Anda di halaman 1dari 20

LAPORAN AKHIR

PRAKTIK KOMUNITAS LINTAS PROFESI KESEHATAN

Kelompok
17
Aulia Rahma Az-Zahra 11194761920043 S1 Farmasi
Indra Nopian 11194761920051 S1 Farmasi
Rhahimah 11194761920068 S1 Farmasi
Noor Fatmah 11194441920098 D III Kebidanan
Ova Nuvitasari 11194441920141 D III Kebidanan
Silvia Andarini 11194441920108 D III Kebidanan
Yayang Alfida Hasanah 11194441920115 D III Kebidanan
Haniah 11194561920087 S1 Keperawatan
Siti Janatul Ulfah 11194561920108 S1 Keperawatan

INTEGRATED COMMUNITY DEVELOPMENT WITH


INTERPROFESSIONAL EDUCATION
UNIVERSITAS SARI MULIA
2020

LEMBARAN PENGESAHAN
LAPORAN AKHIR
PRAKTIK KOMUNITAS LINTAS PROFESI KESEHATAN

Tempat :
Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai Tabuk

Tanggal :
….…………..

Menyetujui,

Dosen Pembimbing Pembimbing Lapangan

(Finki Dona Marleny, M.Kom) (dr.Hj.Saskia Justicia)

NIK.1166052017099 NIP.198712032014072001

Mengetahui,

Dekan Fakultas Kesehatan Koordinator Integrated Community


Development with Interprofesional
Education

(H.Ali Rakhman Hakim, M.Farm., Apt) (Cynthia Eka Fayuning T ,Ns.,MNS)


NIK.1166012015073 NIK.1166092015086

LEMBAR PENGESAHAN DOSEN PENDAMPING JURUSAN

LAPORAN AKHIR

ii
PRAKTIK KOMUNITAS LINTAS PROFESI KESEHATAN

Tempat:

Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai Tabuk

Tanggal:

………………………

Menyetujui,

Dosen Pembimbing Dosen Pembimbing

Jurusan Kebidanan Jurusan Keperawatan

( ) ( )

NIK. NIK.

Dekan Pembimbing

Jurusan Farmasi

( Dra.Hj.Darini Kurniawati, Apt, SpFRS )

NIK.1166092019159

iii
KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan
rahmat, nikmat, karunia dan petunjuk-Nya yang tiada terkira sehingga kami dapat
menyelesaikan proposal program usulan mahasiswa ini. Pada penyusunan
proposal program usulan mahasiswa ini kami banyak mendapat bantuan,
bimbingan, motivasi dan do’a dari berbagai pihak, maka dengan penuh
kerendahan hati, kami bermaksud mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1. Ibu Dr. RR. Hj. Dwi Sogi Sri R, S.KG., M.Pd selaku Ketua Yayasan Indah
Banjarmasin.
2. Bapak Dr. H. R. Soedarto WW, Sp.OG selaku Rektor Universitas Sari Mulia
Banjarmasin.
3. Ibu Anggrita Sari, M.Pd., M.Kes selaku Wakil Rektor I Universitas Sari Mulia
Banjarmasin.
4. Bapak Hariadi Widodo, S.Ked., M.PH selaku Wakil Rektor II Universitas Sari
Mulia Banjarmasin.
5. Bapak Dr. Ir. Agustinus Hermino Superma Putra, M.Pd selaku Wakil Rektor
III Universitas Sari Mulia Banjarmasin.
6. Bapak H. Ali Rakhman Hakim, M.Farm., Apt selaku Dekan Fakultas
Kesehatan Sari Mulia Banjarmasin.
7. Ibu Cynthia Eka Fayuning T ,Ns.,MNS selaku Koordinator Integreted
Community Development with Interproffesional Education yang telah
memfasilitasi kegiatan program lintas profesi
8. Bapak Noval, M.Farm., Apt selaku Ketua Jurusan Kefarmasian Universitas
Sari Mulia Banjarmasin.
9. Ibu Ika Mardiatul Ulfa, SST., M.Kes sebagai ketua Jurusan Kebidanan
Universitas Sari Mulia Banjarmasin
10. Bapak Mohammad Basit, Ns.,MM selaku ketua Jurusan Keperawatan
Universitas Sari Mulia Banjarmasin
11. Ibu Finki Dona Marleny, M.Kom selaku Dosen Pembimbing Lintas Profesi
yang senantiasa memberikan arahan, bimbingan dan dukungan dalam
penyelesaian program mahasiswa ini
12. Ibu dr.Hj.Saskia Justicia selaku Pembimbing Lapangan yang senantiasa
memberikan arahan, bimbingan dan dukungan dalam penyelesaian program
mahasiswa ini

