Anda di halaman 1dari 11

KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga saya dapat
menyelesaikan Critical Book Report tentang penggunaan integral tentu pada luas
yang dibatasi dua kurva.

Critical Book Report ini telah saya susun dengan maksimal dan
mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan
makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak
yang telah berkontribusi dalam pembuatan tugas ini.

Terlepas dari semua itu, saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu
dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar saya
dapat memperbaiki Critical Book Report ini.

Akhir kata kami berharap semoga Critical Book Repot tentang penggunaan
integral tentu pada luas yang dibatasi dua kurva ini dapat memberikan manfaat
maupun inpirasi terhadap pembaca.

Medan, 06 Maret 2018

Islah Ditasya
DAFTAR ISI

Contents
KATA PENGANTAR....................................................................................................i

DAFTAR ISI.................................................................................................................ii

BAB I.............................................................................................................................1

PENDAHULUAN.........................................................................................................1

A.Latar Belakang.......................................................................................................1

B.Permasalahan..........................................................................................................1

C.Tujuan.....................................................................................................................1

BAB II...........................................................................................................................2

PEMBAHASAN............................................................................................................2

A.Materi Yang Dibahas.............................................................................................2

B.Konsep Atau Defenisi Yang Dibahas Oleh Kedua Buku.......................................2

C.Kedalaman Penjelasan Konsep Dari Kedua Buku.................................................2

D.Persamaan Dan Perbedaan Antara Kedua Buku....................................................2

E.Kedalaman Penjelasan Dari Kedua Buku...............................................................3

F.Muatatan variasi soal dari kedua buku...................................................................3

BAB III..........................................................................................................................4

KESIMPULAN.............................................................................................................4

A.Kesimpulan............................................................................................................4

B.Kelebihan...............................................................................................................4
C.Kekurangan............................................................................................................4

D.Saran.......................................................................................................................4

DAFTAR PUSTAKA....................................................................................................5
BAB I

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
Integral tentu adalah nilai dari jumlah luas dibawah suatu kurva tertentu dalam
interval a ≤ x ≤ b , a disebut batas bawah dab b batas atas. Penggunaan integral tentu
yaitu menghitung luas yang dibatasi oleh satu kurva dan dua kurva.Luas daerah yang
dibatasi dua kurva merupakan salah satu penggunaan integral tentu. Luas daerah
dibatasi dua kurva memiliki defenisi yaitu jika f dan g dua fungsi yang kontinui dan
jika f(x) ≥g (x), ∀ x ∈[a . b] maka luas daerah ynag terbatas di atas oleh y= g(x) serta
dibastasi dikiri oleh garis x = a dan dibatasi dikanan oleh garis x= b ditentukan

dengan A=∫ ( f ( x )−g ( x ) ) dx.


a

B.Permasalahan
1. Bagaimana konsep yang dibahas oleh kedua buku
2. Bagaimana kedalaman penjelasan konsep dari kedua buku
3. Apa persamaan dan perbedaan antara kedua buku
4. Bagaimana kedalaman penjelasan dari kedua buku
5. Muatatan variasi soal dari kedua buku

C.Tujuan
1. Mengetahui integral tentu
2. Mengetahui luas yang dibatasi dua kura
3. Mengetahui buku yang lebih baik
4. Sebagai memenuhi tugas yang telah diberikan

BAB II

PEMBAHASAN

A.Materi Yang Dibahas


Materi yang dibahas oleh kedua buku yaitu tentang penggunaan integral tentu
pada luas daerahvyang dibatasi oleh kedua kurva. Buku utama yang digunakan adalah
buku diktat dan buku pembanding yang digunakan adalah buku kalkulus edisi 9, yang
pengarangnya adalah Dale Varberg, Edwin J. Purcell, dan Stevan E. Rigdom.
Terbitan tahun 2007.

B.Konsep Atau Defenisi Yang Dibahas Oleh Kedua Buku


Konsep ataupun defenisi yang digunakan oleh kedua buku sama karena kedua
buku memuat materi yang sama . Hanya saja pada buku utama langsung menjurus
membahas defenisi dan rumus yang digunakan dari luas yang dibatasi dua kurva,
sedangkan buku pembanding lebih menjelaskan defenisi terlebih dahulu secara jelas
sehingga memudahkan pembaca untuk memahami konsep serta defenisi buku.

C.Kedalaman Penjelasan Konsep Dari Kedua Buku


Buku utama memberikan penjelasan konsep yaitu dimulai dengan memberikan
defenisis kemudian memberikan contoh soal sederhana.setelah memberikan contoh
soal tersebut baru buku menyajikan soal latihan untuk memahirkan pembaca dalam
menguasai buku ini. Sedangkan buku pembanding memberi penjelasan konsep
dimulai juga dengan defenisi dan penjelasannya kemudian baru contoh soal yang
sederhana dan kemudian baru menampilkan soal yang lebih rumit. Setelah itu baru
menyajikan soal latihan untuk lebih memahasi materi. Kedua buku memberikan
makna yang sama. Grafik yang ditampilkan pada buku utama memuat keterangan
grafik hanya sedikit yaitu hanya terdapat dua keterangan pada grafik, sedangkan buku
pembangding memuat grafik yang disertai keterangan yang lebih lengkap dan
terperinci. Grafik yang digunakan pada kedua buku berbeda, tetapi tetap mengacu
pada konsep luas yang dibatasi oleh dua kurva. Penjelasan buku utama lebih mudah
dipahami dibanding buku kedua .

