Anda di halaman 1dari 5

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan metoda MPN!

Jawab :
Metode MPN atau kepanjangan dari most probable number merupakan suatu
metode perkiraan jumlah mikroorganisme tertentu dalam suatu sampel menggunakan
data yang berasal dari hasil unit tumbuh (growth unit) atau unit pembentuk-koloni
(colony-forming unit) pada suatu medi spesifik. Satuan dari MPN umumnya yaitu jumlah
bakteri per 100 ml sampel. Cara pengujian  yaitu melalui fermentasi laktosa pada media
cair selama 24 jam serta inkubasi selama 48 jam pada media padat. Bakteri e-coli yang
memfermentasi media cair akan menghasilkan gas yang jika diinkubasi selama lebih dari
48 jam pada suhu 35˚C, akan terdapat koloni-koloni yang tumbuh di permukaan media
padat. Hasil yang diperoleh berupa positif atau negatif e-coli serta perkiraan jumlah e-coli
dalam suatu sampel.
MPN (most probable number) adalah metode enumerasi mikroorganisme yang
menggunakan data dari hasil pertumbuhan mikroorganisme pada medium cair spesifik
dalam seri tabung yang ditanam dari sampel padat atau cair sehingga dihasilkan kisaran
jumlah mikroorganisme dalam jummlah perkiraan terdekat. Bakteri coliform dalam
sumber air merupakan indikasi pencemaran air. Dalam penentuan kualitas air secara
mikrobiologi kehadiran bakteri tersebut ditentukan berdasarkan tes tertentu yang
umumnya menggunakan tabel atau yang lebih dikenal dengan nama MPN (Most
Propable Number). Dasar estimasi ini adalah estimasi jumlah paling memungkinkan
organisme coliform dalam 100cc air.
Bakteri coliform yang difermentasi dengan media laktosa akan menghasilkan gas
jika diinkubasi selama lebih dari 48 jam pada suhu 35˚C, itulah dasar dilakukan metode
MPN dengan melihat gas yang dihasilkan dalam tabung reaksi yang kemudian
disesuaikan dengan tabel MPN.

2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan metoda IMVIC!


Jawab :
Metode IMViC merupakan sebuah metode pengujian secara biokimia yang
bermanfaat dalam mengidentifikasi suatu bakteri menggunakan larutan media yang
spesifik. Metabolisme yang terjadi pada larutan media merupakan indikator positif atau
negatifnya suatu reaksi yang sesuai dengan sifat biokimia bakteri sehingga bermanfaat
dalam menentukan klasifikasii bakteri yang teridentifikasi. Larutan media yang
digunakan pada metode IMVIC yaitu  Indole, Methyl Red, Voges Praskauer, dan Citrat.
Keempat larutan tersebutmenjadi standar baku dalam metode IMVIC. Untuk bakteri e-
coli, maka jika suatu sampel mengandung bakteri e-coli, larutan media Indole dan Methyl
Red akan memberi hasil positif. Hasil yang diperoleh berupa positif atau negatif e-coli
tanpa dapat menghitung banyaknya e-coli dalam suatu sampel.

3. Jelaskan 3 jenis uji dalam metoda MPN!


Jawab :
1) Uji Penduga (Presumtive test)
Sampel air diletakkan dalam tabung steril yang berisi Lactose Broth. Beberapa
tabung diinkubasi selama 48 jam pada suhu 35˚C, kemudian diperiksa terbentuknya
gas, karena bakteri akan memfermentasikan laktosa dan menghasilkan gas. Jika gas
tidak terbentuk dalam 24 jam, inkubasi diteruskan hingga 48 jam. Tes penduga
dikatakan positif jika pada tabung terdapat gas yang ditandai dengan terapungnya
tabung durham. Uji ini mendeteksi sifat fermentative coliform dalam sampel dan
harus dikonfirmasi dengan tes konfirmatif untuk menyingkirkan keberadaan
organisme lain yang memberikan hasil positif pada fermentasi laktosa.
2) Uji Penegas (Confirmed test)
Tabung positif yang didapatkan dari uji penduga dilanjutkan dengan uji penegas.
Sampel positif yang menunjukkan gas diinokulasi pada media Brilian Green Lactose
Broth, kemudian inkubasi pada suhu 37˚C selama 48 jam. Apabila dihasilkan gas,
maka uji penegas ini dinyatakan positif.
3) Uji Pelengkap (Complete test)
Uji pelengkap dilakukan dengan menginokulasikan koloni bakteri pada medium
agar dengan cara digoreskan dan diinkubasi selama 24 jam pada suhu 35˚C. agar yang
digunakan adalah endo agar dan Eosin Metil Blue (EMB). Pembenihan pada media
agar ini mengakibatkan media agar menjadi bewarna ungu tua dengan kemilau
tembaga metalik dan membentuk koloni dengan pusat gelap.
4. Uji yang menggunakan media Mc Conkey adalah..
5. Uji indole menggunakan reagen…
Jawab : Reagen Ehrlich/Kovac’s yang berisi paradimetil amino bensaldehid.

