Anda di halaman 1dari 17

MAKALAH KEUANGAN INTERNASIONAL

PENENTUAN KURS DAN PASAR VALUTA ASING


Diajukan sebagai salah satu syarat untuk melulusi Mata Kuliah Keuangan
Internasional

OLEH :
Kelompok 2B
1. Rofina Bulu Niga 1692141024
2. Sri Astuti 1692141039
3. Muh. Asrul Aqabah 1692141042
4. Fadlul Jannah Marsus 1692141043
5. Junaedi Ardilla 1792142023

PROGRAM STUDI AKUNTANSI S1


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan anugrah dari-
Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang “Penentuan Kurs Dan Pasar
Valuta Asing” ini. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada
junjungan besar kita, Nabi Muhammad SAW yang telah menunjukkan kepada kita
semua jalan yang lurus berupa ajaran agama islam yang sempurna dan menjadi
anugrah terbesar bagi seluruh alam semesta.
Penulis sangat bersyukur karena dapat menyelesaikan makalah yang
menjadi tugas Keuangan Internasional dengan judul “Penentuan Kurs Dan
Pasar Valuta Asing”. Disamping itu, kami mengucapkan banyak terimakasih
kepada semua pihak yang telah membantu kamu selama pembuatan makalan ini
berlangsung sehingga dapat terealisasikanlah makalah ini.
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi para pembaca. Kami mengharapkan kritik dan saran terhadap
makalah ini agar kedepannya dapat kami perbaiki. Karena kami sadar, makalah
yang kami buat ini masih banyak terdapat kekurangannya.

Makassar, 10 September 2019

  Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..............................................................................................i
DAFTAR ISI............................................................................................................ii
A. Latar belakang...............................................................................................3
B. Rumusan Masalah.........................................................................................3
C. Tujuan Makalah............................................................................................4
BAB II ISI................................................................................................................5
A. Kurs (Nilai Tukar).........................................................................................5
1. Pengertian Kurs (Nilai Tukar)...................................................................5
2. Sistem Penetapan Kurs Valuta asing.........................................................5
3. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan nilai kurs..........................6
4. Dasar pertimbangan penetapan nilai tukar (Kurs).....................................8
5. Fungsi nilai tukar (Kurs)...........................................................................9
B. Pasar Valuta Asing........................................................................................9
1. Pengertian Valuta Asing dan Mekanisme Kerja Valuta Asing.................9
2. Fungsi pokok Pasar Valas.......................................................................11
3. Jenis-jenis Pasar Valas............................................................................11
4. Pelaku Valas............................................................................................13
BAB III PENUTUP...............................................................................................15
A. Kesimpulan.................................................................................................15
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................16

ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Seperti yang kita ketahui di setiap negara memiliki mata uang yang
berbeda-beda antara negara yang satu dengan negara yang lain, sehingga dalam
melakukan suatu transaksi perdagangan dengan negara lain dibutuhkan suatu
perhitungan suatu nilai tukar antara mata uang suatu negara terhadap negara lain.
Perhitungan ini lebih dikenal dengan Kurs Valuta Asing (Foreign
Exchange Rate), kurs ini bisa memberikan patokan berapa-berapa nilai mata unga
asing dilihat dari Rupiah kita, sehingga memudahkan terjadinya transaksi karena
bisa mengetahui berapa jumlah uang yang akan dikeluarkan untuk membeli
produk dari negara asing. Dan juga akan bisa mengetahui berapa jumlah uang
yang akan diterima dari pembayaran penjualan poduk dalam negeri ke negara
asing.
Surplus dalam valuta asing merupakan salah satu faktor yang dapat
dijadikan ukuran bahwa suatu negara stabil dalam perkembangan
perekonomiannya, namun pada kenyataannya surplus dalam valuta asing sangat
sulit dicapai apalagi di Negara berkembang seperti Indonesia yang kurs mata
uangnya rendah di bandingkan dengan mata uang Negara lain.
Mata uang Indonesia (Rupiah) dan mata uang negara-negara lain dapat
dibandingkan sebagi komoditas , mata uang asing juga bisa dibeli maupun dijual
diseluruh dunia. Kurs mata uang bisa sering mengalami perubahan baik
naik(menguat) atau turun (melemah) perubahan nilai dari kurs valuta asing dapat
disebabkan oleh banyak faktor, maka dalam makalah ini akan membahas lebih
detail tentang Penentuan kurs dan Pasar Valuta asing itu sendiri.

