Anda di halaman 1dari 2

DISKUSI 3 EKONOMI MANAJERIAL

TRI HANDAYANINGSIH
041202813

Marilah kita diskusikan masalah berikut ini, jelaskan apa yang dimaksud Parameter dan
Data Statistik?

Parameter mengandung arti yang sangat erat dengan Statistik.


Parameter: pengertiannya hampir sama dengan statistik, perbedaannya hanya terletak
pada sumber data yang digunakan. Statistik menggunakan sumber data yang berasal dari
sampel, sedangkan parameter menggunakan sumber data yang berasal dari
populasi.Statistik digunakan untuk mengestimasi nilai dari parameter populasi.
Seperti yang kita tahu, Statistik merupakan sekumpulan angka angka yang dapat
memberikan gambaran mengenai keadaan suatu keadaan/gejala. Dan ternyata Parameter
juga memiliki pengertian sekumpulan angka angka yang dapat memberikan gambaran
mengenai keadaan suatu keadaan/gejala. Yang membedakan Statistik dan Parameter
adalah adalah data awal yang diolah untuk dijadikan Informasi. Statistik menggunakan
Sampel sebagai data awalnya, sedangkan parameter menggunakan populasi.
Bila mengacu pada buku materi pokok ekonomi manajerial dapat diartikan sbb:
- Parameter adalah angka yang mencirikan populasi atau ukuran seluruh populasi dalam
penelitian yang harus diperkirakan.
- Data Statistik adalah kumpulan bahan keterangan yang berwujud angka (data
kuantitatif).

Untuk lebih memahami apa itu Parameter dan Statistik, lebih baik jika kita langsung
melihat ke contoh kasusnya.
Contoh :

Kasus 1. Kita ingin mengetahui rata-rata tinggi badan Mahasiswa di suatu kampus yang
berjumlah 50 ribu mahasiswa. Karena untuk mengukur 50 ribu mahasiswa memerlukan
waktu dan tenaga yang sangat banyak, maka kita bisa memilih beberapa (misal seribu
mahasiswa) yang dianggap mewakili 50 ribu mahasiswa tersebut. Nah Populasi dari
kejadian tersebut adalah 50 ribu mahasiswa, Sampelnya adalah seribu mahasiswa yang
diukur, dan rata-rata yang diperoleh dari pengukuran seribu mahasiswa tersebut
merupakan rata-rata Statistik.

Kasus 2. Kita ingin mengetahui rata rata pendapatan Kepala Keluarga(KK) di suatu
perumahan yang berjumlah 20 KK. Populasinya adalah 20 KK yang berada di perumahan
tersebut. Karena jumlah populasinya hanya 20, jadi kita bisa menghitung langsung rata-
rata dari data populasi. Nah rata-rata tersebut merupakan rata-rata dari Parameter.

Nah itu tadi contoh kasus yang biasa kita temui tentang kapan kita menggunakan
parameter dan kapan kita menggunakan statistik. Dari contoh kasus di atas dapat kita tarik
kesimpulan bahwasanya Umumnya Parameter digunakan jika memungkinkan untuk
mengukur semua objek yang akan kita teliti. Biasanya parameter digunakan jika Populasi
dari objek kajian kita cenderung sedikit. Jika Populasi dari objek kajian kita tidak
memungkinkan untuk diukur semuanya, kita bisa menggunakan Statistik yang hanya
memerlukan ukuran sampel untuk mendekati ukuran populasi.
Statistik pada umumnya tidak seakurat yang kita inginkan, meskipun mereka adalah alat
terbaik yang kita miliki saat ini untuk membuat prediksi tentang populasi. Menurut The
Economist, makalah ilmiah tidak terlalu dapat diandalkan. John Loannisis, seorang ahli
epidemiologi Yunani, berpendapat bahwa sebanyak 50 persen makalah ilmiah ternyata
salah.
Namun yang perlu digarisbawahi adalah tidak semua kasus dimana objek kajiannya
banyak menggunakan statistik. Kalau dia mengukur seluruh populasi dari objek kajian,
maka yang digunakan tetaplah Parameter, walau kasus seperti itu sangat jarang terjadi.