Anda di halaman 1dari 5

.1.

2 Rumusan Masalah

1. Apa saja perubahan anatomi dan adaptasi fisiologi pada trimester pertama
(sistem reproduksi, payudara, sistem endokrin dan imunitas)

2. Apa saja perubahan anatomi dan adaptasi fisiologi pada trimester kedua
(sistem reproduksi, payudara, sistem endokrin dan imunitas) 3. Apa saja
perubahan anatomi dan adaptasi fisiologi pada trimester ketiga (sistem
reproduksi, payudara, sistem endokrin dan imunitas)1.3 Tujuan 1. Mengetahui
perubahan anatomi dan adapatasi fisiologi pada trimester pertama (sistem
reproduksi, payudara, sistem endokrin dan imunitas) 2. Mengetahui perubahan
anatomi dan adapatasi fisiologi pada trimester kedua (sistem reproduksi,
payudara, sistem endokrin dan imunitas) 3. Mengetahui perubahan anatomi dan
adapatasi fisiologi pada trimester ketiga (sistem reproduksi, payudara, sistem
endokrin dan imunitas)BAB II PEMBAHASANII.1 Trimester 1 II.1.1 Sistem
Reproduksi a. Uterus Pembesaran uterus meliputi peregangan dan penebalan
sel-sel otot sementara produksi meosit yang baru sangat terbatas. Bersamaan
dengan hal itu terjadi akumulasi jaringan ikat dan elastik, terutama pada lapisan
otot luar. Kerja sama tersebut akan meningkatkan kekuatan dinding uterus.
Daerah korpus pada bulan-bulan pertama akan menebal, tetapi seiring dengan
bertambahanya usia kehamilan akan menipis pada akhir kehamilan ketebalanya
hanya sekitar 1,5 cm bahkan kurang. Pada awal kehamilan penebalan uterus
distimulasi terutama oleh hormon esterogen dan sedikit oleh progesteron.akan
tetapi, setelah kehamilan 12 minggu lebih penambahan ukuran uterus didominasi
oleh desakan dari hasil konsepsi.pada awal kehamilan tubafallopi,ovarium,dan
ligamentum rotundum berada sedikit dibawah apeks fundus,sementara pada
akhir kehamilan akan berada sedikit di atas pertengahan uterus.posisi plasenta
juga mempengaruhi penebalan sel-sel otot uterus,dimana bagian uterus yang
mengelilingi implantasi plasenta akan bertambah besar lebih cepat dibandingkan
bagian lainnya. Sehingga akan menyebabkan uterus tidak rata. Fenomena ini
dikenal dengan tanda piscaseck. Pada minggu-minggu pertama kehamilan uterus
masih seperti bentuk aslinya seperti buah alvokat.seiring dengan perkembangan
kehamilannya,daerah fundus dan korpus akan membulat dan akan menjadi
bentuk sferis pada usia kehamilan 12 minggu. Isthmus uteri pada minggu
pertama mengadakan hipertrofi seperti korpus uteri yang mengakibatkan
isthmus menjadi lebih panjang dan lunak yang dikenal dengan tanda Hegar. Pada
akhir kehamilan 12 minggu uterus akan menyentuh dinding abdominal
mendorong usus seiring perkembangannya,uterus akan menyentuh dinding
abdominal mendorong usus kesamping, dan keatas, terus tumbuh hingga hampir
menyentuh hati. Sejak trimester I kehamillan uterus akan mengalami kontraksi
yang tidak teratur dan umumnya tidak disertai nyeri. b. Serviksserviks menjadi
lunak(soft) yang disebut dengan tanda Goodell, banyak jaringan ikat yang
mengandung kolagen,kelenjar servikal membesar dan mengeluarkan banyak
cairan mukus karna pertambahan dan pelebaran pembuluh darah, warnanya
menjadi livid yang disebut tanda Chadwick. c. Ovarium proses ovulasi selama
kehamilan akan terhenti dan pematangan folikel baru juga ditunda.hanya satu
korpus luteum yang dapat ditemukan di ovarium. Folikel ini akan berfungsi
maksimal selama 6-7 minggu awal kehamilan. Dan setelah itu akan berperan
sebagai penghasil progeteron dlam jumlah yang relatif minimal. d. Vagina dan
Vulva Minggu ke-8 terjadi hipervaskularisasi sehingga vagina tampak merah dan
kebiruan (tanda chatwick). pH vagina menjadi lebih asam. Dari 4 menjadi 6.5
menyebabkan rentan terhadap infeksi vagina. Mengalami deskuamasi/pelepasan
elemen epitel pada sel-sel vagina akibat stimulasi estrogen membentuk rabas
vagina disebut leukore (keputihan). Hormon kehamilan mempersiapkan vagina
supaya distensi selama persalinan dengan produksi mukosa vagina yang tebal,
jarinagn ikat longar, hipertropi otot polos dan pemanjangan vagina. II.1.2
Payudara Fungsi hormone yang mempersiapkan pemberian ASI antara lain
sebagai berikut. a. Esterogen Menimbulkan hipertrofi sistem saluran payudara.