D.Persamaan Dan Perbedaan Antara Kedua Buku


Buku utama menjelaskan teorema atau sifat secara langsung seperti langsung
menampilkan rumus yang digunakan pada luas yang dibatasi oleh dua kurva yaitu

b
A=∫ ( f ( x )−g ( x ) ) dx , dan pada buku utama teorema yang ditampilkan juga
a

dijelaskan secara terperinci dan juga dilengkapi oleh grafik dengan keterangan hanya
sedikit. Sedangkan buku kedua juga langsung menjelaskan teorema ataupun sifat juga

b
secara langsung yaitu A=∫ ( f ( x )−g ( x ) ) dx, tetapi penjelasan teorema pada buku dua
a

lebih lengkap dan dilegkapi oleh grafik dimana pada grafik dengan keterangan yang
cukup lengkap. Dari kedua buku memiliki kesamaan teorema yang dipakai.

E.Kedalaman Penjelasan Dari Kedua Buku


Buku utama dan buku pembanding memiliki penjelasan teorema yang sama, yaitu
sma-sama menggunakan persamaan luas yang dibatasi duamkurva. Hanya saja pada
buku utama penjelasan yang digunakan lebih terperinci, sedangkan buku kedua
penjelasannya sedikit lebih panjang dibanding buku kedua karena buku kedua
dilengakapi dengan keterangan gambar yang lebih banyak. Dan penjelasan grafik
pada buku pembanding lebih jelas, serta pada kedua buku tidak ada penurunan rumus
luas yang dibatasi dua kurva.

F.Muatatan variasi soal dari kedua buku


Muatan variasi soal pada buku utama lebih sedikit dan variasi soalnya yaitu
kategori sulit, menegah, dan mudah, sedangkan buku kedua lebih banyak. Pada soal-
soal latihan pada buku pembanding lebih lengkap karena dilengkapi dengan soal
mudah, soal sulit, dan soal yang sangat sulit. Pada buku utama memberikan soal
perbab yang dibahas, sedangkan pada buku kedua memem berikan soal tidak hanya
perbab tetapi diakhir buku juga memberikan soal-soal. Kedalaman penjelasan konsep
buku pembanding lebih dalam dibanding buku utama.
BAB III

KESIMPULAN

A.Kesimpulan
Integral tentu merupakan integral yang memiliki batas, penggunan pada
integral tentu ini yaitu menghitung luas daerah yang dibatasi oleh satu kurva maupun
dua kurva. Konsep yang dibahas oleh kedua buku ini sama. Kedua buku memuat
teorema yang sama akan tetapi buku pembanding memuat keterangan grafik lebih
lengkap. Penjelasan buku utama lebih terperinci. Variasi contoh buku pembanding
lebih banyak dari buku utama.

B.Kelebihan
Buku utama menjelaskan penggunaan integral tentu lebih terperinci karena
buku utama ini langsung menjurus pada defenisi integral tentu yang dibatasi dua
kurva, dan juga buku ini langsung memaparkan rumus yang akan digunakan pada

materi ini yaitu ∫ ( f ( x )−g ( x ) ) dx dan mudah dipahami baik dari segi defenisi maupun
a

contoh soal karena bahasa yang digunakan mudah untuk dipahami tidak bertele-tele,
buku peutama ini juga memuat tulisan yang sedang sehingga memudahkan pembaca
dalam membaca buku ini. Contoh soal yang diberikan pada buku ini lebih banyak
dibanding buku pembading . Buku pembanding dilengkapi dengan keterangan grafik
yang lebih lengkap, pada penyelesaian contoh soal disertai dengan ilustrasi dan
penjelasan sehingga pembaca mudah untuk memahami contoh soal. Soal-soal latihan
yang dimuat cukup banyak senhingga pembaca dapat lebih mudah mudah memahami
materi karena dilengkapi soal latihan yang cukup banyak serta dikategorika soal sulit,
sedang dan menmgengah.
C.Kekurangan
Buku utama lebih sedikit memuat contoh soal dan contoh soal yang diberikan
juga tidak luas karena pada buku ini soal yang diberikan langsung mudah untuk
diketahui penyelesaiannya tanpa harus menganalisis secara detail, buku utama ini
juga menampilkan soal tidak permateri yang dibahas tetapi soal-soal yang
ditampilkan berdasarkan banyak materi misalnya empat materi dibahas terlebih
dahulu kemudian baru menampilkan soal-soal latihan atau menampilkan soal latihan
perbab, hal ini membuat pembaca kesulitan untuk memahami soal yang diberikan,
seharusnya soal latihan yang diberikan untuk satiap materi yang dibahas. , serta grafik
yang ditampilkan hanya memuat dua keterangan saja hal ini membuat pembaca
kebingungan untuk memahami grafik lain jika ditampilkan karna sumber bacaan
kurang detail dalam menjelaskan sebuah grafik . Kelemahan buku pembanding
contoh soal yang ditampilkan buku pembanding hanya sedikit yaitu tiga soal, dan
soal-soal yang ditampilkan itu lebih banyak soal sulit sehingga pembaca cukup sullit
untuk memahami conoth soal, seharusnya soal yang ditampilkan dikategorikan sulit,
sedang, dan mudan. Penulisan huruf pada buku pembanding itu kesil sehingga
mennyulitkan pembaca dalam membaca buku ini.

D.Saran
Para pembaca hendaknya tidak terfokus pada satu buku saja baik itu buku
utama maupum buku pembanding, karena tidak sepenuhnya kedua buku lengkap.
DAFTAR PUSTAKA

Tim Dosen.2018.Kalkulus Integral.Medan:Unimed Press

Varberg,dale,dkk.2008.Kalkulus.Jakarta:Erlangga