Anda di halaman 1dari 10

KETERAMPILAN MENGAJAR GURU EKONOMI DI SMA NEGERI 1 MENUI

Oleh : Aswad
Dosen Pembimbing I : Abdullah Igo
Dosen pembimibng II : Ramly
‘Aumni Pendidikan Ekonomi’
Email: aswadkoperasi97@yahoo.com 1
abdullah_igo@yahoo.co.id 2
Ramli175@yahoo.co.id 3

Rumusan masalah dalam Penelitian ini yakni “Bagaimana keterampilan mengajar guru ekonomi di
SMA Negeri 1 Menui ?. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan keterampilan
mengajar guru ekonomi di SMA Negeri 1 Menui
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dan wawancara. Teknik analisis data
menggunakan analisis interaktif oleh Milles dan Huberman dengan cara : (1) pengumpulan data, (2)
reduksi data, (3) Penyajian Data, (4) penarikan kesimpulan(Verifikasi).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian yang lakukan di SMA Negeri 1 Menui dapat
disimpulkan bahwa hasil keterampilan mengajar yang memuaskan adalah tergatung dari perilaku
mengajar guru yang bersangkutan. Jika perilaku mengajar guru mencerminkan yang bagus maka dia
akan memperoleh hasil mengajar yang baik dan sebaliknya. (1) dalam keterampilan membuka dan
menutup pelajaran berdasarkan pengamatan terhadap subjek (LU) cukup baik karena penerapanya. (2)
sedangkan dalam keterampilan menjelaskan yakni saat menjelaskan materi subjek (LU) menggunakan
bahasa indonesia dan biasanya dicampur dengan bahasa sehari-hari sehingga siswa mudah memahami
dengan apa yang sudah dijelaskan dan (LU) saat menjelaskan menggunakan suara yang jelas didengar
oleh seluruh siswa.
Dari temuan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keterampilan dalam mengajar diterapkan
sesuai dengan mekanisme dari dua komponen keterampilan yakni keterampilan membuka dan menutup
pelajaran dan ketermpilan menjelaskan dimana dalam penerapanya dilakukan secara baik oleh guru di
SMAN 1 Menui

Kata kunci: Keterampilan Mengajar, mata pelajaran Ekonomi

PENDAHULUAN memberikan suasana yang bebeda agar siswa tidak


Keterampilan mengajar guru merupakan bosan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
sutu hal yang penting dalaam proses pembelajaran Menurut Linda Darling Hammond dan Jhon Bartz
karena salah satu cara yang dapat dilakukan guru Snowden (2009: 38), guru perlu menciptakn
agar proses pembelajaran dikelas dapat pengajaran yang efektif yaitu pengajaran yang
menumbuhkan gairah belajar siswa adalah dengan dapat menjadikan siswa semangat untuk belajar.
menggunakan keterampilan mengajar, hal ini Hal penting yang harus diperhatikan adalah
sejalan dengan pendapat Suparman (2010: 59), pemilihan kegiatan yang membangun dan menarik
bahwa keterampilan dalam mengajar menjadi bagi siswa. Seorang guru tentunya harus dapat
syarat mutlak untuk efektifnya sebuah mengembangkan keterampilan mengajar dengan
pembelajaran. baik, sehingga minat belajar siswanya tinggi.
Menurut Kusnadi (2008: 45), keterampilan Berdasarkan observasi yang peneliti lakukan
mengajar adalah kemampuan yang didimiliki di SMA Negeri 1Menui di kelas XI IPS 1 pada jam
seorang guru dalam melakukan pengajaran kepada pelajaran ekonomi. Pada saat pembelajaran
siswanya sehingga siswa dapat memahami materi berlangsung menunjukan bahwa keterampilan
pelajaran yang diajarkan. Keterampilan mengajar mengajar cenderung menonton dan tidak ada tanya
guru tidak boleh menonton, tetapi selalu jawab pada saat proses belajar mengajar sehingga
mengakibatkan siswa kurang berminat dalam dapat menjadi pertimbangan guru dalam
belajar. Tanya jawab baru dilakukan ketika menetukan keterampilan pembelajaran yang
pembelajaran selesai, disaat tanya jawab tersebut akan dipergunakan.
tidak ada satupun siswa yang mengajukan tangan. b. Orang Tua
Setelah saya menanyakan alasan mengapa mereka Penelitian ini dapat memberikan gambaran
tidak bertanya, ada beberapa alasan di antaranya deskriptif mengenai konsep keterampilan
bosan, capek, ingin cepat keluar. Hal ini mengajar guru ekonomi sehingga dapat
menunjukan bahwa belum tegasnya guru dalam dijadikan pedoman belajar ketika siswa berada
membelajarkan siswa serta keterampilan guru dirumah.
dalam mengajar belum maksimal. c. Mahasiswa
Berdasarkan hasil pengamtan diatas, sangat Penelitian ini dapat memberikan contoh
terlihat bahwa keterampilan mengajar guru sangat penelitian kualitatif mengenai gambaran
penting dalam rangka meningkatkan mutu belajar keterampilan mengajar guru pada jurusan IPS
siswa, oleh karena itu penulis tertarik untuk di SMA Negeri 1 Menui sehinga dapat
membuktikan apakah masalah keterampilan dijadikan sumber kualitatif dalam
mengajar guru itu benar atau sebaliknya, dengan penelitianyang relevan dengan penelitian
melakukan suatu penelitian dengan judul “ keterampilan mengajar guru dalam
Keterampilan Mengajar Guru Ekonomi di SMA meningkatkan hasil belajar siswayang
Negeri 1 Menui”. dilakukan peneliti.