Menimbulkan penimbunan lemak dan air,serta garam sehingga payudara tampak
makin besar. Tekanan saraf-saraf akibat penimbunan lemak,air,dan garam
menyebabkan rasa sakit pada payudara. b. Progesteron Mempersiapkan asinus
sehingga dapat berfungsi. Menambah sel asinus. c. Somatomamotrofin
Memengaruhi sel asinus untuk membuat kasein,laktabumin,dan laktoglobulin.
Penimbunan llemak sekitar alveolus payudara.II.1.3 Sistem Endokrin
Meningkatnya hormon esterogen dan progesteron HCG berfungsi memproduksi
korpus luteum HPL naik bersifat diabetogenik, sehingga kebutuhan insulin
wanita hamil naik. Prolaktin terus meningkat STH rendh ditekan HPL II.1.4
Sistem Imun Peningkatan PH vagina menyebabkan wanita hamil rentan terhadap
infeksi vagina. Sistem pertahanan tubuh ibu tetap utuh,kadar immunoglobin
dalam kehamilan tidak berubah. II.2 Trimester II II.2.1 Sistem Reproduksi a.
Uterus bentuk uterus pada kehamilan empat bulan berbentuk bulat sedangkan
pada akhir kehamilan berbentuk bujur telur. Pada kehamilan lima bulan,rahim
teraba seperti berisi cairan ketuban dan dinding rahim terasa tipis. Posisi rahim :
a. Pada empat bulan kehamilan,rahim tetap berada pada rongga pelvis. b.
setelah itu, mulai memasuki rongga perut yang dalam pembesaran batas hati. c.
rahim yang hamil biasa nya mobilitas nya, lebih mengisi rongga abdomen kanan
atau kiri nya dapat mencapaipada kehamilan 16 minggu,kavum uteri seluruh nya
di isi oleh amion dimana desidua kapsularis dan desidua vera (parietalis) telah
menjadi satu. Tinggi TFU terletak antara pertengahan simpisis pusat. Plansenta
telah terbentuk seluruh nya. Pada kehamilan 20 minggu, TFU terletak 2-3 jari di
bawa pusat. Pada kehamilan 24 minggu, TFU terletak setinggi pusat. b. serviks
serviks bertambah dan menjadi lunak (soft) yang di sebut dengan tanda Gooldell.
