Anda di halaman 1dari 13

MODUL

PENGARUH TERAPI RELAKSASI (BENSON)


TERHADAP KUALITAS TIDUR REMAJA DI
PONDOK PUTRA HAFSHAWATY
PESANTREN ZAINUL HASAN
GENGGONG

Oleh :

Bambang Irawan

14201.08.16007

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN

STIKES HAFSHAWATY PESANTREN ZAINUL HASAN


PROBOLINGGO

2020
1
MODUL

PENGARUH TERAPI RELAKSASI (BENSON)

TERHADAP KUALITAS TIDUR REMAJA DI

PONDOK PUTRA HAFSHAWATY

PESANTREN ZAINUL HASAN

GENGGONG

Oleh :

Bambang Irawan

14201.08.16007

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN

STIKES HAFSHAWATY PESANTREN ZAINUL HASAN


PROBOLINGGO

2020

2
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Seperti namanya ,relaksasi (benson) adalah suatu bentuk aktivitas yang

dapat membantu mengatasi rasa nyeri, menghilangkan ketegangan otot, mengurangi

stres dan memperbaiki gangguan tidur. Saat relaksasi seseorang dalam keadaan

sadar namun tubuh rileks, tenang dan tidak ada pikiran apapun. Teknik relaksasi

(benson) ini melibatkan pergerakan anggota badan secara mudah dan boleh

dilakukan dimana saja. Teknik relaksasi (benson) merupakan suatu bentuk asuhan

keperawatan yang diajarkan kepada klien bagaimana cara melakukan nafas dalam,

nafas lambat ( menahan inspirasi secara maksimal )dan bagaimana cara

menghembuskan nafas secara perlahan. Selain dapat meningkatkan kualitas tidur,

teknik relaksasi nafas dalam juga dapat meningkatkan ventilasi paru dan

meningkatkan oksigenasi darah

Mekanisme relaksasi nafas dalam (deep breathing) pada sistem pernafasan

berupa suatu keadaan dimana ketika inspirasi dan ekspirasi pernafasan dengan

frekuensi menjadi 6-10x/menit sehingga terjadi peningkatan regangan

kardiopulmonary. Stimulasi peregangan di arkus aorta dan sinus karotis diterima dan

dieruskan oleh syaraf vagus ke medula oblongata (pusat regulasi kardiovaskuler),

Selanjutnya merespon terjadinya peningkatan refleks baroreseptor. Implus aferen dari

baroreseptor mencapai pusat jantung yang akan merangsang aktivitas saraf simpatik

dan menghambat pusat simpatis (kardioakselerator, sehingga menyebabkan

vasodilatasi sistemik, penurunan denyut dan daya kontraksi jantung).

3
Teknik relaksasi nafas dalam dengan menggunakan teori (benson) dapat

meningkatkan kualitas tidur, mengurangi kegelisahan, sakit kepala. Teknik relaksasi

(benson) dilakukan diruangan atau tempat yang santai dan nyaman. Tujuan dari

memberikan teknik relaksasi (benson) yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan fisik

dan psikologis remaja dan untuk mencapai ketenangan pribadi yang lebih tinggi .

4
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Pengertian

Relaksasi Benson merupakan relaksasi menggunakan teknik pernapasan yang

biasa digunakan di rumah sakit pada pasien yang sedang mengalami nyeri atau

mengalami kecemasan. Dan, pada relaksasi Benson ada penambahan unsur

keyakinan dalam bentuk kata-kata yang merupakan rasa cemas yang sedang pasien

alami. Kelebihan dari latihan teknik relaksasi dibandingkan teknik lainnnya adalah lebih

mudah dilakukan dan tidak ada efek samping apapun (Solehati & Kosasih, 2015 dalam

grecee,.f dkk, 2017)

Teknik Relaksasi Benson merupakan terapi religius yang melibatkan faktor

keyakinan agama. Pada masa ini lansia cenderung untuk lebih meningkatkan

spritualnya dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga teknik relaksasi yang

tepat untuk di lakukan dalam menangi masalah ketidaknyamanan yaitu dengan Teknik

Relaksasi Benson (Novitasari, 2014 dalam handono f,.dkk, 2019)

Relaksasi benson merupakan pengembangan dari respon relaksasi yang

dikembangkan oleh Benson, dimana relaksasi ini merupakan gabungan antara

relaksasi dengan keyakinan agama yang dianut oleh pasien sehingga dapat

membantu pasien mencapai kondisi kesehatan dan kesejahteraan (Purwanto, 2006

dalam sahar, 2016)

