Anda di halaman 1dari 13

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

DI RUANG KANAK-KANAK
RSUD BLAMBANGAN BANYUWANGI

Oleh Kelompok C :

1. Chory Nur Fadilla (2019.04.011)


2. Dilla Ferdiniatasya (2019.04.020)
3. Herman Pitayadi (2019.04.028)
4. Ica Dwi Lestari (2019.04.032)
5. Jaka Nanda Sari (2019.04.037)
6. Ni Kadek Yuliastari (2019.04.049)
7. Nila Lita Laudia (2019.04.053)
8. Pipiet Mahendra (2019.04.056)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI NERS

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BANYUWANGI

BANYUWANGI

2019
LEMBAR PENGESAHAN

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

DI RUANG KANAK-KANAK

RSUD BLAMBANGAN BANYUWANGI

Oleh Kelompok C

Mengetahui

Pembimbing Klinik Pembimbing Institusi

( ) ( )

Kepala Ruangan

( )
DAFTAR HADIR
N
NAMA LENGKAP TTD
O

1.
SATUAN ACARA PENYULUHAN
PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

Pokok Pembahasan : Demam Berdarah Dengue (DBD)

Sub pokok pembahasan : Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)

Sasaran : Orang Tua Pasien

Hari/tanggal : Selasa, 3 Desember 2019

Tempat : Ruang Kanak-kanak, RSUD BLAMBANGAN

Pukul : 09:00 WIB

Penyuluh : Kelompok C

A. Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit tentang Demam Berdarah
Dengue (DBD) diharapkan orang tua pasien mengetahui tentang cara
pencegahan Demam Berdarah Dengue.
B. Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit diharapkan orang tua pasien
mampu :
1. Menjelaskan pengertian Demam Berdarah Dengue
2. Mengetahui penyebab Demam Berdarah Dengue
3. Menyebutkan tanda dan gejala Demam Berdarah Dengue
4. Mengetahui cara pencegahan Demam Berdarah Dengue
C. Sasaran
Adapun sasaran dari penyuluhan ini ditujukan khususnya kepada orang tua
pasien di ruang kanak-kanak RSUD BLAMBANGAN
D. Media
1. Materi SAP
2. Leaflet
E. Metode
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
F. Pengorganisasi
 Moderator : Jaka Nanda Sari
 Penyuluh : Herman Pitayadi
 Fasilitator : Chory Nur Fadilla, Dilla Ferdiniatasya, Ni Kadek Yuliastari,
Nila Lita Laudia, Pipiet Mahendra
 Observer : Ica Dwi Lestari
Pembagian Tugas :
 Moderator : Mengarahkan seluruh jalannya acara penyuluhan dari awal
sampai akhir
 Penyuluh : Menyajikan materi penyuluhan
 Fasilitator : Memotifasi peserta untuk bertanya
 Observer : Mengamati jalannya acara penyuluhan dari awal sampai
akhir
G. Kegiatan Penyuluhan

N WAKTU RESPON
KEGIATAN PENYULUHAN
O PENYULUHAN PESERTA
1. Pembukaan 1. Memberi salam 1. Menjawab
(5 menit) 2. Memperkenalkan diri salam
3. Menggali pengetahuan 2. Mendengarkan
orang tua pasien tentang dan
Demam Berdarah Dengue memperhatikan
4. Menjelaskan tujuan 3. Menjawab
Penyuluhan pertanyaan
5. Membuat kontrak waktu 4. Mendengarkan
dan
memperhatikan
5. Menyetujui
kontrak waktu
2. Pelaksanaan 1. Menjelaskan tentang 1. Mendengarkan
(15 menit)  Pengertian Demam dan
Berdarah Dengue memperhatikan
(DBD) penjelasan
 Penyebab Demam penyuluh
Berdarah Dengue
(DBD)
 Tanda dan gejala
Demam Berdarah
Dengue (DBD)
 Cara Pencegahan
Demam Berdarah
Dengue (DBD
3. Penutup 1. Evaluasi 1. Mendengarkan
(10 menit) 2. Memberi kesempatan dan
pada orang tua untuk Memperhatikan
bertanya 2. Bertanya
3. Menyimpulkan materi 3. Menjawab
Memberi salam penutup salam
H. Evaluasi
1. Standar persiapan
a. Alat
b. Pengaturan tempat
c. SAP dan Leaflet sudah dipersiapkan
2. Standar proses:
a. Audiens memperhatikan pendidikan kesehatan dari pembelajaran
b. Media dapat digunakan dengan baik
3. Standar hasil:
Tes lisan pada akhir kegiatan.
Audiens :
a. Mampu menjelaskan pengertian Demam Berdarah Dengue
b. Mampu menyebutkan penyebab Demam Berdarah Dengue
c. Mampu menyebutkan ciri nyamuk Aedes Aegypty
d. Mampu menyebutkan tanda dan gejala Demam Berdarah
e. Mampu menyebutkan cara pencegahan Demam Berdarah Dengue
I. Lampiran
1. Materi Penyuluhan dan Leaflet.
2. Lampiran materi :

