Anda di halaman 1dari 5

Nama : Citra Mutiara

NPM : 213219011
Kelas : S-1 IKP Lintas Jalur Umum
Tugas : Metodologi Penelitian

Contoh Definisi Operasional :


No Variabel Definisi Konseptual Definisi Operasional Alat Ukur Hasil Ukur Skala

1 Status Gizi Status gizi merupakan Keadaan tubuh responden sebagai Timbangan, microtoise 1. Sangat Kurus, (<-3SD) Ordinal
ekspresi dari keadaan akibat dari konsumsi makanan dan tabel standar IMT 2. Kurus, (-3SD s/d <-2SD)
keseimbangan dalam dan penggunaan zat gizi yang menurut umur (Tabel 3. Normal. (-2SD s/d 1SD)
bentuk variabel tertentu diukur dengan indeks Z- score) 4. Gemuk, (>1SD s/d 2SD)
atau perwujudan dari antropometri IMT/U dan 5. Obesitas, (>2SD)
nutriture dalam bentuk disesuaikan dengan standar z-
variabel tertentu. score berdasarkan Kepmenkes RI
(Supariasa. dkk, 2016). no.
1995/MENKES/SK/XII/2010
Tugas:

No Variabel Definisi Konseptual Definisi Operasional Alat Ukur Hasil Ukur Skala

1 Umur Usia adalah umur individu Umur responden merupakan usia Kuesioner terbuka 1. Produktif Nominal
yang responden dari awal kelahiran 2. Tidak produktif
terhitung mulai saat sampai pada saat penelitian ini
dilahirkan sampai berulang dilakukan
tahun. (Notoatmodjo,
2014)
2 Jenis Kelamin Jenis kelamin adalah Jenis kelamin merupakan pembeda Kuesioner 1. Laki-laki Nominal
atribut-atribut fisiologis gender antara responden pada saat 2. Perempuan
dan anatomis yang dilakukan penelitian
membedakan antara laki-
laki dan perempuan (Wade
& Tavris, 2017)
3 Pendidikan Konsep memiliki arti Definisi operasional adalah Kuesioner Sd – Smp (rendah ) Ordinal
ide,rancangan atau juga definisi yang rumusannya Smp – Sma (cukup )
pengertian yang di didasarkan pada sifat-sifatatau Sma – Serjana( baik)
abstrakan dari suatu hal-hal yang dapat diamati.
peristiwa yang kongkrit Definisi operasional adalah
Pendidikan merupakan definisi yang rumusannya
suatu proses di dalam menggunakan kata-katayang
mengubah sikap dan operasional, sehingga variabel
juga tata laku seseirang bisa diukur.
atau kelompok orang di
dalam usaha untuk dapat
mendewasakan Manusia
melalui suatu pengajaran
dan pelatihan, proses,
cara perbuatan yang
mendidik. (Triyanto,
2014).
4 Pengetahuan Hasil penginderaan Hasil tahu responden tentang Kuesioner Baik 76-100% Ordinal
manusia, atau hasil tahu kompres hangat, pengertian Cukup 57-75%
seseorang terhadap kompres hangat, tujuan, efek, Kurang <56%
subjek melalui indera jenis-jenis dan teknik kompres (Nurusalam, 2008)
yang dimilikinya. hangat.
Dengan sendirinya, pada
waktu penginderaan
sampai menghasilkan
pengetahuan tersebut
sangat dipengaruhi
intensitas, perhatian dan
persepsi terhadap suatu
objek. Sebagian besar
pengetahuan seseorang
diperoleh melalui indera
pendengar (telinga) dan
indera pengelihatan
(mata) (Notoatmodjo,
2007).