iv
13. Ibu Dra.Hj.Darini Kurniawati, Apt, SpFRS selaku Dosen Pembimbing Bidang
Kefarmasian
14. Ibu Susanti, SST., M.Kes selaku Dosen Pembimbing Bidang Kebidanan
15. Bapak M.Riduan, Ns., M.Kep selaku Dosen Pembimbing Bidang
Keperawatan
16. Kedua orang tua dan segenap keluarga yang selalu memberikan do’a dan
motivasi pada kami yang tiada terhingga untuk menyelesaikan program ini.
17. Teman-teman lintas profesi kelompok 17 yang tidak dapat disebutkan satu
per satu yang telah bersedia untuk berdiskusi dan saling memberikan
motivasi satu sama lain.
Semoga kebaikan Bapak dan Ibu serta teman-teman terbalaskan oleh yang
Maha Kuasa. Kami menyadari bahwa dalam pembuatan dan program ususlan
ini masih banyak memiliki kekurangan sehingga kami mengharapkan saran dan
kritik yang memangun demi kesempurnaan. Kami berharap program yang kami
jalankan ini bisa memberikan manfaat bagi pembaca dan dunia pendidikan.

Banjarmasin, Februari 2020

Penulis

DAFTAR ISI

Halaman Sampul..........................................................................................i

Halaman Pengesahan..................................................................................ii

v
Halaman Pengesahan.................................................................................iii

Kata Pengantar...........................................................................................iv

Daftar Isi......................................................................................................vi

BAB I PENDAHULUAN................................................................................1

A. Latar Belakang...............................................................................1

B. Tujuan............................................................................................3

C. Manfaat..........................................................................................4

BAB II ISI.....................................................................................................6

A. Identifikasi Permasalahan...............................................................6

B. Analisis Masalah.............................................................................6

C. Prioritas Masalah............................................................................7

D. Rencana Program..........................................................................7

E. Rangkuman Kegiatan.....................................................................8

F. Rencana Lanjutan...........................................................................8

G. Dokumentasi..................................................................................9

BAB III KESIMPULAN................................................................................12

A. Kesimpulan...................................................................................12

B. Saran............................................................................................12

REFERENSI..............................................................................................13

LAMPIRAN................................................................................................14

1. Absensi Mahasiswa...................................................................................

2. Absensi Kegiatan.......................................................................................

3. Lembar Konsultasi.....................................................................................

vi
DAFTAR TABEL

Tabel 1. Analisis Masalah.............................................................................. 4


Tabel 2. Anggaran Biaya............................................................................... 7
Tabel 3. Jadwal Pelaksanaan........................................................................ 7

vii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Masyarakat merupakan sekumpulan manusia yang saling bergaul,
berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu
dan terikat oleh rasa identitas bersama. Manusia sebagai suatu sistem sosial
menunjukkan bahwa semua orang bersatu untuk saling melindungi dalam
kepentingan bersama dan berfungsi sebagai satu kesatuan dan secara terus
menerus mengadakan hubungan (interaksi) kepada sistem yang lebih besar
dengan demikian apabila terdapat masalah kesehatan dalam suatu
masyarakat akan saling mempengaruhi dan dapat menurunkan derajat
kesehatan nasional (Mubarak Chayatin, 2013).
Konsep pendekatan dalam upaya penanganan kesehatan penduduk
mengalami banyak perubahan sejalan dengan pemahaman dan pengetahuan
manusia mengenai cara masyarakat untuk menghayati dan menghargai
bahwa kesehatan itu merupakan modal manusia (human capital) yang sangat
besar nilainya. Pembahasan mengenai kesehatan tentunya tidak terlepas dari
definisi klasik WHO tentang kesehatan, yaitu keadaan sempurna baik fisik,
mental, dan sosial serta tidak sedang menderita sakit atau kelemahan. WHO
memasukkan istilah sosial, karena sosial berarti hidup bersama dalam
kelompok dengan situasi yang saling membutuhkan satu dengan yang lain
(Efendi F & Makhfudli, 2012).
Masalah kesehatan masyarakat terjadi tidak terlepas dari faktor-faktor
lingkungan dimana masyarakat tersebut berada. Perilaku masyarakat yang
merugikan ataupun gaya hidup yang dapat merusak tatanan masyarakat
dalam bidang kesehatan, dapat pula bermula dari perilaku individu, keluarga
ataupun perilaku-perilaku kelompok masyarakat dalam banyak hal,
ketersediaan dan keterjangkauan fasilitas kesehatan juga dapat
mempengaruhi masalah kesehatan pada masyarakat (Efendi F & Makhfudli,
2012).
Dalam rangka mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal maka
dibutuhkan perawatan kesehatan masyarakat, dimana perawatan kesehatan
masyarakat itu sendiri adalah bidang keperawatan yang merupakan