Rumusan Masalah KAJIAN TEORI


Berdasarkan latar belakang masalah dan Deskripsi Teori
fokus penelitian diatas, maka permasalahan diatas, Pengertian Keterampilan Mengajar Guru
maka permasalahan data penelitian dirumuskan Menurut Abidin (2009: 34) bahwa
sebagai berikut: “Bagaimana keterampilan keterampilan mengajar guru adalah kecakapan
mengajar guru ekonomi di SMA Negeri 1 Menui? atau kemampuan guru dalam menyampaikan
pengetahuan atau materi pelajaran. Keterampilan
Tujuan Penelitian mengajar guru merupakan kegiatan paling penting
Berdasarkan rumusan masalah yang telah dalam belajar mengajar dikelas, dimana kegiatan
dijabarkan di atas, maka penelitian ini bertujuan ini akan menetukan kualitas siswa. Apabila guru
untuk menganalisis dan mendeskripsikan memiliki keterampilan mengajar yang baik, maka
keterampilan mengajar guru ekonomi di SMA siswa akan lebih giat dalam mengikuti proses
Negeri 1 Menui. pembelajaran. Hal ini akan berdampak pada
kegiatan belajar mengajar yang lebih efektif pada
Manfaat Penelitian akhirnya dapat meningkatkan kinerja siswa dalam
Manfaat Teoritis proses pembelajaran. Menurut Gokce dalam
a. Hasil penelitian ini diharapkan dapat Abdurahman Kilic (2010: 78) in learning
memperkaya konsep yang terkait mengenai performance, the role of positiveand constructive
penelitian keterampilan mengajar guru teacher activities in classroom in
ekonomi secara kualitatif, utamanya pada raherimporlance.
perkembangan kognitif siswa pada jurusan Menurut Hasibuan dan Moedjino (2010: 3)
IPS di SMA Negeri 1 Menui Mengajar adalah penciptaan sistem lingkungan
b. Penelitian ini dapat menjadi jalan pembuka yang memungkinkan terjadinya proses belajar.
bagi pelaksanaan penelitian lain yang Mengajar sebenarnya bukan hanya proses
berkaitan dengan keterampilan mengajar mentransformasikan ilmu pengetahuan kepada
guru. siswa namun juga proses dimana guru sebagai
Manfaat Praktis sosok yang dapat membuat perubahan dalam diri
a. Guru siswa baik dari segi kognitif,efektif, dan
Penelitian ini dapat memberikan gambaran psikomotor.
cara keterampilan mengajar guru sehingga Keterampilan mengajar guru merupakan
sutu hal yang penting dalaam proses pembelajaran
2
karena salah satu cara yang dapat dilakukan guru Keterampilan memberikan penguatan
agar proses pembelajaran dikelas dapat Keterampilan memberikan penguatan
menumbuhkan gairah belajar siswa adalah dengan adalah ketermpilan yang dapat dilakukan dengan
menggunakan keterampilan mengajar, hal ini kata-kata atau dengan perbuatan yang bertujuan
sejalan dengan pendapat Suparman (2010: 59), untuk meningkatkan perhatian siswa terhadap
bahwa keterampilan dalam mengajar menjadi materi yang sedang disampaikan. Menurut
syarat mutlak untuk efektifnya sebuah Hamzah B. Uno (2008: 77-78), keterampilan
pembelajaran. memberi penguatan merupakan keterampilan yang
Menurut Linda Darling Hammond dan arahnya utuk memberi dorongan, tanggapan, atau
Jhon Bartz Snowden (2009: 38), guru perlu hadiah bagi siswa agar dalam mengikut pelajaran
menciptakn pengajaran yang efektif yaitu siswa merasa dihormati dan diperhatikan.
pengajaran yang dapat menjadikan siswa
semangat untuk belajar. Hal penting yang harus Keterampilan mengadakan variasi
diperhatikan adalah pemilihan kegiatan yang Keterampilan mengadakan variasi
membangun dan menarik bagi siswa. Seorang guru diadakan karena faktor kebosanan yang
tentunya harus dapat mengembangkan disebabkan oleh adanya penyajian kegiataan
keterampilan mengajar dengan baik, sehingga belajar yang menonton akan mengakibatkan
minat belajar siswanya tinggi. perhatian, motivasi, dan minat siswa terhadap
pelajaran, guru, dan sekolah menurun. Untuk itu
Indikator Keterampilan Mengajar Guru diperlukan adanya keanekaragaman dalam
Menurut Usman (2010: 74) komponen penyajian kegiatan belajar (Hamzah B. Uno 2008:
keterampilan mengajar guru yaitu: 171). Keterampilan mengadakan variasi memiliki
beberapa komponen.