B. Rumusan Masalah
Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam pembuatan makalah ini
adalah:
1. Apa yang dimaksud dengan kurs dan pasar valuta asing?
2. Apa fungsi dari kurs dan pasar valuta asing?
3. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan nilai kurs

3
4. Apa saja jenis-jenis dari pasar valuta asing?
5. Siapa saja yang menjadi pelaku valuta asing?

C. Tujuan Makalah
Adapun yang menjadi tujuan dari permbuatan makalah ini, yaitu sebagai
berikut:
1. Untuk mengetahui pengertian dari kurs dan pasar valuta asing.
2. Untuk mengetahui fungsi dari kurs dan pasar valuta asing itu sendiri.
3. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan nilai
kurs
4. Untuk mengetahui jenis-jenis dari pasar valuta asing.
5. Untuk mengetahui pelaku-pelaku valuta asing.
D.

4
BAB II ISI
A. Kurs (Nilai Tukar)
1. Pengertian Kurs (Nilai Tukar)
Kurs adalah rasio pertukaran antara dua mata uang yang berbeda negara.
Dapat di artika juga Setiap negara mempunyai sebuah mata uang yang
menunjukan atau enetapkan harga-harga dari setiap barang dan jasa yang ada. Di
dunia ini terdapat begitu banyak mata uang yang jumlahnya sama dengan jumlah
negara yang ada di dunia. Kurs mempunyai peranan sentral dalam hubungan
perdaganga internasional. Karena kurs memungkinkan kita untuk membandingkan
harga-harga segenap barang dan asa yang dihasilkan oleh berbagai Negara. Mata
uang selalu menghadapi kemungkinan penurunan nilai tukar (kurs) atau depresiasi
terhadap mata uang lainya, atau sebaliknya mengalami kenaikan nilai tukar.
Kebijakan pemerintah terhadap kurs valuta asing akan sangat mempengaruhi
kondisi perdagangan internasional (ekspor dan impor) Negara yang bersangkutan,
sehingga perlu dipahami bagaimana pemerintah mempengaruhi nilai tukar mata
uangnya terhadap mata uang asing2.

2. Sistem Penetapan Kurs Valuta asing


Madura (1995) secara umum membuat klasifikasi sisterm kurs
berdasarkan tingkat keterlibatan pemerintah menjadi 4 (empat) system penentuan
kurs sebagai berikut:
a. Fixed exchange rate system (system kurs tetap) Dalam system kurs ini,
kurs di jaga pada kurs yang tetap, atau hanya dimungkinkan
berfluktuasi dalam batas-batas yang sempit. Apabila terjadi fluktuasi
yang mengarah tajam, baik menguat maupun melemah, pemerintah
melakukan intervensi untuk menstabilkan kurs sesuai dengan tingkat
yang di anggap wajar atau yang dikehendaki.
b. Freely floating Exchange rate system (system kurs mengambang
bebas) Dalam system kurs ini, nilai mata uang ditentukan oleh
kekuatan pasar tanpa ada campur tangan pemerintah. Kurs yang terjadi