1
perpaduan antara kesehatan masyarakat dan perawatan yang didukung
peran serta masyarakat dan mengutamakan pelayanan promotif dan preventif
secara berkesinambungan tanpa mengabaikan pelayanan kuratif dan
rehabilitatif secara menyeluruh, melalui proses keperawatan untuk
meningkatkan fungsi kehidupan manusia secara optimal sehingga mandiri
dalam upaya kesehatan (Depkes RI, 2010)
Sasaran Perkesmas adalah seluruh komponen masyarakat yang terdiri
atas individu, keluarga, dan kelompok beresiko tinggi termasuk kelompok
penduduk yang berada di daerah kumuh, terisolasi berkonflik, dan daerah
yang tidak terjangkau oleh pelayanan kesehatan. Pelayanan esensial yang
diberikan oleh bidan, perawat, dan farmasi terhadap individu, keluarga,
kelompok dan masyarakat yang mempunyai masalah kesehatan meliputi
promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif dengan menggunakan proses
keperawatan untuk mencapai tingkat kesehatan yang optimal. Pelaksanaan
pelayanan kesehatan masyarakat terfokus pada peningkatan kesehatan
dalam kelompok masyarakat, untuk meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat dapat dimulai dari individu, kelompok sampai tingkat RT (Depkes
RI, 2010).
Wilayah komunitas yang kelompok binaan adalah daerah Kelurahan
Sei Tabuk mencakup RT 11 desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai tabuk di
bawah wilayah kerja Puskesmas sungai tabuk 1. Berdasarkan hasil dari
pengkajian yang dilakukan didapatkan data dengan jumlah kepala keluarga
sebanyak 90 KK. Untuk diberikan asuhan komunitas, kondisi lingkungan
Kelurahan Sei Tabuk mencakup RT 11 merupakan daerah yang sebagian
besar bekerja sebagai petani masih ada beberapa warga yang menggunakan
jamban cemplung didalam rumah dan masih ada perilaku pembuangan
sampah yang kurang tertib untuk membuang sampah sementara sehingga
harus ditumpuk lalu di bakar sehingga memungkinkan terjadinya penyakit
yang berbasis pada lingkungan seperti diare, penyakit kulit (gatal-gatal),
batuk pilek, DBD (demam berdarah dengue), dan lain-lain, serta sebagian
besar warga adalah perokok aktif sehingga dapat menyebabkan timbulnya
penyakit hipertensi, kanker paru serta penyakit lainnya. (Data: Primer, 2020)
Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan ditemukan warga
masyarakat desa Gudang Hirang RT 11 didapatkan masalah khususnya
Hipertensi. Untuk melaksanakan kegiatan Penyuluhan tentang Hipertensi

2
tersebut dibutuhkan seorang perawat, bidan, dan farmasi yang kompeten
dalam memberikan penyuluhan dan informasi yang baik tentang Penyakit
Hipertensi di komunitas, untuk mendapatkan hasil yang optimal secara
mandiri dibutuhkan pengalaman selain pengetahuan dalam pelaksanaan
praktik dalam komunitas tersebut menggunakan pendekatan proses
kebidanan, keperawatan, kerfarmasian di komunitas yang diawali dari
pengkajian dengan cara mengumpulkan data, melakukan analisa terhadap
data-data yang diperoleh, menentukan diagnosa atau permasalahan dan
menyusun rencana sesuai permasalahan yang ditemukan, kemudian
pelaksanaan dan yang terakhir adalah melakukan evaluasi terhadap
pelaksanaan tindakan yang telah dilakukan.

