Anda di halaman 1dari 6

MATERI INTI GRAFIK

TUNGGAL
Pengenalan jenis grafik tunggal ada 2 bentuk yaitu :

 Model grafik

 Karakter grafik

Penjelasan dan Tehnik OP


 Model grafik : 3 wilayah

A. Wilayah 5 Moment :

1. ZERO adalah dimana garis putih diam


tidak ada pergerakan yg terjadi minimal
3 detik.

Hukum OP :

 Jika garis putih tidak terjadi


pergerakan (stuck) selama 3 detik,
maka akan membatalkan ketentuan
OP moment sebelumnya.

 Jika garis putih tidak terjadi


pergerakan (stuck) selama 20 detik,
maka akan meneruskan ketentuan
OP moment sebelumnya.

 Jika garis putih tidak terjadi


pergerakan (stuck) selama 40 detik,
maka terjadi reversal (pembalikan)
dari ketentuan OP moment
sebelumnya.

1. NGELEP adalah suatu pergerakan grafik


secepat kilat.

Hukum Ketetapan :

 Ngelep Merah OP BUY.

 Ngelep Hijau OP SELL.

Hukum Pengecualian :

 Ngelep Hijau dan garis putih


bergerak keBawah OP BUY.

 Ngelep Merah dan garis putih


bergerak keAtas OP SELL.

1. NGETEP adalah gerakan grafik yg


bergerak secara bertahap, baik keatas
maupun kebawah yg terjadi secara
cepat.

Hukum Ketetapan : Slow

 Ngetep Merah OP BUY.

 Ngetep Hijau OP SELL.

Hukum Pengecualian : Speed


 Ngetep Hijau dan garis putih
bergerak keBawah OP BUY.

 Ngetep Merah dan garis putih


bergerak keAtas OP SELL.

1. NGERET adalah suatu pergerakan grafik


yg dimana garis putih bergerak tidak
beriringan dengan warna, yg seolah-olah
garis putih menyeret warna, meneruskan
arah gerak garis putih.

Hukum Ketetapan : Slow

 Ngeret Hijau OP BUY.

 Ngeret Merah OP SELL.

Hukum Pengecualian : Speed

 Ngeret Hijau dan garis putih


bergerak keBawah OP BUY.

 Ngeret Merah dan garis putih


bergerak keAtas OP SELL.

1. NGENUL adalah suatu pergerakan grafik


yg dimana garis putih seolah memantul,
penerusan dari gerak garis putih.

Hukum Ketetapan : Slow

 Ngenul Hijau OP BUY.


 Ngenul Merah OP SELL.

Hukum Pengecualian : Speed

 Ngenul Hijau dan garis putih


bergerak keBawah OP BUY.

 Ngenul Merah dan garis putih


bergerak keAtas OP SELL.

A. Speed and Slow :

a. Speed adalah gerakan grafik yg bergerak


secara cepat (dalam 1 detik terjadi 2x
pergerakan, baik keatas maupun
kebawah).

Hukum OP :

 Mengikuti hukum pengecualian


moment Ngetep.

a. Slow adalah gerakan grafik yg bergerak


secara lambat (dalam 1 detik terjadi 1x
pergerakan, baik keatas maupun
kebawah).

Hukum OP :

 Mengikuti hukum ketetapan


moment Ngenul.
A. Ritme :

a. Speed on Slow adalah gerakan yg


dimana garis putih dan warna tidak
beriringan yg berada dalam pergerakan
grafik yg cepat.

Hukum OP :

 Masuk detik wilayah OP ada stuck,


OP penerusan dari warna.

 Masuk detik wilayah OP ada


gerakan, OP reversal dari warna.

a. Slow on Speed adalah gerakan yg


dimana garis putih dan warna tidak
beriringan yg berada dalam pergerakan
grafik yg lambat.

Hukum OP :

 Masuk detik wilayah OP ada stuck,


OP reversal dari pergerakan.

 Masuk detik wilayah OP ada


gerakan, OP penerusan dari
pergerakan.

 Karakter grafik

a. Garis putih beriringan dengan warna.


b. Garis putih tidak beriringan dengan warna.

 Dasar analisa

Dasar analisa grafik tunggal adalah dengan


memperhatikan Ritme Percepatan/Perlambatan dari
pada pergerakan grafik (Garis Putih) itu sendiri.
Ingat, bedakan mana Ritme dan mana Pergerakan.

Sedangkan untuk mendapatkan kesimpulan akan di


OP SELL/BUY adalah dengan cara mendapatkan
INDIKASI dan KONFIRMASInya dengan
memperhatikan pergerakan itu dimulai dari :

 10 detik sebelum masuk kedetik 50, itu


adalah wilayah untuk di OP didetik 50.

 10 detik sebelum masuk kedetik 40, itu


adalah wilayah untuk di OP didetik 40.

 20 detik sebelum masuk kedetik 20, itu


adalah wilayah untuk di OP didetik 20.

 20 detik sebelum masuk kedetik 00, itu


adalah wilayah untuk di OP didetik 00