Anda di halaman 1dari 4

NAMA : SURIA BERSINAR SIAHAAN

NIM : 4193210014
KELAS : KIMIA NNONDIK A 2019

SOAL LATIHAN

1. Senyawa aldehida dan keton banyak terdapat dialam dan banyak digunaan dalam
kehidupan sehari-hari.
a. tuliskan 3 sumber senyawa aldehida dari alam
JAWAB:
 sinamaldehida merupakan bau yang khas pada minyak kayumanis atau sinamon.
 Benzaldehid yang merupakan aromatik pemberi aroma buah ceri
 Formaldehida merupakan aldehida yang paling banyak diperoleh danmemiliki
banyak kegunaan. Salah satu kegunaannya adlah untuk membuat formalin.

b. tuliskan 3 sumber senyawa keton dari alam


JAWAB:
 B- ionin beraroma bunga violet.digunakan dalam pembuatan miyakwangi.
 Musskon diperoleh dari sumbangan sejenis rusa jantan. Senyawa inimemiliki
struktur cicin dengan 15 atom karbon.
 Kanfor adalah keton alam yang diperoleh dari kulitt pohon kamper, sehingga
komposisis ini juga dikenal dengan nama kamper. Kamfor memiliki bau yang
tajam dan enak. Dimanfaatkan dlam bidang pengobatan sebagai analgetika
dalam obat gosok.
c. tuliskan 3 senyawa aldehida yang digunakan sebagai resin
. Senyawa aldehid yang digunakan sebagai resin:

 Formaldehida
 Aseton
d. tuliskan 3 kegunaaan aseton dalam kehidupan sehari hari
Digunakan sebagai pelarut
Sebagai bahan pembuatan plastik
Sebagai cairan pembersih

2. Aldehida dan keton dapat diadisi, direduksi dan dioksidasi. Jika keton diadisi dapat
menghasilkan suatu alkohol tersier. Jika aldehida dioksidasi menghasilkan suatu
asam karboksilat.
A. Pada tahap pertama, pereaksi Grignard diadisi ke ikatan rangkap C=O:

Asam encer selanjutnya ditambahkan untuk menghidrolisisnya. (Pada persamaan


berikut digunakan persamaan umum dengan tidak mempertimbangkan fakta bahwa
Mg(OH)Br akan bereaksi lebih lanjut dengan asam yang ditambahkan.)
Alkohol terbentuk. Salah satu kegunaan penting dari pereaksi Grignard adalah
kemampuannya untuk membuat alkohol-alkohol kompleks dengan mudah. Jenis alkohol
yang dihasilkan tergantung pada senyawa karbonil yang digunakan – dengan kata lain,
gugus R dan R’ yang dimiliki.

B. Oksidasi aldehida digunakan untuk membedakan aldehida dengan keton, paling


utama sekali. untuk membuktikan bahwa senyawa tersebut mengandung gugus
aldehida (—CHO) maka digunakan pereaksi-pereaksi di bawah ini:

a) Pereaksi Tollens

Pereaksi ini adalah larutan perak nitrat (AgNO3) dalam amonia (NH3). Nah, ciri-
cirinya:

Dibuat dengan cara menetesi larutan perak nitrat dengan larutan NH3 sedikit demi
sedikit sampai ada endapat tapi larut kembali

Membentuk ion kompleks [Ag(NH3)2]+ pada reaksi Ag2O + 2NH3 + H2O —>
2[Ag(NH3)2]+ + 2OH-

Reaksi 2Ag+ + 2NH3 + H2O —> Ag2O + 2NH4+ adalah reaksi penentu Tollens

Pereaksi Tollens dianggap sebagai larutan perak oksida (Ag2O) atau secara kompleks
yaitu ion diamin perak(I) [Ag(NH3)2]+

Reaksi ini disebut juga reaksi cermin perak karena membuat endapan perak yang
melapisi bejana membentuk cermin

Reaksi aldehida dengan pereaksi Tollens adalah R—CHO + Ag2O –> R—COOH +
2Ag ; berarti menghasilkan asam karboksilat

b) Pereaksi Fehling

Pereaksi ini terdiri atas dua bagian, yaitu Fehling A dan Fehling B. Apa perbedaannya?