B. Tujuan
A. Tujuan Umum
Meningkatkan kemampuan hidup sehat sehingga tercapai derajat
kesehatan yang optimal agar dapat menjalankan fungsi kehidupan
sesuai dengan kapasitas yang mereka miliki, terutama di Kelurahan Sei
Tabuk RT 11 Kecamatan Sungai Tabuk.
B. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan kegiatan praktek komunitas, tujuan yang ingin dicapai
adalah :
a. Mengidentifikasi masalah kesehatan dan keperawatan yang ada di
Desa Gudang Hirang RT 11 Kelurahan Sei Tabuk Kecamatan Sungai
Tabuk.
b. Merumuskan bersama masyarakat alternatif untuk memecahkan
masalah yang telah teridentifikasi.
c. Memotivasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam
peningkatan derajat kesehatan dan pencegahan penyakit di Desa
Gudang Hirang RT 11 Kelurahan Sei Tabuk Kecamatan Sungai
Tabuk.
d. Menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui kegiatan
pendidikan kesehatan pada masyarakat dan pelatihan di Desa
Gudang Hirang RT 11 Kelurahan Sei Tabuk Kecamatan Sungai
Tabuk.

3
e. Mengevaluasi dan merumuskan rencana tindak lanjut untuk
mengatasi masalah kesehatan yang ada di Desa Gudang Hirang RT
11 Kelurahan Sei Tabuk Kecamatan Sungai Tabuk.

C. Manfaat

Laporan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi :

1. Untuk Puskesmas

Memberikan gambaran tentang masalah kesehatan dan kegiatan-


kegiatan POKJAKES sehingga diharapkan dapat melakukan
intervensi keperawatan dan berupaya untuk mengatasi masalah
kesehatan di masyarakat serta memperdayakan masyarakat dalam
program kerja yang telah dibentuk di Gudang Hirang RT 11
Kelurahan Sei Tabuk Kecamatan Sungai Tabuk.

2. Untuk Masyarakat

a. Memberikan gambaran demografi, jumlah populasi penduduk,


kesehatan lingkungan, pendidikan, keselamatan dan
permasalahan kesehatan yang ada di masyarakat.

b. Mendapatkan kesempatan untuk berperan aktif dalam upaya


peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit.

c. Mendapatkan kemampuan untuk mengenal, mengerti, dan


menyadari masalah kesehatan dan mengetahui cara
penyelesaian masalah kesehatan yang ada di masyarakat.

3. Untuk Mahasiswa

a. Dapat menambah pengetahuan dan pengalaman secara


langsung dalam memberikan asuhan komunitas dan keluarga

b. Dapat mengaplikasikan konsep kesehatan komunitas secara


nyata kepada masyarakat.

c. Belajar menjadi model profesional dalam menerapkan asuhan


komunitas.

4
d. Meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analitis,

BAB II

ISI

A. Identifikasi Permasalahan
Berdasarkan hasil yang didapat dari tokoh masyarakat dan warga sekitar,
serta dari pengamatan yang sudah dilakukan, dan didapatkan hasil bahwa
masih banyak warga yang kurang pengetahuan tentang Hipertensi yaitu
masih banyaknya warga yang masih menderita hipertensi dan kurang
pengetahuan bagaimana cara mengendalikan/mencegah tekanan darah
sehingga mengakibatkan terjadi kenaikan tekanan darah tinggi yang tidak
terkontrol.

B. Analisis Masalah

No Masalah Disiplin Penyebab Dampak


ilmu
yang
terlibat

1. Banyaknya Perawat, Tekanan darah yang Dapat


warga tidak Bidan tidak dikendalikan meningkatkan
mengetahui dan resiko
tentang cara Farmasi terjadinya
mengendalikan komplikasi
Hipertensi

2. Banyak warga Perawat, Kurangnya pengetahuan Resiko


Gudang hirang Bidan tentang bahaya terjadinya
yang masih dan Hipertensi yang tidak hipertensi,
kurang Farmasi terkendalikan dan berbagai
pengetahuan penyakit
tentang hpertensi

3. Banyak warga Farmasi Pengetahuan yang Resistensi


yang belum kurang tentang obat
menggunakan penggunaan tanaman

5
terapi herbal dan herbal sebagai obat
tidak patuh hipertensi
meminum obat
hipertensi

4. Warga yang Bidan Kurangnya pengetahuan Resiko


kurang tentang terjadinya
mengetahui menanangani/mencega komplikasi
tentang gerakan h hipertensi
yang bisa
melancarkan
peredaran darah

C. Prioritas Masalah

No Prioritas Masalah Jenis Masalah

1. Penting, Mendesak, Perlu ditangani segera Hipertensi yang tidak


terkontrol

2. Penting, mendesak, dapat ditangani melalui Hipertensi


program reguler

3. Penting, perlu dipantau perkembangannya, 1. Bahaya obat tanpa


dapat ditangani melalui program resep dokter
2. Kurang
pengetahuan
3. Fasilitas kesehatan
yang jauh

