Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH

EKONOMI BISNIS

Iptek Dan Perubahan Pasar

Disusun Oleh :

Kelompok 1

Heti Juhaeti
Yuli Febrianti
Achmad Sopian
Risky Setiawan

Kelas X – PS

SMK BAROKAH BHAKTI RANCAKALONG


TAHUN PELAJARAN 2019/2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan atas kehadirat Allah SWT , atas berkat rahmat-Nya
sehingga penulis dapat menlesaikan makalah yang berjudul "IPTEK DAN PERUBAHAN
PASAR".
Dalam penulisan makalah ini penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak
yang telah memberikan pengarahan dan dorongan dalam menyelesaikan makalah ini.
Akhirnya penulis berharap semoga Allah SWT memberikan balasan yang setimpal
kepada pihak yang memberikan bantuan, dan menjadikan semua bantuan menjadi ibadah,
Amin Ya Rabbal ‘Alamin. Dalam penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak
terdapat kekurangan, baik dari teknik penulisan maupun materi, mengingat akan
kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat
penulis harapkan demi penyempurnaan makalah ini.

Rancakalong, Februari 2020

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...................................................................................................i
DAFTAR ISI..................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN .............................................................................................
1.1 Latar Belakang .............................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah ........................................................................................1
1.3 Batasan Masalah ..........................................................................................1
1.4 Tujuan ..........................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN ..............................................................................................
2.1 Pengetian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK ).................................2
2.2 Peran Iptek Terhadap Perubahan Jenis Dan Struktur Pasar..........................2
2.3 Manfaat PITEK Bagi Perubahan Pasar…………………………………….4
2. 4 Dampak Positif Dan Negatif IPTEK Bagi Perubahan Pasar.......................6
2.5 Perekembangan IPTEK Untuk Perubahan Pasar Di Indonesia…………… 7
BAB III PENUTUP ......................................................................................................
3.1 Kesimpulan ..................................................................................................10
3.2 Saran.............................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................................11

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


 Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau IPTEK Telah berkembang pesat dan melaju
terus kedepan. Tujuan utama perkembangan iptek adalah perubahan kehidupan masa
depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat dan aman. Perkembangan iptek,
terutama teknologi informasiseperti internet sangat menunjang setiap orang mencapai
tujuan hidupnya dalam waktu singkat, baik legal maupun illegal dengan menghalalkan
segala cara karena ingin memperoleh keuntungan.
Pengembangan IPTEK dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada.
Sementara orang bahkan memuja IPTEK sebagai liberator yang akan membebaskan
mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia
kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan
kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu
diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi
manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh
disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia. Kalaupun iptek
mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim
dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan. Kebenaran yang
manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus mencakup
pula unsur keadilan.

1.2 Rumusan Masalah


I.2.1 Apakah Pengertian IPTEK ?
I.2.2 Bagaimana IPTEK Mempengaruhi Pasar ?
I.2.3 Bagaimana peran IPTEK dalam perubahan pasar ?
1.2.4 Apa saja bentuk-bentuk perubahan pasar yang dipengaruhi IPTEK?

1.3 Tujuan
a. Mengetahui definisi dan maksud dari Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan perubahan
pasar.
b. Mengetahui hubungan antara Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan pasar
c. Memahami pengaruh dari perkembangan Ilmu Pengatahuan dan Teknologi
terhadap perubahan pasar
d. Mengatahui dampak positif serta negative dari perkembangan Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi dalam perubahan pasar.

1
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengetian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK )


Ilmu Pengetahuan berasal dari dua kata, yaitu “ilmu” dan “pengetahuan” yang
memiliki arti tersendiri. Keseluruhannya telah lama dipersoalkan oleh ahli filsafat seperti
socrates, plato, dan aristoteles dimana teori ilmu pengetahuan merupakan cabang atau
sistem filsafat. Oleh J.P Farrier dalam institutes of metaphiscs (1854), pemikiran tentang
teori pengetahuan itu disebut ”epistemologi” (epistem=pengetahuan,
logos=pembicaraan/ilmu). Istilah teknologi berasal dari kata techne dan logia. Kata yunani
kuno techne berarti seni kerajinan. Dari techne kemudian lahirlah perkataan technikos
yang berarti seseorang yang memiliki keterampilan tertentu. Dengan berkembangnya
keterampilan seseorang yang menjadi semakin tetap karena menunjukkan suatu pola,
langkah, dan metode yang pasti, keterampilan itu lalu menjadi teknik.
Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan
infrastruktur di mana usaha menjual barang dan jasa untuk orang-orang dengan imbalan
berupa uang. Dalam arti ekonomi, pasar seringkali diartikan sebagai tempat bertemunya
penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi. Pasar mempunyai arti yang sangat
penting bagi produsen dan juga konsumen yaitu untuk membantu memperlancar kegiatan
penjualan dan pembelian hasil produksi untuk mempromosikan atau memperkenalkan
barang, dan konsumen lebih mudah untuk memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan,
apabila pasar luas maka konsumen akan lebih mudah mendapatkan barang atau jasa yang
dibutuhkan.
Semakin berkembangnya IPTEK dan menjamurnya situs marketplace online dan
aplikasi e-commarce memperlihatkan bagaimana IPTEK melesat jauh seiring dengan
berkembangnya zaman. Mungkin dahulu, kita harus berbelanja langsung di pasar atau
mendatangi supermarket secara langsung, tidak bisa praktis seperti sekarang ini, namun
dengan semakin berkembangnya IPTEK, maka semua serba praktis, pembeli dan penjual
tidak perlu lagi bertransaksi secara langsung. Semua berkat kemajuan ilmu pengetahuan
dan teknologi.

