Anda di halaman 1dari 3

salah saji seperti apa yang dapat terjadi dalam mengaudit

persediaan dan pergudangan?

Izin Menjawab

Prosedur analitik Kemungkinan salah saji yang terjadi dalam mengaudit persediaan dan pergudangan
yaitu :

1. Bandingkan persentase marjin kotor dengan tahun sebelumnya . Salah saji atau kurang saji persediaan
dan harga pokok penjualan.

2. Bandingkan perputaran persediaan (Harga pokok penjualan dibagi dengan persediaan rata-rata)
dengan tahun sebelumnya. Investasi keusangan persediaan yang mempengaruhi persediaan dan harga
pokok penjualan. Salah saji atau kurang saji persediaan

3. Bandingkan persediaan biaya perunit dengan tahun sebelumnya Salah saji atau kurang saji biaya
perunit, yang mempengaruhi persediaan dan harga pokok penjualan

4. Bandingkan nilai persediaan yang diperluas denan tahun sebelumnya Salah saji dalam kompilasi,
biaya perunit, atau pengalian, yang mempengaruhi persediaan dan harga pokok penjualan

5. Bandingkan biaya produksi tahun berjalan dengan tahun sebelumnya (biaya variabel harus
disesuaikan jika ada perubahan volumen) Salah saji biaya perunit persediaan, khususnya biaya tenaga
kerja langsung dan overhead pabrik, yang mempengaruhi persediaan dan HPP.

Terimakasih

mengapa pisah batas yang tepat atas penjualan dan pembeli sangat bergantung pada pengamatan
persediaan fisik.informasi apa yang perlu disediakan selama selama perhitungan fisik untuk memastikan
bahwa pisah batas itu akurat?

Izin menjawab

Karena didalam penjualan dan pembelian sangatlah penting mengetahui kuantitas, kondisi persediaan
yang sebenarnya dan hal-hal yang berkaitan dgn penjualan dan pembelian, maka dengan pengamatan
persediaan fisik lah auditor akan lebih mudah mengetahui kuantitas dan kondisi persediaan kliennya
secara akurat. Dan agar dalam laporan auditor tidak terjadi kesalahan.

Informasi yang diperlukan auditor antara lain:

1. Informasi prosedur departemen dan jumlah persediaan yang dihitung

2. Nomor Dokumen pengiriman dan penerimaan persediaan terakhir pada akhir tahun

3. Laporan nomor persediaan terakhir

4. Verifikasi ( pengujian ) Pencataan akuntansi pisah batas


Terimakasih

Bagaiman cara auditor mengefektifkan waktu yang lama ketika mengaudit


persediaan?

Izin menjawab

Audit atas persediaan merupakan bagian dari audit yang sedikit lebih rumit dan membutuhkan banyak
waktu, karena:

1. Biasanya persediaan merupakan jenis perkiraan yang besar dalam neraca, dan sering menjadi unsur
terbesar dari keseluruhan modal kerja (working capital account).

2. Persediaan berada pada lokasi yang berbeda, yang lebih menyulitkan adalah terhadap pengendalian
secara fisik serta untuk penghitungannya.

3. Keanekaragaman jenis persediaan yang menyebabkan berbagai kesulitan bagi para auditor.

4. Penilaian atas persediaan juga selalu lebih menyulitkan karena adanya faktor keuangan dan
kebutuhan untuk mengalokasikan biaya-biaya ke dalam persediaan tersebut.

5. Adanya beberapa metode penilaian persediaan yang dapat digunakan, namun setiap klien tertentu
harus menggunakan satu metode secara konsisten dari tahun ke tahun.

Maka dari itu cara auditor mengefektifkan waktu yang lama dengan menggunakan:

a. Uji hitung yaitu membandingkan perhitungan fisik klien terhadap jumlah persediaan.

b. Uji penyalinan ( kompilasi ) yaitu melakukan penyalinan setelah perhitungan fisik persediaan.

c. Uji harga yaitu melakukan verifikasi harga yang menyesuaikan antara harga yg ditetapkan klien dgn
harga yang tertera di persediaan

d. Uji jurnal yaitu mengecek apakah klien telah menjurnal persediaan dengan benar

Terimakasih

ada tidak kesulitan yang akan di alami oleh auditor dalam mengaudit siklus
persediaan dan pergudangan? jika ada, apa saja kesulitannya.

Izin menjawab

menurut saya, pasti akan ada kesulitan yang di alami oleh auditor dalam mengaudit siklus persediaan
dan pergudangan karena Pengelolaan dan pemeriksaan dapat meliputi pencatatan yang baik dan akurat
yang sesuai dengan kondisi sebenarnya. Pemeriksaan persediaan merupakan salah satu fungsi
manajerial yang terpenting, karena pemeriksaan persediaan banyak sekali melibatkan investasi rupiah
dan sangat mempengaruhi efektivitas dan efisiensi dari kegiatan perusahaan. Karena itulah audit atas
persediaan sangat diperlukan untuk mengurangi terjadinya resiko selisih, kehilangan, mengantisipasi
kemungkinan terjadinya kecurangan dan memastikan bahwa prosedur telah dilaksanakan dengan benar,
sehingga untuk selanjutnya dapat dilakukan berbagai tindakan perbaikan-perbaikan.

1. Persediaan umumnya adalah bagian dari neraca


2. Persediaan dapat tersebar di beberapa lokasi yang menyulitkan pengendalian fisik dan
perhitungannya
3. Keragaman persediaan menciptakan kesulitan auditor
4. Penilaian persediaan juga dipersulit oleh faktor ketinggalan zaman dan perlunya mengalokasikan
biaya manufaktur kepersediaan.
5. Ada beberapa metode penilaian persediaan yang dapat diterima oleh klien , tapi klien harus
memakai metode tersebut secara konsisten dari tahun ke tahun