Anda di halaman 1dari 8

TUGAS

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Disusun Oleh :
Melani Permata Kasih
B1C1 18 196
Kelas D

JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2019
BAB 5

“Infrastruktur TI dan Perkembangan Teknologi”


5.1 Infrastruktur TI

Sebuah infrastruktur TI meliputi investasi dalam perangkat keras, perangkat lunak,


dan layanan—seperti konsultasi, dan pelatihan—yang dibagikan meluas keseluruh
perusahaan atau meluas keseluruh unit bisnis di dalam perusahaan. Infrastruktur TI suatu
perusahaan menyediakan fondasi untuk melayani pelanggan, bekerja dengan para pemasok,
dan mengelola proses bisnis internal perusahaan.

MENDEFINISIKAN INFRASTRUKTUR TI

Suatu infrastruktur TI terdiri atas serangkaian perangkat fisik dan aplikasi perangkat
lunak yang diperlukan untuk mengoperasionalkan keseluruhan perusahaan. Namun,
infrastruktur TI juga merupakan rangkaian dari layanan keseluruhan perusahaan yang
dianggarkan oleh manajemen serta terdiri atas kapabilitas manusia dan teknis. Layanan-
layanan ini meliputi hal sebagai berikut.

 Layanan manajemen data menyimpan dan mengelola data korporat serta memberikan
kapabilitas untuk untuk menganalisis data.
 Layanan manajemen fasilitas fisik yang mengembangkan dan mengelola instalasi
fisik yang diperlukan untuk komputasi, telekomunikasi, dan layanan manajemen data.
 Layanan manajemen TI yang merencanakan dan mengembangkan infrastruktur,
berkoordinasi dengan unit bisnis untuk layanan TI, mengelola pembukuan bagi
pengeluaran TI, dan menyediakan layanan manajemen proyek.

EVOLUSI INFRASTRUKTUR TI

Terdapat lima tahap dari evolusi ini, masing-masing merepresentasikan suatu


konfigurasi komputasi yang berbeda mengenai daya dan elemen infrastruktur. Lima era
adalah mainframe umum dan komputasi minicomputer, computer pribadi, jaringan
klien/server, komputasi perusahaan, serta komputasi cloud dan mobile.

Era Mainframe Umum dan Komputer Mini: (1959 hingga sekarang)

Era mainframe merupakan suatu periode komputasi yang sangat terpusat di bawah
kendali dan pemrogram professional dan operator system, dengan sebagian besar elemen dari
infrastruktur disediakan oleh pemasok tunggal, pabrik dari perangkat keras, dan perangkat
lunak.

Pola ini mulai berubah dengan diperkenalkannya computer mini (minicomputers)


yang diproduksi oleh Digital Equipment Corporation (DEC) pada 1965. Komputer mini milik
DEC menawarkan mesin yang lebih dahsyat dengan harga yang lebih jauh murah dari pada
mainframe milik IBM, memungkinkan komputasi yang terdesentralisasi, disesuaikan untuk
keperluan spesifik dari departemen individual atau unit bisnis alih-alih berbagi pada sebuah
mainframe tunggal raksasa. Dalam tahun-tahun belakangan ini, computer mini telah
berevolusi menjadi computer berukuran menengah atau server ukuran menengah dan bagian
dari suatu jarigan.

Era Komputer Pribadi: (1981 hingga sekarang)

Keberadaan dari PC IBM pada 1981 mulai dianggap sebagai permulaan dari era PC,
karena mesin ini adalah mesin pertama yang digunakan perusahaan-perusahaan di AS. Pada
awalnya, system-sistem ini menggunakan operasi DOS, bahasa perintah yang didasarkan
pada teks, dan berikutnya system operasi windows dan komputer Wintel PC menjadi
standard untuk komputer pribadi desktop.

Era Klien/Server (1983 hingga sekarang)

Pada komputasi klien/server (client/server computing), desktop maupun laptop


yang disebutkan klien (client) terhubung dengan sebuah komputer server prima yang
menyediakan berbagai layanan dan kemampuan bagi komputer klien. Proses pekerjaan pada
komputer ini dibagi dalam 2 jenis mesin komputer ini. Komputer klien berperan sebagai titik
masuk dari data penggunaan, di mana komputer server berperan dalam mengolah dan
menyimpan data, menjalankan laman web, dan mengelola aktivitas jaringan.

