan keuangan yang
maupun yang belum (laba atau rugi melibatkan standar akuntansi, mekanisme
kepemilikan). Konsep laba ini mirip dengan pengaturan, dan intensif manajer.
pengukuran tingkat pengembalian suatu efek
(surat berharga atau sekuritas) atau portofolio
efek yaitu, tingkat pengembalian mencakup
Pendapatan dan
dividen maupun apresiasi modal.  Pendapatan merupakan arus masuk yang
diperoleh atau arus kas masuk yang akan
Mengukur diperoleh yang berasal dari aktivitas usaha
perusahaan yang masih berlangsung.
 Pendapatan Dan Keuntungan  Keuntungan merupakan arus masuk yang
 Beban dan Kerugian diperoleh atau arus kas masuk yang akan
diperoleh yang berasal dari transaksi dan
kejadian yang tidak terkait dengan aktivitas
Beban dan usaha perusahaan yang masih berlangsung.
 Beban merupakan arus keluar yang terjadi atau
arus keluar yang akan terjadi, atau alokasi arus Alternatif
kas keluar masa lampau yang berasal dari 1. Laba berulang dan Tidak
aktivitas usaha perusahaan yang masih
Berulang
berlangsung.
 Kerugian merupakan penurunan aktiva bersih
2. Laba Operasi dan Non Opersi
perusahaan yang bersal dari aktivitas 3. Pendapatan Komprehensif
sampingan atau indidental perusahaan.
Laba Operasi dan
Laba nonoperasional mencakup sekuruh Laba operasi merupakan suatu pengukuran laba
komponen laba yang tidak tercakup dalam laba perusahaan yang berasal dari aktivitas operasi yang
masih berlangsung, terdapat toga aspek penting yaitu:
operasi. Memisahkan komponen yang terkait
a. Laba operasi terkait hanya dengan laba yang berasal
dengan aktivitas keuangan dengan komponen aktivitas operasi.
yang terkait dengan operasi yang dihentikan b. Laba operasi terpusat pada laba perusahaan secara
sering kali berguna saat menganalisis laba keseluruhan dan bukan hanya untuk pemegang
nonoperasi. ekuitas.
c. Laba operasi terkait hanya dengan aktivitas usaha
yang masih
Analisis Motivasi Dari
 Menganalisis khusus adalah tugas penting dan menantang  Biaya yang dibebankan satu kali yang tidak menjadi
dalam analisis akuntansi penggunaan estimasi menciptakan perhatian Para investor berdasarkan asumsi dari
adanya peluang untuk melakukan manajemen laba tantangan beban tersebut tidak berulang sehingga tidak akan
lain adalah pemahaman dasar ekonomi suatu pos khusus terjadi lagi di masa
khususnya beban restrukturisasi  Apabila analis hanya berfokus pada kompetensi
 Sebagian besar post khusus baik itu frekuensi maupun rutin dari laba dan mengabaikan beban tidak
besarannya merupakan pengurang laba lebih jauh proporsi berulang para manajer termotivasi untuk
perusahaan yang melaporkan pos-pos mengurangi semakin mengelola laba
meningkat kenaikan khusus ini semakin mencemaskan dan
menjadi perhatian SEC. SEC memperingatkan bahwa teknik
manajemen laba seperti bigbath akan mengurangi
kepercayaan terhadap laporan keuangan
Penyesuaian pada
Biaya yang dibebankan satu kali
dapat mendistorsi pola dan tren laba
Terkadang beban khusus merupakan investasi secara serius. Penting bagi seorang
untuk memperbaiki profitabilitas masa depan. Analisis untuk melakukan penyesuaian
Salah satu tujuan dari program restrukturisasi dalam menentukan dampak beban
adalah perampingan operasi perusahaan sehingga khusus, khususnya untuk laba tetap. Laba
memperbaiki profitabilitas masa depan. Program tetap Ndak nya mencerminkan
restrukturisasi yang terdiri atas arus kas keluar seperti profitabilitas perusahaan dalam kondisi
pembayaran pesangon dan penyesuaian akrual seperti
penghapusan aset merupakan suatu bentuk investasi Penyesuaian