Keterampilan bertanya
Keterampilan dan kelancaran bertanya dari Keterampilan Menjelaskan
seorang guru perludilatih dan ditingkatkan, baik Keterampilan menjelaskan secara
dari isi pertanyaan maupun dari teknik bertanya. sederhana dapat diartikan sebagai keterampilan
Dengan pertanyaan, guru dapat menggiatkan dan menyampaikan informasi secara lisan dari
mengikut sertakan siswa untuk aktif dalam proses seseorang kepada orang lain. Dalam konteks ini
belajarmengajar. Bertanya merupakan ucapan adalah keterampilan seorang guru dalam
verbal yang meminta respon dari seseorang yang menyampaikan pelajaran kepada siswa. Usman
dikenal. Respon yang diberikan dapat berupa (2010: 88-89) mengungkapkan bahwa,
pengetahuan sampai dengan hal-hal yang keterampilan menjelaskan dalam pengajaran ialah
merupakan hasil pertimbangan. Jadi bertanya penyajian informasi secara lisan yang
merupakan stimulus. diorganisasikan secara sistematik untuk
Adapun tujuan dari pemberian pertanyaan menunjukan adanya hubungan yang satu dengan
dalam proses belajar mengajar adalah: yang lainya, misalnya antara sebab dan akibat,
1) Merangsang kemampuan berpikir siswa. definisi dengan contoh atau dengan sesuatu yang
2) Membantu siswa dalam belajar belum diketahui.
3) Mengarahkan siswa pada tingkat interaksi
belajar yang mandiri Keterampilan membuka dan menutup
4) Meningkatkan kemampuan berpikir siswa dari pelajaran
kemampuan berpikir tingkat rendah ketingkat Keterampilan membuka dan menutup
yang lebih tinggi. pelajaran merupakan suatu rangkaian yang
5) Membantu siswa dalam mencapai tujuan termasuk kedalam proses belajar mengajar. Dalam
pelajaran yang dirumuskan efektif yang hal ini, seorang guru tentu harus mampu membuka
mendorong kemampuan berpikir. (Hasibun, dan menutup pelajaran sesuai dengaan prosedur
Moedjino, 2010: 62) yang telah dibuat dalam rencana pengajaran
sebelumnya dalam setiap pelaksanaan pelajaran.
Menurut Sanjaya (2008: 171), keterampilan
membuka pelajaran adalah usaha yang dilakukan
3
oleh guru dalam kegiatan pembelajaran untuk aktif, memberikan rasa tanggung jawab yang lebih
menciptakan prakondisi bagi siswa agar mental besar, berkembangnya daya kreatif dan sifat
maupun perhatian terpusat pada pengalaman kepemimpinan pada siswa, serta dapat memenuhi
belajar yang disajikan akan mudah mencapai kebutuhan siswa secara optimal.
kompetensi yang diharapkan. Sedangkan menutup
pelajaran adalah kegiataan yang dilakukan guru Penelitian Relevan
untuk mengakhiri pelajaran dengan maksud untuk Pada penelitian ynag dilakukan oleh
memberikan gambaran menyeluruh tentang yang Mirandari, (2014) yang berjudul “Analisis
telah dipelajarai siswa serta keterkaitanya dengan keterampilan mengajar guru di SMA Negeri 1
pengalaman sebelumnya, mengatahui tingkat Karimun” Berdasarkan analisis data dan hasil
keberhasilan siswa, serta keberhasilan guru dalam penelitian yang telah dilakukan diperoleh
pelaksanan proses pembelajaran. kesimpulan bahwa terdapat keterampilan
mengajar guru ekonomi pada mata pelajaran
Keterampilan membimbing diskusi kelompok ekonomi di SMA Negri 1 Karimun. Dengan
kecil mengetahui bahwa rch 0,555 jauh lebih besar dari
Diskusi kelompok kecil adalah suatu pada “r” tabel taraf 5% yaitu sebesar 0,304 dan
proses yang teratur yang melibatkan sekelompok taraf 1% yaitu sebesar 0,393, sehingga dapat
orang dalam interaksi yang muka informal dengan disimpulkan bahwa terdapat keterampilan
berbagai pengalaman atau informasi, pengambilan mengajar gurupada mata pelajaran ekonomi di
kesimpulan, atau pemecahan masalah (Moh. Uzer SMA Negri 1 Karimun.
Usman 2010: 94). Dari pengertian ini, berarti Pada penelitian yang dilakukan Cori
siswa berdiskusi dalam kelompok-kelompok kecil Lisidiana, Yohanes Bahari, Rustiyarso (2012)
dibawah pimpinan guru atau temannya untuk yang berjudul “Analisis keterampilan mengajar
berbagai informasi, pemecahan masalah, atau guru dalam pembelajaran mata pelajaran sosiologi
pengambilan keputusan. Diskusi tersebut siswa kelas X1 di Madrasya Aliyah”. Hasil belajar
berlangsung secara terbuka. Setiap siswa bebas siswa kelas XI belum mencapai KKM (75) yaitu
untuk mengemukakan ide-ide tanpa merasa ada kelas XI IPS 1 dengan rata-rata 49,39, XI IPS 2
tekanan dari guru ataupun dari temannya, dan dengan rata-rata68,97, XI IPS 3 dengan rata-rata
setiap siswa harus menaati semua peraturan yang 70,5. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan agar
telah ditetapkan. guru sosiologi dimadrasah aliya lebih mendalami
lagi keterampilan dasar guru terutama pada
Keterampilan mengelola kelas keterampilan mengadakan variasi, keterampilan
Keterampilan mengelola kelas menurut mengola kelas, dan keterampilan membimbing
Hasibuan dan Moedjono (2010: 82) adalah diskusi kelompok kecil, serta menerapkannya
keterampilan mengelola kelas merupakan dalam pembelajaran dikelas dengan bermacam
keterampilan guru untuk menciptakan dan variasi dan media pembelajaran.
memelihara kondisi belajar yang optimal dan Pada penelitian yang dilakukan oleh
mengembalikanya kekondisi yang optimal jika Sumiah (2013) yang berjudul “Analisis
terjadi gangguan, baik dengan cara untuk keterampilan mengajar guru dalam meningkatkan
mendisiplikan ataupun melakukan kegiatan hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi di
remedial. Madrasyah Aliyah Negeri Kabu Raya”.