6. Uji indole hasil positif nya adalah..


Jawab : Positif (+) : Terbentuk lapisan cincin berwarna merah pada permukaan biakan,
artinya bakteri ini membentuk indol dari triptophan sebagai sumber karbon.

7. Jika positif, bakteri apa yg terdeteksi pada uji indole..


Jawab :bakterinya yaitu E. Coli dan Proteus vulgaris

8. Jika negative, baketri apa yang terdeteksi pada uji indole..


Jawab : Salmonella spp., Klebsiella spp., dan Enterobacter aerogens

9. Prinsip dan media uji indole adalah…


Jawab :
Prinsip : Beberapa bakteri dapat memproduksi indole dari pemecahan asam amino
trypthopan dengan menggunakan ezim tryptophanase. Produksi indole akan dideteksi
dengan menggunakan pereaksi Erlich atau reagen Kovak. Indole akan bereaksi dengan
aldehyde dalam reagen dan memberikan warna merah. Sebuah lapisan alkohol merah
akan terbentuk sepeti cincin di bagian atas menandakan indole positif.

10. Prinsip dan media dari uji voges prokauer adalah..


Jawab : Prinsip ; mengetahui kemampuan bakteri dalam memproduksi produk netral
(acetyl methyl carbinol / acetoin) dari fermentasi glukosa

11. Hasil positif dari uji voges prokauer adalah..


Jawab : warna merah muda di permukaan media

12. Adakah reagen yang digunakan dalam uji voges prokauer…


13. Jika positif, bakteri apa yang terdeteksi apa uji voges prokauer..
Jawab : Klebseilla Pneumoniae dan Enterobacter

14. Prinsip dan media dari uji methyl red adalah…


Jawab : Prinsip; mengetahui kemampuan bakteri dalam memproduksi dan memelihara
kestabilan asam dari proses akhir fermentasi glukosa. Methyl Red merupakan indikator
pH, yang menunjukan indikator merah berarti pH asam yang diproduksi itu sekitar 4,4.

15. Hasil positif uji methi red adalah..


Jawab : Hasil positif berwarna merah (menunjukkan pH di bawah 6)

16. Adakah reagen yang digunakan pada uji methyl red…


17. Jika positif, bakteri apa yang terdeteksi pada uji methyl red..
Jawab : E.Coli

18. Jika negative, bakteri apa yang terdeteksi pada uji methyl red..
Jawab : Enterobacter Aerogens, Enterobacter Cloacae, dan Klebsiella spp.

19. Kenapa MPN disebut juga dengan metoda tabung ganda..


20. Group bakteri yang digunakan sebagai indikator adanya polusi kotoran dan kondisi
sanitasi yang tidak baik terhadap air, makanan, susu dan produk susu adalah...

21. Apa prinsip dan media dari uji citrate..


Jawab : Prinsip; berdasarkan kemampuan bakteri dalam menggunakan citrat sebagai
satu-satunya sumber karbon (C) dan ammonia sebagai satu-satunya sumber Nitrogen
(N).
Pada uji ini bakteri ditanam pada medium (Koser citrate) yang mengandung sodium
sitrat, garam amonium dan indikator bromtimol biru.

22. Apa hasil positif dari uji sitrat...


Jawab:
23. Adakah reagen yang digunakan pada uji citrate..
24. Jika positif, bakteri apa yang terdeteksi pada uji citrate..
Jawab : Klebsiella dan enterobacter
25. Jika negative, bakteri apa yang terdeteksi pada uji citrate..
Jawab : E. Coli