Anda di halaman 1dari 3

MOSI DEBAT

1.Pro dan kontra kebijakan impor Indonesia memberikan dampak buruk bagi ke ekonomi Indonesia

2.Penerapan CSR (Corporate Social Responsibility) membuat manajemen tidak dapat memaksimalkan
laba dan dapat merugikan pemegang saham

3.Big Data dan Artificial Intelligent dapat menggantikan Tenaga Akuntan.

4.Pemberian akses modal secara besar-besaran akan meningkatkan produktivitas dan pendapatan
masyarakat dalam mengatasi kemiskinan.

5. Pekerja asing di indonesia wajib berbahasa Indonesia

6.“Rasio pertambangan perlu dikurangi karena menyumbang kerusakan lingkungan terbesar dan tidak
sesuai dengan Green Accounting”

7.pembangunan tol diyogyakarta dapat mengurai kepadata kendaraan

8.wacana kendaraan beroda dua diperbolehkan masuk tol

TEKNIS DEBAT :

1. 32 peserta dibagi jadi 8 kelompok, dengan 3 babak penyisihan.

2.Penentuan Tim Pro dan Tim Kontra dilakukan dengan pengundian/ Toscoin. Pemenang berhak
menentukan pilihan untuk menjadi pihak Pro atau Kontra. Pemenang juga berhak memilih amplop yang
berisi mosi (pernyataan).

3. Debat berlangsung 2 tim yang saling bertolak belakang dalam memihak mosi (pihak pro dan pihak
kontra). Dengan pihak pro yang mendukung mosi, serta pihak kontra yang menolak mosi.

4. Setiap tim terdiri dari 3 pembicara utama, masing - masing diawali oleh pembicara Affirmative
(pro) dan diakhiri oleh pembicara Negative (kontra).

5. Debat menggunakan satu sesi yaitu sesi Debat Parlementer.

1) Debat diawali oleh pembicara pertama dari tim Affirmative, kemudian diteruskan oleh pembicara
pertama daari tim Negative. Lalu dilanjutkan oleh pembicara kedua dari tim Affirmative, dan seterusnya
sampai diakhiri oleh pembicara ketiga dari tim Negative.

2) Setiap pembicara diharapkan berbicara dalam selang waktu 2’00’’ – 2’20’’. Apabila pembicara
berbicara dibawah waktu 2’00’’, maka pembicara dinyatakan under-time. Sedangkan apabila pembicara
berbicara lebih dari waktu 2’20’’, maka pembicara dinyatakan over- time. Baik under-time maupun over-
time akan mempengaruhi penilaian.

3) Pembicara yang sedang tidak berbicara diperbolehkan untuk menyampaiakn interupsi/ Points of
Information (POI) dari menit 1’00’’ sampai dengan 2’00’’.

4) POI yang disampaikan maksimum selama 15 detik.

5) Tugas masing-masing pembicara :

Pembicara

Tim Affirmative

Tim Negative

Pembicara Pertama

1. Menjelaskan Background yang terjadi

2. Menjelaskan definisi mosi

3. Menjelaskan Tim (Goal)

4. Menjelaskan argumen

1. Menjelaskan sanggahan atas argumen pembicara pertama tim Affermative

2. Menjelaskan tujuan tim

3. Menjelaskan argumen

Pembicara Kedua

1. Menjelaskan sanggahan atas argumen/ sanggahan pembicara pertama dari tim Negative

2. Menjelaskan efek jangka panjang (further implication) mosi

3. Menjelaskan point dari sudut pandang aktor-aktor yang berperan didalam mosi, seperti masyarakat,
pemerintah, dsb.

4. Menjelaskan argumen

1. Menjelaskan sanggahan atas argumen/ sanggahan pembicara kedua dari tim Affermative

2. Menjelaskan efek jangka panjang (further implication) mosi

3. Menjelaskan point sudut pandang aktor- aktor yang berperan didalam mosi, seperti masyarakat,
pemerintah, dsb.
4. Menjelaskan argumen

Pembicara Ketiga

Menjelaskan sanggahan atas argumen/ sanggahan pembicara kedua dari tim Negative

Menjelaskan sanggahan atas argumen/ sanggahan pembicara ketiga dari tim Affermative

6) Setiap pembicara dari 1 tim diharapkan membawa argumen yang berbeda. Pembawaan argumen
yang sama/ berulang akan berdampak pada penilaian tim.

7) Time Keeper akan memberi sinyal waktu kepada pembicara yang berbicara dengan mengetuk
sekali untuk mengisyaratkan bahwa pembicara sudah berbicara selama satu menit. Di menit kedua dan
di menit akhir, time keeper mengetuk sebanyak 2 kali, dan pembicara diharapkan menyelesaikan
pembicaraan/ pidatonya. Dan time keeper akan mengetuk secara non-stop bila waktu berbicara
melebihi waktu 2’20’’.

Sesi kesimpulan

1) Kesimpulan cukup diambil oleh salah satu pembicara dari masing- masing tim, kecuali pembicara
ketiga

2) Setiap pembicara diberi waktu untuk berbicara selama 1’00’’ sampai 1’20’’ tanpa interupsi (POI)
untuk meringkas debat atau untuk me- review apa yang terjadi selama perdebatan

3) under-time maupun over-time akan mempengaruhi penilaian