4. Penting, mendesak, perlu dipantau Terjadi komplikasi


perkembangannya, dapat ditangani melalui
program

6
D. Rencana Program

1. pemberdayaan masyarakat
Dalam mengembangkan potensi dan pengetahuan yang ada di
masyarakat Gudang Hirang RT 11 dengan melibatkan tokoh atau
pimpinan masyarakat seperti kepala RT, tokoh masyarakat, tenaga
kesehatan puskesmas dengan melakukan pendekatan dan mengajak
warga Gudang Hirang berkumpul untuk dibekali atau diberikan
penyuluhan tentang Hipertensi dengan tujuan untuk meningkatkan penge
tahuan tentang hipertensi.
2. Kemitraan
Program ini Menjalani kerjasama dengan lembaga atau organisasi yang
ada dilingkungan masyarakat gudang hirang yang melibatkan puskesmas
gudang hirang dan bidan desa.
3. Pengelolaan masyarakat
Program yang akan dijalankan berorientasi pada keterlibatan masyarakat
gudang hirang secara aktif. Pengelolaan bermula dari pendataan setelah i
tu memberikan penyuluhan tentang hipertensi bagaimana cara mencegah
agar tidak terjadi komplikasi dan terapi yang cocok untuk mengurangi hip
ertensi dan yang terakhir mendemostrasikan senam hipertensi.

Minggu Ke-
No Kegiatan dalam program

1 2 3 4 5 6 7 dst

1 Mengkaji masalah

2 Analisis dan identifikasi masalah

3 Penyusunan prioritas

4 Penyusunan rekomendasi solusi wilayah

5 Sosialisasi program di masyarakat

6 Implementasi program

E.Rangkuman kegiatan

7
1. melakukan pendataan kepada seluruh warga gudang hirang RT 11.
2. menganalisis hasil yang di dapat dari pendataan.
3. membuat tabulasi untuk melihat masalah yang muncul.
4.sosialisasi program kepada warga gudang hirang.
5. mengimplementasi program.

F.Rencana lanjutan
Mengevaluasi kegiatan yang sudah dilakukan serta mengawasi dan
memantau kembali untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

G.Dokumentasi
1. Denah Detil Lokasi

2. Rekaman proses observasi

No Kegiatan Hari/tanggal
.

8
1. Rabu 15 januari
2020
Melakukan
pendataan
pertama.

2. Rabu 15 januari
2020 melakukan
pendataan dan tenti
gratis pada warga rt
11 gudang hirang.

3. Sabtu 18 januari
2020
Melakukan
pendataan kedua
kepada warga rt 11
gudang hirang.

4. Sabtu 18 januari
2020
Melakukan
pendataan kedua
kepada warga rt 11
gudang hirang.

9
5. Minggu 09 febuari
2020
Melakukan penyulu
han tentang HIPER
TENSI kepada
warga rt 11 gudang
hirang.

4. Minggu 09 februari
2020
Mendemostrasikan
senam HIPERTEN
SI kepada warga rt
11 gudang hirang.

6. Minggu 09 februari
2020
Foto bersama bapa
k RT 11 gudang hir
ang.

10
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Dapat disimpulkan berdasarkan hasil dari data pengkajian di daerah
kelurahan Sei Tabuk desa Gudang Hirang RT 11 didapatkan data hanya
sebanyak 51 KK (kepala kelurga) yang mana seharusnya jumlah KK (kepala
keluarga) yang berada di RT 11 yaitu sebanyak 90 karena pada saat
pengkajian ada beberapa rumah yang tidak ada orangnya dan ada juga
menolak untuk di wawancarai.
Berdasarkan hasil yang didapat dari tokoh masyarakat dan warga
sekitar, serta dari pengamatan yang sudah dilakukan, dan didapatkan hasil
bahwa masih banyak warga yang kurang pengetahuan tentang Hipertensi
yaitu masih banyaknya warga yang masih menderita hipertensi dan kurang
pengetahuan bagaimana cara mengendalikan/mencegah tekanan darah
sehingga mengakibatkan terjadi kenaikan tekanan darah tinggi yang tidak
terkontrol.

B. Saran

11
Program tentang penyakit tidak menular khususnya hipertensi berjalan
kurang baik karena kurangnya pengetahuan bagaimana cara mengendalikan
atau mencegah tekanan darah. Sehingga perlu diberikan edukasi dan
informasi lebih lanjut.

REFERENSI

12
LAMPIRAN

13