5
merupakan tingkat keseimbangan dengan jumlah penawaran dari mata
uang yang bersangkutan terhadap mata uang asing lainya.
c. Managed floating Exchange rate system (system kurs mengambang
terkendali) System kurs ini sering digunakan untk menentukan kurs
suatu mata uang terhadap mata uang asing. Maksud dari system kurs
ini adalah kurs kadang-kadang dibiarkan bebas sesuai kekuatan pasar
dan suatu saat pemerintah melakukan intervensi agar kurs tetap sesuai
dengan yang diinginkan. Sistem kurs yang seperti ini yang disebut
sebagai kurs mengambang terkendali. Bank sentral tidak perlu
melakukan pengawasan secara terus menerus, pemerintah dapat juga
melakukan intervensi apabila fluktuasinya sedemikian besar sehingga
mengancam stabilitas perekonomian atau apabila diyakini bahwa
intervensi yang dilakukan mempunyai efek terhadap perbaikan
perekonomian.
d. Pegged exchange rate system (system kurs tertambat) Banyak Negara
melukan kesepakatan untuk menggunakan system kurs tertambat,
dimana kurs mata uang dari Negara yang bersangkutan secara tetap
dikaitkan dengan mata uang Negara lain atau sekelompok Negara yang
merupakan mitra dagang utama.

3. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan nilai kurs


Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perubahan nilai kurs
antara lain :
a. Perubahan dalam citarasa masyarakat
Citarasa masyarakata mempengaruhi corak konsumsi mereka. Maka
perubahan citarasa masyarakat akan mengubah corak konsumsi mereka atas
barang-barang yang diproduksi dalam negeri maupun yang di impor.
Perbaikan kualitas barang - barang dalam negeri menyebabkan keinginan
mengimpor berkurang dan dapt pula menaikakan ekspor. Sedangkan
perbaikan kualitas barang- barang impor menyebabkan keinginan masyarakat
untuk mengimpor permintaan dan penawaran valuta asing.

6
b. Perubahan harga barang Ekspor dan Impor
Harga sesuatu barang merupakan salah satu faktor penting yang
menentukan apakah sesuatu barang akan diimpor atau diekspor.Barang-barang
dalam negeri yang dapat dijual dengan harga yang relatif murah akan
menaikkan ekspor dan apabila harganya naik maka ekspornya akan berkurang.
Pengurangan harga barang impor akan menambah jumlah impor, dan
sebaliknya kenaikan harga barang impor akan mengurangi impor. Dengan
demikian perubahan harga-harga barang ekspor dan impor akan menyebabkan
perubahan dalam penawaran dan permintaan dan permintaan atas mata uang
negara tersebut.
c. Kenaikan harga-harga umum (inflasi)
Inflasi sangat besar pengaruhnya kepada kurs pertukaran valuta asing.
Inflasi yang berlaku pada umumnya cenderung untuk menurunkan nilai
sesuatu valuta asing. Kecenderungan seperti ini wujud disebabkan efek inflasi
yang beikut: inflasi menyebabkan harga barang-barang didalam negeri lebih
mahal dari pada harga barang diluar negeri dan oleh karena itu inflasi
berkecenderungan menambah impor, inflasi menyebabkan harga barang-
barang ekspor menjadi lebih mahal, oleh karena itu inflasi berkecenderungan
mengurangi ekspor. Keadaan pertama menyebabkan penawaran atas valuta
asing bertambah dan keadaan kedua menyebabkan penawaran atas valuta
asing berkurang, maka harga valuta asing akan bertambah (berarti harga mata
uang negara yang mengalami inflasi akan merosot).
d. Perubahan suku bunga dan tingkat pengembalian investasi
Suku bunga dan tingkat pengembalian investasi sangat penting
peranannya dalam mempengaruhi aliran modal. Suku bunga dan tingkat
pengembalian investasi yang rendah cenderung akan menyebabkan modal
dalam negeri mengalir keluar negeri. Sedangkan suku bunga dan tingkat
pengambalian investasi yang tinggi akan menyebabkan akan menyebabkan
modal luar negeri masuk kenegara itu. Apabila banyak modal mengalir
kesuatu negara, permintaan atas mata uangnya bertambah, maka nilai mata
uang tersebut bertambah.Mata uang suatu negara akan merosot apabila lebih

