Anda di halaman 1dari 11

BAB III

METODOLOGI KEGIATAN

3.1 Metodologi Penulisan


Dalam penyusunan laporan akhir ini, penyusun menggunakan metode
penulisan sebagai berikut :

1. Metode Observasi
Metode observasi ini dilakukan dengan cara melakukan pengamatan
langsung ke lapangan dengan tujuan mendapatkan semua informasi berbagai hal
yang mengenai cetak plastik, baik itu spesifikasi mesin injeksi cetak plastik,
produk yang dihasilkan maupun cetakan plastik itu sendiri.

2. Metode Literatur
Metode literatur ini dilakukan dengan cara menyusun teori dasar tentang
cetak plastik, perancangan cetak plastik, penyelesaian masalah tentang cetak
plastik yang didukung dengan literatur-literatur dan referensi yang ada di
perpustakaan ataupun media online tentang cetak plastik.

3. Metode Wawancara
Metode wawancara ini dilakukan dengan cara tanya jawab kapada pengajar,
narasumber atau kepada ahli praktisi cetak plastik untuk mengetahui keterangan
tentang cetakan plastik. Untuk mendapatkan hasil perancangan cetak plastik yang
baik, dilakukan wawancara dan kunjungan ke bengkel cetak plastik dengan tujuan
memperluas wawasan dan mendapatkan informasi yang valid tentang cetakan
plastik.

4. Metode Bimbingan
Metode bimbingan ini dilakukan dengan cara mengkonsultasikan dan
meminta penjelasan kepada dosen pembimbing terhadap setiap permasalahan
yang muncul ketika menyusun laporan akhir ini, supaya laporan akhir ini dapat
selesai dengan baik dan tepat waktu sesuai target.

65
66

3.2 Pelaksanaan Kegiatan


Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 17 Desember 2018 sampai dengan
tanggal 29 April 2019. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama proses
pembuatan cetak plastik Funnel, antara lain :

3.2.1 Material yang Digunakan


Dalam pembuatan cetakan plastik Funnel material yang perlu
disiapkan adalah sebagai berikut :

1. Material bijih plastik PP (Polypropylene)


2. Mild steel St 42
3. SKD 11

3.2.2 Peralatan Mesin yang Digunakan


Untuk proses pembuatan cetakan plastik Funnel peralatan yang
digunakan antara lain :
1. Peralatan Kerja Bangku
2. Mistar Sorong
3. Dial Indicator
4. Peralatan tap dan sney
5. Outside Micrometer
6. Inside Micometer
7. Turning Machine
8. Milling Machine
9. Drilling Machine
10. Surface Grinding Machine
11. Cylindrical Grinding Machine
12. CNC Milling Machine
13. Reamer
67

3.3 Data Pembuatan

Berikut adalah data-data yang dibuat sebagai acuan pembuatan cetakan


plastik Funnel :

Gambar 3.1 Produk Funnel

1. Spesifikasi Bahan Plastik Yang Digunakan Untuk Funnel


a. Jenis plastik : PP (Polypropylene)
b. Temperatur kerja : 200 – 300 oC
c. Temperatur keluaran : 60 – 100 oC
d. Massa jenis : 0,90 g/cm3
e. Dimensi produk : Ø 92 mm x 74 mm
f. Volume : 24,101 cm3
g. Berat produk : 21,932 g
68

2. Spesifikasi Material Cetakan Yang Digunakan


a. St 42
a) Ultimate tensile strength : 420 N/mm2
b) Shear strength : 336 N/mm2
b. SKD 11
a) Ultimate tensile strength : 800 N/mm2
b) Shear strength : 640 N/mm2

3. Spesifikasi Mesin Injeksi


a. Tipe mesin : KT-150 G
b. Shoot volume : 173 cm3
c. Injection rate : 89 cm3/s
d. Max. Injection pressure : 1836 kg/cm2
e. Clamping force : 130 ton

4. Pendinginan
a. Media pendinginan : Air
b. Temperatur air masuk : 25 oC
c. Temperatur air keluar : 30 oC
d. Diameter saluran pendingin : 8 mm
e. Viskositas kinematis air : 0,89 x 10-6 m2/s

