Anda di halaman 1dari 1

Likuidasi Aset

Likuidasi adalah proses pengurusan dan pemberesan aktiva dan pasiva dari suatu
perusahaan yang penanganannya dilakukan oleh kurator (jika dalam proses Hukum Kepailitan)
atau likuidator (di luar lingkup Hukum Kepailitan) yang akhir dari pemberesan tersebut
digunakan untuk pembayaran utang dari debitor kepada para kreditor-kreditonya.
Likuidasi juga bisa dikatakan berhentinya kegiatan operasi perusahaan secara
keseluruhan dengan menjual sebagian atau seluruh aktiva perusahaan, membayar semua utang
pajak, kewajiban pada pihak ketiga dan sisanya dibagikan pada sekutu sesuai dengan risiko
laba/rugi.
Khusus untuk likuidasi Badan Usaha Milik Negara (“BUMN”) syarat untuk melikuidasi
wajib melihat ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2005
tentang Pendirian, Pengurusan, Pengawasan dan Pembubaran Badan Usaha Milik Negara
(“PP 45/05”).
  BUMN yang berbentuk perseroan, proses likuidasinya merujuk pada ketentuan yang
diatur dalam UU 40/07 sedangkan untuk BUMN berbentuk Perusahaan Umum (“Perum”) proses
likuidasi merujuk pada PP 45/05 (Pasal 2 dan Pasal 80 PP 45/05).

Keuntungan Likuidasi
Kelebihan dari likuidasi adalah Keuntungan/kerugian pada saat Likudasi adalah tanggungjawab
bersama seluruh anggota persekutuan komandiiter, termasuk hutang-hutang perusahaan kecuali
untuk persero komanditer hanya menggung sebatas modal yang di setornya.

Kekurangan Likuidasi
Nilai Aset Perusahaan pada saat Likuidasi akan turun
Menyebabkan adanya biaya-biaya yang dikeluarkan pada saat proses likuidasi yang akan
menambah beban perusahaan.

Daftar Pustaka
http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt52d60272898d1/prosedur-likuidasi-perseroan-
terbatas
Rini Dwiyani Hadiwidjaja(2014).Materi Pokok Manajemen Keuangan, Inisiasi VIII. Universitas
Terbuka
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/07/merger-dan-akuisisi-pengertian-jenis.html
http://echysharing.blogspot.com/2013/06/kepailitan-likuidasi-merger-dan.html