7
banyak modal negara dialirkan keluar negeri karena suku bunga dan tingkat
pengembalian investasi yang lebih tinggi di negara-negara lain.
e. Pertumbuhan Ekonomi
Efek yang akan diakibatkan oleh sesuatu kemajuan ekonomi kemajuan
ekonomi kepada nilai mata uangnya tergantung kepada corak pertumbuhan
ekonomi yang berlaku. Apabila kemajuan itu terutama olehperkembangan
ekspor, maka permintaan atas mata uang negara itu bertambah lebih cepat dari
penawarannya dan oleh karenanya nilai mata uang negara itu naik. Akan
tertapi apabila kemajuan tersebut menyebabkan impor berkembang lebih cepat
dari ekspor, maka penawaran mata uang negara tersebut lebih cepat bertambah
dari permintaannya dan oleh karenanya nilai mata uang negara tersebut akan
merosot.

4. Dasar pertimbangan penetapan nilai tukar (Kurs)


Ada beberapa hal yang menjadi dasar pertimbangan penetapan nilai tukar
(kurs), antara lain:
a. Preferensi suatu Negara terhadap keterbukaan ekonominya, terbuka
atau tertutup. Maka ditentukan nilai tukar fleksibel sebagai prioritas
utama.
b. Kemandirian dalam melaksanakan kebijakan moneter yang independen
maka nilai tular fleksibel. Tetapi bila negara tersebut memiliki sistem
nilai tukar tetap maka dibutuhkan cadangan devisa yang sangat besar
untuk menjaga kredibilitas sistem nilai tukar tersebut.
c. Underlying shock pada pasar uang dan pasar barang. Pasar barang
lebih besar dari pasar uang maka pilihan terbaik floating exchange rate.
Sebaliknya menggunakan fixed exchange rete. Dalam hal keduanya
tidak dominan maka kebijakan terbaik adalah managed floating
(dikemukakan oleh Garber dan Svenson).

8
5. Fungsi nilai tukar (Kurs)
Adapun fungsi dari nilai tukar (kurs), antara lain:
a. Mempertahankan keseimbangan neraca pembayaran, dengan sasaran
akhir menjaga kecukupan cadangan devisa.
b. Menjaga kestabilan pasar domestic.
c. Sebagai instrument moneter khususnya bagi Negara yang menerapkan
suku bunga dan nilai tukar sebagai sasaran operasional kebijakan
moneter.
d. Sebagai nominal anchor dalam pengendalian inflasi.

B. Pasar Valuta Asing


1. Pengertian Valuta Asing dan Mekanisme Kerja Valuta Asing
Valuta asing atau yang biasa disebut dengan valas, atau yang dalam
bahasa asing dikenal dengan foreign exchange (Forex) merupakan mata uang
yang di keluarkan sebagai alat pembayaran yang sah di negara lain. Valuta asing
akan mempunyai suatu nilai apabila valuta tersebut dapat ditukarkan dengan
valuta lainnya tanpa pembatasan. Dan tempat bertemunya penawaran dan
permintaan valuta asing disebut dengan Bursa Valuta Asing atau Foreign
Exchange Market. Menurut Madura (2000:58) pasar valas adalah pasar yang
memfasilitasi pertukaran valuta untuk mempermudah transaksi-transaksi
perdagangan dan keuangan internasional. Atau jika diartikan secara sederhana,
pasar valas adalah perdagangan mata uang (valuta) suatu negara dengan mata
uang negara lainnya.
Sedangkan tarif dari pertukaran mata uang ini disebut juga
dengan Foreign Exchange Rate, di Indonesia dikenal dengan Kurs Valuta Asing.
Kuncoro (1996:105) menjelaskan bahwa semua kegiatan bisnis internasional
memerlukan transfer uang dari satu negara ke negara lain sebagai contoh, suatu
perusahaan multinasional AS yang mendirikan pabrik di Inggris, pada akhir tahun
buku selalu ingin mentransfer laba yang diperoleh dari usahanya di Inggris (dalam
bentuk Poundsterling) ke kantor pusatnya di AS (dalam bentuk USD) maka untuk

