Anda di halaman 1dari 14

PROPOSAL PROGRAM USULAN MAHASISWA

PENYULUHAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT

DI DESA GUDANG HIRANG RT.11

Disusun Oleh:
Kelompok (17)
Aulia Rahma Az-Zahra 11194761920043 S1 Farmasi
Indra Nopian 11194761920051 S1 Farmasi
Rhahimah 11194761920068 S1 Farmasi
Noor Fatmah 11194441920098 D III Kebidanan
Ova Nuvitasari 11194441920141 D III Kebidanan
Silvia Andarini 11194441920108 D III Kebidanan
Yayang Alfida Hasanah 11194441920115 D III Kebidanan
Haniah 11194561920087 S1 Keperawatan
Siti Janatul Ulfah 11194561920108 S1 Keperawatan

INTEGRATED COMMUNITY DEVELOPMENT WITH


INTERPROFESSIONAL EDUCATION
UNIVERSITAS SARI MULIA
2020

HALAMAN PENGESAHAN
PROPOSAL PROGRAM USULAN MAHASISWA

Judul : Penyuluhan Hipertensi pada Masyarakat


Waktu Pelaksaan : Sabtu, 08 Februari 2020
Lokasi Wilayah Binaan : Jl. Martapura Lama RT.11 Desa Gudang Hirang,
Kecamatan Sungai Tabuk,
Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Jumlah Anggaran : Rp.500.000
Nama Anggota : (1) (Aulia Rahma Az-Zahra-11194761920043-Farmasi)

(2) (Indra Nopian-11194761920051–Farmasi)

(3) (Rhahimah -11194761920068-Farmasi)

(4) (Noor Fatmah -11194441920098-Kebidanan)

(5) (Ova Nuvitasari -11194441920141-Kebidanan)

(6) (Silvia Andarini-11194441920108-Kebidanan)

(7) (Yayang Alfida Hasanah -11194441920115-Kebidanan)

(8) (Haniah-11194561920087-Keperawatan)

(9) ( Siti Janatul Ulfah-11194561920108-Keperawatan)

Ketua Kelompok

(Indra Nopian)

NIM. 11194761920051

Menyetujui,

Dosen Pembimbing Pembimbing Lapangan

(Finki Dona Marleny, M.Kom) (dr.Hj.Saskia Justicia)

NIK.1166052017099 NIP.198712032014072001

Mengetahui,

Dekan Fakultas Kesehatan Koordinator Integrated Community


Development with Interprofesional
Education

(H.Ali Rakhman Hakim, M.Farm., Apt) (Cynthia Eka Fayuning T ,Ns.,MNS)


NIK.1166012015073 NIK.1166092015086
KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan
rahmat, nikmat, karunia dan petunjuk-Nya yang tiada terkira sehingga kami dapat

ii
menyelesaikan proposal program usulan mahasiswa ini. Pada penyusunan
proposal program usulan mahasiswa ini kami banyak mendapat bantuan,
bimbingan, motivasi dan do’a dari berbagai pihak, maka dengan penuh
kerendahan hati, kami bermaksud mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1. Ibu Dr. RR. Hj. Dwi Sogi Sri R, S.KG., M.Pd selaku Ketua Yayasan Indah
Banjarmasin.
2. Bapak Dr. H. R. Soedarto WW, Sp.OG selaku Rektor Universitas Sari Mulia
Banjarmasin.
3. Ibu Anggrita Sari, M.Pd., M.Kes selaku Wakil Rektor I Universitas Sari Mulia
Banjarmasin.
4. Bapak Hariadi Widodo, S.Ked., M.PH selaku Wakil Rektor II Universitas Sari
Mulia Banjarmasin.
5. Bapak Dr. Ir. Agustinus Hermino Superma Putra, M.Pd selaku Wakil Rektor
III Universitas Sari Mulia Banjarmasin.
6. Bapak H. Ali Rakhman Hakim, M.Farm., Apt selaku Dekan Fakultas
Kesehatan Sari Mulia Banjarmasin.
7. Ibu Cynthia Eka Fayuning T ,Ns.,MNS selaku Koordinator Integreted
Community Development with Interproffesional Education yang telah
memfasilitasi kegiatan program lintas profesi
8. Bapak Noval, M.Farm., Apt selaku Ketua Jurusan Kefarmasian Universitas
Sari Mulia Banjarmasin.
9. Ibu Ika Mardiatul Ulfa, SST., M.Kes sebagai ketua Jurusan Kebidanan
Universitas Sari Mulia Banjarmasin
10. Bapak Mohammad Basit, Ns.,MM selaku ketua Jurusan Keperawatan
Universitas Sari Mulia Banjarmasin
11. Ibu Hj. Dyah Sri Wulandari, SE., MM selaku Dosen Pembimbing Lintas
Profesi yang senantiasa memberikan arahan, bimbingan dan dukungan
dalam penyelesaian program mahasiswa ini
12. Ibu Lisa Widiastuty, A,Md selaku Pembimbing Lapangan yang senantiasa
memberikan arahan, bimbingan dan dukungan dalam penyelesaian program
mahasiswa ini
13. Ibu Rohama, M.Farm., Apt selaku Dosen Pembimbing Bidang Kefarmasian
14. Ibu Elvine Ivana Kabuhung, SST., M.Kes selaku Dosen Pembimbing Bidang
Kebidanan
15. Ibu Yunina Elasari, Ns., M.Kep selaku Dosen Pembimbing Bidang