Kelenjar endoserfikal membesar dan mengeluarkan cairan mukus. Oleh karna
pertumbuhan dan pelebaran pembulu darah, warna nya menjadi lipid yang di
sebut tanda Chandwick.c. Ovarium saat ovulasi terhenti masih terdapat korpus
luteum graviditas sampai terbentuk nya plasenta yang mengambil alih
pengeluaran esterogen dan progesteron ( kira-kira pada kehamilan 16 minggu
dan korpus luteum graviditas berdiameter kurang lebih 3 cm) d. Vagina dan vulva
Terjadi peningkatan vaskularisasi vagina dan peningkatan sensitifitas
yangmenyolok,serta meningkatkan libido. II.2.2 Payudara Perubahan pada ibu
hamil a.Payudarah menjadi lebih besar b. ariola payudarah makin hitam karna
hiperpigmentasi c. glandula montgomery makin tanpak menonjol di permukaan
ariola mamae d.pada kehamilan 12 minggu keatas dari puting susu akan keluar
cairan putih jernih ( kolestrum) yang berasal dari kelenjar asinus yang mulai
bereaksi e.pengeluaran ASI belum terjadi karna prolaktin ini di tekan oleh PIH
( prolactine inhibiting hormone) II.2.3 Sistem Endokrin pada kehamilan plasenta
membentuk sejumlah besar gonadotropin korion manusia , progesteron ,
somamotropin korion manusia . pada bumil ovum tidak terbentuk tetapi estrogen
& progesteron yang terbentuk . sekresi hormon dapat diukur dalam darah ,
menjelang 16 20 mgg setelah ovulasi akan terjadi peningkatan sampai kadar
relatif rendah . Sekresi hipofisis , kelenjar hipofisis anterior membesar sedikir
nya 50% selama kehamilan & meningkat kortikotropin tirotropin, & prolaktin.
Sekresi kortikosteroid , menigkat selama kehamilan untuk membeantu
mobilisasi asam amino dari jaringan ibu sehingga dapat dipakai untuk sintesis
jaringan janin Sekresi kelenjar tiroid , membesar sekitar 50% dan meningkat
produksi tiroksin yang sesuai dengan Pembesaran tersebut . Sekresi kelejar
paratiroid , membesar selama kehamilan terjadi bila ibu mengelamai defisiensi
Ca / kalsium dalam makanan nya . karna janin akan mengunakan Ca ibu untuk
pembentukan tulangnya sendiri . Sekresi relaksin oleh ovarium . agak diragukan
fungsi nya karna mempunyai efek perlunakan servik ibu hamil pada saat
persalinan dan penghambatan mortilitas uterus . II.2.4 Sistem Imun Janin
sebenar nya merupakan benda asing bagi ibu nya karna hasil pertemuan dua
gamet yang berlainan. Namun ternyata janin dapat diterima oleh sistem imunitas
tubuh , hal ini merupakan keajaiban alam dan belum ada gambaran jelas tentang
mekanisme sebenar nya yang Berlangsung pada tubuh bumil. Imunologi dalam
janin kebanyakan : dari ibu ke janin sekitar 16 mgg kehamilan dan terus
meningkat ketika kehamilan bertambah , tetapi sebagian besar lagi diterima
janin selama empat minggu terakhir kehamilan. II.3 Trimester III II.3.1 Sistem
Reproduksi a. Uterus Berat uterus naik secara luar biasa dari 30 gram-1000 gram
pada akhir kehamilan empat puluh minggu.pada kehamilan 28 minggu, TFU
terletak 2-3 jari diatas pusat,pada kehamilan 36 minggu tinggi TFU satu jari
dibawah Px. Dan pada kehamilan 40 minggu,TFU berada tiga jari dibawah px.
Pada trimester III , istmus uteri lebih nyata menjadi corpus uteri dan
berkembang menjadi segmen bawah uterus atau segmen bawah rahim (SBR).
Pada kehamilan tua, kontraksi otot-otot bagian atas uterus menyebabkan SBR
menjadi lebih lebar dan tipis (tampak batas yang nyata antara bagian atas yang
lebih tebal dan segmen bawah yang lebih tipis). Batas ini dikenal sebagai
lingkaran retraksi fisiologik. Dinding uterus diatas lingkaran ini jauh lebih tebal
daripada SBR. b. serviks Serviks uteri pada kehamilan juga mengalami
perubahan karena hormon estrogen. Akibat kadar estrogen yang meningkat dan
dengan adanya hipervaskularisasi, maka konsistensi serviks menjadi lunak.
Serviks uteri lebih banyak mengandung jaringan ikat yang terdiri atas kolagen.