9
mengkonversikan mata uang Poundsterling Inggris ke dalam US Dolar diperlukan
adanya pasar Valuta Asing.
Di bursa valas ini orang dapat membeli ataupun menjual mata uang yang
diperdagangkan. Secara obyektif adalah untuk mendapatkan profit atau
keuntungan dari posisi transaksi yang dilakukan. Di bursa valas dikenal istilah Lot
dan Pip. 1 Lot nilainya adalah $1000 dan 1 pip nilainya adalah $10. Sedangkan
nilai dolar di bursa valas berbeda dengan nilai dolar yang kita kenal di bank-bank.
Nilai dolar di bursa valas sangat bervariasi, yaitu 6000/8000 dan 10.000 rupiah.
Transaksi di valuta asing dapat dilakukan dengan cara dua arah dalam mengambil
keuntungannya. Seseorang dapat membeli dahulu (open buy), lalu ditutup dengan
menjual (sell) ataupun sebaliknya, melakukan penjualan dahulu, lalu ditutup
dengan membeli. Pergerakan pasar valuta asing berputar mulai dari pasar Selandia
Baru dan Australia yang berlangsung pukul 05.00–14.00 WIB, terus ke pasar Asia
yaitu Jepang, Singapura, dan Hongkong yang berlangsung pukul 07.00–16.00
WIB, ke pasar Eropa yaitu Jerman dan Inggris yang berlangsung pukul 13.00–
22.00 WIB, sampai ke pasar Amerika Serikat yang berlangsung pukul 20.30–
10.30 WIB.
Dalam perkembangan sejarahnya, bank sentral milik negara-negara
dengan cadangan mata uang asing yang terbesar sekalipun dapat dikalahkan oleh
kekuatan pasar valuta asing yang bebas. Menurut survei BIS (Bank International
for Settlement, bank sentral dunia), yang dilakukan pada akhir tahun 2004, nilai
transaksi pasar valuta asing mencapai lebih dari USD$1,4 triliun per harinya.
Mengingat tingkat likuiditas dan percepatan pergerakan harga yang tinggi
tersebut, valuta asing juga telah menjadi alternatif yang paling populer karena
ROI (return on investment atau tingkat pengembalian investasi) serta laba yang
akan didapat bisa melebihi rata-rata perdagangan pada umumnya. Akibat
pergerakan yang cepat tersebut, maka pasar valuta asing juga memiliki risiko yang
tinggi. Karena hal inilah wajar ketika tahun 1997 terjadi krisis keuangan di Negara
di Asia begitpun tahun 1991 di Amerika.
Dalam pasar valas, tidak ada keseragaman. Dengan adanya transaksi diluar
bursa perdagangan (over the counter) sebagai pasar tradisional dari perdagangan

10
valuta asing, banyak sekali pasar valuta asing yang saling berhubungan satu sama
lainnya dimana mata uang yang berbeda diperdagangkan, sehingga secara tidak
langsung artinya bahwa “tidak ada kurs tunggal mata uang dollar melainkan kurs
yang berbeda-beda tergantung pada bank mana atau pelaku pasar mana yang
bertransaksi”. Namun dalam prakteknya perbedaan tersebut seringkali sangat
tipis.