untuk memperbaiki profitabilitas masa depan. Oleh Salah satu faktor utama penurunan
sebab itu nanti siang kita lakukan hendaknya nilai aset adalah neraca. Karena itu berbeda
mengalokasikan bagian depan restrukturisasi tersebut dengan laba yang distorsi oleh gaya yang
sepanjang periode masa depan yang diharapkan akan diberikan satu kali, beban ini (khususnya
merasakan manfaat dari program restrukturisasi. penurunan nilai persediaan dan aset jangka
panjang) akan meningkatkan kemampuan
Apa itu Beban neraca untuk mencerminkan realita sasaha
dengan menawarkan aset yang mendekati nilai
realisasi bersihnya.
Penelitian dan Biaya-biaya yang diidentifikasi sebagai aktivitas Litbang :
 Bahan baku peralatan dan fasilitas yang dibeli atau dibuat
Alasan dibalik kesulitan dalam akuntansi Litbang : untuk proyek bank tertentu atau aset tidak berwujud yang
 Tingginya ketidakpastian manfaat akhir yang dibeli dan tidak memiliki penggunaan masa depan alternative
diperoleh dari aktivitas Litbang  Bahan baku yang digunakan dalam aktivitas Litbang dan
 Seringkali dibutuhkan waktu yang cukup penyusutan peralatan atau aktivitas dan amortisasi Aset tidak
panjang antara dimulainya aktivitas Litbang berwujud
hingga keberhasilan dapat ditentukan  Gaji dan pengeluaran lain yang berhubungan dengan
 Masalah evaluasi yang disebabkan oleh sifat karyawan
tidak berwujud aktifitas libang  Jasa yang diberikan pihak lain
 Alokasi biaya tidak langsung diluar biaya umum dan
administrasi.
Beban pajak penghasilan merupakan biaya
Beban Piranti terpenting dalam usaha. Memahami
 Aktivitas khusus yang tidak sesuai dengan pengeluaran akuntansi pajak penghasilan penting untuk
aktivitas litbang normal keberhasilan analisis laporan keuangan.
 Pengembangan piranti lunak untuk tujuan pemasaran
merupakan aktivitas berjalan yang langsung mengarah
pada pendapatan berjalan atau masa depan Akuntansi
 Kelayakan teknologi merupakan praktik akuntansi yang
berlaku saat ini untuk pengeluaran piranti lunak Perbedaan Temporer dan Tetap:
komputer yang akan dijual, disewakan, atau dipasarkan Perbedaan temporer (temporary differences),
dengan cara lain mengidentifikasi satu titik merupakan perbedaan yang bersifat sementara
(temporer) dan diharapkan akan dibalik dimasa
depan.
Biaya Eksplorasi Perbedaan tetap (permanent differences),
merupakan perbedaan yang bersifat tetap.
dan Pengembangan Perbedaan ini terjadi karena peraturan pajak dan
Akuntansi industri pertambangan GAAP memiliki perbedaan yang fundamental
Pengungkapan tambahan untuk perusahaan publik yang dalam memperlakukan pos-pos tertentu.
memproduksi minyak dan gas :
 Jumlah cadangan minyak dan gas bumi terbukti
 Biaya yang dikapitalisasi Pajak
 Biaya aktivitas akuisisi eksplorasi dan pengembangan  Dasar penyesuaian pajak tangguhan adalah untuk
 Hasil operasi prod aktivitas minyak dan gas bumi
dapat mengaitkan beban pajak periode dengan
 Diskonto arus kas bersih masa depan untuk cadangan
laba sebelum pajak yang dilaporkan menurut GAAP
Yang terbukti
secara lebih baik.
 Dalam prosesnya, akuntansi pajak tangguhan
Implikasi analisis industri pertambangan menciptakan pos neraca yang penting disebut
Ada 2 akuntansi untuk industri ekstraktif ini yaitu :
asset pajak tangguhan (deferrede tax assets) atau
 Akuntansi successful effort : lebih baik dalam
kewajiban pajak tangguhan (deferred tax
mengawetkan biaya dengan cadangan spesifik yang
ditemukan sebelum biaya eksplorasi dan pengembangan liabilities)
dikapitalisasi
 Akuntansi full costing : memperkenankan perusahaan
mengklasifikasi aktivitas eksplorasi dan pengembangan
yang tidak berhasil sebagai aset