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)


A. Pengertian
Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus
dengue yang disebarkan nyamuk Aedes Aegypty yang dapat menyerang pada
anak dan dewasa dengan gejala utama demam, nyeri otot, tulang dan sendi yang
biasanya memburuk setelah dua hari pertama dan dapat menyebabkan
perdarahan
B. Penyebab (Etiologi)
Demam Berdarah Dengue disebabkan oleh adanya virus dengue yang
ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypty. Meskipun dapat juga
ditularkan oleh Aedes Albopictus yang biasanya hidup di perkebunan. DBD ini
banyak ditemukan di daerah tropis yang curah hujannya cukup tinggi. Sebab
nyamuk akan mudah berkembang biak di daerah yang tergenang air. Umumnya
sering terjadi di daerah Asia Tenggara, khususnya Indonesia yang saat ini
menjadi masalah utama di negeri kita ini.
C. Ciri-ciri nyamuk Aedes Aegypty
1. Warna hitam dengan belang-belang putih di seluruh badannya
2. Berbadan kecil
3. Biasanya menggigit pada siang hari dan sore hari
4. Hidup dan berkembang biak di dalam rumah (bak mandi, kaleng bekas,
kolam ikan, ban bekas, pot tanaman air, tempat minuman burung)
5. Senang hinggap pada pakaian yang bergantung, kelambu dan ditempat yang
gelap dan lembab.
6. Jentik nyamuk berperan aktif di dalam bak air
7. Posisi jentik nyamuk tegak lurus dengan permukaan air
8. Gerakan jentik nyamuk naik turun ke atas pemukaan air untuk bernafas
9. Kemampuan terbang kira-kira 100 meter
D. Cara penularan Demam Berdarah Dengue
1. Demam berdarah dengue hanya dapat ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes
Aegypty betina yang tersebar luas di rumah-rumah dan tempat-tempat
umum (Sekolah, Pasar, Terminal, Warung dsb)
2. Nyamuk ini menyebarkan virus dengue cara menggigit/menghisap darah
orang yang sakit DBD atau orang yang tidak sakit tetapi dalam darahnya
terdapat Virus Dengue.
3. Orang yang darahnya mengandung Virus Dengue tetapi tidak sakit dapat
pergi kemana-mana dan menularkan virus itu kepada orang lain di tempat
yang ada nyamuk Aedes Aegyptynya.
4. Virus dengue yang terhisap nyamuk Aedes Aegypty akan berkembang biak
dalam tubuh nyamuk.
5. Bila nyamuk tersebut menggigit/menghisap darah orang lain,virus tersebut
akan dipindahkan bersama air liur nyamuk ke orang tersebut.
6. Orang yang digigit nyamuk Aedes Aegypty yang mengandung virus dengue
gejala sakit/demam setelah 4-7 hari (masa inkubasi)
7. Bila orang yang ditularkan tidak memiliki daya tahan tubuh yang baik,
orang tersebut akan segera menderita DBD (demam berdarah dengue)
E. Tanda dan gejala Demam Berdarah Dengue
1. Demam tinggi 2 – 7 hari disertai menggigil. kurang nafsu makan, nyeri pada
persendiaan, serta sakit kepala.
2. Pendarahan dibawah kulit berupa : Bintik-bintik merah pada kulit dan
mimisan (epistaksis).
3. Nyeri perut ( ulu hati ), mual dan muntah.
4. Terjadi syok atau pingsan pada hari ke 3-7 secara berulang-ulang. Dengan
tanda syok yaitu lemah, kulit dingin, basah dan tidak sadar.
F. Tanda Bahaya DBD
1. Perdarahan gusi
2. Muntah darah
3. Penderita tidak sadar
4. Denyut nadi tidak teraba
Segera periksakan diri ke RS atau sarana pelayanan kesehatan terdekat.
G. Cara pencegahan Demam Berdarah Dengue
Untuk mencegah penyakit DBD, nyamuk penularnya (Aedes aegypti) harus
diberantas sebab vaksin untuk mencegahnya belum ada. Cara yang tepat untuk
memberantas nyamuk  Aedes aegypti adalah memberantas jentik-jentiknya di
tempat berkembang biak.
Cara ini dikenal dengan pemberantasan sarang nyamuk DBD (PSN-DBD)
sebab tempat-tempat berkembang biaknya terdapat di rumah-rumah dan tempat-
tempat umum maka setiap keluarga harus melaksanakan PSN-DBD secara
teratur sekurang-kurangnya seminggu sekali.
Cara Pencegahan yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Kimia
Dengan cara pemberian abatisasi (abate), pengasapan dan fogging.
2. Gunakan tindakan 4M sekurang-kurangya seminggu sekali yaitu dengan
cara:
a. Menguras bak mandi
b. Menutup tempat penampungan air
c. Mengubur atau menyingkirkan benda- benda yang dapat digenangi
air seperti ban bekas, kaleng bekas, vas bunga, penampungan air dsb.
d. memantau semua wadah air yang dapat menjadi tempat nyamuk
aedes berkembang biak.
3. Gunakan lotion anti nyamuk yang aman untuk digunakan sebelum tidur
dan sebelum bepergian
4. Mengganti air vas bunga, tempat minum burung atau tempat lainnya
yang sejenis seminggu sekali.
5. Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar / rusak.
6. Menutup lubang pada potongan bambu / pohon dengan tanah.
7. Memelihara ikan pemakan jentik di kolam / bak penampung air.
8. Menghindari kebiasaan menggantung pakaian dalam kamar.
9. Biologi
Pengendalian biologis antara lain dengan menggunakan ikan pemakan
jentik (ikan adu/ikan cupang), dan bakteri (Bt.H-14) yaitu agen yang
aktif mengendalikan nyamuk .