6. Fungsi pokok Pasar Valas


Nopirin (1987:165-166) menyebutkan beberapa fungsi pokok pasar valuta
asing dalam membantu lalu-lintas pembayaran internasional yaitu:
a. Mempermudah pertukaran valuta asing serta pemindahan dana dari satu
negara ke negara lain. Proses penukaran atau pemindahan dana ini dapat
dilakukan dengan sistem clearing seperti halnya yang dilakukan oleh
bank-bank serta pedagang.
b. Karena sering terdapat transaksi internasional yang tidak perlu segera
diselesaikan pembayaran atau penyerahan barangnya, maka pasar valuta
asing memberikan kemudahan untuk dilaksanakannya perjanjian atau
kontrak jual beli dengan kredit.
c. Memungkinkan dilakukannya hedging. Seorang pedagang melakukan
hedging apabila dia pada saat yang sama melakukan transaksi jual beli
valuta asing yang berbeda, untuk menghilangkan/mengurangi resiko
kerugian akibat perubahan kurs.

7. Jenis-jenis Pasar Valas


Pasar valas dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:
a. Pasar Spot (Pasar Tunai)
Menurut Madura (2000:58-66) kurs spot adalah nilai tukar berjalan suatu
valuta.Kemudian yang dimaksud pasar spot adalah pasar yang
memfasilitasi transaksi-transaksi nilai tukar berjalan suatu valuta. Dimana
komoditi atau valas dijual secara tunai dengan penyerahan segera. Disebut
juga actual market atau physical market.

11
Menurut Kuncoro (1996:106-107) transaksi spot terdiri dari transaksi valas
yang biasanya selesai dalam maksimal dua hari kerja. Dalam pasar spot,
dibedakan atas tiga jenis transaksi:
1) Cash, dimana pembayaran satu mata uang dan pengiriman mata
uang lain diselesaikan dalam hari yang sama.
2) Tom (kependekan dari tomorrow/besok), dimana pengiriman
dilakukan pada hari berikutnya.
3) Spot, dimana pengiriman diselesaikan dalam tempo 48 jam setelah
perjanjian.
b. Pasar Forward
Menurut Madura (2000:58-66) Kurs forward adalah nilai tukar suatu
valuta dengan valuta lain pada suatu waktu di masa depan yang
dikuotasikan oleh bank-bank. Kemudian yang dimaksud Pasar Forward
adalah pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak forward mata uang.
Menurut Kuncoro (1996:106-107) transaksi forward merupakan transaksi
valas dimana pengiriman mata uang dilakukan pada suatu tanggal tertentu
di masa datang. Kurs dimana transaksi forward akan diselesaikan telah
ditentukan pada saat kedua belah pihak menyetujui kontrak untuk membeli
dan menjual. Waktu antara ditetapkannya kontrak dan pertukaran mata
uang yang sebenarnya terjadi dapat bervariasi dari dua minggu hingga satu
tahun. Jatuh tempo kontrak forward biasanya satu, dua, tiga atau enam
bulan. Transaksi forward biasanya terjadi bila eksportir, importir, atau
pelaku ekonomi lain yang terlibat dalam pasar valas harus membayar atau
menerima sejumlah mata uang asing pada suatu tanggal tertentu di masa
mendatang.
c. Pasar Currency Options
Menurut Madura (2000:67-68) menjelaskan pasar Currency Options
merupakan pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak currency
options. Kontrak currency options dapat diklasifikasikan sebagai call atau
put. Suatu currency call Options menyediakan hak untuk membeli suatu

12
valuta tertentu dengan harga tertentu (yang dinamakan dengan strike price
atau exercise price) dalam suatu periode waktu tertentu.
Currency call options digunakan untuk meng-hedge hutang-hutang valas
yang harus dibayarkan di masa depan. currency put options memberikan
hak untuk menjual suatu valuta asing dengan harga tertentu dalam suatu
periode waktu tertentu. Currency put options digunakan untuk meng-
hedge piutang-piutang valas yang akan diterima di masa depan.