B. Kelebihan latihan tehknik relaksasi Benson

Herbert Benson mengatakan kombinasi antara teknik relaksasi dan kuatnya

keyakinan yang baik merupakan faktor keberhasilan relaksasi. Unsur keyakinan yang

akan digunakan dalam intervensi adalah unsur keyakinan agama. Unsur keyakinan

5
yang dimasukkan adalah penyebutan kata atau kalimat yang sesuai dengan keyakinan

agama masing-masing secara berulang-ulang yang disertai dengan sikap pasrah.

keutamaan dari relaksasi benson yaitu prosedur mudah di lakukan dapat di lakukan

dengan sendiri setiap waktu, tidak memerlukan biaya yang banyak, dan tidak

memerlukan waktu yang cukup lama (Handono f,.dkk, 2019). Kelebihan latihan tehknik

relaksasi dari pada latihan yang lain adalah latihan relaksasi lebih mudah dilakukan

bahkan dalam kondisi apapun serta tidak memiliki efek samping apapun. Disamping itu

kelebihan dari tehnik relaksasi lebih mudah dilaksanakan oleh pasien, dapat menekan

biaya pengobatan (yosep, 2007 dalam sahar, 2016)

Teknik yang dapat dilakukan dapat bersifat respiratori yaitu dengan mengatur

pernafasan pada irama dan intensitas yang lebih lambat dan dalam. Keteraturan

dalam bernafas khususnya dengan irama yang tepat akan menyebabkan sikap mental

dan badan yang rileks. Sedangkan pelatihan otot akan menyebabkan otot makin lentur

dan dapat menerima situasi yang merangsang luapan emosi tanpa membuatnya kaku

(Wiramihardja, 2006 dalam sahar, 2016)

Relaksasi Benson merupakan teknik latihan napas untuk memusatkan perhatian

pada suatu kata , dengan menyebutkan berulang-ulang kalimat ritual untuk

menghilangkan berbagai pikiran yang mengganggu tubuh ,sehingga tubuh akan

menjadi lebih rileks, dan menghilangkan stres (Rambod, dkk, 2013 dalam Sijabad

2019)

Kelebihan latihan benson ini juga memudahkan perawat untuk melakukan

tindakan keperawatan dalam pemberian terapi non farmakologis, selain hemat biaya

dan mudah dilakukan, Terapi ini diberikan sebanyak 1 kali 1 hari dengan waktu sekitar

20 manit selama 30 hari saja, serta terapi ini tidak memiliki efek samping. Terapi

relaksasi Benson ini tidak hanya digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur saja

tetapi terepi relaksasi Benson ini juga dapat digunakan sebagai terapi non

6
farmakologis untuk menghilangkan nyeri, hipertensi dan kecemasan (Maryam, 2011

dalam Sijabad 2019).

C. Cara Kerja teknik relaksasi Benson

Cara kerja teknik relaksasi Benson ini adalah berfokus pada kata atau kalimat

tertentu yang diucapkan berulang kali dengan ritme teratur yang disertai sikap pasrah

pada Tuhan Yang Maha Esa sambil menarik nafas dalam. Pernafasan yang panjang

dapat memberikan energi yang cukup, karena pada waktu menghembuskan nafas

mengeluarkan karbondioksida (CO2) dan saat menghirup nafas panjang, dan

mendapatkan oksigen yang sangat diperlukan tubuh untuk membersihkan darah dan

mencegah kerusakan jaringan otak akibat kekurangan oksigen (hipoksia). Saat tarik

nafas panjang otot-otot dinding perut (Rektus abdominalis, transverses abdominalis,

internal dan ekternal obligue) menekan iga bagian bawah kearah belakang serta

mendorong sekat diafragma ke atas dapat berakibat meninggikan tekanan intra

abdominal, sehingga dapat merangsang aliran darah baik vena cava inferior maupun

aorta abdominalis, mengakibatkan aliran darah (vaskularisasi) menjadi meningkat

keseluruh tubuh terutama organ - organ vital seperti otak, sehingga O2 tercukupi

didalam otakdan tubuh menjadi rileks (Benson & Proctor, 2000 dalam Maulinda 2017)

7
BAB III
SOP
(STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR)

A. Terapi Relaksasi (Benson)

1. Pengertian Relaksasi Benson merupakan teknik latihan napas untuk memusatkan


perhatian pada suatu kata , dengan menyebutkan berulang-ulang kalimat ritual
untuk menghilangkan berbagai pikiran yang mengganggu tubuh ,sehingga
tubuh akan menjadi lebih rileks, dan menghilangkan stres.