Arti Kewajiban Kewajiban atau aset pajak tangguhan menunjukkan :


Kita mencatat kewajiban (pajak) Kewajiban pajak tangguhan : laba GAAP lebih tinggi
tangguhan timbul sebagai kompensasi daripada laba kena pajak di masa lalu, pembayaran
dari dampak penangguhan pada laba pajak di masa lalu relatif ( dilihat sebagai persentase
dan laba ditahan secara tidak dari laba GAAP) lebih rendah sehingga pembayaran
langsung. pajak di masa depan diperkirakan akan relatif ( dilihat
sebagai presentasi dari laba via GAAP) lebih tinggi
 Aset pajak tangguhan : laba GAAP lebih rendah
daripada laba kena pajak di masa lalu, pembayaran
pajak di masa lalu relatif ( dilihat sebagai persentase
dari laba GAAP) lebih tinggi sehingga pembayaran pajak
di masa depan diperkirakan akan relatif ( dilihat sebagai
persentase dari laba GAAP) lebih rendah
Analisis Pos Khusus
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seorang Pos Khusus mengacu pada transaksi dan
analis dalam menganalisis perubahan akuntansi peristiwa yang tidak lazim atau jarang terjadi, tetapi
 Perubahan akuntansi yang bersifat "window dressing dan bukan kedua-duanya. Pos ini biasanya dilaporkan
tidak memiliki konsekuensi arus kas baik saat ini maupun sebagai baris terpisah dalam laporan laba rugi
masa depan sebelum laba dari usaha yang masih berlangsung Pos
 Meskipun bersifat kosmetik perubahan akuntansi terkadang Khusus merupakan kelompok pos yang tidak
dapat mencerminkan realitas ekonomi yang lebih baik
berulang yang paling umum dan penting.
 Seorang analis harus waspada terhadap manajemen labu
dan masalah manipulasi laba (berbeda dengan manajemen
laba) yang melanggar praktik praktik akuntansi yang berlaku
 Seorang analis harus menilai dampak perubahan akuntansi Dua Kategori
terhadap lintas waktu  Penurunan nilai asset jangka
 Seorang anulis mungkin ingin mengevaluasi dampak panjang
perubahan akuntansi terhadap luba ekonomi dan laba tetap  Beban restrukturasi

Perbedaan antara keduanya : Tantangan dalam menganalisis Pos Khusus :