DAFTAR PUSTAKA

Ngastiyah. 2005.Perawatan Anak Sakit . Jakarta : EGC


Suwarsono H : Berbagai cara pemberantasan jentik Ae. Aegypti. Cermin
DuniaKedokteran 1997; 119 : 32-3.

Brunner & Suddarth (2002), Keperawatan Medikal Bedah volume 2. Jakarta;


EGC2.Buku Ajar

Penyakit Dalam. (1995). Jilid I. Edisi ke 3. Jakarta : FK UIEffendi, 1995, Perawatan


Pasien DHF, Jakarta : EGC.
Ciri-Ciri Nyamuk Aedes
Apa itu Demam Berdarah Aegypty
Dengue (DBD) ?

CEGAH DEMAM 1. Warna hitam dengan belang-belang


putih di seluruh badannya
BERDARAH Demam Berdarah Dengue (DBD) 2. Berbadan kecil
SEKARANG !!! merupakan penyakit yang disebabkan 3. Biasanya menggigit pada siang hari
oleh virus dengue yang disebarkan dan sore hari
nyamuk Aedes Aegypty. 4. Hidup dan berkembang biak di
dalam rumah (bak mandi, kaleng
bekas, kolam ikan, ban bekas, pot
tanaman air, tempat minuman
Penyebab burung)
5. Senang hinggap pada pakaian yang
bergantung, kelambu dan di tempat
yang gelap dan lembab.
Demam Berdarah Dengue (DBD) 6. Jentik nyamuk berperang aktif di
Oleh :
disebabkan oleh adanya virus dengue dalam bak air.
Kelompok C dan ditularkan melalui gigitan nyamuk 7. Posisi jentik nyamuk tegak lurus
Aedes Aegypty. DBD (Demam dengan permukaan air dan gerakan
Berdarah Dengue) ini banyak di jentik nyamuk naik turun ke atas
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI NERS temukan di daerah tropis yang curah pemukaan air untuk bernafas
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BANYUWANGI hujannya cukup tinggi. Sebab nyamuk 8. Kemampuan terbang kira-kira 100
akan mudah berkembang biak di meter
BANYUWANGI
daerah yang tergenang air
2019
c. Mengubur benda- benda yang dapat
Tanda & Pencegahan digenangi air seperti ban bekas,
Gejala DBD kaleng bekas dsb.

1. Pemberian Fogging (pengasapan)


dan abatisasi (bubuk abate)
2. Dengan cara 4M plus yaitu :
a. Menguras bak mandi

1. Demam tinggi 2 – 7 hari disertai d. Memantau semua wadah air yang


menggigil. kurang nafsu makan, dapat menjadi tempat nyamuk aedes
nyeri pada persendiaan, serta berkembang biak
sakit kepala.
2. Pendarahan di bawah kulit 3. Gunakan lotion anti nyamuk yang
b. Menutup tempat penampungan
berupa bintik-bintik merah pada aman untuk digunakan sebelum
air
kulit tidur dan sebelum bepergian
3. mimisan, gusi berdarah , muntah
darah dan BAB berdarah.
4. Nyeri perut ( ulu hati ) serta
mual dan muntah
5. Terjadi syok atau pingsan pada
hari ke 3-7 secara berulang-
ulang dengan syok yaitu lemah,
kulit dingin, basah dan tidak
sadar
DOKUMENTASI