Era Komputasi Perusahaan (1992—sekarang)

Sebagai akibat dari infrastruktur TI menghubungkan setipa bagian komponen


komputer beserta jaringan-jaringan yang lebih kecil menjadi sebuah jariang sebesar lingkup
organisasi, maka informasi dapat mengalir dengan bebas diseluruh organisasi maupun antar-
organisasi. Infrastruktur TI dapat menghubungkan berbagai perangkat komputer, termasuk
mainframe, server, PC dan perangkat komunikasi genggam termasuk infrastruktur public
lainnya seperti system telepon, internet, dan layanan jaringan umum. Infrastruktur perusahaan
juga memerlukan perangkat lunak untuk menghubungkan aplikasi-aplikasi yang terpisah dan
memungkinkan data untuk mengalir dengan bebas ke bagian-bagian bisnis yang berbeda
seperti aplikasi perusahaan.

Era Komputasi Cloud dan Mobile (2000-sekarang)

Cloud computing mengacu pada modal komputasi yang menyediakan akses ke dalam
sumber daya komputasi yang terintegrasi dan boleh dibagikan melalui sebuah jaringan yang
biasanya adalah internet. Sumber daya yang terdapat pada cloud computing tersebut dapat
diakses sesuai kebutuhan dari berbagai perangkat yang terhubung dimanapun, cloud
computing merupakan bentuk komputasi yang paling pesat pertumbuhannya.

TEKNOLOGI PENDORONG DALAM EVOLUSI INFRASTRUKTUR

Perubahan dalam infrastruktur TI seperti yang telah kita jelaskan sebelumnya berasal
dari pengembangan proses komputer, cip (chip) memori, perangkat penyimpanan,
telekomunikasi, beserta perangkat keras dan perangkat lunak dalam jarring, serta perangkat
lunak yang dirancang untuk meningkatkan daya komputasi secara signifikan sambil menekan
biaya secara signifikan pula. Bagiabn-bagian penting dari perkembangan.

 Hukum Moore dan Kekuatan Microprocessor


 Hukum Media Penyimpanan Digital Berkapasitas Besar
 Hukum Metcalfe dan Ekonomi Jaringan
 Penurunan Biaya Komunikasi dan Internet
 Pengaruh standard dan jaringan

5.2 Komponen Infrastruktur

Infrastruktur TI terdiri atas 7 komponen utama. Komponen-komponen tersebut


mewakili investasi yang dilakukan perusahaan yang harus dikoordinasikan satu sama lain
untuk menciptakan infrastruktur yang saling menunjang bagi perusahaa tersebut.

PLATFORM PERANGKAT KERAS KOMPUTER

Server blade (blade server) adalah komputer yang sangat tipis yang terdiri atas
sebuah papan sirkuit dengan prosesor, memori, dan koneksi jaringan yang disimpan dalam
rak. Server blade menempati ruang yang lebih sempit dibandingkan server tradisional yang
berbentuk boks. Penyimpanan untuk keduanya dapat disediakan oleh sebuah hard drive
disetiap server blade atau dengan drive penyimpanan eksternal yang sangat besar.

PLATFORM SISTEM OPERASI

Microsoft Windows Server mampu menyediakan system operasi dan layanan jaringan
bagi seluruh perusahan serta mendukukng perusahaan dalam mencari infrastruktur TI. Sistem
operasi (operating system) Microsoft Windows untuk mengelola berbagai sumber dan
aktivitas pada komputer.

Chrome OS (system operasi buatan Google) menyediakan system operasi yang


ringkas bagi pengguna netbook dalam menjalankan cloud computing. Program-program tidak
disimpan di PC pengguna, tetapi digunakan lewat internet dan diakses melalui browser
GoogleChrome. Data penggunaan disimpan di server lewat internet. Android adalah system
operasi open source pada perangkat mobile seperti, smartphone dan komputer tablet yang
dikembangkan oleh Open Handset Alliance yang dipimpin oleh Google.

iOS, sistem operasi buatan Apple yang fenomenal untuk iPad, iPhone, dan iPod
Touch, dilengkapi dengan teknologi antarmuka multitouch, dimana pengguna dapat
menggunakan lebih dari satu jari untuk memanipulasi objek yang terdapat pada layar tanpa
menggunakan mouse ataupun keyboard. Microsoft Windows 8, yang dijalankan pada tablet
serta PC, selain memiliki teknologi layar sentuh, juga dapat dijalankan menggunakan mouse
dan keyboard.
APLIKASI PERANGKAT LUNAK PERUSAHAAN

Penyedia aplikasi perusahaan terbesar adalah SAP dan Oracle. Juga yang termasuk
kategori ini adalah perangkat lunak kelas menengah yang disediakan oleh IBM dan Oracle
untuk menjadikan sistem aplikasi perusahaan yang sudah ada saling terhubung satu sama lain
di seluruh lingkungan perusahaan. Microsoft mencoba peruntungannya di kelas yang lebih
rendah dengan mempokuskan diri pada organisasi kecil dan menengah yang belum pernah
mengimplementasikan aplikasi perusahaan.