2.2 Peran Iptek Terhadap Perubahan Jenis Dan Struktur Pasar


Teknologi merupakan perkembangan suatu media / alat yang dapat digunakan
dengan lebih efisien guna memproses serta mengendalikan suatu masalah. Asal kata
teknologi adalah "techne" yang berarti serangkaian prinsip atau metode rasional yang
berkaitan dengan pembuatan suatu objek, atau kecakapan tertentu, atau pengetahuan
tentang prinsip-prinsip atau metode dan seni. Istilah teknologi sendiri untuk pertama kali
dipakai oleh Philips pada tahun 1706 dalam sebuah buku berjudul Teknologi: Diskripsi
Tentang Seni-Seni, Khususnya Mesin (Technology: A Description Of The Arts, Especially
The Mechanical).
Ada tiga macam kemajuan teknologi :
1. Kemajuan teknologi yang bersifat netral (neutral technological progress).
Terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan kuantitas dan
kombinasi faktor-faktor pemasukan (input) yang sama.

2
2. Kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (labor-saving technological
progress). Kemajuan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas
banyak ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja
dalam memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga
jembatan.
3. Kemajuan teknologi yang hemat modal (capital-saving technological
progress). Fenomena yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena
hampir semua riset teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-
negara maju, yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan
modalnya.

Ada berbagai pendekatan dalam pengembangan kemampuan teknologi :


1. Teknologi sebagai Black Box.Hubungan anatara perubahan teknologi yang
terjadi dengan pertumuhan ekonomi tidak sering diperbincangkan.Model dari
kegiatan ekonomi lebih ditekankan pada analisis permintaan dan penawaran, modal
serta teknologi sedangkan teknologi sendiri sebagai bagian yang tidak penting,
sekedar kotak hitam.
2. Aliran neoliberalisme dan aliran strukturalis.Pendekatan yang diajukan oleh
aliran neo-liberalisme untuk menguasai teknologi adalah dengan melakukan
intergrasi asing, dilakukan melalui penanaman modal asing atau lisensi.Aliran
strukturalis lebih mengutamakan pembentukan kemampuan teknologi dalam negeri
dengan jalan technological learning.
3.  Pendekatan Alternatif : pengembangan teknologi secara serius.
Beberapa sifat inovasi teknologi adalah
1. Inovasi teknologi bersifat tidak pasti
2. Inovasi teknologi baru membutuhkan adanya penguasaan ilmu pengetahuan,
investasi tinggi, keterampilan dan fasilitas lainnya.
3. Perkembangan R&D lebih benyak ditentukan oleh kesediaan fasilitas laboratorium
dibadingkan penemuan secara individual.
Tahapan penguasaan pengetahuan ada 3 yaitu imitasi, invensi dan  inovasi.
Teknologi Asing dan kemampuan teknologi.
1.  Penanaman Modal asingakan tertatik melakukan investaasi secara langsung
apabila pangsa pasar dari negara tujuan investasi di anggap potensial. Adainya
insentif pajak atau tax holiday yang diberikan pemerintah akan semakin menarik
minat perusahaan asing.