Kesimpulan dalam penelitian ini keterampilan
Keterampilan mengajaar kelompok kecil dan mengajar guru untuk keterampilan membuka
perorangan pelajaran, keterampilan bertanya , keterampilan
Pengajaran kelompok kecil dan membrikan penguatan, keterampilan mengadakan
perorangan memungkinkan guru memberikan variasi mengajar, keterampilan menjelaskan,
perhatian terhadap setiap siswa serta terjadinya keterampilan mengelola kelas dan keterampilan
hubungan yang lebih akrab antar gurudengan menutup pelajaran termassuk dalam kategori baik.
siswa maupun antara siswa dengan siswa.
Pengajaran ini memungkinkan siswa belajar lebih Kerangka Pikir

4
Keterampilan mengajar merupakan b. Keterampilan membuka dan menutup
kemampuan guru dalam menyajikan materi pelajaran
pelajaran seperti penguasaan materi pelajaran Keterampilan membuka dan menutup
danmemilih metode yang tepat. Keterampilan pelajaran merupakan suatu rangkaian yang
mengajar sangat penting dimiliki oleh seorang termasuk kedalam proses belajar mengajar. Dalam
guru sebab guru memegang peranan penting dalam hal ini, seorang guru tentu harus mampu membuka
dunia pendidikan. Oleh karena itu guru harus dan menutup pelajaran sesuai dengaan prosedur
memiliki berbagai keterampilan mengajar. yang telah dibuat dalam rencanaa pengajaran
Menurut Usman (2010: 79) ada delapan sebelumnya dalam setiap pelaksanaan pelajaran.
komponen keterampilan mengajar guru yang
sangat berperan dan menentukan kualitas Teknik Penentuan Subyek dan Informan
pembelajaran, yaitu: Keterampilan bertanya, Peneliti
keterampilan memberikan penguatan, Yang menjadi subjek dalam penelitian ini
keterampilan mengadakan variasi, keterampilan adalah guru ekonomi di SMA Negeri 1 Menui.
menjelaskan, keterampilan membuka dan menutup Teknik yang digunakan dalam penentukan
pelajaran, keterampilan membimbing diskusi informan adalah teknik purposif. Data dan
kelompok kecil, keterampilan mengelola informasi penelitian diperoleh dari sumber-sumber
kelas,keterampilan mengajar kelompok kecil dan yang kompeten, dan dianggap memiliki orang-
perorangan, orang yang dekat dan mengetahui semua kegiatan
subjek. Oleh karena itu yang menjadi informan
METODE PENELITIAN penelitian saya yaitu Kepala Sekolah dan Siswa.
Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian akan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Teknik Pengumpulan Data
Menui. Lokasi penelitian ini ditentukan secara 1. Observasi
sengaja (purposive) berdasarkan pertimbangan 2. Wawancara
bahwa SMA Negeri 1 Menui merupakan salah satu
sekolah menengah atas yang berada di Kecamatan Kehadiran Peneliti
Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali. Dalam penelitian ini, peneliti tidak hanya
berfungsi sebagai observer, akan tetapi, peneliti di
Jenis Penelitian sini berfungsi sebagai partisipan penuh. Dimana,
Penelitian ini adalah jenis penelitian peneliti ikut terlibat langsung dalam aktivitas
kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. yang sedang dilakukan oleh subyek selama
Dimaksudkan untuk menganalisis dan penelitian.
mendeskripsikan keterampilan mengajar guru Selama penelitian berlangsung, informan
ekonomi di SMA Negeri 1 Menui. mengetahui akan keberadaan peneliti yang
sekaligus menjadi partisipan penuh. Sehingga,
Fokus dan deskripsi fokus Penelitian peneliti dapat langsung mengamati serta
Fokus Penelitian menganalisis keterampilan mengajar guru
Adapun yang menjadi fokus penelitian ini ekonomi di SMA Negeri 1 Menui.
yaitu dalam hal menganalisis dan mendeskripsikan
keterampilan mengajar guru di SMA Negeri 1 Teknik Analisis Data
Menui. 1. Pengumpulan data
Deskripsi Fokus Penelitian Tahapa pertama adalah akan
a. Keterampilan Menjelaskan dilakukan pengumpulan data secara
Keterampilan menjelaskan secara terus-menerus sampai diperoleh
sederhana dapat diartikan sebgai keterampilan gambaran yang utuh tentang obyek
menyampaikan informasi secara lisan dari penelitian.
seseorang kepada orang lain. Dalam konteks ini 2. Reduksi Data
adalah: keterampilan seorang guru dalaam Tahap kedua yaitu mereduksi data
menyampaikan pelajaran kepada siswa. yang berarti merangkum, memilih-

5
memilih hal yang pokok, mengfokuskan di jalan lapangan sepak bola tembe ulunambo
pada hal-hal yang penting, di cari tema kabupaten morowali, dari tahun 2006 bapak
dan polanya. Dengan demikian data Nasarudin Masalibu menjabat sebagai pemimpin
yang telah direduksi akan memberikan di SMA Negeri 1 Menui hingga 2015 terbilang 9
gambaran yang lebih jelas dan tahun menjadi sebagai pemimpin kemudian
mempermudah peneliti untuk digantkan oleh ibu Martini Supu hinga sampai
melakukan pengumpulan data sekarang.
