Anda di halaman 1dari 11

JURNAL

PRAKTIKUM FORMULASI SEDIAAN STERIL


INJEKSI TAKARAN GANDA (VIAL)

DisusunOleh :

Nama : RILA SALSABILLA


Nomor BP : 1804180
Shift / Kelas : 2C / C
Meja :8
DosenPembimbing : Mimi Aria, M.Farm, Apt

LABORATORIUM STERIL
SEKOLAH TINGGI FARMASI INDONESIA PERINTIS PADANG
YAYASAN PERINTIS PADANG
2020
INJEKSI TAKARAN GANDA (VIAL)
R/KininHCl
m.f. injeksi ad 10 ml
Da in vial

Alat-alat :
 Cawan penguap
 Lumpang
 Stamfer
 Spatel
 Kacaarloji
 Pinset
 Perkamen
 Sudip
 Tangkrus
 Pipet tetes
 Kain lap
 Wadah

Bahan :
 KininHCl
 Antipirin
 Api
 Asam Benzoat
Monografi
1. KininHCl
Rumus molekul : (C20H24N2O2. 2HCl.2H2O)
Pemerian : Hablur jarum mengkilat, putih, tidak berbau, sangat pahit.
Kelarutan :Larut dalam lebih kurang 25 bagian air dalam lebih
kurang 2 bagian etanol (95%) P dan dalam lebih kurang 2
bagian kloroform P, sangat sukar larut dalam eter P.
Khasiat : Anti malaria
Sisa pemijaran : Tidak lebih dari 0,1%

2. Antipirin

Pemerian : Serbuk hablur, hablur tidakberwarna atau putih, tidak


berbau, dan agak pahit, larutan netral terhadap lakmus.

Kelarutan : Sangat mudah larut dalam air, mudah larut dalam etanol
dan dalam kloroform, agak sukar larut dalam eter.

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat

3. Aqua Pro Injeksi (FI IV hal 112, FI III hal 97)

Pemerian : Cairan jernih, tidak berwarna, tidak berbau

Sterilisasi : Kalor basah (autoklaf)

Kegunaan : Pembawa dan melarutkan

Formula Standar :
- Fornas hal 265
Kinindihidrokloridainjeksi
R/Kinindihidroklorida 300 mg
Aqua pro injeksi ad 1 ml

Data Pendukung :
OTT :

Usul :1. Penambahan antipirin 20% sebagai penghalang rasa sakit /mengurangi
rasa sakit saat penyuntikan karena bersifat asam (juga peningkat
kelarutan).

2. Sediaan yang dibuat = 20 ml

V = n.v + 6

V = 1. 10 + 6

V = 16 ml ~20 ml

3. Volume injeksi (air 1 ml dilebihkan 0,5 ml)

Perhitungan dan Tonisitas :

V = [(W1 . E1) + (W2. E2) + (W3 . E3)] M1


= [(5. 0,14) + (0,1 . 0.4) + (4. 0,17) M1
= ( I,42)

Formula Akhir
Tiap ml mengandung :
KininHCl 25 g
Antipirin 20 g
AsamBenzoat 0,5 g
Api ad 20 ml
Penimbangan Bahan
KininHCl : 25 / 100 X 20 ml =5g
Antipirin : 20 / 100 X 20 ml =4g
AsamBenzoat : 0,5 / 100 X 20 ml = 0,1 g
Api ad = 20 ml - ( 5 + 4 + 0,1 )
= 20 - 9.1
= 11, 9 ml
Cara sterilisasi Alat dan Bahan
No Alat/bahan Cara sterilisasi Waktu

1. Cawan penguap Flambeer 20 Awa Para Akhir Paraf


detik l f

2. Kaca arloji Flambeer 20


detik

3. Spatel Flambeer 20
detik

4. Pinset Flambeer 20
detik

5. Tang krus Flambeer 20


detik

6. Lumpang dan stamfer Dibakar dengan


metanol

7. Sudip SWD 30 menit

8 Pipet tetes SWD 30 menit

9. Kain lap SWD 30 menit

10. Perkamen SWD 30 menit

11. Vial Oven 30 menit

12. KininHCl Oven pada suhu


170C selama
30 menit

13. Antipirin Oven pada suhu


170C selama
30 menit

14. Aqua pro injeksi Oven pada suhu


170C selama
30 menit

15. Asambenzoat SWD 30 menit


16. Corong SWD 30 menit

17. Tutupkaret Rendam dg


alkohol

18. Aluminium SWD 30 menit

CARA KERJA

 Kalibrasibotol

 Siapkan alat dan bahan lalu sterilkan dengan cara masing-masing

 LarutkanantipirindenganApi (M1)

