Anda di halaman 1dari 1

Nama : Fadya Azzahra Herlambang

NIM : 191210007
Apakah Pancasila sebagai identitas sudah tercermin dalam sikap dan perilaku bangsa
Indonesia? Jelaskan?

Jawab : Agaknya Pancasila sebagai identitas dalam sikap dan perilaku itu masih jauh
dari kata terwujud.

Sila Pertama

Orang seringkali menyalahartikan bahwa sila Ketuhanan Yang Maha Esa itu adalah bahwa
setiap orang haruslah menjalankan setiap aturan agama yang telah digariskan. Padahal dari
yang saya pelajari dulu ketika duduk di bangku kuliah, sila pertama itu bermakna bangsa
Indonesia itu tidak mengakui atheisme. Artinya, setiap penduduk diwajibkan memeluk salah
satu agama, terlepas apakah dalam praktiknya, penduduk itu menjalankan setiap kewajiban
dan menjauhi setiap larangan yang diatur di dalam agama itu sendiri, atau bahkan menjadi
seorang atheis. Yang penting di KTP tercantum satu agama, selesai urusan.

Terkait sila pertama ini, kita masih sering terbentur dengan isu keberagaman agama berikut
praktik/ritual yang mengikutinya. Tidak jarang kelompok minoritas agama, tidak benar-benar
bisa menjalankan agama/kepercayaannya, walaupun agama/kepercayaannya tersebut diakui
oleh negara.

Sila Kedua

Apakah keadilan itu sudah merata? Apakah keadilan itu diperoleh oleh mereka yang ada di
golongan bawah? Apakah keadilan itu diperoleh oleh kaum minoritas? Ketika masih ada
yang meneriakkan tentang ketidakadilan di negara ini, sudah barang tentu sila kedua ini juga
belum tercapai. Masalah lain terkait sila kedua ini, apakah masyarakat kita sekarang ini
makin beradab — atau justru menjelma menjadi bangsa barbar?

Sila Ketiga

Selama kita masih tidak bisa menerima perbedaan satu dengan yang lain, maka mustahil
bangsa kita bisa menjadi bangsa yang bersatu. Karena bagaimana bisa bersatu, kalau sesama
bangsa sendiri saling curiga, sibuk mencari dan menuding dosa orang lain?

Sila Keempat

Menyelesaikan masalah dengan masalah agaknya adalah pilihan favorit bagi kebanyakan
penduduk Indonesia. Alih-alih duduk bersama-sama bermusyawarah, masyarakat lebih suka
melakukan persekusi dan main hakim sendiri. Tidak perlu saya jelaskan kasus yang mana
saja, saya yakin Quoran sudah tahu beberapa persekusi yang sempat diangkat oleh media.

Sila Kelima

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (yang termasuk ke dalam kelompok mayoritas).
Bagi kelompok minoritas seperti LGBT, keadilan sosial di negara ini ibarat utopia.