Anda di halaman 1dari 2

1

PERANAN KELUARGA DALAM PEMBINAAN MAKAN


ANAK-ANAK DAN MENYUSUI

A. Bentuk Keluarga
Apa perbedaan antara keluarga dan rumah tangga? Keluarga adalah terdiri
dari ayah, ibu, anak. Rumah tangga terdiri dari ayah, ibu, anak, ditambah anggota
keluarga yang lain misalnya kakek, nenek, paman, sepupu, tante, bibik, menantu,
mertua, ponakan, cucu, cicit, buyut.
Keluarga inti terdiri dari ayah, ibu dan anak, sedagkan keluarga luas terdiri
dari ayah, ibu, anak, ditambah anggota keluarga yang lain misalnya kakek, nenek,
paman, sepupu, tante, bibik, menantu, mertua, ponakan, cucu, cicit, buyut.
Inti dari keluarga atau rumah tangga adalah tinggal di bawah satu atap,
dalam satu dapur, minimal 6 bulan terakhir.
Keluarga yang tidak lengkap. Keluarga yang ada hanya ibu dan anak.
Keluarga yang ada hanya ayah dan anak. Ada keluarga yang ada hanya anak dan
orang lain (antara lain disebabkan oleh yatim dan piatu). Keluarga yang tidak
utuh beresiko tidak mampu melakukan pembinaan makan anak-anak dan
menyusui.

B. Perubahan-perubahan dalam Hidup Keluarga


Perubahan dalam hidup bekeluarga mulai menikah, punya anak, anak
dewasa, anak menikah, dan kembali tinggal berdua.
Pertama adalah keluarga baru. Di awal pernikahan maka rawan untuk
tidak stabil. Antara lain kerena ada anggota baru yang akan lahir. Karena
biasanya sendiri sekarang menjadi berdua. Secara ekonomi belum kuat.
Perbedaan pendapat dalam berdiskusi.
Tahap berikutnya adalah tahap anak-anak masih kecil. Hal ini akan
mempengarui pemberian ASI dan makanan kepada anak. Sebaiknya ibu muda
mencari informasi bagaimana memberikan ASI dan makanan kepada anaknya.
Tahap anak mulai sekolah. Perlu mencari sekolah mendukung pemberian
makan bergizi.
Tahap berikutnya adalah tahap pubertas. Pada tahap ini remaja
memerlukan zat gizi yang cukup untuk pertumbuhannya. Umur tahap ini adalah
12-14 tahun untuk perempuan dan 14-17 tahun untuk laki-laki. Pada umur ini
partumbuhan liner ke dua berlangsung.
Anak mulai dewasa awal. Ini kritis secara psikologis dan fisiologis.
Selanjutnya dewasa menengah. Dewasa akhir, sibuk mengurus cucu.
2

C. Fungsi Keluarga
Fungsi keluarga antara lain tempat kembali pulang setelah bekerja.
Tempat membesarkan dan mendidik anak. Fungsi untuk menjadi tempat belajar
bersosioalisasi bagi anak-anak.

D. Kebutuhan Keluarga (Sumberdaya Keluarga dan Peranan Keluarga dalam


Pembinaan Kebiasaan Makan Anak-anak dan Menyusui)
Sumberdaya yang pertama adalah pendapatan. Bantuan dari orang-orang
di luar rumah tangga. Orang-orang yang memiliki pengalaman dan pengetahuan
di dalam rumah tangga tersebut. Sarana untuk menyiapakan makan dan
menyusui.