selanjutnya dan mencarinya bila 3. Keadaan Peserta Didik
diperlikan. Reduksi data dapat dibantu Keadaan siswa di SMA Negeri 1 Menui
dengan peralatan elektronik seperti berdasarkan kelas masing-masing pada tahun
komputer mini, dengan memberikan ajaran 2017/2018-2018/2019 bahwa jumlah siswa
kode pada aspek- aspek tertentu. di SMA Negeri 1 Menui tahun ajaran 2017/2018
3. Penyajian Data berjumlah 335 orang yang terdiri dari siswa kelas
Setelah data di reduksi maka X sebanyak 129 orang, siswa kelas XI sebanyak
langkah selanjutnya adalah 84 orang, dan siswa kelas XII sebanyak 122.
mendisplaikan data dalam penelitian Kemudian pada tahun ajaran 2018/2019 berjumlah
kualitatif penyajian data bisa dibentuk 357 orang yang terdiri dari siswa kelas X
dalam uraian singkat, bagan, hubungan sebanyak 144 orang, siswa kelas XI sebanyak 129
dalam kategori flowchart dan orang, dan siswa kelas XII sebanyak 84 orang.
sejenisnya. Melalui penyajian data
tersebut, maka data teroganisasikan, Deskripsi Data
tersusun dalam pola hubungan, Keterampilan mengajar adalah
sehingga akan semakin mudah di kemampuan guru dalam menyajikan materi
pahami. pelajaran dan memilih metode yang tepat.
4. Penarikan Kesimpulan ( verifikasi ) Keterampilan mengajar sangat penting dimiliki
kesimpulan dalam penelitian oleh seorang guru sebab guru memegang peranan
kualitatif mungkin dapat menjawab penting dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu,
rumusan masalah yang dirumuskan guru harus memiliki berbagai keterampilan
sejak awal, tetapi juga mungkin tidak, mengajar. Data penelitian tentang keterampilan
karena seperti telah dikemukakan mengajar guru ekonomi di SMA Negeri 1 Menui
bahwa masalah dan rumusan masalah dengan pengukuran keterampilan menjelaskan
dalam penelitian kualitatif masih dan keterampilan membuka dan menutup
bersifat sementara dan akan pelajaran. GE (Subjek).
berkembang pada penelitian di Hasil penelitian didapat melalui
lapangan. wawancara dan observasi secara langsung kepada
salah satu guru ekonomi yang dijadikan subjek
HASIL DAN PEMBAHASAN penelitian, selain itu peneliti juga memperoleh
Gambaran Umum Lokasi Penelitian data melalui dokumentasi. Untuk memperoleh
1. Lokasi Penelitian data tambahan, peneliti juga melakukan
Dalam penelitian ini yang menjadi Subjek wawancara dengan beberapa orang yang menjadi
adalah salah satu tenaga pengajar di SMA Negeri informan yaitu Kepala sekolah, rekan guru,
1 Menui, sehingga lokasi penelitian yaitu di SMA siswa. Wawancara serta observasi ini dilakukan
Negeri 1 Menui tepatnya Jl. Lapangan Sepak Bola untuk memperoleh data mengenai keterampilan
Tembe Ulunambo Kabupaten Morowali. mengajar guru ekonomi di SMA Negeri 1 Menui.
2. Sejarah Singkat SMA Negeri 1 Menui
Keterampilan membuka dan menutup
SMA Negeri 1 Menui adalah sekolah
pelajaran
menengah atas, yang didirikan pada tahun 2006,
Keterampilan membuka pelajaran harus
yang dipimpin oleh bapak Nasarudin Masalibu
dimiliki oleh guru untuk menciptakan sikap mental
dengan SK Pendirian No. 420/KEP.096/PDP/2006
dan menimbulkan perhatian siswa agar terpusat
dengan luas tanah seluas 21759 m² yang beralamat
pada yang akan dipelajari. Sedangkan menutup
6
pelajaran adalah mengakhiri kegiatan inti Berdasarkan observasi yang telah peneliti
pelajaran. Keterampilan mengajar pada saat lakukan pada kelas XI IPS1 SMA Negeri 1 Menui
membuka pelajaran dapat dilihat dengan bahwa:
memperhatikan subjek (LU) dalam menarik “pada saat menutup pelajaran terlihat subjek
perhatian siswa, memberi acuan sedangkan tidak menyuruh siswa meringkas inti materi
keterampilan menutup pelajaran dapat dilihat yang sudah jelaskan subjek hanya
dengan memperhatikan LU meninjau kembali, memberikan siswa untuk dikerjakan
memberikan tindak lanjut. dirumah”. (01/O/11-02/2019)
a) Menarik perhatian siswa Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat
Keterampilan membuka pelajaran seperti dijelaskan bahwa sebelum menutup pelajaran
yang dikemukakan dalam observasi 01/O/11- subjek memberikan tugas rumah untuk menambah
02/2019 diperjelas dengan hasil wawancara daya ingat siswa tentang pelajaran yang telah
dengan guru ekonomi (LU) selaku subjek dipelajari.
mengenai menarik perhatian siswa. Dalam
wawancara tersebut LU mengatakan bahwa : Keterampilan Menjelaskan
“Biasanya pada saat membuka pelajaran keterampilan mengajar merupakan
terlebih dahulukan berdoa dulu, kemudian penyajian informasi secara lisan yang di
baru saya suruh siswa merapikan kursi dan organisasikan secara sistematis di mana guru
mejanya, setelah siswa siap menerima memberi penjelasan atau pengertian pada siswa,
pelajaran terlebih daahulu saya menanyakan agar menjadi jelas. Guru perlu membuat suatu
materi yang telah dipelajari minggu lalu dan perencanaa yang baik untuk memberikan
biasa kalau ada tugas yang saya berikan untuk penjelasan dan guru harus menyajikan penjelasan
dikerjakan dirumah saya suruh kumpul,”. dengan baik misalkan menggunakan bahasa yang
(LU/W2/3-8) jelas agar dapat di pahami oleh siswa.
Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat 1. Perencanaan
dijelaskan bahwa pada saat membuka pelajaran Keterampilan menjelaskan seperti yang
subjek memulai dengan berdoa, mengatur kelas, telah dikemukakaan dalam hasil observasi
dan melakukan apersepsi untuk mengetes (02/O/11-02/2019) diperjelas dengan hasil
pemahaman siswa lebih awal tentang materi wawancara dengan guru ekonomi (LU) selaku
minggu lalu. subjek. Dalam wawancara tersebut LU
b) Memberi acuan mengatakan bahwa :
Keterampilan membuka pelajaran dapat “Sebelum masuuk pada penjelasan materi saya
juga diukur dengan memberi acuan, dimana dalam terlebih dahulu menuliskan pokok-pokok
hasil observasi yang p eneliti lakukan di SMA materi yang akan saya ajarkan hari ini”.
Negeri 1 Menui bahwa : (LU/W2/16-18)
“peneliti melihat pada saat memulai pelajaran Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat
subjek terlebih dahulu menanyakan materi dijelaskan bahwa sebelum memulai menjelaskan
yang telah dijelaskan minggu lalu kepada materi subjek menuliskan point-point materi yang
siswa setelah itu subjek menyebutkan tujuan akan diajarkan.
pelajaran pada hari ini”. (01/O/11-02/2019 2. Penyajian
Dari hasil observasi pada saat guru Berdasarkan hasil observasi yang peneliti
memberi acuan dengan mengemukakan tujuan lakukan di kelas XI IPS1 SMA Negeri 1 Menui
pembelajaran pada saat membuka pelajaran. sebagai berikut bahwa :
c) Memberi tindak lanjut “Peneliti melihat cara menjelaskannya
Keterampilan menutup pelajaran sudah terlihat bagus subjek (LU)
merupakan kegiatan guru yang dilakukan untuk menggunakan bahasa yang dapat dipahami
mengakhiri pelajaran, komponen keterampilan siswa dan suara subjek cukup jelas
mengajar terdiri dari meninjau kembali dan didengar oleh siswa”. (02/O/11-02/2019).
memberikan tindak lanjut.

7
Dari hasil observasi pada saat penyajian ini disebabkan karena keterbatasan waktu peneliti
materi dengan menggunakan bahasa yang mudah dan keterbatasan informan dalam memberikan
dipahami siswa pada saat menjelaskan. informasi dikarenakan bahwa guru ekonomi tidak
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara menjalankan 8 keterampilan tersebut dan hanya
yang peneliti lakukan di kelas XI IPS1 SMA fokus pada beberapa keterampilan saja.
Negeri 1 Menui dapat disimpulkan bahwa Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut,
komponen penyajian materi pada saat menjelaskan dapat disimpulkan bahwa keterampilan mengajar
subjek (LU) telah menerapkan namun belum guru merupakan kecakapan dalam menyajikan
terlalu efektif dalam penerapanya. Oleh kerena itu, materi pelajaran. Seorang guru harus mempunyai
secara keseluruhan diketahui bahwa keterampilan persiapan mengajar antara lain, guru harus
menjelaskan juga sudah di lakukan dengan baik, menguasai bahan pengajaran dan mampu memilih
bahasa yang diucapkan oleh guru memang tidak metode yang tepat dan penguasaan kelas yang
baku akan tetapi jelas, guru menjelaskan baik.
menggunakan bahasa sehari-hari atau biasa di Hasil penelitian didapat melalui
sebut dengan bahsa pasar, akan tetapi dengan cara wawancara, dokumentasi, dan observasi secara
seperti itu siswa lebih jauh mengerti. langsung kepada seorang guru ekonomi yang
dijadikan subjek penelitian. Wawancara,
PEMBAHASAN dokumentasi, serta observasi ini dilakukan untuk
Menurut Abidin (2009: 34) bahwa memperoleh data mengenai keterampilan
keterampilan mengajar guru adalah kecakapan mengajar guru ekonomi di SMA Negeri 1 Menui
atau kemampuan guru dalam menyampaikan dengan fokus penelitian keterampilan
pengetahuan atau materi pelajaran. Keterampilan menjelaskan, keterampilan membuka dan
mengajar guru merupakan kegiatan paling penting menutup pelajaran.
dalam belajar mengajar dikelas, diaman kegiatan Setelah mengamati dan melakukan
ini akan menetukan kualitas siswa. Apabila guru wawancara dengan subjek dan beberapa
memiliki keterampilan mengajar yang baik, maka informan, maka dapat disimpulkan bahwa untuk
siswa akan lebih giat dalam mengikuti proses memperoleh hasil keterampilan mengajar yang
pembelajaran. Hal ini akan berdampka padaa memuaskan adalah tergatung dari perilaku
kegiatan belajar mengajar yang lebih efektif pada mengajar guru yang bersangkutan. Jika perilaku
akhirnya dapaat meningkatkan kinerja siswa dalam mengajar guru mencerminkan yang bagus maka
proses pembelajaran. dia akan memperoleh hasil mengajar yang baik
Menurut Hasibuan dan Moedjono (2009: dan sebaliknya.