PENGELOLAAN DAN PENYIMPANAN DATA

Perangkat lunak perusahaan mengelola database bertanggung jawab untuk


mengorganisasikan dan mengelola data perusahaan sehingga data tersebut dapat diakses dan
digunakan dengan efisien. Jaringan area penyimpanan (SAN) yang menghubungkan
berbagai perangkat penyimpanan yang terpisah-pisah melalui jaringan berkecepatan tinggi
untuk disimpan . SAN menciptakan sekumpulan data besar yang berpusat yang dapat cepat
diakses dan dibagi-bagikan ke berbagai server.

PLATFORM INTERNET

Platform internet harus cocok dan terhubung dengan infrastruktur jaringan serta
platform perangkat keras dan perangkat lunak. Mereka termasuk perangkat keras, perangkat
lunak, dan layanan manajemen guna mendukung situs web perusahaan, termasuk layanan
hosting web, router, dan perangkat dengan dan tanpa kabel. Layanan hosting web,
mengelola server web berskala besar atau beberapa server sekaligus, serta menerima jasa
pembayaran untuk penyediaan dan pengelolaan laman web suatu perusahaan.

JASA KONSULTASI DAN PENGINTEGRASIAN SISTEM

Pengintegrasian perangkat lunak menjamin infrastruktur yang baru dapat bekerja


sama dengan infrastruktur lama milik perusahaan, yang biasanya disebut sistem warisan dan
menjamin elemen baru yang terdapat pada infrastruktur dapat bekerja satu sama lain.

5.3 Tren Platform Perangkat Keras Terkini

PLATFORM DIGITAL MOBILE

Platform komputasi digital mobile yang baru telah berkembang menjadi alternative
bagi pengguna PC dan komputer lainnya yang berukuran lebih besar. Smartphone dan
komputer table menjadi begitu penting dalam mengakses internet. Perangkat-perangkat
aplikasi tersebut semakin banyak digunakan untuk tujuan komputasi organisasi bisnis seperti
aplikasi pelanggan.
KONSUMERISASI DARI IT DAN BYOD

BYOD adalah salah satu konsumerisasi TI, dimana teknologi informasi baru yang
pertama kali berkembang di pasar konsumen mulai menyebar memasuki organisasi bisnis.
Konsumerisasi TI memaksa organisasi bisnis, terutama yang berskala besar, untuk
memikirkan ulang cara mereka dalam memperoleh dan mengelola peralatan serta layanan
teknologi informasi yang dimiliki.

KOMPUTASI JARINGAN

Komputasi jaringan melibatkan pengoneksian berbagai komputer yang berada pada


lokasi geografis yang berjauhan ke dalam suatu jaringan tunggal untuk menciptakan
supercomputer virtual dengan mengombinasikan seluruh daya komputasi komputer-komputer
tersebut pada sebuah jaringan. Komputasi jaringan memerlukan program perangkat lunak
untuk mengatur dan mengalokasikan sumber daya jaringan.

VIRTUALISASI

Virtualisai adalah proses penyajian serangkaian sumber daya komputasi sehingga


mereka dapat diakses tanpa terbatas oleh fisik dan geografis. Virtualisasi memampukan
sumber daya tunggal untuk ditampilkan kepada penggunan seolah-olah menjadi berjumlah
tertentu. Virtualisasi memungkinkan perusahaan untuk menangani proses komputasi dan
penyimpanan dengan menggunkan sumbser daya komputasi dari jarak yang jauh.

CLOUD COMPUTING

Cloud computing adalah sebuah model komputasi di mana aktivitas pemrosesan,


penyimpanan, perangkat lunak, dan layanan lainnya disediakan layaknya sumber virtual
terpadu pada suatu jaringan yang umumnya adalah internet.

