Anda di halaman 1dari 4

Tugas

Dalam proses pembelajaran yang menjadi persoalan pokok adalah bagaimana memilih dan
menggunakan strategi pembelajaran. Proses belajar bergantung pada pandangan guru
terhadap makna belajar, karena semua aktivitas siswa dalam belajar selalu berdasarkan
skenario yang dikembangkan oleh guru. Model-model belajar akan memberi wawasan kepada
guru yang dapat digunakan untuk merancang agar siswa berpartisipasi aktif dalam belajar.
Sebagai guru juga dituntut untuk melaksanakan pembelajaran sesuai dengan prosedur yang
tepat.

Soal no. 1
Pembelajaran tatap muka sebaiknya dilaksanakan dengan menggunakan alat peraga.
Hambatan-hambatan apa yang anda hadapi berkaitan dengan penggunaan alat peraga di
sekolah Anda? Kemukakan pula upaya-upaya yang sebaiknya dilakukan untuk mengatasinya!

Soal no.2
Perkembangan siswa merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam proses
belajar. Jelaskan tahapan perkembangan siswa menurut Anda!

Soal no.3
Dalam Belajar Tematik ada perubahan peranan guru. Perubahan dalam hal apa? Dan apakah
tujuan utama Belajar Tematik?

Soal no. 4
Untuk meyakinkan guru, bahwa kompetensi yang telah dirumuskan dapat dikuasai oleh siswa
dan untuk lebih memantapkan penguasaan siswa terhadap kompetensi yang telah dikuasainya,
guru melaksanakan Kegiatan Akhir dan Tindak Lanjut Pembelajaran. Kegiatan apa yang biasa
Anda lakukan dalam Kegiatan Akhir dan Tindak Lanjut Pembelajaran?
LEMBAR JAWAB

Nomor Absen : 11

Nama : M. Yogi Atmodarminto

NIM : 858806521

POKJAR : Bandung

TUGAS : 1

MATA KULIAH: Strategi Pembelajaran di SD

1. Hambatan-hambatan apa yang anda hadapi berkaitan dengan penggunaan alat peraga di
sekolah:
a) alat peraga biasanya tidak sesuainya dengan tujuan serta kebutuhan pembelajaran.
b) alat peraga biasanya tidak dapat menjangkau kemampuan siswa, sehingga mereka
kurang paham dan hanya dibuat mainan.
c) alat peraga biasanya tidak terbuat dari material berkualitas sehingga mudah rusak.

Upaya-upaya yang sebaiknya dilakukan untuk mengatasinya:


a) Menentukan jenis alat peraga dengan tepat, artinya sebaiknya guru memilih terlebih
dahulu alat peraga manakah yang sesuai dengan tujuan dan bahan pelajaran yang
hendak diajarkan
b) Menetapkan atau memperhitungkan subjek dengan tepat, artinya perlu
diperhitungkan tingkat kemampuan/kematangan siswa.

2. Tahapan perkembangan siswa SD


a) perkembangan fisik, yaitu berkaitan dengan perkembangan berat, tinggi badan, dan
perkembangan motorik.
b) perkembangan sosial, pada tingkat sekolah dasar sudah ada pemisahan kelompok jenis
kelamin sehingga dalam pengelompokan, siswa lebih senang berkelompok
berdasarkan jenis kelamin.
c) perkembangan bahasa, pada masa ini perkembangan bahasa siswa berlangsung secara
dinamis, mereka sudah mampu menggunakan bahasa yang halus dan kompleks.
d) perkembangan kognitif, pada masa ini siswa diberikan berbagai disiplin ilmu dan cara-
cara belajar baik yang berorientasi pada peningkatan berpikir logis.
e) perkembangan moral, pada masa ini siswa SD memiliki kemampuan bertindak menjadi
orang baik yang berorientasi pada orang lain yang dianggap berbuat baik.
f) perkembangan ekspresif, pada masa ini perkembangan dapat dilihat dari kegiatan
uangkapan bermain dan kegiatan seni (art), pada masa ini siswa sudah mulai membina
hobinya.
3. Pembelajaran Tematik:
Perubahan peran guru pada pembelajaran tematik, yaitu:
a) Dalam proses pendidikan, guru tidak hanya menjalankan fungsi alih ilmu/transfer ilmu
pengetahuan tapi juga berfungsi untuk menanamkan nilai (value) serta membangun
karakter peserta didik secara berkelanjutan dan berkesinambungan.
b) Guru sebagai penanggung jawab pendisiplinan anak harus mengontrol setiap aktivitas
anak-anak agar tingkat laku anak tidak menyimpang dengan normanorma yang ada.
c) Guru mempunyai tugas dan kewajiban, tidak hanya mengajar, mendidik dan
membimbing siswa tetapi juga patut sebagai model dalam pembelajaran sehingga
mampu menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan.

Tujuan utama pembelajaran tematik, yaitu:


a) mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu.
b) mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan
pelajaran dalam tema yang sama.
c) memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan.
d) mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai
muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik.
e) lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata,
seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain.
f) lebih merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam
konteks tema yang jelas.
g) guru dapat menghemat waktu, karena mata pelajaran yang disajikan secara terpadu
dapat dipersiapkan sekaligus dan diberikan dalam 2 atau 3 pertemuan bahkan lebih
dan atau pengayaan.
h) budi pekerti dan moral peserta didik dapat ditumbuh kembangkan dengan
mengangkat sejumlah nilai budi pekerti sesuai dengan situasi dan kondisi.

4. Kegiatan Akhir dan Tindak Lanjut Pembelajaran:


a) Melaksanakan penilaian akhir, penilaian belajar dalam kegiatan akhir pembelajaran
tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa setelah mengikuti
pelajaran tersebut.
b) Mengkaji hasil penilaian akhir, apabila teknik penilaian dilaksanakan secara lisan, maka
dalam tahapan ini guru perlu memutuskan secara spontan dalam
menganalisis/mengidentifikasi hasil belajar tersebut. Kemudian gabungkan dengan
hasil penilaian proses, maka guru akan memperoleh gambaran kegiatan tindak lanjut
yang bagaimanayang harus diberikan pada siswa.
c) Melaksanakan kegiatan tindak lanjut, dengan alternatif kegiatan di antaranya: a)
Memberikan tugas atau latihan-latihan. b) Menjelaskan kembali bahan pelajaran yang
dianggap sulit oleh siswa. c) Menugaskan membaca materi pelajaran tertentu. d)
Memberikan motivasi/bimbingan belajar.
d) Mengemukakan topik bahasan yang akan datang. Dalam kegiatan akhir di antaranya
guru harus mengemukakan atau memberikan gambaran pada siswa tentang topik
bahasan yang akan dipelajari pada pertemuan yang akan datang.
e) Menutup pelajaran (biasakan murid menutup pelajaran dengan berdoa).