5. Siklus Pencetakan Funnel


a. Waktu buka : 2 detik
b. Waktu tutup : 2 detik
c. Waktu injeksi : 5 detik
d. Waktu pendinginan : 20 detik
e. Waktu delay : 1 detik
f. Total waktu : 30 detik
g. Jumlah siklus/jam : 120 siklus / jam
69

3.4 Pelaksanaan Pembuatan Cetakan Funnel


Pembuatan cetakan dilaksanakan mulai tanggal 17 Desember 2018 sampai
dengan 29 April 2019 di Bengkel Teknik Mesin, Politeknik Negeri Malang.
Dalam pembuatan cetakan ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan dan juga
diperhatikan secara teliti, sehingga proses pembuatan cetakan dapat berjalan
dengan lancar dan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Dalam
pembuatan cetakan ada beberapa tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan
diantaranya :
1. Melakukan survey lapangan untuk menentukan produk yang akan dibuat.
2. Mengumpulkan sumber referensi yang dibutuhkan dalam pembuatan cetak
plastik.
3. Mempelajari gambar kerja cetakan plastik.
4. Melakukan survey bahan dan survey mesin yang dibutuhkan dalam proses
pembuatan cetak plastik.
5. Melakukan proses pemesinan sesuai dengan langkah kerja dan gambar
kerja yang telah dibuat.
6. Melakukan proses perakitan komponen-komponen yang telah selesai
dibuat sesuai dengan gambar susunan
7. Melakukan uji coba alat untuk mengetahui hasil serta kelayakan dari
pembuatan alat yang sudah sesuai dengan gambar kerja.

3.5 Analisis Pembuatan Cetakan Funnel


Analisis pembuatan cetakan bertujuan untuk membuat operation plan
mengetahui kekuatan material yang digunakan untuk membuat cetakan dan
kepresisian ukuran dari setiap komponen cetakan serta harus sesuai dengan
gambar kerja yang telah dibuat. Karena hal ini sangat berpengaruh terhadap
lamanya umur cetakan. Dalam perancangan cetakan ini dilakukan menggunakan
perhitungan dasar dan proses pemesinan maupun proses manual, antara lain :
mesin bubut, mesin frais, mesin bor, mesin gerinda datar, mesin gerinda silinder,
mesin CNC milling dan pada proses manual seperti kerja bangku. Kepresisian
70

harus diperhatikan ketika melakukan proses pemesinan sebab hal ini yang dapat
mempengaruhi kelangsungan proses produksi dan umur cetakan.

3.6 Diagram Alir Pembuatan Cetak Plastik Funnel

Mulai

Identifikasi Masalah
Literatur
Dasar Teori
Interview Survei Material

Internet Konsep Desain


Survei Mesin
Pengajar
Pembahasan

TIDAK
Konsep
Pembuatan Sesuai
dengan Desain?

YA

Pembelian Material dan Sewa Mesin

Pembuatan Cetakan Funnel

Perakitan Cetakan Funnel

Modifikasi

Uji Coba
Cetakan Funnel
TIDAK

YA

Hasil Cetakan Funnel

Selesai
Gambar 3.2 Diagram Alir Pembuatan Cetakan Plastik Funnel
71

3.6.1 Penjelasan Diagram Alir Pembuatan

1. Mulai

2. Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah dari pembuatan cetakan plastik adalah
pengamatan yang dilakukan oleh penyusun mengenai kebutuhan
masyarakat akan produk yang dibuat oleh penulis. Pengamatan ini
meliputi minat masyarakat akan produk, banyaknya penggunaan
produk dalam kehidupan sehari-hari, dan manfaat produk di
kehidupan sehari-hari.

3. Dasar Teori
Pada tahap ini penulis mengumpulkan teori-teori yang
berkaitan dengan pembuatan cetak plastik. Sumber dari dasar
teori yang digunakan sebagai acuan oleh penulis dalam
pembuatan didapat dari studi dari literatur-literatur pembuatan
cetakan plastik, browsing informasi-informasi melalui internet,
interview dengan operator pembuat cetakan palstik dan materi-
materi yang diberikan oleh pengajar. Sehingga, dari berbagai
metode pengumpulan informasi diatas dapat menghasilkan teori
yang digunakan sebagai dasar dalam pembuatan cetakan plastik
sistem injeksi.