Cloud Computing terdiri atas 3 jenis layanan yang berbeda:

 Infrastruktur cloud computing sebagai layanan


 Platform cloud computing sebagai layanan
 Perangkat lunak cloud computing sebagai layanan

GREEN COMPUTING

Green computing atau green IT mengacu pada praktik dan teknologi dalam
merancang, memproduksi, menggunakan, dan menempatkan komputer, server, berserta
perangkat bawaannya seperti monitor, printer, hard disk, serta perangkat jaringan dan
telekomunikasi lainnya untuk meminimalisasi dampaknya bagi lingkungan.

PROSESOR HEMAT ENERGI DENGAN KINERJA PRIMA

Prosesor multicore adalah sirkuit terintegrasi dimana dua atau lebih inti prosesor
dilekatkan untuk menunjang performa, menghemaat listrik, serta memproses beberapa
pekerjaan sekaligus dengan lebih efisien. Teknologi ini memungkinkan dua atau lebih mesin
memproses (prosesor) dengan kebutuhan daya listrik lebih sedikit dan temperature suhu
mesinlebih rendah menjalankan pekerjaan dengan lebih cepat.

KOMPUTASI OTONOM

Komputasi otonom adalah upaya kalangan industry untuk menciptakan sistem yang
dapat mengonfigurasi, mengoptimalkan, dan menyesuaikan dirinya sendiri, ketika mengalami
masalah, serta melindungi dirinya sendiriketika ada penyusup yang ingin masuk dan
menghancurkan dirinya sendiri

5.4 Trend Platform Terkini untuk Perangkat Lunak

LINUX DAN PEANGKAT LUNAK OPEN SOURCE

Perangkat lunak open source adalah perangkat lunak yang dihasilkan oleh
sekelompok pemrograman lepas diseluruh dunia. Definisi perangkat lunak open source tidak
terbatas pada sistem informasi maupun perangkat teknologi tertentu meskipun kebanyakan
perangkat lunak open source saat ini menggunakan sistem operasi Linux ataupun Unix.

PERANGKAT LUNAK UNTUK WEB: JAVA, HTML, DAN HTML5

Java adalah sistem operasi dan prosesor yang berdiri sendiri, serta bahasa
pemrograman berorientasi objek yang menjadi pemimpin dalam pengembangan web yang
interaktif.

HTML adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk mendefinisikan laman


web guna menentukan bagaimana, tulisan, gambar, video dan suara ditempatkan pada laman
web, serta untuk menciptakan link-link dinamis ke objek ataupun laman web lainnya.

HTML5, memberikan solusi bagi masalah ini yang memungkinkan kita untuk
menempelkan gambar, audio, video, dan elemen lainnya langsung kedalam sebuah dokumen
tanpa perlu membebani prosesor.

LAYANAN WEB DAN ARSITEKTUR BERORIENTASIKAN LAYANAN

Layanan web mengacu pada rangkaian komponen perangkat lunak yang melakukan
pertukaran informasi satu sama lain dengan menggunakan bahasa dan standara komunikasi
web yang bersifat universal.

Arsitektur berorientasikan layanan adalah rangkaian layanan serba lengkapa yang


mengomunikasikan aplikasi kerja perangkat lunak satu sama lain.

LAYANAN ALIH DAYA PERANGKAT LUNAK DAN CLOUD

Ada 3 sumber bagi perangkat lunak eksternal: rangkaian perangkat lunak terpadu dari
perusahaan penyedia perangkat lunak komersial, pengembangan aplikasi alih daya untuk
disesuaikan dengan sistem perusahaan melalui perusahaan penyedia perangkat lunak
eksternal, layanan perangkat lunak beserta perangkat bantunya berbasis cloud computing.
5.5 Isu Manajemen

Menciptakan infrastruktur TI yang koheren memiliki beberapa tantangan: berkaitan


dengan perubahan platform dari teknologi, pengelolaan dan pengaturan melakukan investasi
yang bijaksana.

Skalabilitas mengacu pada kemampuan sebuah komputer, produk, ataupun sistem dalam
memberikan jangkauan pelayanan kepada banyak pengguna tanpa mengalami hambatan.

Model Daya Kompetitif untuk Investasi Infrastruktur TI:

 Permintaan pasar terhadap layanan yang disediankan perusahaan


 Strategi bisnis perusahaan
 Strategi, infrastruktur, dan biaya teknologi informasi (TI) perusahaan
 Penilain Teknologi informasi
 Layanan dari perusahaan pesaing
 Investasi Infrastukrut TI yang dilakukan oleh perusahaan pesaing.