Anda di halaman 1dari 2

5 Penyebab Gusi Hitam

Gusi yang berwarna merah muda merupakan salah satu ciri gusi yang sehat. Dengan
kondisi gusi yang sehat, maka dapat menampilkan senyum yang lebih indah. Warna gusi pada
setiap orang berbeda-beda, ada yang memiliki gusi berwarna cokelat muda, cokelat tua,
bahkan gusi hitam.
Gusi hitam merupakan produksi dari melanin atau melanosit di dalam tubuh. Gusi hitam
wajar terjadi pada orang Asia, Timur Tengah, Mediterania, dan Afika. Sebab, mereka memang
rentan mengalami hiperpigmentasi.
Kondisi hiperpigmentasi ada yang bersifat abnormal, sehingga dapat menyebabkan gusi
berwarna hitam. Beberapa hal yang dapat memicu kondisi tersebut antara lain:
1. Merokok
Merokok dapat menyebabkan gusi berubah warna. Ini dikenal sebagai melanosis
perokok. Sel-sel khusus dalam tubuh yang disebut melanosit membuat melanin. Nikotin dalam
tembakau dapat menyebabkan melanosit memproduksi lebih banyak melanin daripada biasanya.
Gusi pada perokok dapat menghitam. Biasanya, gusi yang menghitam adalah gusi depan
rahang atas.
2. Efek dari penggunaan obat-obatan jangka panjang
Gusi hitam juga disebabkan oleh pengobatan, seperti minocycline yang digunakan untuk
mengobati jerawat dan beberapa infeksi, seperti klamidia. Efek samping yang tidak umum
dari minocycline adalah pigmentasi atau perubahan warna, yang kadang-kadang dapat terjadi di
mulut.
Seseorang harus berbicara dengan dokter mereka tentang setiap perubahan warna yang
disebabkan oleh obat-obatan, sebagai obat alternatif mungkin tersedia.
3. Penyakit endokrin

Penyakit endokrin seperti Addison's Disease, Albright's Syndrome, Akromegali,


dan Nelson's Syndrome dapat menyebabkan gusi hitam.

Ketika penyakit Addison berkembang, seseorang bisa mengalami gusi dan bibir yang
gelap (hiperpigmentasi). Selain itu, dapat menyebabkan bercak-bercak kulit yang lebih gelap di
area lain tubuh. Tempat yang paling umum di mana bercak gelap bisa berkembang adalah di
lutut, buku-buku jari, di garis telapak tangan, dan di sekitar bekas luka.

Sebagian besar kasus penyakit Addison disebabkan oleh masalah sistem kekebalan tubuh,
dan menyebabkan tubuh menyerang dan merusak kelenjar adrenal.

Penyakit Addison dapat menyebabkan komplikasi berat jika tidak ditangani. Jika kadar
hormon turun terlalu rendah, dapat menyebabkan krisis adrenal. Gejala krisis adrenal meliputi
dehidrasi berat, napas cepat dan dangkal, mengantuk, dan pucat, kulit berkeringat. Krisis adrenal
adalah keadaan darurat medis.
4. Paparan logam
Paparan logam seperti timah, bismuth, merkuri, silver, arsenik, dan emas dapat
memicu gusi hitam. Gusi hitam yang sering terjadi pada anak adalah kontaminasi dari timah
pada air minum atau cat, dan obat-obatan yang mengadung merkuri atau silver.
Biasanya akan tampak garis biru atau hitam sepanjang garis gusi. Jika hal ini terjadi,
maka diperlukan tindakan untuk mencegah penyakit sistemik akibat keracunan logam tersebut.
5. Penyakit kaposi sarcoma
Sering dihubungkan dengan infeksi virus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan
dapat terjadi pada seluruh bagian tubuh. Bagian yang paling menghitam adalah langit-langit
mulut. Selain itu, tampak luka di dalam mulut yang meliputi seluruh bagian gusi.
Gusi hitam memang dapat mengganggu penampilan. Namun, tidak perlu khawatir karena
kini sudah tersedia beberapa cara untuk mengembalikan warna gusi menjadi normal. Segera
jadwalkan pemariksaan rutin untuk menemui dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang
tepat.