Anda di halaman 1dari 4

TUGAS 2 IPA: STRUKTUR BUMI DAN DINAMIKANYA

1. Bumi memiliki 3 komponen utama yang menyusunnya sebagai penunjang kehidupan di


dalamnya yakni: litosfer, hidrosfer, dan atmosfer. Jelaskan perbedaan ketiga komponen ini!
Jawab:
Perbedaan antara litosfer, hidrosfer, dan atmosfer yakni:
a. Litosfer
Litosfer adalah kulit terluar dari planet berbatu. Litosfer berasal dari kata Yunani, lithos
yang artinya batuan, dan sphere yang berarti lapisan, sehingga dapat diartikan litosfer
adalah lapisan batuan. Secara harfiah litosfer adalah lapisan bumi yang paling luar atau
biasa disebut dengan kulit bumi. Batuan di sini sebenarnya bukan saja berupa benda keras
seperti batu yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, akan tetapi bisa dalam
bentuk tanah liat, pasir, kerikil, abu gunung berapi, dan lain sebagainya.
b. Hidrosfer
Hidrosfer merupakan istilah yang berasal dari kata hidro yang berarti air dan sphere yang
berarti lapisan, sehingga dapat diartikan bahwa hidrosfer adalah lapisan air atau perairan
yang ada di bumi. Perairan yang ada di bumi dapat berupa perairan darat, perairan laut
dan perairan bawah tanah.
c. Atmosfer
Atmosfer merupakan istilah yang berasal dari kata atmos yang berarti udara dan sphere
yang berarti lapisan, sehingga dapat diartikan atmosfer adalah lapisan udara. Atmosfer
terletak di atas permukaan bumi, memiliki beberapa lapisan yang dapat menunjang
kehidupan di bumi.
2. Struktur bumi sendiri terbagi menjadi 3 lapisan dari yang terdalam sampai yang terluar.
Jelaskan ketiga struktur bumi tersebut!
Jawab:
3 struktur bumi yakni:

a. Kerak Bumi (crush)

Kerak bumi merupakan kulit bumi bagian luar (permukaan bumi). Tebal lapisan kerak
bumi mencapai 70 km dan merupakan lapisan batuan yang terdiri dari batu-batuan basa
dan asam. Lapisan ini menjadi tempat tinggal bagi seluruh mahluk hidup. Suhu di bagian
bawah kerak bumi mencapai 1.100oC. Lapisan kerak bumi dan bagian di bawahnya
hingga kedalaman 100 km dinamakan litosfer.

b. Mantel Bumi (Selimut atau selubung)

Mantel bumi merupakan lapisan yang terletak di bawah lapisan kerak bumi. Tebal
selimut bumi mencapai 2.900 km dan merupakan lapisan batuan padat. Suhu di bagian
bawah selimut bumi mencapai 3.000oC. Mantel bumi terletak di antara kerak dan inti luar
bumi. Mantel bumi merupakan batuan yang mengandung magnesium dan silikon. Suhu
pada mantel bagian atas ±1300 °C-1500 °C dan suhu pada mantel bagian dalam ±1500
°C-3000 °C.

c. Inti Bumi (Core)

