Anda di halaman 1dari 8

Indeks Pembangunan Manusia 2019

No. 21/02/Th. XXIII, 17 Februari 2020

BERITA
RESMI
STATISTIK
Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
Tahun 2019
• Pembangunan manusia di Indonesia terus mengalami
Indeks Pembangunan kemajuan. Pada tahun 2019, Indeks Pembangunan Manusia
Manusia (IPM) (IPM) Indonesia mencapai 71,92. Angka ini meningkat
sebesar 0,53 poin atau tumbuh sebesar 0,74 persen
Indonesia pada tahun dibandingkan tahun 2018.
2019 mencapai • Bayi yang lahir pada tahun 2019 memiliki harapan untuk
71,92 dapat hidup hingga 71,34 tahun, lebih lama 0,14 tahun
dibandingkan dengan mereka yang lahir tahun sebelumnya.
• Anak-anak yang pada tahun 2019 berusia 7 tahun memiliki
Kualitas kesehatan, harapan dapat menikmati pendidikan selama 12,95 tahun
pendidikan, dan (hampir setara dengan masa pendidikan untuk menamatkan
jenjang Diploma I), lebih lama 0,04 tahun dibandingkan
pemenuhan dengan yang berumur sama pada tahun 2018.
kebutuhan hidup • Penduduk usia 25 tahun ke atas secara rata-rata telah
masyarakat menempuh pendidikan selama 8,34 tahun (hampir setara
dengan masa pendidikan untuk menamatkan jenjang kelas
Indonesia mengalami IX), lebih lama 0,17 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.
peningkatan • Pada tahun 2019, masyarakat Indonesia memenuhi
kebutuhan hidup dengan rata-rata pengeluaran per kapita
yang disesuaikan (PPP) sebesar 11,30 juta rupiah per tahun,
meningkat 240 ribu rupiah dibandingkan pengeluaran tahun
sebelumnya.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 1


1. Perkembangan IPM Indonesia Tahun 2010-2019
Pencapaian pembangunan manusia diukur dengan memperhatikan tiga aspek esensial yaitu
umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak. IPM merupakan indikator
yang digunakan untuk melihat perkembangan pembangunan dalam jangka panjang. Untuk melihat
kemajuan pembangunan manusia, terdapat dua aspek yang perlu diperhatikan, yaitu kecepatan dan
status pencapaian.
Secara umum, pembangunan manusia Indonesia terus mengalami kemajuan selama periode
2010 hingga 2019. IPM Indonesia meningkat dari 66,53 pada tahun 2010 menjadi 71,92 pada tahun
2019. Selama periode tersebut, IPM Indonesia rata-rata tumbuh sebesar 0,87 persen per tahun dan
meningkat dari level “sedang” menjadi “tinggi” mulai tahun 2016. Pada periode 2018–2019, IPM
Indonesia tumbuh 0,74 persen.
Gambar 1
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia, 2010-2019

71,92
71,39
70,81
70,18
69,55
68,90
68,31
67,70
67,09
66,53

2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

2. Perkembangan Dimensi Pembentuk IPM Indonesia Tahun 2010–2019


Peningkatan capaian IPM tidak terlepas dari peningkatan setiap komponennya. Selama periode
2010–2019, peningkatan IPM didorong oleh kenaikan setiap komponen pembentuknya.
Tabel 1
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia Menurut Komponen, 2010–2019

Komponen Satuan 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
Umur Harapan Hidup saat Lahir
(UHH) Tahun 69,81 70,01 70,20 70,40 70,59 70,78 70,90 71,06 71,20 71,34

Harapan Lama Sekolah (HLS) Tahun 11,29 11,44 11,68 12,10 12,39 12,55 12,72 12,85 12,91 12,95
Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Tahun 7,46 7,52 7,59 7,61 7,73 7,84 7,95 8,10 8,17 8,34
Pengeluaran per Kapita yang
disesuaikan (PPP) Rp 000 9.437 9.647 9.815 9.858 9.903 10.150 10.420 10.664 11.059 11.299