iii
Keperawatan
16. Kedua orang tua dan segenap keluarga yang selalu memberikan do’a dan
motivasi pada kami yang tiada terhingga untuk menyelesaikan program ini.
17. Teman-teman lintas profesi kelompok 13 yang tidak dapat disebutkan satu
per satu yang telah bersedia untuk berdiskusi dan saling memberikan
motivasi satu sama lain.
Semoga kebaikan Bapak dan Ibu serta teman-teman terbalaskan oleh yang
Maha Kuasa. Kami menyadari bahwa dalam pembuatan dan program ususlan
ini masih banyak memiliki kekurangan sehingga kami mengharapkan saran dan
kritik yang memangun demi kesempurnaan. Kami berharap program yang kami
jalankan ini bisa memberikan manfaat bagi pembaca dan dunia pendidikan.
Banjarmasin, 1 Februari 2020

Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN...................................................................................ii

iv
KATA PENGANTAR.............................................................................................iii

DAFTAR ISI.......................................................................................................... v

DAFTAR TABEL..................................................................................................vi

BAB I LATAR BELAKANG....................................................................................1

BAB II PENGKAJIAN MASALAH DAN KEBUTUHAN WILAYAH BINAAN...........3

2.1 Profil Wilayah Binaan.............................................................................3

2.2 Identifikasi Masalah di Wilayah Binaan...................................................4

2.3 Analisis Masalah dan Kebutuhan Masyarakat di Wilayah Binaan...........4

2.4 Penyusunan Prioritas Masalah...............................................................5

BAB III PENATALAKSANAAN PROGRAM...........................................................6

3.1 Rincian Program.....................................................................................6

3.2 Sasaran Program...................................................................................6

3.3 Tujuan dan Manfaat Program.................................................................6

BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN............................................................7

4.1 Anggaran Biaya......................................................................................7

4.2 Jadwal Pelaksanaan...............................................................................7

DAFTAR PUSTAKA..............................................................................................8

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Analisis Masalah.............................................................................. 4


Tabel 2. Anggaran Biaya............................................................................... 7
Tabel 3. Jadwal Pelaksanaan........................................................................ 7

v
vi
BAB I

LATAR BELAKANG

Hipertensi adalah keadaan seseorang yang mengalami


peningkatantekanan darah diatas normal sehingga mengakibatkan
peningkatanangka morbiditas maupun mortalitas, tekanan darah fase sistolik140
mmHg menunjukkan fase darah yang sedang dipompa olehjantung dan fase
diastolik 90 mmHg menunjukkan fase darah yangkembali kejantung (Triyanto,
2014)
Kejadian Hipertensi terus berkembang setiap tahunnya, menurut The
World Health Organization di tahun 2015 kejadian hipertensi di dunia sebesar
1,13 Miliar mengalami kejadian hipertensi. Pada tahun 2025 diperkirakan angka
kejadian hipertensi mencapai 1,5 Miliar dan diperkirakan setiap tahunnya
sebanyak 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi. Menurut riskesdas tahun
2018 prevalensi kejadian hipertensi di Indonesia berdasarkan diagnosa dokter
sebesar 8,36%. Pada Provinsi Kalimantan Selatan kejadian hipertensi sebesar
9,98%. Berdasarkan karakteristik seperti jenis kelamin hipertensi sebesar 5,74%
untuk laki-laki dan 10,95% untuk perempuan (Riskesdas, 2018).

