Anda di halaman 1dari 5

NAMA : MOHAMMAD NAUFAL FARRAS

NIM : 181610101159
KELAS : 77
FAKULTAS : KEDOKTERAN GIGI
URGENSITAS INTEGRASI NASIONAL

A.

Secara etimologi integrasi nasional terdiri dari dua suku kata yaitu integrasi dan nasional.
Integrasi berasal dari bahasa Latin yaitu integrate yang artinya memberi tempat bagi suatu
unsur demi suatu keseluruhan. Kata bendanya Integrasi berarti utuh. Sedangkan kata Nasional
berasal dari bahasa Inggris yaitu nation yang artinya bangsa. Sedangkan istilah "Nasional"
mengandung pengertian: (1) kebangsaan; (2) bersifat bangsa sendiri; (3) meliputi suatu
bangsa (KBBI, 1989). Integritas nasional terjadi karena adanya perpaduan dari berbagai
unsur, seperti suku bangsa, tradisi, kepercayaan atau agama, sosial budaya dan sistem
ekonomi sehingga terwujud satu kesatuan wilayah, politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang
membentuk jati diri suatu bangsa.

Suatu negara bangsa membutuhkan persatuan untuk bangsanya yang dinamakan integrasi
nasional di katakan bahwa sebuah negara bangsa yang mampu membangun integrasi nasionalnya
dalam memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa-bangsa yang ada di dalamnya. Integrasi
nasional merupakan salah satu tolak ukur persatuan dan kesatuan bangsa. Indonesia sebagai
sebuah negara dalam realitasnya terpisah pada beberapa bagian dan tingkatan, dari segi geografis
dipisahkan oleh lautan dengan beratusratus pulau besar dan beribu-ribu pulau kecil. Masih
banyak pulau yang belum diberi nama, bahkan belakangan ini dua pulau yang berada di kawasan
Kalimantan telah menjadi milik Negara Malaysia. Dari perspektif kewilayahan tampak
pembagian Indonesia Bagian Timur dan Indonesia Bagian Barat atau kawasan perkotaan dan
perdesaan. Realitas itu menyebabkan pula kewargaan penduduk Indonesia berbeda-beda dari
segi kebudayaan. Pengelompokkan kewargaan serupa itu diwujudkan dalam satuan-satuan etnik

Dalam realitas nasional, integrasi nasional dapat dilihat dari tiga aspek yakni aspek
politik, ekonomi, dan sosial budaya. Dari aspek politik, lazim disebut integrasi politik, aspek
ekonomi (integrasi ekonomi), yakni saling ketergantungan ekonomi antar daerah yang
bekerjasama secara sinergi, dan aspek sosial budaya (integrasi sosial budaya) yakni hubungan
antara suku, lapisan dan golongan. Berdasar pendapat ini, integrasi nasional meliputi : 1)
Integrasi politik, 2) Integrasi ekonomi , dan 3) integrasi sosial budaya.

B. Berikan pandangan atau analisis kritis Anda dengan mengkorelasikan materi perkuliah
dengan realitas kasus covid-19 akan sikap yang ideal atau seharusnya sebagai warga
negara Indonesia
Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia
dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai
flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan
Sindrom Pernapasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Penyakit ini
terutama menyebar di antara orang-orang melalui tetesan pernapasan dari batuk dan bersin.
Virus baru ini tampaknya sangat menular dan telah menyebar dengan cepat secara global.
Pemerintah telah menyatakan wabah virus corona sebagai bencana nasional. Maka, harus
ada upaya bersatu, saling menjaga satu sama lain, gotong royong, sinergi sumber daya dan
strategi dari semua komponen bangsa menghadapi rasa cemas yang dirasakan masyarakat
internasional dan tentu masyarakat Indonesia. tingkat penularan wabah COVID-19 sangat
cepat. Oleh karena itu, diperlukan pelibatan seluruh unsur masyarakat yang memahami
bagaimana cara mencegah penularan COVID-19.

sebagai warga negara yang baik masyarakat harus memahami bagaimana cara
mencegah penularan, secara sadar dan bertanggung jawab menjadi pelaku pencegahan karena
pencegahan tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah. Hal itu dapat dilakukan dengan
beberapa cara sebagai berikut:

- Menjaga kebersihan dengan mencuci tangan, dan menjaga asupan gizi serta makanan
untuk meningkatkan imunitas tubuh
- Menerapkan kesadaran social distancing, dengan tidak bersalaman, berkumpul dan
berdesak-desakan di tempat umum, menjaga jarak dan sebagainya
- Tidak bepergian. Sedapat mungkin berada di rumah untuk memutus mata rantai penularan
dan meminimalisir resiko tertular.
- Apabila terdapat gejala segera hubungi fasilitas kesehatan yang disediakan pemerintah.
Persatuan seluruh komponen bangsa merupakan syarat mutlak bagi Indonesia untuk
mampu hadapi dan temukan solusi dari segala persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara,
termasuk dalam menghadapi Covid-19. Pada saat ini, masyarakat Indonesia harus saling
membantu, misalnya dalam hal perekonomian. Karena adanya wabah ini dapat dipastikan
perekonomian akan menurun, sehingga banyak orang yang akan mengalami kesulitan dalam
memenuhi kebutuhan hidupnya, disinilah yang berkecukupan harus membantu yang kurang
mampu, seperti menyumbangkan sembako atau berupa uang. Tidak hanya itu, telah kita
ketahui bahwa APD untuk tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19 ini sangat
terbatas, sehingga dapat kita cari solusinya dengan mengumpulkan donasi yang selanjutnya
digunakan untuk memenuhi kebutuhan APD untuk para tenaga medis.

C. Bagaimana menurut Anda, idealnya pemerintah dalam mengambil kebijakan terkait


kasus di atas?

Memburuknya wabah virus Corona mengharuskan pemerintah mengambil sikap.


Presiden Joko Widodo, menyarankan setiap individu menerapkan social distancing untuk
menghadapi pandemic Covid-19. Social distancing merupakan salah satu langkah pencegahan
dan pengendalian infeksi virus corona dengan menganjurkan orang-orang untuk membatasi
kontak langsung atau jaga jarak dengan orang lain dan membatasi berkunjung ke tempat
ramai.

Penerapan social distancing menuntut seseorang agar tidak diperkenankan untuk berjabat


tangan serta menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain terutama orang yang sedang
sakit dan beresiko tinggi menderita Covid-19. Dengan penerapan social distancing,
diharapkan jumlah orang yang terinfeksi oleh virus corona tidak melonjak, sehingga pihak
rumah sakit dapat melayani pasien secara optimal. Seperti yang diketahui, kapasitas tenaga
medis dan daya tampung pasien di beberapa rumah sakit di Indonesia sangat minim, ditambah
pula penyediaan alat maupun fasilitas yang kurang memadai.

Namun Social distancing di Indonesia hanya diikuti oleh kelompok menengah-atas,


sementara kelompok menengah-bawah tidak mematuhinya sama sekali. Misalnya kelompok
pengemudi ojek online (ojol) tetap keluar rumah karena penghasilan mereka adalah harian,
buruh bangunan rumahan tetap bekerja, abang kaki lima, bakso dorongan dan kelontongan
tetap di jalanan, tukang parkir, dan pak ogah tetap ada di jalan, pekerja domestic meramaikan
pasar tradisional, sementara orang yang memiliki banyak uang tetap berada di rumah.

Melihat pola seperti ini, dalam perspektif kebijakan publik, kebijakan social distancing
yang ala kadarnya tersebut sebagai kebijakan tidak pareto efficiency dan dapat dinilai sebagai
bukan best policy untuk kelompok miskin/ kelompok menengah kebawah. Maksud kebijakan
social distancing salah satunya adalah penyelamatan ekonomi agar ekonomi tidak mati.
Dalam jangka pendek, dapat dibenarkan namun dalam jangka menengah panjang justru biaya
ekonomi yang ditimbulkan akan lebih besar karena risiko penyebaran Covid-19 semakin tidak
terkontrol dan biaya penanggulangannya akan jauh lebih besar.

Sehingga kebijakan social distancing ala kadarnya seperti ini hanya memberikan manfaat
sebesar-besarnya kepada kelompok kaya dengan mengorbankan kelompok miskin. Outcome
ini bukan kesalahan para kelompok kaya, melainkan karena kesalahan negara dalam desain
social distancing.

Menurut saya ada konsep social distancing ini harus lebih ditegaskan lagi, seperti:

- Kebijakan social distancing harus ditambah dengan pemberian kompensasi kepada semua
orang, ini untuk memastikan tidak ada yang keluar rumah dengan alasan mencari nafkah.
- Penegakan hukum (law enforcement) yang ketat untuk semua orang yang harus di dalam
rumah. Pengenaan denda dan ancaman pencabutan kompensasi yang diterima harian akan
sangat efektif daripada ancaman penjara dari petugas keamanan.
- perlindungan menyeluruh kepada mereka yang terdepan dalam penghentian wabah Covid-
19, seperti sektor kesehatan, sektor logistic ritel dan sektor transportasi.
- Bila Negara memutuskan tetap mengizinkan ada transportasi ojek online untuk
mengirimkan makanan, maka pengemudi ojek online harus dilindungi dengan
perlengkapan masker, helm dan jaket yang baik, dan edukasi hidup bersih seperti mencuci
tangan dengan baik dan benar.