 Beban restrukturisasi berhubungan dengan reorganisasi  Implikasi ekonomi pos khusus seperti beban
keuangan terkait dengan perubahan stategi usaha, restrukturisasi bias menjadi rumut
reorganisasi keuangan atau fisik usaha tersebut  Banyak pos khusus menjadi dikresi dan akibatnya
sedangkan penurunan nilai aset memiliki lingkup yang menguntungkan sasaran manajemen laba
lebih sempit yang berhubungan dengan penurunan nilai
atau penghapusan kelompok aset
 Penurunan nilai aset utama merupakan penyesuaian
akuntansi akruar sedangkan beban restrukturisasi sering SFAS
kali melibatkan koniitmen arus kas yang cukup besar baik SFS 121 menjelaskan 2 tahap prosedur untuk menentukan
pada saat bersamaan maupun di mas depan jumlah penurunan nilai :
1. Penurunan nilai aset diakui ketika nilai tercatat aset lebih
1. Penurunan rendah dari taksiran arus kas masa depan pasar tersebut
yang tidak di diskonto
Penurunan nilai aset jangka panjang(long lived assets) 2. Setelah persyaratan pertama terpenuhi nilai kerugian
Aset jangka panjang dinyatakan Mengalami penurunan nilai dihitung dari selisih yang didiskonto jika nilai wajar aset
jika nilai wajarnya lebih rendah dibandingkan nilai tercatat tidak dapat ditentukan berdasarkan nilai pasar
(nilai buku pada neraca) Standar ini tidak mewajibkan adanya
Alasan penurunan nilai aset: pengungkapan tentang perhitungan jumlah
 Penurunan nilai pasar aset penurunan nilai maupun kemungkinan penurunan
 Penurunan permintaan pasar atas produk atau aset nilai aset. Standart ini juga memperkenalkan
tersebut fleksibilitas dalam menentukan kapan dan Berapa
 Teknologi yang sudah ketinggalan zaman
 Perubahan strategi usaha perusahaan
2. Beban
Sedangkan bagi gaap sendiri tidak memperkenankan Berbeda dengan penurunan nilai asset, beban
dilakukannya penambahan nilai aset restrukturisasi biasanya berhubungan dengan
perubahan besar dalam usaha dan strategi
perusahaan. Restrukturisasi biasanya diikuti
Penurunan reorganisasi besar-besaran, termasuk disvestasi unit
Seperti piutang persediaan dan usaha, pengertian lini produk, perampingan karyawan,
goodwill. Jika nilai persediaan dan piutang perubahan manajemen dan penghapusan nilai asset.
dapat ditentukan dengan tingkat akurasi yang
layak penghapusan nilai goodwill merupakan
hasil dari proses penilaian sehingga terkadang
bersifat subjektif.
Analisis Pos- Pos
Pos luar biasa sifatnya tidak berulang,  Operasi Yang Dihentikan
karenanya akan dikeluarkan dari laba saat  Akuntansi Operasi Yang
menghitung laba permanen, perbandingan Dihentikan
antar waktu atau antar perusahaan. Pos luar  Analisis Operasi Yang
biasa seringkali terkait dengan operasi. Namun Dihentikan
pos ini berbeda dengan pendapatan atau
beban operasi normal karena sifatnya yang
tidak berulang.

Perubahan Perubahan
Perubahan prinsip akuntansi terjadi
Perusahaan dapat mengubah metode dan asumsinya karena
ketika perusahaan berpindah dari satu prinsip
beberapa alasan :
akuntansi yang berlaku umum ke prinsip
 Adanya standar akuntansi baru yang menggantikan
akuntansi yang berlaku umum lainnya. Istilah
 Agar dapat mencerminkan perubahan akuntansi atau
prinsip akuntansi mengacu pada standar dan
usaha secara lebih baik Tujuan khusus untuk window
praktik akuntansi yang digunakan serta metode
dressing seperti manajemen laba
penerapannya.
Untuk mencegah manajer mengubah satu
Contoh : perubahan metode penyusutan
metode akuntansi ke metode lain tanpa alasan yang
jelas, standar akuntansi mengharuskan agar dalam
penyusunan laporan keuangan terdapat asumsi
bahwa setelah diterapkan, maka hendaknya satu  Baru-baru ini FASB menerbitkan standar SFAS 154
prinsip akuntansi tidak diubah dalam mencatat yang mengganti penakuan dampak kumulatif yang
peristiwa serupa. dijelaskan sebelumnya dengan penerapan
retrospektif.
Menurut standar akuntansi yang  Laporan yang diusulkan mewajibkan dilakukannya
berlaku, ketika terjadi perubahan, Taba periode penyajian kembali laporan periode sebelumnya
berjalan dihitung dengan menggunakan prinsip steelah standar akuntansi baru telah ditetapkan,
yang baru. Selanjutnya dihitung dampak berikut penerapan prospektif prinsip tersebut.
kumulatif perubahan prinsip ini (setelah pajak)  Jika penyajian kembali tidak dapat dilakukan
terhadap laba ditahan pada awal periode ketika perusahaan akan menerapkan prinsip akuntansi ini
perubahan tersebut secara prospektif dari waktu paling awal yang
dilakukan. Dampak kumulatif ini akan mungkin dilakukan