58) keterampilan mengajar merupakan suatu Setelah mengamati dan melakukan
kemampuan khusus yang harus di miliki oleh guru wawancara dengan subjek dan beberapa
agar dapat melaksanakan tugas mengajar secara informan, maka dapat disimpulkan bahwa untuk
efektif, efisien dan professional .Dengan demikian memperoleh hasil belajar yang efektif dan efisien
keterampilan mengajar berkenaan dengan adalah tergantung dari bagaimana guru dalam
beberapa kemampuan yang bersifat mendasar dan menerapkan keterampilan dasar mengajar.
melekat yang harus di miliki dan diaktualisasikan
oleh setiap guru dalam melaksnakan tugasnya. Keterampilan membuka dan menutup
terdapat 8 keterampilan yaitu keterampilan pelajaran
membuka dan menutup pelajaran, keterampilan Keterampilan membuka dan menutup
menjelaskan, keterampilanmengadakan variasi, pelajaran merupakan salah satu keterampilan yang
keterampilan bertanya, keterampilan memberikan dapat di gunakan oleh guru utnuk memancing
penguatan, keterampilan mengelola kelas, siswa untuk siap mengikuti proses belajar .
keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang
dan keterampilan mengajar kelompok kecil dan dilakukan di SMA Negeri 1 Menui dengan
perorangan. Namun dalam penelitian ini pihak mengamati guru serta mewawancarai guru dan
peneliti hanya fokus pada 2 aspek keterampilan informan lainnya beserta triangulasi data yang
saja yakni (1) Ketempilan membuka dan mentup dilakukan dengan melakukan wawancara dengan
pelajaran dan (2) keterampilan menjelaskan, hal siswanya, (LU) ketika membuka dan menutup
8
pelajaran (LU) berdiri didepan kelas, dekat dengan baik, bahasa yang diucapakan oleh guru
kursinya sambil mengajar siswa. Dia tidak memang tidak baku akan tetapi jelas, guru
menggunakan media infokus dalam mengajar dia menjelaskan menggunakan bahasa sehari-hari
hanya memanfaatkan alat peraga dan media yang atau biasa di sebut dengan bahasa tidak baku,
ada saja yaitu papan tulis, buku paket, snowman akan tetapi dengan cara seperti itu siswa lebih
dan penghapus. (LU) juga terlihat sedang jauh mengerti.
menanyakan ke pada siswa mengenai materi yang Berdasarkan hasil observasi dan hasil
akan diajarkan olehnya apakah materi itu wawancara di SMA Negeri 1 Menui mengenai
sebelumnya sudah pernah di dengar atau belum penerapan keterampilan menjelaskan pada guru
ketika siswa tidak tau maka (LU) memberikan ekonomi. Pada saat menjelaskan materi subjek
pemahaman ke pada siswa mengenai materi yang (LU) menggunakan bahasa indonesia dan
akan dia ajarkan tersebut kemudian (LU) biasanya dicampur dengan bahasa sehari-hari
menyuruh siswa untuk membuka buku paketnya sehingga siswa mudah memahami dengan apa
untuk mencatat tujuan pembelajaran yang akan di yang sudah dijelaskan dan (LU) saat
capai oleh siswa dan ketika menutup pelajaran menjelaskan menggunakan suara yang jelas
(LU) mengevaluasi siswa dan merangkum materi didengar oleh seluruh siswa.
pelajaran. Sedangkan Pada saat menutup pelajaran Hal tersebut sesuai dengan pendapat
subjek (LU) memberi kesempatan siswa Usman (2010: 88-89) mengungkapkan bahwa,
menanyakan materi yang belum dimengerti, keterampilan menjelaskan dalam pengajaran ialah
kemudian (LU) memberikan tugas kepada siswa penyajian informasi secara lisan yang diorganisasi
untuk dikerjakan dirumah. secara sistematik untuk menunjukan adanya
Hal tersebut sesuai dengan pendapat hubungan yang satu dengan yang lainya, misalnya
Sanjaya (2008: 171), keterampilan membuka antara sebab dan akibat, definisi dengan contoh
pelajaran adalah usaha yang dilakukan oleh guru atau dengan sesuatu yang belum diketahui.