Fehling A mengandung larutan CuSO4

Fehling B adalah pereaksi dari campuran larutan NaOH dengan kalium-natrium tartrat
(garam Rochelle)
Fehling asli secara meluruh dibuat dengan mencampurkan Fehling A dan Fehling B
karena harus dicampurkan sebelum digunakan alias pereaksi ini kurang stabil. Itulah
sebabnya pereaksi ini dijual terpisah

Pereaksi Fehling dapat dianggap sebagai larutan CuO (Tembaga (II) oksida)Warna biru
tua muncul saat Fehling A dan Fehling B dicampurkan

Warna merah bata muncul saat aldehida bereaksi dengan pereaksi Fehling

Reaksi pereaksi Fehling adalah R—CHO + 2CuO —> R—COOH + Cu2O

Pereaksi in digunakan untuk identifikasi adanya gula reduksi, seperti glukosa, dalam air
kencing pada penderita diabetes

c) Larutan Benedict

Digunakan untuk mendeteksi gula pereduksi berupa aldosa dan ketosa

Prinsip kerja sama seperti larutan Fehling

Larutan Benedict mengandung sodium sitrat, natrium karbonat anhidrat, dan tembaga
sulfit.7H2O, dan semua garam tersebut dilarutkan dalam air

Larutan Benedict bekerja pada daerah kurang basa daripada Fehling yang bekerja pada
daerah basa kuat

Warna merah bata pada larutan ini kurang larut dibandingkan Fehling yang cepat sekali
larut sehingga larutan Benedict lebih mudah digunakan untuk identifikasi karena adanya
reaksi dari ion logam tembaga(II) direduksi menjadi tembaga (I)

Uji sampel menggunakan Benedict lebih teliti dibandingkan Fehling karena mampu
mendeteksi kadar glukosa hingga 0,1%

3. a) 2-butanol; n-butanol; asam butanoat; propena

b) ya tentu karena 2-butanol memiliki kelarutan antara 8,3 dan 26,0 gram per 100mL,
yang menyebabkan senyawa tersebut larut dalam air.

c) ya tentu karena 2-butanol memiliki kelarutan antara 8,3 dan 26,0 gram per 100mL,
yang menyebabkan senyawa tersebut larut dalam air. Sama seperti isomernya yaitu 2-
butanol

d) ya tentu, karena asam propanoat adalah senyawa yang memiliki sifat polar sehingga
dapat larut dalam air
3. Senyawa organik dapat larut dalam air walaupun bergantung pada kepolaran
senyawa tersebut. Disediakan 4 senyawa organik yaitu (a) C2H5COCH3 , (b)
C4H9OH, (c) C3H7CHO, (d) CH3CH2CH2CH3
a) 2-butanol; n-butanol; asam butanoat; propena
b) ya tentu karena 2-butanol memiliki kelarutan antara 8,3 dan 26,0 gram per
100mL, yang menyebabkan senyawa tersebut larut dalam air.

c) ya tentu karena 2-butanol memiliki kelarutan antara 8,3 dan 26,0 gram per
100mL, yang menyebabkan senyawa tersebut larut dalam air. Sama seperti
isomernya yaitu 2-butanol

d) ya tentu, karena asam propanoat adalah senyawa yang memiliki sifat polar
sehingga dapat larut dalam air.

4. Aldehida dan keton dapat dibuat dengan mengoksidasi alkohol. Oksidasi alkohol
primer menghasilkan aldehida dan oksidasi alkohol sekunder menghasilkan keton.
Suatu senyawa dengan rumus umum C4H10O merupakan suatu alkohol asiklik yang
dapat digunakan sebagai bahan pembuatan aldehida dan keton.
a. tuliskan nama senyawa alkohol tersebut.
b. tuliskan semua struktur alkohol yang mungkin
c. tuliskan nama semua struktur alkohol dengan benar
d. deskripsikan jumlah alkohol primer dengan benar
e. deskripsikan jumlah alkohol sekunder dengan benar
f. menuliskan reaksi oksidasi alkohol primer dengan benar
g. tuliskan dengan benar jumlah aldehida yang dihasilkan
h. menuliskan reaksi oksidasi alkohol sekunder dengan benar
i. tuliskan dengan benar jumlah keton yang dihasilkan

5. Suatu molekul dengan rumus C4H8O dapat sebagai aldehida dan sebagai keton
a. tulsikan rumus struktur dan nama senyawa tersebut sebagai aldehida
b. tuliskan isomer struktur, isomer posisi, isomer fungsional dan nama senyawa
aldehida tersebut
c. tuliskan rumus struktur dan nama senyawa tersebut sebagai keton
d. tuliskan isomer struktur, isomer posisi, isomer fungsional dan nama senyawa
keton tersebut
e. deskripsikan apakah aldehida dan keton berisomer fungsi.