Perubahan Beberapa persyaratan akuntansi dan pengungkapan yang


harus dilakukan ketika terjadi perubahan estimasi akuntansi
Akuntansi akrual membutuhkan
 Penerapan prospektif (prospective application) yaitu perubahan
estimasi berupa hal seperti manfaat aset, biaya
ditetapkan pada periode dimana perubahan terjadi dan bila
garansi, keuangan persediaanm asumsi pensiun
memungkinkan periode-periode masa depan pada dan ketika
dan piutang tak tertagih. Hal ini dapat disebut
suatu dampak terjadi (tidak ada penyajian kembali secara
estimasi akuntansi. Estimasi akuntansi
retroaktif)
merupakan perkiraan yang didasarkan pada
 Pengungkapan pada catatan (note disclosure) yaitu
kondisi masa depan yang tidak diketahui. Oleh
mengungkapkan dampak perubahan terhadap laba bersih dan
karena itu sebuah estimasi dapat berubah.
laba sebelum pos luar biasa (termasuk laba per saham) hanya
untuk periode berjalan, bahkan meskipun perubahan tersebut
memengaruhi periode mendatang
Biaya opsi saham karyawan terletak pada potensi dampak
Biaya Ekonomi pencairannya. Ketika harga eksekusi sama dengan harga
saham pada tanggal pemberian ataupun ketiga harga
Manfaat utama ISO adalah potensi kenaikan nilai eksekusi sama dengan harga saham sekarang, Maka
perusahaan yang berdasar dari dampak insentif terhadap
terdapat dua jenis biaya yang timbul :
perlakuan karyawan.
1. Biaya bunga, yang timbul karena iso dapat dieksekusi
ESO mungkin meningkatkan kecenderungan
risiko manajer ESO dapat memotivasi manajer untuk pada suatu tanggal di masa depan dengan harga
mencoba proyek yang lebih beresiko karena manajer dapat saham saat ini.
memperoleh bagian dari kenaikan potensi keuntungan, 2. Biaya opsi, yaitu biaya pembelian opsi pada karyawan
sekaligus mendapat manfaat perlindungan terhadap untuk membeli atau tidak membeli saham
penurunan seperti yang ditawarkan opsi saham. Oleh perusahaan.
karena itu, ESO yang diberikan kepada para manajer di
industri yang membutuhkan Inovasi dan sedang Analisis
berkembang untuk mendorong lebih banyak pengembalian
dan risiko. Pemberian opsi akan menimbulkan biaya
dan manfaat. Dampak manfaat akan dicatat dalam
laba melalui pendapatan lebih tinggi atau biaya lebih
Akuntansi dan rendah yang timbul dari pekerjaan yang lebih
termotivasi.
Terdapat dua masalah akuntansi yang berhubungan ESO jika dampak insentif dianggap tidak ada
dengan ESO : tidak menciptakan komitmen arus kas bagi
1. Ilusi laba per lembar saham, sfh s128 an an-nur akui perusahaan dan alokasi sumber daya dari pemegang
adanya potensi dilusi ESO saat menghitung laba per saham secara total.
lembar saham terdilusi. Metode treasury stock
menentukan sampai sejauh apa di musik berdasarkan
harga eksekusi dan harga saham berlaku.
Nilai intrinsik agregat merupakan keuntungan
2. Beban kompensasi, akuntansi dan pelaporan iso diatur
bersih karyawan jika seluruh ESO yang masih beredar
oleh SFAS123 dan penggantinya, SFAS 123 (R)
dieksekusi pada tanggal tersebut.
mewajibkan perusahaan mengakui biaya amortisasi
Karena keuntungan karyawan menjadi beban
pembelian ESO dalam laba sebagian beban
bagi pemegang saham saat ini jumlah ini mencerminkan
kompensasi berbasis saham.
potensi perpindahan kekayaan dari pemegang saham
saat ini ke karyawan melalui diliputi yang timbul akibat
4 Jenis pemberian ESO ini sering disebut overhang opsi.