Hipertensi dapat menyebabkan terjadinya komplikasi seperti penyakit


jantung iskemik, stroke dan merupakan penyebab kematian, diantaranya 45%
penyakit jantung iskemik dan 51% penyakit stroke. Hampir 80% kematian akibat
penyakit kardiovaskular terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Hipertensi banyak terjadi di negara berpenghasilan rendah yang berdampak
pada keadaan sosial dan ekonomi di masyarakat sehingga tingkat kematian lebih
besar di negara berekonomi rendah (World Health Organization, 2013).

Kondisi tersebut banyak disebabkan karena beberapa faktor resiko


terjadinya hipertensi yang berhubungan dengan gaya hidup seperti konsumsi
makanan yang mengandung terlalu banyak garam dan lemak dan tidak makan
cukup buah dan sayuran, tingkat penggunaan alkohol, kurangnya aktivitas fisik
atau olahraga serta manajemen stres yang buruk. Faktor resiko lain seperti faktor
genetik, serta penyebab sekunder seperti penyakit ginjal, penyakit endokrin, dan
malformasi pembuluh darah. (World Health Organization, 2013).

1
Perubahan pola hidup untuk mengatasi hipertensi sangat penting untuk
dilakukan salah satunya seperti melakukan aktivitas fisik atau olahraga yang
merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya hipertensi. Solusi yang dapat
mengurangi hipertensi adalah Gerakan Sehat untuk Hipertensi merupakan salah
satu program yang dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat. Karena dari
gerakan sehat dengan teknik relaksasi seperti teknik relaksasi pernapasan
secara otomatis akan merangsang sistem saraf simpatis untuk menurunkan
kadar zat katekolamin yang mana katekolamin adalah suatu zat yang dapat
menyebabkan konstriksi pembuluh darah sehingga dapat menyebabkan
meningkatnya tekanan darah. Ketika aktivitas sistem saraf simpatis turun karena
efek relaksasi maka produksi zat katekolamin akan berkurang sehingga
menyebabkan dilatasi pembuluh darah dan akhirnya tekanan darah menurun.
Selain itu relaksasi juga dapat meningkatkan kemampuan untuk menangkap
informasi meningkat, begitupun juga mengurai trauma dan rasa cemas berlebih.
Sudah banyak orang yang merasakan manfaat dari relaksasi. Bagi orang yang
memahami dan rutin melakukan relaksasi, menganggap relaksasi adalah obat
yang paling mujarab terhadap setiap penyakit dan penyelesain masalah yang
mereka alami. Dengan melakukan relaksasi bukan hanya fisik yang terobati,
tetapi pikiran dan jiwa juga ikut terobati. Dari sekian banyak manfaat relaksasi,
salah satunya adalah menurunkan tekanan darah (Santoso P, 2018). Sumber
informasi tentang kegiatan gerakan sehat yang dilakukan oleh bidang kesehatan
seperti kebidanan, keperawatan dan kefarmasian bersama dengan masyarakat
bisa dijadikan salah satu alternatif terapi non farmakologis dalam penurunan
tekanan darah pada penderita hipertensi.

