Anda di halaman 1dari 6

Judul : Pengaruh Pengungkapan Emisi Karbon Terhadap Nilai Perusahaan

(Studi Pada Perusahaan Jepang Yang Terdaftar Dalam Japan Climate


Change Report 2012-2014)

Kelompok : 4
1. Angelia F. Tampubolon (117 187)
2. Damayanti Sibatuara (117 191)
3. Fitri A. Manalu (117 190)
4. Issa S. Hawini (117 243)
5. Kristina Naca (117 244)
6. Kristi Andreiny (117 180)
7. Muhammad Rizky Safari (117 197)
Ribka Nopellia (117 268)
8.
Rina M. Simamora (117 232)
9.
Sofia MR. Silaban (117 182)
Anggota 10. Wahyu Agustina (117 185)
11.
(BCA)

1. Topik yang Dibahas


 Garis Besar Penelitian
 Pentingnya Penelitian
 Tujuan Penelitian
 Pertanyaan Penelitian
Apakah pengungkapan emisi karbon berpengaruh terhadap nilai perusahaan?

2. Fenomena Gap
Isu global tentang perubahan iklim di dunia telah mempengaruhi perilaku dan aktivitas
bisnis. Peningkatan gas rumah kaca, seperti karbon adalah faktor utama yang
mempengaruhi perubahan iklim. Permintaan investor terhadap perusahaan berkembang.
Investor tidak hanya mencari informasi yang berkaitan dengan keuntungan perusahaan
tetapi juga informasi tentang bagaimana tanggung jawab perusahaan terhadap
lingkungan, ingatlah dampak dari perubahan iklim menjadi perhatian penting dunia.
Pengungkapan perusahaan adalah bentuk tanggung jawab perusahaan.

3. Reaserch Gap

4. Landasan Teori
 Dasar Teori
1. Teori Stakeholder
Menurut Ghozali dan Chariri (2007:409), teori stakeholder mengatakan bahwa
perusahaan bukanlah entitas yang hanya beroperasi untuk kepentingannya sendiri
namun harus memberikan manfaat bagi stakeholder (pemegang saham, kreditor,
konsumen, supplier, pemerintah, masyarakat, analis dan pihak lain). perusahaan
diharuskan memperhatikan kepentingan stakeholder, menciptakan nilai tambah (value
added) dari produk dan jasa bagi stakeholder, dan memelihara kesinambungan nilai
tambah yang diciptakan tersebut.
2. Teori Sinyal (Signalling Theory)
Teori sinyal pada awalnya dikembangkan untuk mengklarifikasi terkait asimetri
informasi di pasar (Spence, 1973 dalam Shehata, 2014) namun telah dapat digunakan
untuk menjelaskan terkait pengungkapan secara voluntary dalam pelaporan
perusahaan (Ross, 1977 dalam Shehata, 2014). Teori ini menekankan pentingnya
informasi yang dikeluarkan oleh perusahaan terhadap keputusan investasi pihak di
luar perusahaan. Informasi yang dipublikasikan sebagai suatu pengumuman akan
memberikan sinyal bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi.
5. Model Penelitian
 Gambar Model Penelitian

Pengungkapan
Emisi Karbon (X1)

Nilai Perusahaan
Variabel Kontrol:
(Y)
Ukuran
Perusahaan (X2)

Leverage (X3)

ROA (X4)

 Hipotesis Penelitian
Pengungkapan informasi secara voluntary merupakan salah satu cara untuk
mendapatkan sinyal dari investor daripada mengungkapkan informasi secara mandatory.
Salah satu relevansi nilai perusahaan dalam pengungkapan lingkungan adalah valuasi
pasar melalui pengungkapan lingkungan secara volountary. Sehingga pengungkapan
informasi emisi karbon yang diungkapkan dapat digunakan sebagai sinyal kepada
investor sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan. Pengungkapan emisi karbon
yang dilakukan oleh perusahaan merupakan cara perusahaan dalam merealisasi
keinginan investor. Sehingga perusahaan mendapatkan sinyal positif perusahaan dari
investor dan akan mempengaruhi nilai perusahaan.
H : Pengungkapan emisi karbon berpengaruh terhadap nilai perusahaan