1. Perubahan Prinsip akuntansi Nilai intrinsik agregat = (harga saham - harga eksekusi
2. Perubahan estimasi akuntansi rata-rata) (overhang opsi) x jumlah objek yang masih
3. Perubahan Entitas pelapor beredar
4. Koreksi kesalahan

Akuntansi
Pos Pos luar biasa dilaporkan pada baris terpisah,
setelah pajak, pada laporan keuangan setelah
a) Bersifat tidak biasa, suatu kejadian atau laba usaha yang masih berlangsung. Saat
transaksi yang sangat tidak normal dan suatu perusahaan melaporkan pos luar biasa,
tidak terkait, atau hanya terkait secara laba usaha yang masih berlangsung
kebetulan dengan aktivitas biasa dan dinamakan laba sebelum pos luar biasa.
umum dilakukan perusahaan.
b) Tidak sering terjadi, suatu kejadian atau
transaksi yang sewajarnya tidak
diharapkan terjadi pada masa depan yang
dekat.
Perhitung
Bunga ditentukan oleh beberapa  Kesulitan akan timbul saat perusahaan mengeluarkan utang
faktor dan faktor terpenting adalah konversi atau utang dengan waran. Situasi Ini
menimbulkan tingkat nominal yang lebih rendah dari
resiko kredit (utang tidak dapat
biaya utang sejenis yang tidak memberikan fitur
dibayar) dari peminjam. Beban tambahan ini.
bunga ditentukan oleh tingkat bunga  Pada kasus utang konversi, praktik akuntansi menganggap
pokok pinjaman dan jangka waktu. utang tidak terpisah dari ekuitas.
 Pada kasus utang yang dikeluarkan bersamaan dengan
waran, kas yang diterima terkait dengan nilai waran diakui
sebagai modal tambahan.
Kapitalisa  Beban yang terkait dengan akun diskon utang yang
diamortisasi sepanjang masa pengeluaran utang akan
Tujuan kapitalisasi bunga adalah menambah biaya bunga efektif.
 Mengukur biaya akuisisi aset
secara lebih akurat
 Mengamortisasi biaya akuisisi
Menganali
terhadap pendapatan yang  Analisis kita harus menyadari bahwa akuntansi
diperoleh dari aktivitas tersebut kapitalisasi bunga masih tidak jelas sehingga mengarah
pada keragaman dalam praktik. Harus diingat bahwa
Tinjauan atas kapitalisasi bunga tercakup dalam biaya aset dan
menjadi beban melalui penyusutan dan amortisasi.
Kompensasi  Untuk menilai dampak kapitalisasi bunga terhadap laba
Tinjauan atas kompensasi bersih analisis kita harus mengetahui jumlah
tambahan untuk karyawan : kapitalisasi bunga saat ini yang dibebankan pada laba
• kontrak kompensasi yang melalui penyusutan dan amortisasi.
ditangguhkan (deferred
compensation contract) Opsi Saham
• hak apresiasi saham
Opsi saham karyawan employee stock option atau disebut juga
kompensasi berbasis saham bisa dikatakan merupakan bentuk
kompensasi intensif yang paling populer. Alasannya nya:
Perusahaan berpendapat ESO akan meningkatkan kinerja
dengan memberikan karyawan kepemilikan pada perusahaan
sehingga menyatukan insentif karyawan dan perusahaan
dipandang karyawan sebagai sarana untuk meraih kekayaan
meskipun ESO satu bentuk kompensasi karyawan ia tidak memiliki
dampak arus kas langsung. Menurut GAAP yang sebelumnya ESO
memberikan tunjangan karyawan tanpa perlu mencatat biaya.

Pendapatan Karakteristik Opsi


Pendapatan komprehensif dihitung dengan Ilustrasi Pemberian Opsi Kepada Karyawan
menyesuaikan laba bersih dengan pos kelebihan
Tanggal Tanggal pengakuan Tanggal
kotor, yang jika digabung akan menjadi
Pemberian hak kompensasi Eksekusi
pendapatan komprehensif. Pendapatan
komprehensif mencakup 2 hal, yaitu:
a. Surplus bersih, mencerminkan semua Periode
perubahanekuitas pemegang saham yang Pengakuan Hak
berasal dari sumber selain transaksi pemilik. Harga Harga Harga
b. Surplus kotor, terjadinya penyesuaian ekuitas. Saham Saham Saham
$10 $15 $21