3
2. .Negosiasi dalam transfer teknologi. Kebijakan yang diterapkan untk menghambat
masuknya modal asing secara langsung terbukti telah mampu membentuk
bargaining position.
3. Kunggukan dan kelemahan  Kebijakan menghambat.Untuk menunjang kebijakan
diperlukan syarat-sayrat tertentu, antara lain : Membangun kemampuan yang
berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi yang telah adadan
Kemampuan memilih waktu yag tepat dalam menerapkan kebijakan untuk
menghambat masuknya modal asing secara langsung.
4.  Pendidikan dan pelatihan. Pengembangan teknologi juga dapat dilakukan melalui
kegiatan pendidikan dan pelatihan.
     Dalam beberapa hal, teknologi disebut sebut sebagai salah satu alat atau penentu letak
struktur pasar sebuah industri. Semakin baik teknologi yang dimiliki oleh sebuah
perusahaa, maka semakin berkemungkinan perusahaan tersebut masuk kedalam pasar
monopoli.Sebaliknya semakin rendah teknologi yang dimiliki oleh sebuah peruisahaan,
semakin mungkin ia berada di pasar persaingan sempurna, dan apabila sebuah perusahaan
memiliki teknologi yang ketinggalan, atau tertinggal, maka berkemungkinan ia keluar dari
pasar.

2.3 Manfaat PITEK Bagi Perubahan Pasar


Berkembangnya IPTEK dan menjamurnya situs serta aplikasi e-commerce
memberikan manfaat bagi pembeli dan penjual dalam bertransaksi di pasar, di antaranya
sebagai berikut.
1. Memperpendek jarak, jarak antara pembeli dan penjual menjadi terasa semakin
dekat dengan adanya bantuan internet karena pembeli dan penjual tidak perlu
bertemu untuk bertransaksi secara langsung.

2. Perluasan pasar, jangkauan pasar dari produk yang ditawarkan penjual


semakin luas bahkan bisa sampai ke seluruh belahan dunia, yang sebelumnya jika
tidak ada internet penjual hanya dapat menjual barangnya di suatu lokasi tertentu.

4
3. Perluasan jaringan mitra kerja, baik produsen maupun konsumen dari berbagai
belahan dunia, tanpa batas negara, dapat saling bermitra dalam mengembangkan
kegiatan ekonominya. Baik produsen maupun konsumen dari belahan dunia,
tanpa batas negara dapat saling bermitra untuk bekerja sama memperluas aktivitas
ekonominya. Misalnya pengusaha di Indonesia yang menjual barang-barang impor,
maka bisa bekerja sama dengan e-commarce dari negara lain untuk menjadi
mitranya, dengan kemajuan teknologi saat ini, maka pembeli dari Indonesia hanya
tinggal memesan barangnya secara online, maka pihak e-commarce di luar negeri
langsung memproses transaksi Anda dan mengirimkan barangnya sampai ke
tujuan.
4. Biaya lebih efisien. Interaksi antara penjual dan pembeli tidak harus secara
fisik bertemu, sehingga mengurangi biaya transportasi. Penyediaan barang dan
jasa juga cukup dengan menampilkan gambar atau foto dari produk yang
diperjualbelikan, tidak perlu membangun atau menyewa toko yang menampilkan
produk, dan  tidak memerlukan banyak tenaga kerja, pekerjaan dapat dikerjakan
oleh aplikasi yang bekerja 24 jam non-stop.

5. Meningkatkan citra perusahaan. Citra perusahaan merupakan persepsi dari suatu


perusahaan untuk dapat direkam oleh konsumen. Internet
mempercepat  berkembangnya citra, karena profil perusahaan disebar melalui
internet.

5
6. Menyederhanakan proses layanan, dengan layanan internet maka para
konsumen tidak perlu antre dalam memesan produk, cukup membuka
komputer atau handphone di rumah masing-masing, proses pembayaran juga dapat
lebih mudah dan praktis dengan memanfaatkan layanan transfer antarbank.

7. Mempermudah akses informasi produk. Informasi produk dapat secara


mudah dan cepat menyebar ke seluruh dunia, sehingga masyarakat calon
pembeli dapat dengan mudah mengakses informasi kapan dan di mana saja

2.4 Dampak Positif Dan Negatif IPTEK Bagi Perubahan Pasar


Kegiatan ekonomi baik produksi, distribusi dan konsumsi sudah terbantu oleh
adanya perkembangan IPTEK. Banyaknya supermarket, adanya jual beli online, adanya
ekspor dan impor serta banyaknya mesin ATM (Automatic Teller Machine) adalah
beberapa contoh dari perkembangan IPTEK di bidang ekonomi. Kamu juga pasti
merasakannya kan? Nah, di balik berkembangnya IPTEK di bidang ekonomi ada beberapa
dampak positif dan negatifnya Squad.
Dampak positif dari perkembangan IPTEK di kegiatan ekonomi antara lain:
1. Produksi barang dan jasa jadi semakin cepat dan mudah karena tenaga manusia
sudah digantikan oleh tenaga mesin;
2. Lapangan pekerjaan baru banyak dibuka, seperti driver ojek online;
3. Distribusi barang jadi semakin mudah;
4. Keuntungan perusahaan meningkat; dan
5. Kebutuhan masyarakat terpenuhi karena kemudahan-kemudahan yang didapatkan
dari pemanfaatan iptek tersebut.