4. Konsep Pembuatan
Pada tahap ini penulis melakuakan perencanaan pembuatan
berdasarkan teori-teori yang telah dikumpulkan. Dalam tahap ini
penulis juga akan melakukan survei material dan mesin yang akan
digunakan dalam proses pembuatan. Selain itu, konsep
pembuatan juga meliputi tentang bagaimana penulis memperoleh
material yang akan digunakan, mesin-mesin yang akan
digunakan, dan tahapan-tahapan yang akan dilakukan dalam
pengerjaan pembuatan cetakan plastik sistem injeksi.
72

5. Pembahasan
Dalam tahapan ini penulis melakukan pembahasan dengan
pembuat desain untuk mendiskusikan mengenai material yang tersedia
dan metode pembuatan cetakan plastik sistem injeksi.

6. Pembelian Material dan Sewa Mesin


Setelah melakukan diskusi dengan pihak pembuatan penulis
melakukan pembelian material dan sewa mesin sesuai dengan dasar
teori yang ada dan hasil kesepakatan antara designer dan penulis.

7. Pembuatan Funnel
Pada tahap ini penulis memulai proses pembuatan cetakan plastik.
Material yang telah dibeli dikerjakan sesuai dengan desain, konsep, dan
teori yang telah disusun pada tahap sebelumnya.

8. Perakitan Komponen Cetakan Funnel


Setelah pembuatan komponen cetakan plastik selesai pada tahap
ini komponen-komponen yang telah dibuat dirakit sesuai dengan
gambar assembly yang telah dibuat.

9. Uji Coba Cetakan Funnel


Tahapan ini yaitu melakukan proses pengujian dari cetakan
plastik yang telah dibuat bertujuan untuk melihat apakah cetakan plastik
yang telah dibuat dapat menghasilkan produk sesuai dengan yang telah
direncanakan. Jika produk telah memenuhi kriteria yang telah
direncanakan maka cetakan plastik bisa digunakan untuk proses
produksi tapi, jika hasil produk belum sesuai maka akan dilakukan
perbaikan cetakan plastik agar sesuai dengan produk yang diinginkan.

10. Modifikasi
Tahap ini adalah proses perbaikan jika produk yang didapat dari
uji coba cetakan dimensinya tidak sesuai dengan desain yang dibuat
atau mengalami beberapa masalah.
73

11. Cetakan dan Hasil Produk

Pada tahap ini merupakan hasil dari seluruh proses yang


telah dilakukan sebelumnya yaitu berupa cetakan plastik sistem
injeksi dan produk Funnel Ø 92 mm x 74 mm.

12. Selesai

3.7 Perhitungan Biaya Pembuatan Cetakan Funnel

Tabel 3.1 Biaya Pembuatan Cetakan Funnel


No Jenis Biaya Biaya (Rp)
1. Bahan baku non order 3.380.415,000
2. Bahan baku order 60.000,000
3. Biaya sewa mesin 1.398.864,106
4. Biaya operator 905.920,800
5. Biaya assembly mold dan finishing 150.000,000
Biaya desain mould (25% dari biaya bahan
6. 1.189.276,854
baku, sewa mesin dan assembly)
Harga Pokok Produksi 7.084.476,760
74

3.8 Jadwal Pembuatan Cetakan dan Laporan

Tabel 3.2 Jadwal Pembuatan Cetakan dan Laporan


Minggu Ke-
No Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
Pengajuan judul
1
dan pembimbing
Ujian judul
2
Laporan Akhir
Penetapan judul
3
Laporan Akhir
4 BAB I
BAB II dan survey
5 material dan survey
mesin
Pengerjaan cetakan
6
Funnel
7 BAB III
Assembly cetakan
8
Funnel
Running cetakan
9
Funnel
10 BAB IV
Persetujuan maju
11 sidang Laporan
Akhir
Maju sidang
12 Laporan Akhir
Tahap I
75

3.9 Personalia Pelaksana

Tabel 3.3 Personalia Pelaksana


Kedudukan
Jurusan/Program
No Nama Lengkap Dalam Alokasi
Studi
Pembuatan
1 Gumono, S.T., M.MT. Pembimbing Dosen Pengajar Politeknik Negeri
Jurusan Teknik Mesin Malang
2 Novan Rojabil Agtirey Mahasiswa Jurusan Teknik Politeknik Negeri
Mesin/DIII Teknik Malang
Mesin