Karena servik terdiri atas jaringan ikat dan hanya sedikit mengandung jaringan
otot, maka serviks tidak mempunyai fungsi sebagai spinkter, sehingga pada saat
partus serviks akan membuka saja mengikuti tarikan-tarikan corpus uteri keatas
dan tekanan bagian bawah janin kebawah . Sesudah partus, serviks akan tampak
berlipat-lipat dan tidak menutup seperti spinkter.Perubahan-perubahan pada
serviks perlu diketahui sedini mungkin pada kehamilan, akan tetapi yang
memeriksa hendaknya berhati-hati dan tidak dibenarkan melakukannya dengan
kasar, sehingga dapat mengganggu kehamilan. Kelenjar-kelenjar di serviks akan
berfungsi lebih dan akan mengeluarkan sekresi lebih banyak. Kadang-kadang
wanita yang sedang hamil mengeluh mengeluarkan cairan pervaginam lebih
banyak. Pada keadaan ini sampai batas tertentu masih merupakan keadaan
fisiologik, karena peningakatan hormon progesteron. Selain itu prostaglandin
bekerja pada serabut kolagen, terutama pada minggu-minggu akhir kehamilan.
Serviks menjadi lunak dan lebih mudah berdilatasi pada waktu persalinan. c.
Ovarium Ovulasi terhenti, fungsi pengeluaran hormon estrogen dan progesteron
di ambil alih oleh plasenta. d. Vagina dan Vulva vagina dan vulva mengalami
perubahan karena pengaruh esterogen.akibat dari hipervaskularisi,vagina dan
vulva terlihat lebih merah atau kebiruan. Warna livid pada vagina atau portio
serviks di sebut tanda chadwick.II.3.2 Payudara Payudara menjadi besar dan
meregang dan bertambah berat Hyperpigmentasi terjadi pada areola
Pertambahan besar pada payudara dipengaruhi oleh hormon progesteron dan
estrogen.II.3.3 Sistem Endokrin Hormon Somatomamotropin, esterogen, dan
progesteron merangsang mammae semakin membesar dan meregang, untuk
persiapan laktasi.II.3.4 Sistem Imun Human chorionic gonadotropin dapat
menurunkan respons imun wanita hamil. Selain itu, kadar IgG, IgA, dan IgM
serum menurun mulai dari minggu ke 10 kehamilan, hingga mencapai kadar
terendah pada minggu ke 30 dan tetap berada pada kadar ini hingga term.
Perubahan perubahan ini dapat menjelaskan penigkatan risiko infeksi yang tidak
masuk akal pada wanita hamil.BAB III PENUTUPIII.1 Kesimpulan pada setiap
trimester terjadi perubahan-perubahan pada sistem reproduksi,sistem endokrin,
sistem imunitas,payudara, sistem perkemihan, dll. Perubahan-perubahan yang
terjadi selama kehamilan akan kembali seperti ke keadaan sebelum
hamil,setelah proses persalinan dan menyusui selesai. III.2 Saran Kami berharap
agar teman-teman dapat mengerti materi yang telah kami sampaikan. Seorang
bidan sebaiknya menguasai perubahan-perubahan dan adaptasi pada setiap ibu
hamil. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.DAFTAR
PUSTAKADewi,Vivian Nani Lia, Tri Sunarsih. 2011. Asuhan Kehamilan untuk
Kebidanan. Jakarta : Salemba Medika. Prawirohardjo, Sarwono. 2011. Ilmu
Kebidanan. Jakarta : PT. Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo. Maryunani, Anik.
2010. Biologi Reproduksi dalam Kebidanan. Jakarta : Trans Info Media Mochtar,
Rustam. 1998. Sinopsis Obstetri. Jakarta: EGC Tiran, Denise. 2005. Kamus Saku
Bidan. Jakarta : EGC www. ilmu-ilmukeperawatan.blogspot.com/.../kehamilan-
trimester-3.html www.mediamedis.blogspot.com/2011/07/kehamilan-trimester-1-
2-3.html