8. Pelaku Valas
Pergerakan nilai valuta asing yang selalu berubah-ubah dari waktu ke
waktu karena hukum demand dan supply selalu melibatkan berbagai pelaku pasar
yang mempunyai berbagai kepentingan. Pelaku pasar tersebut antara lain adalah :
a. Perusahaan
Untuk meningkatkan daya saing dan menekan biaya produksi perusahaan
selalu melakukan eksplorasi terhadap berbagai sumber-sumber daya yang
baru dan yang lebih murah. Bisanya kita menyebut kegiatan ini dengan
kegiatan impor. Dan perusahaan juga akan selalu melakukan kegiatan
eksplorasi market untuk memperluas jaringan distribusi barang dan jasa
yang telah di produksi oleh perusahaan tersebut yang pada akhirnya akan
timbul pendapatan dalam mata uang lain. Biasanya kita menyebut
kegitatan tersebut dengan ekspor. Karena ada kegiatan impor dan ekspor
inilah perusahaan kadang memerlukan mata uang negara lain dengan
jumlah yang cukup besar.
b. Individu
Masyarakat atau perorangan dapat melakukan transaksi valuta asing di
sebabkan oleh beberapa faktor:
1) kegiatan spekulasi, yaitu dengan memanfaatkan fluktuasi
pergerakan nilai valuta asing untuk memperoleh keuntungan.
2) kebutuhan konsumsi pada saat berada di luar negeri.

13
Contoh : ada sebuah keluarga yang melakukan perjalanan keluar negeri
sebut saja negara Amerika. Pada saat mereka akan melakukan kegiatan
konsumsi di Amerika maka mereka tidak bisa membayarnya dengan
rupiah karena mata uang yang berlaku di Amerika adalah dolar Amerika,
sehingga mereka mau tidak mau harus menukarkan uangnya terlebih
dahulu ke dalam dolar Amerika.
c. Bank Umum
Bank umum melakukan transaksi jual beli valas untuk berbagai keperluan
antara lain melayani nasabah yang ingin menukarkan uangnya kedalam
bentuk mata uang lain. Untuk memenuhi kewajibannya dalam bentuk
valuta asing.
d. Pialang Pasar valas atau Broker
Broker adalah perusahaan yang menjadi perantara terjadinya transaksi
valuta asing. Mereka membantu kita untuk mencarikan pembeli ataupun
penjual.
e. Pemerintah
Pemerintah melakukan transaksi valuta asing untuk berbagai tujuan antara
lain membayar hutang luar negeri, menerima pendapatan dari luar negeri
yang harus di tukarkan lagi kedalam mata uang local.
f. Bank Sentral
Di banyak negara bank sentral adalah lembaga independent yang bertugas
menstabilkan mata uangnya. Biasanya bank sentral melakukan jual beli
valuta asing dalam rangka menstabilkan nilai tukar mata uangnya yang
biasa disebut dengan kegiatan intervensi.
g. Spekulan dan Arbitraser
Arbitraser adalah orang yang mengeksploitasi perbedaan kurs antar valas.
Peran serta Spekulan dan arbitraser dalam pasar valas semata-mata
didorong oleh motif mengejar keuntungan. Mereka justru menuai laba dari
fluktuasi drastis yang terjadi di pasar valas. Dengan kata lain, mereka tidak
mempunyai transaksi bisnis atau komersial yang perlu dilindungi di pasar
valas.

14
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
Kurs dan valuta asing merupakan suatu nilai pertukaran uang dengan yang
lain hanya saja yang membedakan dalam segi perdagangannya, dimana valas
merupakan alat pembayaran yang sah di negara lain. Sedangkan kurs merupakan
perbedaan nilai mata uang antar negara satu dengan negara yang lain. Meskipun
demikian valas dan kurs merupakan satu kesatuan untuk menambah pendapatan
negara di dalam Internasional.

15
DAFTAR PUSTAKA

Cheol S, Eun, Bruce G. Resnick, dan Sanjiv Sabherwal. 2013. Keuangan


Internasional. Edisi 6. Jakarta:Salemba Empat.
https://developmant.wordpress.com/2012/12/04/makalah-valuta-asing-dan-kurs/
https://contohmakalahdocx.blogspot.com/2017/12/contoh-makalah-valuta-
asing.html

16

Anda mungkin juga menyukai