IPM 66,53 67,09 67,70 68,31 68,90 69,55 70,18 70,81 71,39 71,92

2 Indeks Pembangunan Manusia (IPM)


a. Dimensi Umur Panjang dan Hidup Sehat
Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH) yang merepresentasikan dimensi umur panjang
dan hidup sehat terus meningkat dari tahun ke tahun. Selama periode 2010 hingga 2019, Umur
Harapan Hidup saat lahir telah meningkat sebesar 1,53 tahun atau rata-rata tumbuh sebesar 0,24
persen per tahun. Pada tahun 2010, Umur Harapan Hidup saat lahir di Indonesia adalah 69,81
tahun, dan pada tahun 2019 mencapai 71,34 tahun.
Gambar 2
Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH) Indonesia, 2010-2019

71,34
71,20
71,06
70,90
70,78
70,59
70,40
70,20
70,01
69,81

2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

b. Dimensi Pengetahuan
Dimensi pengetahuan pada IPM dibentuk oleh dua indikator, yaitu Harapan Lama Sekolah
dan Rata-rata Lama Sekolah penduduk usia 25 tahun ke atas. Kedua indikator ini terus meningkat
dari tahun ke tahun. Selama periode 2010 hingga 2019, Harapan Lama Sekolah di Indonesia telah
meningkat sebesar 1,66 tahun, sementara Rata-rata Lama Sekolah bertambah 0,88 tahun.

Gambar 3
Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Indonesia, 2010-2019

12,10 12,39 12,55 12,72 12,85 12,91 12,95


11,29 11,44 11,68

7,46 7,52 7,59 7,61 7,73 7,84 7,95 8,10 8,17 8,34

2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

HLS RLS

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 3


Selama periode 2010 hingga 2019, Harapan Lama Sekolah secara rata-rata tumbuh
sebesar 1,54 persen per tahun. Meningkatnya Harapan Lama Sekolah menjadi sinyal positif
bahwa semakin banyak penduduk yang bersekolah. Pada tahun 2019, Harapan Lama Sekolah di
Indonesia mencapai 12,95 tahun yang berarti bahwa anak-anak usia 7 tahun memiliki peluang
untuk menamatkan pendidikan mereka hingga lulus SMA dan hampir menyelesaikan jenjang D1.
Sementara itu, Rata-rata Lama Sekolah penduduk usia 25 tahun ke atas di Indonesia
tumbuh 1,25 persen per tahun selama periode 2010 hingga 2019. Pertumbuhan yang positif ini
merupakan modal penting dalam membangun kualitas manusia Indonesia yang lebih baik. Pada
tahun 2019, secara rata-rata lama sekolah penduduk Indonesia usia 25 tahun ke atas mencapai
8,34 tahun, atau hampir menyelesaikan pendidikan hingga kelas IX.

c. Dimensi Standar Hidup Layak


Dimensi terakhir yang mewakili kualitas hidup manusia adalah standar hidup layak
yang direpresentasikan oleh pengeluaran per kapita (harga konstan 2012). Pada tahun 2019,
pengeluaran per kapita yang disesuaikan (PPP) masyarakat Indonesia mencapai Rp11,30 juta per
tahun. Selama 2010–2019, pengeluaran per kapita masyarakat rata-rata meningkat sebesar 2,02
persen per tahun.
Gambar 4
Pengeluaran per Kapita yang disesuaikan (PPP), 2010–2019 (Rp000)

11.299
11.059

10.664
10.420
10.150
9.858 9.903
9.815
9.647
9.437

2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

3. Pencapaian Pembangunan Manusia di Tingkat Provinsi


Pada tahun 2019, pencapaian pembangunan manusia di tingkat provinsi cukup bervariasi.
IPM pada level provinsi berkisar antara 60,84 (Papua) hingga 80,76 (DKI Jakarta). Pada dimensi
umur panjang dan hidup sehat, Umur Harapan Hidup saat lahir berkisar antara 64,82 tahun
(Sulawesi Barat) hingga 74,92 tahun (DI Yogyakarta). Sementara itu, pada dimensi pengetahuan,
Harapan Lama Sekolah berkisar antara 11,05 tahun (Papua) hingga 15,58 tahun (DI Yogyakarta),
serta Rata-rata Lama Sekolah penduduk usia 25 tahun ke atas berkisar antara 6,65 tahun (Papua)
hingga 11,06 tahun (DKI Jakarta). Pengeluaran per kapita yang disesuaikan (PPP) di tingkat provinsi
berkisar antara 7,3 juta rupiah per tahun (Papua) hingga 18,5 juta rupiah per tahun (DKI Jakarta).