dalam kegiatan pembelajaran untuk menciptakan Berdasarkan penelitian yang di lakukan di
prakondisi bagi siswa agar mental maupun peroleh data yang dapat di simpulkan bahwa guru
perhatian terpusat pada pengalaman belajar yang ekonomi yang merupakan subjek penelitian
disajikan akan mudah mencapai kompetensi yang tentang keterampilan dasar mengajar guru
diharapkan. Sedangkan menutup pelajaran adalah berdasarkan hasil observasi di SMA Negeri 1
kegiataan yang dilakukan guru untuk mengakhiri Menui yaitu dari 2 keterampilan dasar mengajar
pelajaran dengan maksud untuk memberikan itu hampir di laksanakan dengan baik oleh guru
gambaran menyeluruh tentang apa yang yang telah ekonomi, Hasil observasi tersebut kemudian
dipelajarai siswa serta keterkaitanya dengan diperkuat dengan wawancara dengan subjek serta
pengalaman sebelumnya, mengatahui tingkat beberapa informan beserta dukungan
keberhasilan siswa, serta keberhasilan guru dalam dokumentasi. Dalam hal tersebut secara
pelaksanaan proses pembelajaran. keseluruhan menyatakan bahwa keterampilan
Dari hasil penelitian yang lakukan di SMA mengajar guru ekonomi di SMA Negeri 1 Menui
Negeri 1 Menui dapat disimpulkan bahwa dalam belum sepenuhnya di terapkan, karena dari
penerapan keterampilan membuka dan meutup pengamatan terhadap guru saat mengajar di ruang
pelajaran subjek (LU) cukup baik karena kelas belum sepenuhnya menggunakan
penerapanya sesuai dengan teori. keterampilan bertanya, padahal keterampilan
bertanya merupakan salah satu keterampilan yang
Keterampilan menjelaskan penting yang harus di lakukan oleh guru guna
Keterampilan menjelaskan merupakan mengetahui saampai dimana pengetahuan siswa
salah satu keterampilan yang penting yang harus terhadap pelajaran. Oleh karena itu dari hasil
di lakukan oleh guru, agar siswa dapat penelitian yang lakukan di SMA Negeri 1 Menui
memahami pelajaran yang telah di ajarkan. dapat disimpulkan bahwa dalam penerapan
Berdasarkan hasil wawancara serta hasil observasi keterampilan menjelaskan subjek (LU) sudah baik
diperoleh data bahwa guru menerapkan dalam penerapanya karena sesuai dengan teori.
keterampilan menjelaskan juga sudah di lakukan

9
PENUTUP menanamkan nilai dan moral. Oleh karena itu
Kesimpulan tanggung jawab menuntut guru untuk
Berdasarkan hasil penelitian yang senantiasa profesional dalam kinerjanya.
dilakukan oleh peneliti di SMA Negeri 1 Menui 3. Rekomendasi penelitian yang akan nantinya
yang menganalisis tentang keterampilan mengajar perlu untuk dilakukan penelitian lanjutan
guru ekonomi yang juga melakukan triangulasi adalah mengenai motivasi profesionalitas guru
dengan melakukan observasi dan wawancara ekonomi yang mana perlu untuk melakukan
dengan guru ekonomi (LU) sebagai subjek kajian mengenai lebih lanjut apa dan
penelitian kemudian yang menjadi informan yaitu bagaimana motif guru ekonomi bertindak
kepala sekolah dan siswa. Berdasarkan teori profesinalisme dalam kinerjanya.
terdiri dari 8 (delapan) keterampilan yang harus di
terapkan oleh guru namun yang sering diterapkan DAFTAR PUSTAKA
hanya 2 (dua) keterampilan yaitu keterampilan Kusnadi. (2010). Strategi Pembelajaran Ilmu
membuka dan menutup pelajaran serta Pengetahuan. Pekan Baru : Yayasan
keterampilan menjelaskan sehingga yang menjadi Pustaka Riau.
fokus penelitian ini adalah ke 2 (dua) keterampilan Suparman, S. (2010). Gaya Mengajar
tersebut sedangkan 6 (enam) keterampilan Menyenangkan Siswa. Yogyakarta : Pinus
mengajar tidak diterapkan yaitu keterampilan Book Publisher.
bertanya, keterampilan memberi penguatan, Linda Darling – Hammond & Jhon Baratz –
keterampilan mengadakan variasi, keterampilan Snowden (2009). Guru Yang Baik Di
membimbing diskusi kelompok kecil, Setiap Kelas. Jakarta : PT Indeks
keterampilan mengeola kelas serta keterampilan Hasibuan, J J & Moedjono. (2010). Proses Belajar
mengajar kelompok kecil dan perorangan. Mengajar. Bandung : PT Remaja
Berdasarkan penelitian ini maka dapat Rosdakarya.
disimpulkan bahwa keterampilan membuka dan Moh. Uzer Usman. (2010). Menjadi Guru
menutup pelajaran, keterampilan menjelaskan guru Profesional. Bandung : PT Remaja
ekonomi di SMA Negeri 1 Menui sudah baik Rosdakarya.
dalam penerapanya. Hamzah, B. Uno. (2008). Profesi Kependidikan.
Jakarta : Bumi Aksara.
Saran Wina Sanjaya. (2008). Pembelajaran Dalam
1. Kepala sekolah memposisikan peranannya Implementasi Kurikulum Berbasis
sebagai leader yang memimpin dan Kompetensi. Jakarta : Kencana Prenada
menetukan kebijakan ruang gerak seluruh Media Group.
proses yang terjadi dilembaga sekolah dan
sebagai supervisor pendidikan yang
bertanggung jawab mengevaluasi program
pendidikan. Oleh karena itu, untuk
meningktakan kualitas sekolah yang baik
hendaklah kepala sekolah juga meningktkan
potensi dan kualitas seluruh elemen sekolah
yaitu melalui peningkatan keterampilan
kinerja guru.
2. Kepada guru ekonomi hendaklah sadar akan
peranan dan fungsinya dimana guru harus
lebih memeperhatikan profesionalismenya
karena merupakan tanggung jawab dan
memiliki orientasi dunia akhirat. Artinya guru
bukan hanya bertanggung jawab memintarkan
anak ddik secara intelektual, akan tetapi guru
juga mempunyai tanggung jawab

10