Anda di halaman 1dari 4

Manajemen Rantai Pasokan

Tugas 1
Nama : Nofi Irianti
NIM : 041199303
Jurusan : Manajemen
Semester :3
Soal
1. PT ABC mencatat bahwa penjualan produk tahun sebelumnya adalah Rp300.000.000,00 dan
perusahaan beroperasi selama 52 minggu per tahun. Apabila perusahaan memiliki nilai
persediaan sebesar Rp30.000.000,00 tahun lalu, maka hitunglah:
a) Minggu pasokan
b) Perputaran persediaan
2. Suatu perusahaan memiliki data penjualan selama lima tahun sebagai berikut:
Tahun Permintaan
(unit)
2015 1.200
2016 1.200
2017 1.300
2018 1.100
2019 1.200
Hitunglah peramalan penjualan tahun 2020 dengan menggunakan metode moving average
periode tiga tahun!
3. Zara merupakan perusahaan yang bergerak di bidang fashion yang telah berdiri sejak tahun
1975. Dari toko pertama di Spanyol, Zara telah berkembang ke lebih dari 2.200 toko di 96
negara di seluruh dunia. Keberhasilan Zara tidak terlepas dari keunggulan kompetitif yang
dimiliki, yaitu dari sisi manajemen rantai pasok yang diterapkan.
ZARA terkenal karena responsnya yang cepat, yang dianggap sebagai faktor keberhasilan
bagi perusahaan dan mendapatkan keunggulan kompetitif atas para pesaingnya di seluruh
dunia. Fashion adalah tentang pakaian baru dan trendi, manajemen persediaan dan strategi
distribusi ZARA adalah elemen kunci di balik strategi respon cepatnya. Outlet ZARA
memiliki batch pakaian baru setelah setiap dua minggu, organisasi ini memproduksi sekitar
450 juta item setahun dan mengirimkannya ke 1.770 outlet di seluruh dunia. ZARA
mencapai kontrol dan manajemen ini atas strategi penempatannya karena manajemen rantai
pasokannya yang kuat dibanding pesaingnya.
ZARA memiliki unit produksi atau manufaktur di tiga tempat berbeda. 50% pembuatannya
dilakukan di Spanyol, 26% di Eropa dan 24% dilakukan dari Asia dan bahkan Afrika. Dari
unit manufaktur produk diangkut ke atau didistribusikan ke kantor pusat ZARA di Spanyol
dan kemudian ditransfer ke outletnya di seluruh dunia. Strategi distribusi ZARA adalah
strategi terintegrasi vertikal dan untuk mengikuti strategi ini perusahaan memerlukan kontrol
dalam jumlah besar dari kantor pusat. Zara terbukti memiliki manajemen yang terkontrol
dengan baik dari kantor pusatnya dengan penyelarasan teknologi terbaru yang
memungkinkannya mendistribusikan produk-produknya ke outlet-outletnya dalam kerangka
waktu minimum hanya 15 hari. ZARA menikmati keunggulan kompetitif dengan
mengadaptasi dan menawarkan tren terbaru di pasar dengan menggunakan sistem
komunikasi Hybrid yang memfasilitasi perusahaan untuk menghasilkan desain yang unik dan
terbaru dengan bahan yang tersedia dalam waktu dan biaya produksi yang singkat.
Sumber:
https://mpk732.wordpress.com/2015/05/19/place-success-factor-of-zara/
https://www.tradegecko.com/blog/supply-chain-management/zara-supply-chain-its-secret-to-
retail-success

Pertanyaan:
Berdasarkan ulasan tersebut, diantara model generik distribusi produk pada Modul 2, model
manakah yang paling mendekati model distribusi yang dilakukan oleh Zara? Jelaskan
jawaban Anda dan jelaskan pula apa kelebihan model generik yang Anda pilih tersebut.

Jawaban
1. Diketahui : PT ABC mencatat bahwa penjualan produk tahun sebelumnya adalah
Rp300.000.000,00 dan perusahaan beroperasi selama 52 minggu per tahun. Apabila
perusahaan memiliki nilai persediaan sebesar Rp30.000.000,00 tahun lalu.
30.000 .000
Minggu pasokan = = 5,2 minggu
( 300.000.000 ) :(52minggu)
300.000.000
Perputaran persediaan = = 10 perputaran/tahun
30.000.000
Jadi, nilai agregat persediaan untuk Rp.30.000.000,- disamakan dengan 5,2 minggu pasokan
dan 10 perputaran per tahun.
2. Diketahui : suatu perusahaan memiliki data penjualan selama lima tahun sebagai berikut:
Tahun Permintaan
(unit)
2015 1.200
2016 1.200
2017 1.300
2018 1.100
2019 1.200
Jawab
Berikut peramalan penjualan untuk tahun 2020
1.300+1.100+1.200
F2020 = = 1.200
3
Jadi, peramalan penjualan pada tahun 2020 diperkirakan sebanyak 1.200 unit.
3. Dari contoh kasus ZARA tersebut saya berpendapat bahwa perusahaan ZARA menggunakan
Model generik distribusi produk yakni distribusi produk melalui keagenan distributor
(distributor storage with package carrier delivery). Bahwa strategi distribusi ZARA adalah
strategi terintegrasi vertikal dan untuk mengikuti strategi ini perusahaan memerlukan kontrol
dalam jumlah besar dari kantor pusat. Zara terbukti memiliki manajemen yang terkontrol
dengan baik dari kantor pusatnya dengan penyelarasan teknologi terbaru yang
memungkinkannya mendistribusikan produk-produknya ke outlet-outletnya. Yang mana bila
disangkutkan dengan penjelasan distribusi produk melalui keagenan distributor (distributor
storage with package carrier delivery) sepaham bahwa model ini bersifat top-down dan
outlet-outlet ZARA tersebut telah ditunjuk sebagai agen resmi perusahaan ZARA.
Kemudian keunggulan dari model ini yakni :
1. Produsen atau manufaktur memanfaatkan distributor sebagai agen pemasaran
2. Hemat, karena produsen/manufaktur tidak perlu reteller
3. Penyaluran informasi dari konsumen ke produsan/manufaktur dijembatani oleh
distributor/agen
4. Distributor juga memiliki fungsi storage
5. Sangat memperhatikan potencial customer
Sumber :
Guritno, Adi Djoko dan Meirani Harsasi. 2019. Manajemen Rantai Pasokan. Tangerang Selatan:
Universitas Terbuka.
https://dokumen.tips/documents/tugas-kelompok-kelebihan-dan-kekurangan.html