5 Pekerjaan Pekerjaan adalah sesuatu Kegiatan yang dilakukan setiap Kuesioner Nominal
yang dikerjakan untuk hari oleh responden dan mendapat
1. Pedagang
mendapatkan nafkah atau upah dari pekerjaannya
2. Buruh/tani
pencaharian masyarakat
3. PNS
yang sibuk dengan
4. TNI/Polri
kegiatan atau pekerjaan
5. Pensiunan
sehari-hari akan memiliki
6. Wiraswasta
waktu yang lebih untuk
7. IRT
memperoleh informasi
(Depkes RI, 2001).
6 Penghasilan Pendapatan merupakan Pendapatan adalah jumlah semua Kuesioner 1. Pendapatan rendah < Rp Ordinal
hasil berupa uang yang pendapatan kepala keluarga 2.000.000.
diterima oleh seseorang maupun anggota keluarga lainnya 2. Pendapatan sedang Rp
dari pekerjaan yang yang diwujudkan dalam bentuk 2.001.000 – Rp
dilakukannya. uang dan barang. 4.000.000.
(Kartikahadi, 2012) 3. Pendapatan tinggi > Rp
4.001.000
7 Agama Agama adalah yang Agama merupakan keyakinan Kuesioner 1. Islam Nominal
mengatur tata keimanan tentang kepercayaan seseorang 2. Kristen
(kepercayaan) dan pribadi dalam perilaku beribadah yang 3. Hindu
kepada Tuhan yang maha berarti meliputi berbagai macam 4. Budha
kuasa serta tata kaidah aspek kehidupan maupun 5. Konghuchu
yang berhubungan dengan kewajiban-kewajiban yang harus
pergaulan dengan manusia dilakukan sesuai dengan
dan manusia dengan kepercayaan yang dianutnya.
lingkungannya. (Dr. H
Jalaludin, 2008).
8 Anemi Anemia didefinisikan Keadaan tubuh responden dimana Easy Touch HB 0. Ya, jika hemoglobin < Nominal
sebagai konsentrasi berkurangnya jumlah 11gr/dL
hemoglobin (Hb) yang eritrositatau hemoglobin 1. Tidak, jika hemoglobin ≥
rendah dalam darah. (protein pembawa O2) dari nilai 11gr/dL
(WHO,2015). National normal yaitu kurang dari
Institute of Health(NIH) 11gr/dL. sehingga tidak dapat Arisman, 2009
Amerika 2011 menyatakan
memenuhi fungsinya untuk
bahwa anemia terjadi
ketika tubuh tidak membawa O2 dalam jumlah
memiliki jumlah sel darah yang cukup ke jaringan perifer
merah yang cukup sehingga pengiriman O2 ke
(Fikawati, Syafiq, & jaringan menurun.
Veretamala, 2017).
9 Stress Stres adalah suatu proses Suatu kondisi perasaan yang DASS 42 (Depression 1. Skor 0-23 = Normal Ordinal
yang menilai suatu dialami ketika seseorang anxiety stress scale 42). 2. Skor 24-33 = stress
peristiwa sebagai sesuatu menganggap bahwa tuntutan Skroring menggunakan ringan
yang mengancam, ataupun melebihi sumber daya sosial dan skala yang ditetapkan 3. Skor 34-52 = stress
membahayakan dan personal yang mampu dikerahkan dalam alat ukur DASS sedang
individu merespon seseorang. yaitu : 4. Skor 53-73 = stress
peristiwa itu pada level selalu (3) berat
fisiologis, emosional, sering (2) Skor ≥75 = stress sangat berat
kognitif dan perilaku kadang (1)
(Richard, 2010). tidak pernah (0)
10 nyeri nyeri adalah perasaan tidak Persepsi responden mengenai Numeric Rating Scale Interprestasi skor untuk kriteria Ordinal
nyaman dan sangat tingkat nyeri yang dirasakan (NRS) hasil, antara lain:
individual yang tidak sebelum dan sesudah dilakukan 1. 0 = tidak ada nyeri
dapat dirasakan atau tindakan yang ditunjukan dengan 2. 1 – 3 = nyeri ringan
dibagi dengan orang lain. cara responden melaporkan tingkat 3. 4 – 6 = nyeri sedang
Secara umum nyeri adalah nyeri telah dijelakan sebelumnya 4. 7 – 10 = nyeri berat
suatu rasa tidak nyaman, dijelaskan sebelumnya oleh (Potter & Perry, 2006)
baik ringan maupun berat. peneliti dengan skala nyeri dari 0 –
Nyeri menyangkut dua 10 (kategori tidak nyeri – nyeri
spek yaitu psikologis dan berat)
fisiologis yang keduanya
dipengaruhi faktor – faktor
seperti budaya, usiam
lingkungan dan sistem
pendukung penglaman
masa lalu, kecemasan dan
stress (Potter, 2006;
Smeltzer 2002).