4 Indeks Pembangunan Manusia (IPM)


Gambar 5
IPM Indonesia Menurut Provinsi dan Status Pembangunan Manusia, 2019

Rendah (IPM < 60) Sedang (60 ≤ IPM < 70) Tinggi (70 ≤ IPM < 80) Sangat Tinggi (IPM ≥ 80)

Kemajuan pembangunan manusia pada tahun 2019 juga terlihat dari perubahan status
pembangunan manusia di tingkat provinsi. Jumlah provinsi yang berstatus “sedang” berkurang dari
12 provinsi pada tahun 2018 menjadi 11 provinsi pada tahun 2019. Provinsi Sumatera Selatan yang
berstatus “sedang” pada tahun 2018 berubah status menjadi “tinggi” pada tahun 2019. Hingga
saat ini, terdapat 22 provinsi yang berstatus pembangunan manusia “tinggi”, yaitu Provinsi Aceh,
Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kep. Bangka Belitung,
Kep. Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, Kalimantan Tengah,
Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan
Sulawesi Tenggara. Sejak tahun 2018, tidak ada provinsi yang berstatus pembangunan manusia
“rendah” di Indonesia. Hal ini karena pada tahun 2018, status pembangunan manusia di Provinsi
Papua telah berada pada level “sedang”.
Peningkatan IPM di tingkat nasional juga tercermin pada level provinsi. Selama periode
2018 hingga 2019, IPM di seluruh provinsi mengalami peningkatan. Pada periode ini, tercatat
tiga provinsi dengan kemajuan pembangunan manusia paling cepat, yaitu Provinsi Papua Barat
(1,51 persen), Provinsi Maluku Utara (1,39 persen), dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (1,30
persen). Kemajuan pembangunan manusia di Provinsi Papua Barat dan Maluku Utara didorong
oleh dimensi standar hidup layak, sementara di Nusa Tenggara Timur didorong oleh dimensi
pendidikan.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 5


Tabel 2
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Menurut Provinsi, 2018–2019
Pengeluaran IPM
UHH (Tahun) HLS (Tahun) RLS (Tahun) per Kapita yang Pertumbuhan
Provinsi disesuaikan (Rp000) Capaian
(%)
2018 2019 2018 2019 2018 2019 2018 2019 2018 2019 2018–2019
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