 Asambenzoatlarutkandalametanol 95%. (M2)

 KininHCl + sisaApigerus ad homogen + M1 + M2 gerus ad homogen

 Lalusaringdengankertassaring 2 rangkap, 2- 3 tetespertamadibuang,


lalutampungtetesanberikutnya.

 Masukkansediaantersebutkedalam vial dantutupdengantutupkedap +


aluminiumuntukmerekatkansupayarapatantaratutupdengan vial +
etiketdanbrosurlalumasukankekotak.
EVALUASI

1. Organoleptis

a. Bentuk :larutan

b. Bau :tidakberbau

d. Warna :kuningbening

2. Uji PH

Celupkan kertas ph pada sediaan kemudian bandingkan dengan standar ph

Hasil :

3. Uji pirogenitas

Penyuntikan sediaan pada kelinci, bila suhu kelinci naik ada pirogen, sediaa
n yang disuntikkan 3,6 – 9 ml

4. Uji Kejernihan

Dengan melihat wadah dari latar hitam dan putihdisinari dengan dari samping
Kotoran akan terlihat pada bagian putih dan kotoran yang tidak berwarna akan
terlihat pada bagian hitam.

Hasil :

5. Uji Kebocoran

Wadah takaran tinggi disterilkan terbalik, jika ada kebocoran maka cairan akan
keluar dalam wadah.

Hasil :

6. Partikel melayang

Diamati secara visual ada atau tidaknya partikel dalam sediaan.

7. BJ

Pikno sediaan – pikno kosong =


10 ml
-Etiket :

RIVIAL®
INJEKSI (IM,IV)
Komposisi
Tiap mL mengandung:
KininHCl 0.30 %

no.reg : DKL 1899900143 A1


no. Betch : 506005
mfg date : april 2020
exp date : april 2021

simpan ditempat sejuk dan terlindungi


dari cahaya matahari langsung.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Diproduksi oleh
PT. RL FARMA
PADANG-INDONESIA
Brosur

RIVIAL®
injeksi (iM, IV)
KOMPOSISI
Tiap mLmengandung:
KininHCl 0.30 %

FARMAKOLOGI
VovialmengandungkininHCl,
kininterdapatdalambentukgaramnya,antara lain kininHCl,
sulfat, dihidroklorida, bisulfat, danglukonat.
Kininmerupakanbentuk alkaloid chincona yang
digunakandalampengobatan malaria.
Kininbekerjadengancepatdanmerupakanskizontizida yang
sangatefektifterhadapempatspesiesparasit malaria
padamanusia. Obattersebutmerupakangametosidaterhadap
plasmodium vivaxdan plasmodium ovaletetapitidakpada
plasmodium falciparum. Kinintidakaktifterhadapparasittahap
hepatitis.
INDIKASI
Digunakanuntukmengatasipenyakit malaria yang
disebabkanolehparasit plasmodium falciparum
danuntukmengobatibabesiosis.
KONTRA INDIKASI
hipersensitifitas
EFEK SAMPING
Sakitkepala, telingaberdenging, kesulitanmelihat,
danberkeringat. Efeksaming yang lebihberatyaitutuli,
trombositdarahrendahdandetakjantungtidakteratur.
ATURAN PAKAI
Dewasa : 1 ml injeksi intra
muskularatauintravenasecaraperlahan - lahan.

Simpan ditempat sejuk dan terhindar dari


cahayamataharilangsung.
no.reg : DKL 1899900143 A1
no. Betch : 506005
mfg date : april 2020
exp date : april 2021

Diproduksi oleh
PT. RL FARMA
PADANG-INDONESIA