Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Latar Belakang. Masalah resistensi bakteri terhadap antibiotik awalnya diketahui


pada tahun 1980-an dengan ditemukannya kasus multipel resisten pada jenis
bakteri gram positif dan negatif. Semakin tinggi frekuensi penggunaan antibiotik,
semakin tinggi pula tekanan selektif proses revolusi dan proliferasi jenis bakteri
yang bersifat resisten. Intensive Care Units (ICU) merupakan area dengan risiko
tinggi untuk terjadinya resistensi bakteri terhadap antibiotik. Penggunaan nasal
kanul merupakan salah satu terapi oksigen yang sering digunakan di ruang ICU
dan berpotensi sebagai media penyebaran infeksi nosokomial yang cenderung
meningkatkan kebutuhan penggunaan antibiotik sebagai terapi infeksi bakteri.
Antibiotik golongan sefalosporin generasi ketiga merupakan antibiotik yang
sekarang sudah banyak digunakan di Indonesia terutama di ruang ICU sebagai
obat lini pertama dalam penanganan infeksi bakteri.
Tujuan. Untuk mengidentikasi dan menguji resistensi bakteri pada nasal kanul di
Ruang ICU RSUD Undata tahun 2015 terhadap antibiotik golongan sefalosporin
generasi ketiga.
Metode. Penelitian ini bersifat observasional deskriptif, pengumpulan spesimen
diambil dengan cara mengusap hidung dari pasien di Ruang ICU, kemudian
dilakukan isolasi, identifikasi dan uji resistensi bakteri di laboratorium dengan
jumlah sampel sebanyak 5 pasien, sampel diambil dengan teknik consecutive
sampling. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dari RSUD Undata
Palu tahun 2015 yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi.
Hasil. Dari 5 pasien diperoleh sebanyak 40% ada pertumbuhan bakteri dan 60%
tidak ada pertumbuhan bakteri. Jenis bakteri yang diperoleh yaitu Staphylococcus
spp. 20% dan Pseudomonas aeruginosa 20%. Sedangkan uji resistensi bakteri
diperoleh yaitu Staphylococcus spp. intermediet terhadap ceftriaxone, resisten
terhadap ceftazidime dan Pseudomonas aeruginosa resisten terhadap ceftriaxone
dan ceftazidime.
Kesimpulan. Jenis bakteri pada nasal kanul di Ruang ICU RSUD Undata Palu
tahun 2015 menunjukkan beberapa jenis bakteri yang berbeda dimana hampir
setengah dari bakteri yang dikultur dari sampel penelitian ini telah resisten
terhadap antibiotik golongan sefalosporin generasi ketiga.
Kata kunci: identifikasi bakteri, uji resistensi bakteri, nasal kanul, ICU, antibiotik
sefalosporin generasi ketiga

xvii
ABSTRACT

Background. Bacterial resistance to antibiotics has been known since 1980’s by


finding out the resistance multiple case on the type of positive and negative gram
bacteria. The higher the frequency of te use of antibiotics, the higher the selective
pressure of the revolutionary process and the proliferation of resistant bacteria
types. Intensive Care Unit (ICU) is an area with high risk to the occurence of
bacterial resistance to antibiotics. Cannula nasal is one of oxygen therapy that
often using in ICU and works as a media of nosocomial infection spreading which
tend to improve antibiotic needs as bacterial infection therapy. Third generation
cephalosphorin antibiotic in as antibiotic that has been frequently used in
Indonesia, particularly in ICU as the first line medicines in the treatment of
bacterial infections.
Purpose. This research aim at identifying and testing the bacterial resistance on
cannula nasal to the third generation cephalosphorin antibiotic in ICU RSUD
Undata in 2015.
Method. This research is observational descriptive that the specimens were
collected through wiping the patient’s nose then isolated. The identification and
the examination of bacterial resistance in laboratory involved 5 patients as the
sample taken through consecutive sampling. This research used premier data
resource from RSUD Undata Palu in 2015 that already filled in criteria of
inclusion and exclusion.
Results. This result of the research revealed that 5 patients obtained 40% of
bacterial growth and 60% of no bacterial growth. The types of bacteria idintified
are Staphylococcus spp 20%, and Pseudomonas aeruginosa 20%. The bacteria
resistance test obtained Staphylococcus spp, intermediate to cefriaxone,
resistance to ceftazidime and Pseudomonas aeruginosa resistance to ceftriaxone
and ceftazidime.
Conclusion. Based on the result above, it can be concluded that bacteria type on
cannula nasal showed some different bacteria types where almost half of it is
various bacteria that resistance to cephalosphorin antibiotic.
Keywords. bacteria identification, resistance bacteria test, cannula nasal, ICU,
third generation of cephalosporin antibiotic.

xviii