6
Sementara itu, dampak negatifnya adalah:
1. Perubahan yang ada dari tenaga kerja manusia ke tenaga kerja mesin menyebabkan
bertambahnya pengangguran, karena tenaga kerja manusia tidak terlalu banyak
dibutuhkan lagi;

2. Bertambahnya polusi baik lewat limbah darat, laut dan udara karena produksi yang
semakin banyak; dan
3. Selain polusi, sumber daya alam juga semakin habis karena dorongan untuk terus
berproduksi dengan adanya kemudahan-kemudahan tersebut.

2.5 Perekembangan IPTEK Untuk Perubahan Pasar Di Indonesia


Indonesia merupakan pasar dengan pertumbuhan e-commerce yang menarik dari
tahun ke tahun. Sejak tahun 2014, Euromonitor mencatat, penjualan online di Indonesia
sudah mencapai US$1,1 miliar. Data sensus Badan Pusat Statistik (BPS) juga menyebut,
industri e-commerce Indonesia dalam 10 tahun terakhir meningkat hingga 17 persen
dengan total jumlah usaha e-commerce mencapai 26,2 juta unit. 
Pada tahun 2018, e-commerce di Indonesia tercatat mengalami pertumbuhan sangat
pesat, dan diperkirakan akan terus meningkat seiring berkembangnya jumlah pengusaha
dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tanah air.

7
Upaya-upaya dukungan pemerintah terhadap perkembangan e-commerce antara
lain tertuang dalam Perpres No. 74 Tahun 2017 tentang Peta Jalan Sistem Perdagangan
Nasional Berbasis Elektronik (Road Map e-Commerce). Peta ini bertujuan mendorong
percepatan dan pengembangan sistem perdagangan nasional berbasis elektronik (e-
Commerce), usaha pemula (startup), pengembangan usaha dan percepatan logistik.

Asosiasi E-commerce Indonesia, idEA turut mengapresiasi dukungan pemerintah


dalam mengakselerasi pertumbuhan yang sehat untuk industri e-commerce Indonesia,
sehingga menjadi salah satu penggerak utama dalam ekonomi digital baru di tanah air. 

8
Salah satu dukungan idEA yaitu melalui pameran Pasar idEA 2019 yang kan
dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, pada tanggal 15-18 Agustus
2019, untuk mendukung kebutuhan dan kepentingan para pelaku industri e-commerce di
Indonesia.

9
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Dengan semakin berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) ini
maka perubahan jenis dan struktur pasar kian maju dan mudah. Selain itu, mendorong
semakin berkembangnya jenis pasar abnormal dengan fasilitas transaksi yang lebih mudah.
Pembahasan kali ini mengenai Peran IPTEK Terhadap Perubahan Jenis dan Struktur Pasar
sangat menarik untuk dibahas, ternyata begitu besar peran IPTEK sampai menghipnotis
aspek hidup kita hingga ke jenis dan struktur pasar saat ini. Pelajaran dari ini semua, kita
harus terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi terus menerus, karena
semakin berkembangnya zaman, semakin maju teknologi saat ini. teknologi disebut sebut
sebagai salah satu alat atau penentu letak struktur pasar sebuah industri. Semakin baik
teknologi yang dimiliki oleh sebuah perusahaa, maka semakin berkemungkinan
perusahaan tersebut masuk kedalam pasar monopoli.Sebaliknya semakin rendah teknologi
yang dimiliki oleh sebuah peruisahaan, semakin mungkin ia berada di pasar persaingan
sempurna, dan apabila sebuah perusahaan memiliki teknologi yang ketinggalan, atau
tertinggal, maka berkemungkinan ia keluar dari pasar.

3.2 Saran
Isi makalah ini belumlah lengkap dan juh dari kata sempurna, untuk itu sebagai
penulis saya mengharapkan kritikan dan saran yang konstruktif dari pembaca sebagai
penyempurna dimasa yang akan datang. Semoga makalah ini berguna bagi para pembaca,
khususnya bagi pembaca yang membutuhkan ilmu dari makalah kami.

10
DAFTAR PUSTAKA

https://blog.ruangguru.com/kegiatan-ekonomi-dan-perkembangan-iptek
http://edhisma.blogspot.com/2017/04/peran-pasar-dalam-perekonomian.html
https://blog.ruangguru.com/peran-iptek-terhadap-perubahan-jenis-dan-struktur-pasar

11