Aceh 69,64 69,87 14,27 14,30 9,09 9,18 9 186 9 603 71,19 71,90 1,00
Sumatera Utara 68,61 68,95 13,14 13,15 9,34 9,45 10 391 10 649 71,18 71,74 0,79
Sumatera Barat 69,01 69,31 13,95 14,01 8,76 8,92 10 638 10 925 71,73 72,39 0,92
Riau 71,19 71,48 13,11 13,14 8,92 9,03 10 968 11 255 72,44 73,00 0,77
Jambi 70,89 71,06 12,90 12,93 8,23 8,45 10 357 10 592 70,65 71,26 0,86
Sumatera Selatan 69,41 69,65 12,36 12,39 8,00 8,18 10 652 10 937 69,39 70,02 0,91
Bengkulu 68,84 69,21 13,58 13,59 8,61 8,73 10 162 10 409 70,64 71,21 0,81
Lampung 70,18 70,51 12,61 12,63 7,82 7,92 9 858 10 114 69,02 69,57 0,80
Kep Bangka Belitung 70,18 70,50 11,87 11,94 7,84 7,98 12 666 12 959 70,67 71,30 0,89
Kepulauan Riau 69,64 69,80 12,82 12,83 9,81 9,99 13 976 14 466 74,84 75,48 0,86
DKI Jakarta 72,67 72,79 12,95 12,97 11,05 11,06 18 128 18 527 80,47 80,76 0,36
Jawa Barat 72,66 72,85 12,45 12,48 8,15 8,37 10 790 11 152 71,30 72,03 1,02
Jawa Tengah 74,18 74,23 12,63 12,68 7,35 7,53 10 777 11 102 71,12 71,73 0,86
DI Yogyakarta 74,82 74,92 15,56 15,58 9,32 9,38 13 946 14 394 79,53 79,99 0,58
Jawa Timur 70,97 71,18 13,10 13,16 7,39 7,59 11 380 11 739 70,77 71,50 1,03
Banten 69,64 69,84 12,85 12,88 8,62 8,74 11 994 12 267 71,95 72,44 0,68
Bali 71,68 71,99 13,23 13,27 8,65 8,84 13 886 14 146 74,77 75,38 0,82
Nusa Tenggara Barat 65,87 66,28 13,47 13,48 7,03 7,27 10 284 10 640 67,30 68,14 1,25
Nusa Tenggara Timur 66,38 66,85 13,10 13,15 7,30 7,55 7 566 7 769 64,39 65,23 1,30
Kalimantan Barat 70,18 70,56 12,55 12,58 7,12 7,31 8 860 9 055 66,98 67,65 1,00
Kalimantan Tengah 69,64 69,69 12,55 12,57 8,37 8,51 10 931 11 236 70,42 70,91 0,70
Kalimantan Selatan 68,23 68,49 12,50 12,52 8,00 8,20 12 062 12 253 70,17 70,72 0,78
Kalimantan Timur 73,96 74,22 13,67 13,69 9,48 9,70 11 917 12 359 75,83 76,61 1,03
Kalimantan Utara 72,50 72,54 12,82 12,84 8,87 8,94 8 943 9 343 70,56 71,15 0,84
Sulawesi Utara 71,26 71,58 12,68 12,73 9,24 9,43 10 731 11 115 72,20 72,99 1,09
Sulawesi Tengah 67,78 68,23 13,13 13,14 8,52 8,75 9 488 9 604 68,88 69,50 0,90
Sulawesi Selatan 70,08 70,43 13,34 13,36 8,02 8,26 10 814 11 118 70,90 71,66 1,07
Sulawesi Tenggara 70,72 70,97 13,53 13,55 8,69 8,91 9 262 9 436 70,61 71,20 0,84
Gorontalo 67,45 67,93 13,03 13,06 7,46 7,69 9 839 10 075 67,71 68,49 1,15
Sulawesi Barat 64,58 64,82 12,59 12,62 7,50 7,73 9 051 9 235 65,10 65,73 0,97
Maluku 65,59 65,82 13,92 13,94 9,58 9,81 8 721 8 887 68,87 69,45 0,84
Maluku Utara 67,80 68,18 13,62 13,63 8,72 9,00 7 980 8 308 67,76 68,70 1,39
Papua Barat 65,55 65,90 12,53 12,72 7,27 7,44 7 816 8 125 63,74 64,70 1,51
Papua 65,36 65,65 10,83 11,05 6,52 6,65 7 159 7 336 60,06 60,84 1,30
INDONESIA 71,20 71,34 12,91 12,95 8,17 8,34 11 059 11 299 71,39 71,92 0,74

Keterangan :
UHH : Umur Harapan Hidup saat lahir
HLS : Harapan Lama Sekolah
RLS : Rata-rata Lama Sekolah

6 Indeks Pembangunan Manusia (IPM)


CATATAN TEKNIS

Konsep dan Definisi


Pembangunan manusia didefinisikan sebagai proses perluasan pilihan bagi penduduk (enlarging people choice).
IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia
(masyarakat/penduduk). IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam
memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. IPM diperkenalkan oleh United Nations Development
Programme (UNDP) pada tahun 1990 dan metode penghitungannya direvisi pada tahun 2010. BPS mengadopsi perubahan
metodologi penghitungan IPM yang baru pada tahun 2015 dan melakukan backcasting hingga tahun 2010. IPM dibentuk
oleh tiga dimensi dasar, yaitu umur panjang dan hidup sehat (a long and healthy life), pengetahuan (knowledge), dan
standard hidup layak (decent standard of living).
Umur panjang dan hidup sehat digambarkan oleh Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH) yaitu jumlah tahun yang
diharapkan dapat dicapai oleh bayi yang baru lahir untuk bertahan hidup, dengan asumsi bahwa pola angka kematian
menurut umur pada saat kelahiran sama sepanjang usia bayi.
Pengetahuan diukur melalui indikator Rata-rata Lama Sekolah dan Harapan Lama Sekolah. Rata-rata Lama Sekolah
(RLS) adalah rata-rata lamanya (tahun) penduduk usia 25 tahun ke atas yang telah atau sedang menjalani pendidikan
formal. Harapan Lama Sekolah (HLS) didefinisikan sebagai lamanya (tahun) sekolah formal yang diharapkan akan
dirasakan oleh anak pada umur tertentu (7 tahun) di masa mendatang.
Standar hidup yang layak digambarkan oleh pengeluaran per kapita yang disesuaikan, yang ditentukan dari nilai
pengeluaran per kapita dan paritas daya beli (purchasing power parity).
IPM dihitung berdasarkan rata-rata geometrik indeks kesehatan, indeks pengetahuan, dan indeks pengeluaran.
Penghitungan ketiga indeks ini dilakukan dengan melakukan standardisasi dengan nilai minimum dan maksimum masing-
masing komponen indeks.
Sumber Data
• Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH): Sensus Penduduk 2010 (SP2010), Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035,
Survei Penduduk Antar Sensus 2015 (SUPAS 2015).
• Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan Pengeluaran per Kapita Disesuaikan: Survei Sosial
Ekonomi Nasional (SUSENAS).
Penyusunan Indeks
Formula yang digunakan dalam penghitungan indeks komponen IPM adalah sebagai berikut:

UHH  UHHmin HLS  HLSmin


Indeks Kesehatan IUHH  Indeks Pendidikan IHLS 
UHHmaks  UHHmin HLSmaks  HLSmin
RLS  RLSmin
Indeks Pengeluaran IRLS 
RLSmaks  RLSmin
ln  pengeluaran  ln  pengeluaranmin  IHLS  IRLS
Ipengeluaran  Ipendidikan 
ln  pengeluaranmaks   ln  pengeluaranmin 
2
Untuk menghitung indeks masing-masing komponen IPM digunakan batas maksimum dan minimum seperti terlihat
dalam tabel berikut.

Komponen Satuan Nilai Minimum Nilai Maksimum


Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH) Tahun 20 85
Harapan Lama Sekolah (HLS) Tahun 0 18
Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Tahun 0 15
Pengeluaran per Kapita Rupiah 1 007 436 26 572 352

Selanjutnya nilai IPM dapat dihitung sebagai: IPM  3 IUHH  Ipendidikan  Ipengeluaran  100
Status Pembangunan Manusia
Capaian pembangunan manusia di suatu wilayah pada waktu tertentu dapat dikelompokkan ke dalam empat
kelompok. Pengelompokan ini bertujuan untuk mengorganisasikan wilayah-wilayah menjadi kelompok-kelompok
yang sama dalam hal pembangunan manusia.
1. Kelompok “sangat tinggi” : IPM ≥ 80 3. Kelompok “sedang” : 60 ≤ IPM < 70
2. Kelompok “tinggi” : 70 ≤ IPM < 80 4. Kelompok “rendah” : IPM < 60

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 7


INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)
TAHUN 2019
Berita Resmi Statistik No. 21/02/Th. XXIII, 17 Februari 2020

IPM 71,92
TAHUN 2019

RATA-RATA LAMA SEKOLAH


ANGKA HARAPAN HIDUP
SAAT LAHIR
8,34 tahun
PENGELUARAN
PER KAPITA
PER TAHUN YANG

71,34
DISESUAIKAN
HARAPAN LAMA SEKOLAH
Rp 11.299.000,-
tahun
12,95 tahun

Pertumbuhan IPM
0,74% 71,92
71,39
70,81
70,18
69,55
68,90
68,31
67,70
67,09
66,53

2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Kategori IPM Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi


(IPM < 60) (60 ≤ IPM < 70) (70 ≤ IPM < 80) (IPM ≥ 80)

https://www.bps.go.id

Diterbitkan oleh:

Badan Pusat Statistik


Jl. dr. Sutomo No. 6–8 Konten Berita Resmi Statistik dilindungi oleh
Jakarta-Indonesia 10710 Undang-Undang, hak cipta melekat pada
Badan Pusat Statistik. Dilarang mengumumkan,
Dr. Ali Said, M.A. mendistribusikan, mengomunikasikan, dan/atau
Direktur Analisis dan Pengembangan Statistik
Telepon: 3810291-5, Pesawat 7300 menggandakan sebagian atau seluruh isi tulisan ini
E-mail: ali@bps.go.id untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Badan
Website : www.bps.go.id Pusat Statistik.

8 Indeks Pembangunan Manusia (IPM)