2. Tujuan a. Mengubah perilaku yang tidak sehat menjadi sehat.

b. Mengantar klien/manusia meraih kehidupan yang lebih sehat dan

lebih bahagia baik masa kini maupun ke masa depan.

c. Meningkatkan kualitas tidur


d. Menghilangkan cemas dan stres
3. Referensi Masry SE, Aldoushy EE and Ahmed NA. 2017. Effect of Benson's Relaxation
Technique on Night Pain and Sleep Quality among Adults and Elderly
Patients Undergoing Joints Replacement Surgery. International Journal Of
Nursing Didactics. 2017; (7) 1-8.
http://dx.doi.org/10.15520/ijnd.2017.vol7.iss4.205.01-08

Maulinda I, Candrawati I, Adi W R C.2017. Pengaruh Terapi Relaksasi Benson


Terhadap Kualitas Tidur Lansia Di Posyandu Permadi Tlogomas
Kota Malang. Nursing News

Mowla, Forough, dkk. 2017. Contribution of Benson's Relaxation Technique and


Brief Psycho–Educational Interventionon Quality of Life of Primary
Caregivers of Iranian Children with Chronic Diseases. Iran. Elsevier.
http://dx.doi.org/10.1016/j.pedn.2017.02.037

Rahman Fatkhur H, dkk. 2019. Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap


Kualitas Tidur Lansia Di Upt Pelayanan Sosial Lanjut Usia Bondowoso.
Jurnal SainHealth.

Rambud M, dkk. 2013. The effect of Benson’srelaxation techniqueon the


quality of sleep of Iranian hemodialysis patients: A randomized trial.
8
Elsevier. http://dx.doi.org/10.1016/j.ctim.2013.08.009

4. Hal-hal yang a. Fokus terhadap kegiatan terapi berlangsung


perlu b. Menanyakan kesiapan dan keadaan klien dalam melakukan terapi.
diperhatikan
5. Mekanisme Tahap 1. Pembukaan 1.Memberikan salam teraupetik
kegiatan 2. Menyediakan lingkungan yang tenang
Dengan waktu 5 menit.
3. Memvalidasi kondisi pasien
4. Menjaga privasi pasien
5. Memilih Do’a untuk memfokuskan
perhatian saat relaksasi

Tahap 2. Pelaksanaan

Dengan waktu 10-20 menit


Keteranga Gambar :
1. Pengaturan posisi bisa berbaring, duduk
dan berlutut. Selama bisa membuat
pasien merasa nyaman.

2.
Memejamkan mata secara perlahan,
tidak perlu dipaksakan sehingga tidak
ada ketegangan otot di sekitar mata, dan
mengendorkan otot-otot tubuh dari ujung
kaki sampai dengan otot wajah sampai
pasien merasakan rileks.

3. Menarik nafas dalam lewat hidung , tahan


selama 3 detik lalu hembuskan lewat
mulut disertai dengan mengucapkan doa

9
atau kata yang sudah dipilih.
Buang pikiran negatif dan tetap fokus
pada nafas dalam dan do’a atau kata-kata
yang diucapkan. Lakukan kurang lebih
selama 20 menit.

4. Mengakhiri relaksasi dengan tetap


menutup mata selama 2 menit , lalu
membukanya dengan perlahan.

Tahap 3. Penutup 1. Melakukan evaluasi dengan memberikan


pertanyaan.
Dengan waktu 5 Menit
2. . Lakukan kontrak pertemuan selanjutnya
3. Menutup dan mengucapkan salam

6. Bagan Alur Pelaksanaan Terapi (Benson)

Penjelasan Manfaat Terapi (Benson)

Pembukaan

Pelaksanaan

Penutupan

Dokumentasi

10
7. Dokumentasi a. Hati-hati
b. Teliti
c. Sesuai Prosedur

LEMBAR OBSERVASI

11
NO TANGGAL HASIL TTD

12
DAFTAR PUSTAKA

Masry SE, Aldoushy EE and Ahmed NA. 2017. Effect of Benson's Relaxation Technique on
Night Pain and Sleep Quality among Adults and Elderly Patients Undergoing Joints
Replacement Surgery. International Journal Of Nursing Didactics. 2017; (7) 1-8.
http://dx.doi.org/10.15520/ijnd.2017.vol7.iss4.205.01-08

Maulinda I, Candrawati I, Adi W R C.2017. Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap


Kualitas Tidur Lansia Di Posyandu Permadi Tlogomas Kota Malang. Nursing News.

Mowla, Forough, dkk. 2017. Contribution of Benson's Relaxation Technique and Brief Psycho–
Educational Interventionon Quality of Life of Primary Caregivers of Iranian Children with
Chronic Diseases. Iran. Elsevier http://dx.doi.org/10.1016/j.pedn.2017.02.037

Rahman Fatkhur H, dkk. 2019. Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap Kualitas Tidur
Lansia Di Upt Pelayanan Sosial Lanjut Usia Bondowoso. Jurnal SainHealth.

Rambud M, dkk. 2013. The effect of Benson’srelaxation techniqueon the quality of sleep of
Iranian hemodialysis patients: A randomized trial. Elsevier.
http://dx.doi.org/10.1016/j.ctim.2013.08.009

13