2
BAB II

PENGKAJIAN MASALAH DAN KEBUTUHAN WILAYAH BINAAN

2.1 Profil Wilayah Binaan

Sungai tabuk adalah sebuah kecamatan yang ada di kabupaten


banjar, provinsi Kalimantan selatan. Secara geografis kecamatan suangai
tabuk terletak antara 30 lintang selatan sampai dengan 270 lintang selatan
dan 1.140 bujur timur sampai dengan 450 bujur timur. Di sebelah utara
berbatasan dengan kecamatan mandastana kabupaten barito kuala,
sebelah timur bersebelahan dengan kecamatan martapura barat, sebelah
selatan dengan kecamatan gambut, sebelah barat dengan kecamatan
kertak hanyar. Luas wilayah kecamatan sungai tabuk yang mencapai
147,30 km atau 3,16 % dari luas wilayah kabupaten banjar, terbagi atas 21
desa, dengan desa terluas berada pada desa keliling benteng ilir dengan
luas wilayah 17,00 km sedangkan dengan luas wilayah paling kecil yaitu
2,85 km di desa gudang tengah.
Jumlah penduduk kecamatan sungai tabuk hasil proyeksi penduduk
pada tahun 2013 tercatat sebesar 59.540 jiwa, terbagi kedalam 15.604
rumah tangga. Dengan demikian, dalam satu rumah tangga rata-rata terdiri
dari 3.82 jiwa atau sekitar 4 jiwa. Jumlah penduduk terbanyak terdapat di
kelurahan sungai lulut yaitu 15.621 jiwa dan yang paling sedikit didesa
Keliling Benteng Ilir sebanyak 1.109 jiwa kecamatan sungai tabuk
mempunyai tingkat kepadatan yang relatip cukup tinggi yaitu sebesar 404
jiwa/km. Tingkat kepadatan tertinggi berada di kelurahan Sungai Lulut yaitu
3.905 jiwa/km sedangkan terendah di desa Keliling Benteng Ilir 65 jiwa/km.
Sebagian besar lahan pertanian tanaman pangan dikecamatan sungai
tabuk ditanami padi sawah yaitu mencapai 99,76 % dari luas tanaman
pangan keseluruhan. Pada tahun 2012, terjadi kerusakan tanaman padi
sawah sebanyak 6 Ha sehinggsa luas panennya menjadi 8.754 Ha dengan
produksi sebanyak 35,226 ton atau dengan rata-rata produksi 40,29 ton
jenis tanaman pangan lain yang juga di budidayakan di Kecamatan Sungai
Tabuk adalah padi ladang, jagung, ubi jalar dan ubi kayu. Namun demikian,
luas tanaman masing-masing tersebut relative kecil hanya berkisar antara
1-10 Ha.

3
Terdapat 788 perusahaan atau usaha industry pengolahan. Jika
dilihat menurut kelompok industri, jumlah perusahaan atau usaha
terbanyak terdapat pada kelompok industri kimia yaitu karet plastik
sebanyak 235 perusahaan atau usaha yaitu sekitar 29,82% sedangkan
jumlah perusahaan atau usaha yang paling sedikit terdapat pada kelompok
industry kertas, barang-barang dari kertas dan percetakan hanya ada 8
perusahaan atau usaha 1,01% jika dilihat berdasarkan pengelompokkan
jumlah tenaga kerja dengan jumlah tenaga kerja 1-4 orang merupakan
jumlah usaha industry yang paling dominan di Kecamatan Sungai Tabuk,
yakni mencapai 94,2%. Didikuti oleh kelompok industri kecil sebanyak 44
usaha sedangkan untuk perusahaan industri sedang sebanyak 1 usaha
dan tidak ada perusahaan atau uasaha skala besar.

2.2 Identifikasi Masalah di Wilayah Binaan


Masalah yang ditemukan di wilayah binaan di desa Gudang Hirang
Kecamatan Sungai Tabuk tersebut, kami memakai metode wawancara
langsung ke rumah masyarakat setempat untuk mengetahui beberapa
masalah yang ada dan sudah di observasi melalui wawancara ternyata
hasil observasi masyarakat yang berada di Desa Gudang Hirang
khususnya RT.01 tersebut banyak yang menderita penyakit Hipertensi.

2.3 Analisis Masalah dan Kebutuhan Masyarakat di Wilayah


Binaan
Analisis masalah di RT.01 Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungai
Tabuk termuat di dalam tabel dibawah ini:

Tabel 1. Analisis Masalah

Disiplin Ilmu
No. Masalah Penyebab Dampak
yang terlibat

Obat hipertensi Kefarmasian Kurangnya Tekanan


diminum tidak pengetahuan darah tidak
sesuai aturan. dalam aturan terkontrol
meninum sehingga
obat jantung tidak
bisa bekerja
dengan baik

4
Disiplin Ilmu
No. Masalah Penyebab Dampak
yang terlibat

2. Kurangnya Keperawatan Kurangnya Meningkatkan


pengetahuan pengetahuan komplikasi
Kebidanan
Swamedikasi tentang faktor penyakit
masyarakat resiko hipertensi
terhadap hipertensi
Hipertensi

2.4 Penyusunan Prioritas Masalah

Berdasarkan hasil analisis masalah yang ada di RT.01 Desa Gudang


Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk didapatkan 2 permasalahan yang dapat
di kategorikan sebagai permasalahan yang penting, tidak mendesak dan
perlu dipantau perkembangannya dan dapat ditangani kapan saja bila
sumber daya memungkinkan.
Beberapa permasalahan tersebut disimpulkan bahwa hipertensi dan
penggunaan obat tidak sesuai aturan di masyarakat RT.01 perlu
penanganan lebih lanjut berdasarkan pertimbangan angka kejadian di
wilayah cukup tinggi dan perlu di tangani melalui edukasi ke masyarakat
dengan program sosialisasi kesehatan.