 Penjelasan Variabel Dependen dan Independen


Variabel Jenis Definisi Pengukuran
Variabel Pengungkapan Skor pengungkapan emisi Skor = 0-100
emisi karbon karbon secara voluntary yang
Independen
terdapat dalam Japan
Climate Change Report yang
diterbitkan oleh CDP pada
tahun 2012-2014 sesuai
dengan kuisioner yang telah
diisi masing –masing
perusahaan berdasarkan
standar CDPScoring
Methodologies.
Variabel Nilai Tingkat kemakmuran yang
perusahaan diterima oleh pemilik dilihat
Dependen
dari harga sahamnya. Tobin' s Qit = MVEit +Total Liabilitasi
Semakin tinggi nilai Aktivait
perusahaan, semakin besar
pula kemakmuran yang akan
diterima oleh pemiliknya.
Variabel Kontrol Ukuran Ukuran perusahaan dapat
perusahaan terlihat dari total aset yang
dimiliki oleh satu perusahaan.
Ukuran perusahaan yang 𝑆𝐼𝑍𝐸= log (𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡𝑠)
besar mencerminkan bahwa
perusahaan tersebut sedang
mengalami perkembangan
dan pertumbuhan yang baik.
Leverage Kebijakan pendanaan yang Total Liabilitas
berkaitan dengan keputusan Leverege=
Total Aset
perusahaan dalam membiayai
perusahaan.
Return on Rasio yang menunjukkan
Asset hubungan antara tingkat
keuntungan yang dihasilkan laba Bersih
ROA=
manajemen atas dana yang Total Aset
ditanam baik oleh pemegang
saham maupun kreditur.

 Penjelasan Indikator
1. Pengungkapan emisi karbon
Berdasarkan Luo dan Tang (2014), dalam mengukur pengungkapan emisi
karbon dapat menggunakan skor yang terdapat dalam Japan Climate Change Report
yang diterbitkan oleh CDP Scoring Methodologies pada tahun 2012-2014
sesuai dengan kuisioner yang telah diisi masing–masing perusahaan.
Pengungkapan emisi karbon menggunakan skor = 0-100.
2. Nilai Perusahaan
Tobin’s Q merupakan alat ukur yang sering digunakan dalam mengukur nilai
perusahaan. Rasio ini dinilai bisa memberikan informasi paling baik, karena dalam
Tobin’s Q memasukkan semua unsur hutang dan modal saham perusahaan, tidak
hanya saham biasa saja dan tidak hanya ekuitas perusahaan yang dimasukkan
namun seluruh asset perusahaan.
MVE it+Total Liabilitas it
Tobi n' s Qit =
Total Aktiva it
3. Ukuran Perusahaan
Ukuran perusahaan menggunakan pendekatan sebagai berikut.
𝑆𝐼𝑍𝐸 = log (𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡𝑠 )
4. Leverage
Leverage menggunakan pendekatan sebagai berikut.
Total Liabilitas
Leverage=
Total Aset
5. Return On Assets
ROA menggunakan pendekatan sebagai berikut.
Laba Bersih
ROA=
Total Aset
 Alat Analisis
Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi untuk mengetahui hubungan
diantara masing–masing variabel. Berdasarkan hipotesis yang dibahas sebelumnya,
pengaruh antara pengungkapan emisi karbon terhadap nilai perusahaan, dengan
menggunakan analisis regresi linier berganda dengan persamaan sebagai berikut :
Firm Value it = α + β 1 Carbon Disclossure it + β 2 ROA it + β 3 Leverage it + β
4 SIZE it + e
 Menjelaskan Data
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data skunder. Data
sekunder untuk penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan perusahaan Jepang yang
dilaporkan pada situs resmi Tokyo Stock Exchange (TSE) di www.jpx.co.jp serta
website resmi perusahaan dan Japan Climate Change Report pada Carbon
Disclosure Project (CDP) di www.cdp.net pada periode 2012-2014.

6. Orisinalitas
 Perbedaan dengan Penelitian Sebelumnya
 Perbedaan dalam Model Penelitian

7. Temuan
 Penjelasan Temuan dari Penelitian
 Pembuktian Hipotesis
Hasil regresi pada table 6 menunjukkan nilai uji t Variabel Pengungkapan emisi
karbon adalah sebesar 2,852 dengan tingkat signifikasi 0,005. Variable pengungkapan
emisi karbon berpengaruh terhadap nilai perusahaan karena berdasarkan hasil pengujian
dengan signifikansi 0,05 menunjukan nilai signifikansi uji t sebesar 0,005. Dengan
demikian hipotesis yang menyatakan bahwa pengungkapan emisi karbon berpengaruh
terhadap nilai perusahaan dapat diterima.

8. Ide Riset Mendatang


Penelitian selanjutnya:
Meneliti kembali pengungkapan emisi karbon dan dampaknya pada perusahaan, dengan
Good Corporate Governance sebagai variable intervening.

Pengungkapan Emisi Good Corporate


Nilai Perusahaan (Y)
karbon (X1) Governance (X2)

Variable intervening disini mempengaruhi hubungan antara variable independent dengan


variable dependen menjadi hubungan yang tidak langsung. Dengan pertimbangan bahwa
semakin baik tatakelola perusahaan maka akan menaikkan kecenderungan pengungkapan
emisi karbon, sehingga dengan ini akan ditanggapi baik oleh investor sehingga dapat
meningkatkan nilai perusahaan.