Inti bumi terdiri dari material cair, dengan penyusun utama logam besi (90%), nikel (8%),
dan lain-lain yang terdapat pada kedalaman 2900-5200 km. Lapisan ini dibedakan
menjadi lapisan inti luar dan lapisan inti dalam. Inti bumi terletak pada kedalaman 2.883
km hingga ke titik pusat bumi. Besar densitas pada inti bumi berkisar dari 9,5 gr/cc dekat
selubung (mantel) dan membesar kearah pusat sampai 14,5 gr/cc. Berdasarkan besarnya
densitas ini diperhitungkan inti bumi terdiri dari campuran unsur-unsur yang memiliki
densitas besar, seperti besi (Fe) dan nikel (Ni). 
3. Kerak bumi adalah tempat dimana kita hidup. Sebutkan dan jelaskan 2 macam kerak bumi!
Jawab:
Kerak bumi adalah bagian terluar dari bumi yang memiliki ketebalan 8-80 km. Kerak bumi
berdasarkan jenisnya dapat dibagi menjadi dua, yakni sebagai berikut:
a. Kerak Samudra
Kerak Samudra sering disebut dengan Basaltis karena batuan utama penyusun kerak
bumi adalah basalt, atau sering juga disebut lempeng samudera. Kerak samudra memiliki
ketebalan sekitar 5 km hingga 15 km, yang tersusun atas mineral yang kaya akan sima
atau Si, Fe dan Mg. Contoh dari kerak samudra di dunia adalah kerak samudra Pasifik
dan kerak samudra Atlantik.
b. Kerak Benua
Kerak benua sering disebut sebagai lapisan granitis karena batuan utama penyusun kerak
bumi adalah granit. Kerak benua memiliki ketebalan sekitar 30 km hingga 80 km yang
memiliki temperatur kerak yang akan semakin naik tergantung dengan kedalaman kerak.
Contoh dari kerak benua yaitu kerak benua Amerika Utara, kerak benua Amerika Selatan,
kerak benua Asia, kerak benua Afrika, dan Kerak benua Eropa.
4. Atmosfer terdiri dari 5 lapisan. Jelaskan apa saja yang terjadi pada masing-masing kelima
lapisan tersebut!
Jawab:
Atmosfer terbentuk dari beberapa lapisan udara antara lain:
a. Lapisan troposfer (9-12 km)
Lapisan troposfer adalah lapisan udara yang paling dekat dengan permukaaan bumi
dengan ketebalan yang berlainan, yaitu sekitar 9 km di daerah kutub dan 12 km di daerah
ekuator. Sifat-sifat khas lapisan ini adalah setiap naik 100 meter suhu udara akan turun
0,5˚-0,64˚C. Lapisan udara yang tebal pada troposfer dapat melindungi bumi dari sinar
matahari sehingga suhu bumi tidak terlalu tinggi pada siang hari dan tidak terlalu rendah
pada malam hari. Pada lapisan inilah terjadi proses gerakan udara (angin), terbentuknya
awan, dan terjadinya hujan yang merupakan ciri cuaca. Cuaca sangat berpengaruh
terhadap kehidupan di muka bumi.
b. Lapisan Stratosfer (12-50 km)
Lapisan stratosfer adalah lapisan udara yang tingginya sekitar 18-60 km di atas
permukaan bumi. Pada lapisan ini terdapat konsentrasi ozon pada ketinggian sekitar 22
km yang berfungsi melindungi lapisan troposfer dari radiasi sinar ultraviolet matahari.
Pada lapisan stratosfer terdapat proses persenyawaan dan pengeluaran panas sehingga
lapisan stratosfer memiliki lapisan mesosfer. Batas antara traposfer dengan lapisan
stratosfer disebut tropopause yang bersuhu minimum, sedangkan batas antara stratosfer
dengan mesosfer disebut stratopause yang berimpit dengan bagian atas ozon bersuhu
maksimum.
c. Lapisan Mesosfer (50-80 km)
Lapisan mesosfer adalah lapisan yang berada di atas lapisan stratosfer. Lapisan ini
berfungsi memantulkan gelombang radio dan televisi (VHF dan UHF). Lapisan ini
berfungsi untuk melindungi bumi dari hujan meteor. Semakin ke atas, suhu udara di
lapisan mesosfer semakin dingin. Pada lapisan mesopause (lapisan peralihan antara
mesosfer dan termosfer) suhu dapat mencapai 140˚C di bawah nol (-140˚C).
d. Lapisan Termosfer (50-80 km)
Lapisan termosfer adalah lapisan atmosfer yang paling panas dengan lapisan atmosfer
yang lain. Lapisan ini terletak di ketinggian antara 80 km sampai batas antara atmosfer
dengan angkasa luar. Pada lapisan termosfer ini suhu udara dapat mencapai 1.500˚C.
Pada lapisan ini terdapat lapisan ionosfer (ketinggian 80-450 km). Partikel-partikel ion
yang dihasilkan pada lapisan ini berfungsi untuk memantulkan gelombang radio, baik
gelombang panjang maupun gelombang pendek.
e. Lapisan Eksosfer
Dinamakan eksosfer karena merupakan lapisan terluar dari atmosfer, dimana pengaruh
gaya berat sangat kecil sehingga benturan-benturan udara jarang terjadi. Ketinggian
lapisan ini di antara 500 km sampai dengan 1.000 km. Butiran-butiran gas pada lapisan
ini berangsur-angsur meloloskan diri ke angkasa luar. Lapisan ini juga dinamakan
dissipasisfer.
5. Ketika kalian sedang mendaki gunung atau tempat yang sangat tinggi biasanya akan
merasakan kesulitan untuk bernafas. Mengapa hal itu bisa terjadi?
Jawab:
Ketika kita sedang mendaki gunung atau tempat yang sangat tinggi biasanya akan merasakan
kesulitan untuk bernafas, karena semakin tinggi suatu tempat atau permukaan, maka
kandungan oksigennya akan semakin rendah, misalnya di pegunungan. Hal ini dikarenakan
oleh penurunan tekanan atmosfer dan pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut
oksigen berkurang sebesar 20%. Pada saat kekurangan oksigen, secara otomatis tubuh kita
akan berupaya untuk menarik nafas lebih banyak dengan tujuan untuk mendapatkan asupan
oksigen yang dibutuhkan. Alasan lain ialah adanya penumpukan karbon dioksida dalam
darah yang dihasilkan oleh aktivitas otot. Oleh karena itu, walaupun kita bernapas lebih
banyak saat berada di dataran tinggi, tidak akan memenuhi asupan oksigen yang dibutuhkan.
Hal inilah yang menyebabkan kita sesak atau merasa kesulitan dalam bernafas.