5
BAB III

PENATALAKSANAAN PROGRAM

3.1 Rincian Program

Program yang akan kami lakukan yaitu “GERSUH” Gerakan Sehat


Untuk Hipertensi. Berikut rincian pelaksanaan program :
a. Mensosialisasikan kepada warga RT.01 Desa Gudang Hirang Kec.
Sungai Tabuk bahwa akan dilakukan Pendidikan kesehatan tentang
Hipertensi
b. Memberikan materi pendidikan kesehatan mengenai Hipertensi,
seperti tanda gejala klasifikasi komplikasi dsb.
c. Menjelaskan bagaimana manajemen obat yang baik
d. Menjelaskan manfaat dan Mendemonstrasikan secara langsung
mengenai senam sehat untuk Hipertensi

3.2 Sasaran Program


Sasaran dari program ini adalah warga RT.01 Desa Gudang Hirang
Kec. Sungai Tabuk yang memiliki riwayat penyakit Hipertensi, program
yang akan dilakukan sesuai dengan masalah kesehatan yang ada pada
wilayah RT.01, Program GERSUH tersebut selain bisa di praktekkan
sendiri oleh masyarakat sebagai salah satu terapi komplementer untuk
penyakit Hipertensi juga bisa dijadikan sebagai salah satu kegiatan yang
dapat dilakukan di RT. 01, sehingga selain meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat juga meningkatkan kekerabatan antar warga Rt.01.

3.3 Tujuan dan Manfaat Program


a. Tujuan :
Memberikan informasi mengenai penyakit Hipertensi, terapi
komplementer yang dapat dilakukan yaitu Senam Sehat Untuk
Hiperetnsi serta manajemen obat yang baik.
b. Manfaat :
1. Masyarakat paham dan mengerti mengenai penyakit Hipertensi
2. Mengubah perilaku masyarakat yang kurang baik(jarang berolahraga)
3. Gerakan sehat tersebut dapat menurunkan Hipertensi
4. Masyarakat paham manajemen obat yang baik

6
5. Dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

BAB IV

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya

Anggaran biaya dijabarkan secara terperinci perkegiatan yang dibuat


dalam bentuk matriks berdasarkan tabel dibawah ini:

Tabel 2. Anggaran Biaya

Satuan
No Rincian Pengeluaran Jumlah Biaya (Rp)
Harga (Rp)
Kegiatan: Pendidikan Kesehatan
1 Tumbler 50 pcs 5.000 250.000
2 Snack 50 pcs 3.500 175.000
3 Doorprize 5 pcs 15.000 75.000
4 Proposal 2 pcs 500 20.000
5 Spanduk 1 pcs 30.000 30.000
6 Leaflet 50 lembar 1.000 50.000
Total 600.000

4.2 Jadwal Pelaksanaan

Jadwal pelaksanaan program dijabarkan secara terperinci


perkegiatan yang dibuat dalam bentuk matriks, berdasarkan tabel dibawah
ini.

Tabel 3. Jadwal Pelaksanaan

Januari Februari

No Kegiatan Minggu

4 5 1 2
1 Pendekataan Kemasyarakat
2 Sosialisasi
3 Evaluasi

7
DAFTAR PUSTAKA

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2018) Laporan Nasional


RISKESDAS 2018. Jakarta: Riskesdas.

Rima Wahyu A, Pengaruh Teknik Relaksasi Geggam Jari dan Nafas dalam
Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Wilayah
Kerja Puskesmas Kartasura. Diperoleh pada tanggan 01 Januari 2020

Santoso, P (2013). Pengaruh Teknik Relaksasi Pernafasan Terhadap Penurunan


Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Diperoleh pada tanggan 01
Januari 2020

Triyanto, Endang. 2014. Pelayanan Keperawatan bagi Penderita Hipertensi


secara Terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu.

World Health Organization (2013) A Global Brief on Hypertension. Edited by


World Health Organizazion. Switzerland.